Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Proyek Pavingisasi Di Kelurahan Ngroto Kecamatan Cepu Di Duga Bodong

Proyek Pavingisasi Di Kelurahan Ngroto Kecamatan Cepu Di Duga Bodong

Written By BBG Publizer on Sabtu, 03 April 2021 | 16.22


Blora , OposisiNews. Co.Id -
 Proyek pavingisasi di kelurahan ngroto , Kec Cepu Kabupaten Blora menjadi pergunjingan masyarakat desa , pasalnya kegiatan proyek Pavingisasi yang sedang dikerjakan tanpa ada kejelasan besaran alokasi dana dan sumber anggarannya .

Tidak sedikit warga , LSM dan Awak media menanyakan pada pelaksana kegiatan Pavingisasi  menyangkut volume dan Pagu anggaran namun tidak direspon , sementara dari pihak kelurahan Ngroto seperti tidak mau tahu terkait proyek Pavingisasi di wilayahnya.

Dari pantauan sejumlah aktifis dan awak media Cepu dilokasi kegiatan Pavingisasi di Rt 05.Rw 02 di Kelurahan Ngroto Kecamatan Cepu Kabupaten Blora  terlihat proyek dikerjakan asal jadi , bahkan muncul Dugaan adanya manipulasi yang dilakukan rekanan untuk memperkaya diri bahkan sangat dimungkinkan kegiatan Pavingisasi tidak sesuai RAB kegiatan jika dilihat dari kwalitas Paving .

Berkembanyan tudingan dugaan terjadinya mar-up yang melibatkan banyak pihak dilingkup Kelurahan Ngroto oleh warga desa tidak bisa dibendung . Pasalnya banyak.yang janggal dan terkesan disembunyikan oleh Kelurahan , ketua kegiatan serta rekanan seperti tidak terpasangnya papan informasi kegiatan bahkan tidak melibatkan warga sekitar .

Banyak kalangan baik dari tokoh masyatakat ,LSM di Kecamatan Cepu  menilai Kelurahan Ngroto ( Lurah ) dan Ketua Kegiatan infrastruktur ( Pavingisasi )  sengaja menabrak aturan desa serta intruksi presiden . Kelurahan Ngroto sengaja  tidak memperkejakan warga sekitar , sementara dipendemi Covid 19 banyak pengangguran korban  PHK , warga tidak berpenghasilan. Bahkan Kepala Kelurahan Ngroto berpotensi menjadi terduga sebagai penanggung jawab anggaran yang sengaja menutup informasi ( transparasi ) pada publik . 

Sesuai dengan undang undang keterbukan informasi publik (KIP) nomor 14 tahun 2008 dan perpes no 54 tahun 2010 dan nomor 70 tahun  2012 Dimana setiap pekerjaan yang di danai menggunakan uang negara  wajib memasang papan proyek dilokasi .

Pembangunan proyek infrastruktur dengan memanfaatkan dana pemerintah dan mengindahkan aturan  bisa di indikasikan sebagai trik untuk membohongi / membutakan masyarakat desa , publik agar tidak mengetahui besarnya angaran dan sumber dana proyek desa.

Pada kasus yang sering dianggap remeh dan banyak dilakukan oleh desa / kelurahan dalam pemanfaatan dana infrastruktur sangat diperlukan peran aktif pemerintah khusunya Ispektorat untuk melakukan monitoring pengunaan  dana pemerintah yang teralokasikan pada desa / kelurahan . Minimnya / kurang proaktif-nya pengawasan oleh pemerintah memberi banyak peluang terjadinya tumpang tindih anggaran kegiatan ' satu proyek dianggarkan dua sumber dana ' 

Kejadian di Kelurahan Ngroto , sebagai contoh .  tak pelak banyak warga berharap kepada pihak - pihak terkait untuk turun ke lapangan guna melihat secara lansung apakah ada indikasi merugikan negara yang kebetulan proyek hampir selesai tanpa papan informasi , mutu paving ( K ) meragukan dan hasil pekerjaan yang asal jadi.

Sangat disayangkan saat di konfirmasi salah satu awak media mengenai kegitan tersebut Kepala Kelurahan Ngroto enggan memberikan jawaban dan terkesan tidak mau tahu , bisa dikatagorikan menghalangi wartawan mencari sumber berita , kepala kelurahan Ngroto berpeluang dilaporkan oleh awak  media bersangkutan  .

Sementara awak media oposisi news yang mendapat informasi masyarakat dan lasung turun ke lokasi sampai berita ini diterbitkan belum jelas sumber  angaran , pagu legiatan dan besar volume kegiatan .

Bahkan diduga  Kepala Kelurahan Ngroto , Ketua Pelaksana Kegiatan ( TPK ) dengan sengaja dan terencana telah melakukan persekongkolan jahat menutup informasi kepada warga desa diluar kepanitian pembangunan , LSM dan Awak media . (why )

Reporter.Wahyu

Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip