Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Ratusan Warga Bertiket Subsidi Serbu Bazar Murah Dan Pengobatan Gratis

Ratusan Warga Bertiket Subsidi Serbu Bazar Murah Dan Pengobatan Gratis

Written By BBG Publizer on Kamis, 28 Juli 2022 | 10.26


Ngawi, OposisiNews.Co.Id -
Bazar Sembako dengan tiket bersubsidi dalam rangka Hari Koprasi ke 75 di desa Selopuro Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi mendapat antusias warga . Rabu 28/07/2022. Pukul 09.00 WIB

Sebanyak 300 kupon subsidi untuk masyarakat yang menerima ( Non - Bansos ) dari 6 dusun berderet antri untuk membeli kebutuhan pokok diperkirakan senilai Rp 50 ribu / 1 paket ( 2 bungkus sarimi , 2 kecap manis , beras 2 kg , gula putih 1 kg , 1 kg minyak goreng lapama ) cukup dibayar oleh pemegang kupon subsidi dengan harga Rp 10 ribu / paket.

Sunarno
" Tolong untuk pembagian kupon diutamakan pada warga yang tidak menerima bansos dan dijelaskan pada penerima kupon bahwa bazar tidak Gratis , cukup penerima kupon / tiket membayar Rp 10.000/ paket dari harga wajar berkisar Rp 50.000 / paket ", terang Sunarno pada Kasun dan Ketua RT yang ditugaskan pembagian kupon bazar subsidi. Selasa 27/07/2022 


Tidak kalah menarik Selain bazar bertiket subsidi , dilokasi yang sama juga digelar bazar pakaian bekas layak pakai mulai pakaian anak-anak sampai dewasa dengan dibandrol tiap potong pakaian bekas layak pakai pembeli hanya merogoh kocek Rp 2000 / potong pakaian serta pengobatan gratis oleh Puskesmas pitu.

" Untuk bazar pakaian bekas layak pakai , bebas untuk semua warga desa Selopuro , cukup dengan Rp 2000 rupiah warga bisa memilih dan membawa pakaian bekas yang dipilih ", ujar kades selopuro.

Sebut saja Patmi ( 69 th ) warga dusun sepreh penerima BLT DD dan pemegang Kupon bazar gratis pada awak media OposisiNews sambil menunjukan isi paket  Sembako bersubsidi dan dua potong pakaian bekas layak pakai mengungkapkan.

" Dengan adanya kegiatan ini kami sangat bersyukur dan berterima kasih pada desa mendapatkan subsidi bahan pokok dan pengobatan gratis " , kata Patmi didampingi putrinya yang kebetulan juga menerima kupon bazar .

Saat ditanya , apakah ia juga menerima BLT-DD ? Patmi mengangguk ," Iya , saya menerima bantuan BLT tapi anak saya tidak ".

Lain halnya yang diungkapkan salah satu warga dusun Jetak yang enggan menyebutkan identitasnya , sebut saja KN ,  Informasi adanya bazar sembako dan pakaian bekas tidak sampai ke telinga warga RT saya , kalau yang dipakai acuan penerima kupon selain penerima bantuan bansos ( BLT-DD dan bantuan sosial lain  ) akan menimbulkan kecemburuan masyarakat , pasalnya hampir semua warga desa menerima bantuan sosial . ( BB )  


Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon

CHANAL YOUTUBE

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip