Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Akibat Penambangan Pasir , Kerusakan Sungai Brantas Makin Mengkhawatirkan

Akibat Penambangan Pasir , Kerusakan Sungai Brantas Makin Mengkhawatirkan

Written By BBG Publizer on Jumat, 23 Juli 2021 | 16.24


Kediri OposisiNews.co.Id -
Penambangan pasir ilegal di bantaran sungai Brantas yang kian menggila mengancam ekosistem bantaran sungai dan mengancam irosi tanah pemukiman warga yang berada di sepandan sungai Brantas.

Kekwatiran akan dampak kerusakan yang ditimbulkan aktivitas penambangan pasir mekanik di sepanjang Sungai Brantas , sangat tercermin dari raut wajah masyarakat yang mendiami sepejang sungai Brantas.

Seperti yang terpantau awak berita OposisiNews dilokasi penambangan pasir liar di Desa Maesan  dan Desa Mlati Kecamatan Mojo seakan belum tersentuh hukum , banyak warga yang kontra dengan aktifitas penambangan liar di desanya untuk bisa ditertipkan.

Topik, Kepala Desa Mlati saat dikonfirmasi terkait adanya penambangan tersebut menjelaskan , bahwa pemerintah desa mlati sudah sering mengingatkan ke Pelaku penambang pasir namun tidak diindahkan , jelas Topik.

Pengiat lingkungan ,Andri Ashariyanto yang juga sebagai Kepala Advokasi LSM Gerak Indonesia mengungkapkan Akibat Penambangan pasir ilegal dibantaran Sungai Brantas mengakibatkan adanya bahu jalan ambles didepan kantor pos kota kediri dan rusaknya bantaran sungai brantas dan juga kami kawatirkan lambat laun akan berakibat ambrolnya pondasi Jembatan di Kediri karena titik penambang Pasir mekanik berada tidak jauh dari  jembatan wijaya kusuma, jembatan baru kediri, jembatan semampir .

"Akibat penambangan pasir tersebut menyebabkan penurunan level permukaan  tanah sebagai dampak ikutan penurunan dasar Sungai Brantas, yang berisiko tergerusnya tanah pondasi jembatan jembatan tersebut ", imbuhnya.

"Hal-hal seperti itu jika tidak ada kesadaran untuk diantisipasi sejak sekarang, nanti dampaknya akan semakin parah dan menjadi warisan bencana bagi anak cucu kita kelak ", tambah Andri.

Kami berharap Aparat Penegak hukum dan Penegak Perda memberi tindakan tegas kepada Pelaku penambangan pasir tersebut, ungkap Andri Ashariyanto SH (rf)

Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip