Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Ratusan Juta Dana Publikasi Desa Yang Di Cairkan Tahap I , Raib Dari Canal Anggaran Desa

Ratusan Juta Dana Publikasi Desa Yang Di Cairkan Tahap I , Raib Dari Canal Anggaran Desa

Written By BBG Publizer on Kamis, 13 Mei 2021 | 19.54


Ngawi , OposisiNews .Co.Id -
Per tanggal 06/05/2021 hari Kamis  , anggaran publikasi desa di Kabupaten Ngawi  hampir 70% dari jumlah desa Se- Kabupaten Ngawi ( 213 desa ) yang telah dicairkan melalui rekening desa berkisar Rp 3 juta / desa raib dari pengelolaan desa ke pihak ke III , disinyalir tanpa SPJ hanya sebatas bukti penyerahan anggaran oleh desa pada kordinator masing desa ( 19 Kordinator AKD masing-masing  Kecamatan Se-Kabupaten Ngawi  ).

Mencuatnya berita perampasan hak pengelolaan anggaran publikasi desa yang diduga dimotori AKD Ngawi dan diketahui Oleh OPD terkaid desa yaitu DPMD Ngawi serta melibatkan sejumlah asosiasi media dan LSM Ngawi ( AJII , AJN , PWN , Independen dan Galang ) yang terpublikasikan oleh Media Cetak dan Online OposisiNews tertanggal 13/05/2021 sempat menyedot perhatian sejumlah awak media , Kepala Desa sebagai Obyek perampasan / penanggung jawab anggaran publikasi desa dan praktisi hukum di Kabupaten Ngawi.

Banyaknya dukungan moral yang di alamatkan oleh mereka yang menentang kebijakan terkaid Pengkordinasian Anggaran Publikasi desa ke Wathsaap pribadi Pimpinan redaksi OposisiNews yang kebetulan juga sebagai Anggota khusus DPP Serikat Pekerja Pers Indonesia ' SPRI ' yang bernaung di Dewan Pers Independen ' DPI ' , Bambang Priyo W. dan dukungan melaui jejaring Wathsaap grub Komunitas Warga Peduli Ngawi ' KOWPLING ' menjadikan motifator pengungkapan kasus Anggaran Publikasi sampai pada meja hukum Kejati Jawa Timur.

Salah satu dukungan moral dari simpatisan dan para pembaca setia berita OposisiNews .Online melalui Wathsaap-nya menuliskan ' Lanjutkan dan laporkan pada yang berwenang dan isyaallah saya akan membantu menyuarakan sampai ditingkat Kejaksaan Tinggi Jatim ' ungkap salah satu simpatisan yang mempunyai canal dengan Kejati Jatim. 

Bahkan secara terbuka melalui Wathsaap grub Kowpling , banyak anggota grub yang didominasi awak media dan Kepala desa yang intinya tidak mendukung adanya perampasan anggaran publikasi desa pada tahun ini ( 2021.red ) karena berorentasi menimbulkan kekacaun ditingkat bawah ( desa ) dan pelaku media ( wartawan ) dalam penjalinan kemitraan Desa vs Wartawan akan runyam / hancur. ( Retpel .BB )

Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip