Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Masih Seumur Jagung Pembangunan Talud dan Bronjong Sudah Putus

Masih Seumur Jagung Pembangunan Talud dan Bronjong Sudah Putus

Written By BBG Publizer on Selasa, 21 September 2021 | 08.47

Ngawi , OposisiNews .Co.Id - Mutu bangunan dan kwalitas kontruksi di kabupaten Ngawi dari era ke era yang dikerjakan sebagian rekanan lokal tidak juga menunjukkan kebaikan , diduga praktek upeti yang lebih akrab dikatakan Prosentase yang dialamatkan pada OPD yang menaungi masih menjadi budaya.

Bahkan saat pembangunan yang dikerjakan rekanan tidak menghasilkan pekerjaan yang maxsimal , KPA/PPK kegiatan proaktif memberikan tanggapan akan kejadian itu seperti pembangunan kontruksi talud dan bronjong di Kelurahan Pelem ,Kabupaten Ngawi. 

Menanggapi putusnya talud dan bronjong di kelurahan Pelem ,  Dwi Berce ( KPA ) mengucapkan trima kasih telah memberikan informasi dan akan segera menghubungi pelaksana pembangunan talud / bronjong.

" Infonya dari rekanan hari Rabu akan dibenahi , masih nunggu tukang dan tenaganya " terang Dwi Barce.

Pembangunan talud dan bronjong yang dibiayai APBD TA 2021 Kabupaten Ngawi melalui Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman senilai Rp 66.895.675 dengan nomer SPK 050/01.16.20/404.104/2021 yang dikerjakan PT.Palupi Group , kondisi badan tanggul putus yang diduga dampak minimnya perbandingan material adonan ( semen , pasir ) dan  besi kerangka kontruksi tanggul .

Warga sekitar lokasi berinisial TN yang enggan nama disebutkan mengatakan , " Sejak dimulai pembangunan talud hampir tidak pernah nampak batang hidungnya pengawas dari Dinas , minimnya pengawasan dan mutu material adukan serta pengunaan kerangka talud menyebabkan putusnya talud , saya yakin mesti dibenahi oleh rekanan dijamin tidak berumur panjang talud itu karena sejak awal pengerjaan sudah bermasalah ". 

Dihubungi Fia telpon selulernya direktur PT Palupi Group , Adi Palupi mengatakan ." Pembangunan talud masih tahap pemeliharaan 1 bulan , secepatnya akan kita benahi dan retaknya bangunan atas talud sudah hal biasa ".

" Yang Penting harus dibenahi , jika dibiarkan pasti kita ( PT . Palupi Group ) akan terkena sangsi berupa denda ", imbuhnya.  ( Yd,Red**)

Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip