Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » DPMD Kabupaten Ngawi Di Duga Berada Di Belakang Perampasan Anggaran Publikasi Desa Bersama Asosiasi Kepala Desa

DPMD Kabupaten Ngawi Di Duga Berada Di Belakang Perampasan Anggaran Publikasi Desa Bersama Asosiasi Kepala Desa

Written By BBG Publizer on Kamis, 13 Mei 2021 | 12.39

Ngawi , OposisiNews.Co.Id - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H - 2021 M sejumlah desa di Kabupaten Ngawi tidak mampu berbuat banyak bahkan bisa dikatakan menyerah sebelum berperang , pasalnya sejumlah perwakilan media dan LSM melakukan sapu bersih meminta dana publikasi yang dianggarkan 213 desa sebesar  Rp 6 juta - Rp 8 juta dari Alokasi Dana Desa tahun 2021.

Dari resum data lapangan yang dihimpun berita OposisiNews , Sejumlah kuli tinta yang tergabung dalam AJII , AJN , PWN , Galang  dan Independen yang diduga dibawah Komando AKD Kabupaten Ngawi melakukan misi penyelamatan dana publikasi desa yang selama ini tidak merata bahkan lebih bisa dikatan didominasi oleh media tertentu.

Dikeluarkannya surat sakti Ketua AKD Ngawi yang disebarkan melalui Wathsaap grub masing- masing Asosiasi media tertanggal 4/05/2021 yang intinya semua perwakilan Media dan LSM untuk pro-aktif mengkordinir kepala desa untuk memberikan / menyetorkan dana publikasi melalui Kordinator AKD Kecamatan yang selanjutnya dikumpulkan pada AKD Kabupaten dengan batas waktu terakhir , Hari Kamis tgl .06/05/2021 yang telah ditetapkan ketua AKD. 

Dari keterangan salah satu pelaku kordinator yang mewakili salah satu Asosiasi Wartawan Ngawi yang enggan disebutkan mengatakan , " Rencana Dana Yang terkumpul dari masing - masing desa akan dibagikan pada sejumlah media yang ada di Kabupaten Ngawi dengan tanda kutip diutamakan wartawan lokal ".

" Sementara ini dana yang terkumpul dari desa rata-rata  Rp 3 juta / desa dari total anggaran publikasi Rp 6 juta - 8  juta/ desa . Dari asumsi dana yang terkumpul rencana akan dibagikan pada masing-masing media yang berjumlah kurang lebih 74 media sebesar Rp 1 juta ", terang salah satu kordinator media.

Ketika dikonfirmasi total anggaran yang terkumpul , sebut saja JK mengatakan ," Soal total dana yang terkumpul saya tidak tahu karena di Kordinir oleh GLN ' Gabungan Lambaga Ngawi yang sementara ini dipercayai membawahi semua asosiasi media di Kabupaten Ngawi ".

Saat kembali dikonfirmasi , apakah hal yang telah dilakukan mendasar payung hukum .kembali JK menjawab , " payung hukumnya sementara adalah kesepakatan semua asosiasi yang sengaja di fasilitasi AKD Ngawi , Pada intinya pemerataan dana publikasi desa sebesar Rp 6-8 juta dan melarang adanya praktek cesbeck oleh perangkat desa selaku pengelola dan penanggung jawab anggaran publikasi dari Alokasi Dana Desa ".

Dalam kondisi pandemi covid 19 dan masih maraknya korban berjatuhan di sejumlah wilayah kabupaten Ngawi akibat pandemi , Kepala DPMD Ngawi , Kabul T yang dicoba untuk dihubungi awak berita OposisiNews melalui telpon selulernya hingga berita ini dinaikan belum bahkan enggan memberikan konfirmasi .

Benarkah DPMD berada dibelakang praktek perampasan dana publikasi untuk 213 desa di Kabupaten Ngawi TA 2021 . BB .Pimpred OposisiNews ( baca. Pasca Kejadian Perampasan Dana Publikasi Desa , Kadin DPMD Angkat Bicara )  

 


 

Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip