Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Perjudian Sabung Ayam Dan Koprok Di Desa Kunjang Wates Dan Mojokerep Plemahan Jelang Rohmadhon .Marak

Perjudian Sabung Ayam Dan Koprok Di Desa Kunjang Wates Dan Mojokerep Plemahan Jelang Rohmadhon .Marak

Written By BBG Publizer on Senin, 05 April 2021 | 17.50

Ilustrasi
Kediri.OposisiNews.co.id - Perjudian sabung ayam Dan Dadu (Kupyok) beromset Ratusan juta perhari yang berlokasi di desa Mojokerep kecamatan Plemahan dan desa Kunjang kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri seperti tidak tersentuh hukum, berjalan aman lancar beroperasi.Minggu 04/04/2021

Hilir mudik kendaraan dan suara sorak sorai Penjudi saat berlangsungnya aktivitas, para pelaku judi sabung ayam dan Dadu kopyok jadi pemandangan yang rutin bagi masyarakat di Desa mojokerep Plemahan dan didesa kunjang kecamatan Ngancar. 

Team media oposisinews.co.id waktu mencoba untuk menggali informasi warga sekitar Sebut saja AE ( 35th ) warga desa Mojokerep yang tidak mau di sebutkan namanya. mengatakan tempat Perjudian sabung ayam didesa mojokerep  tersebut sudah beroperasi kira - kira 6 bulan berjalan , ucapnya.

Hal itu dibenarkan oleh KA (34th) salah satu pengunjung yang kerap menyambangi tempat  perjudian sabung ayam didesa kunjang yang tidak mau di sebutkan namanya  menjelaskan ,  "Setahu saya tempat Perjudian ayam ini berlangsung sudah cukup lama , lebih dari enam bulan, pengunjungnya cukup ramai bahkan dari luar daerah banyak juga yang datang ke sini untuk judi adu ayam ".

Andre Aktivis Kediri sangat menyayangkan adanya Perjudian sabung ayam tersebut karena berlokasi tidak jauh dari pemukiman warga selain di larang oleh pemerintah judi juga berbahaya bagi moral perkembangan anak-anak di lingkungan desa Mojokerep Plemahan  tersebut.

"Anak - anak pasti meniru apa yang dilihat dan didengar, kalau tiap hari melihat orang yang bawa ayam dan adu ayam pasti lambat laun apa yang mereka lihat dan apa yang didengar kelak akan ditiru ", ujarnya. 

" Itulah yang membuat miris dan sudah  seharusnya pemerintah setempat hadir untuk memberi perhatian serius karena imbasnya berpengaruh pada moralitas  generasi penerus bangsa ini ", imbuhnya.

Dari informasi masyarakat  Para maniak  penjudi tidak ada yang mematuhi protokol kesehatan, sangat disayangkan saat pemerintah melakukan  pemutusan mata rantai covid-19 pengelola perjudian sabung ayam malah mengumpul para penjudi untuk menyalurkan hasrat haramnya.

Andre menambahkan , Selain di desa mojokerep judi sambung ayam juga marak  didesa Kunjang kecamatan Ngancar yang berlokasi didekat Pemukiman warga ,  sebelumnya telah di unggah beritanya oleh beberapa media di Kabupaten Kediri namun disayangkan pihak penegak hukum (polri) setempat belum melakukan penindakan. 

Lanjut Andre,"Perlu untuk di ketahui perjudian sudah jelas di larangan oleh Agama dan pemerintahan negara RI yang sudah tertuang dalam pasal 303 KUHP yang ancaman hukumannya 10 tahun penjara bagi penyelenggara dan bagi pemasang taruhan /Peserta judi tersebut dengan pasal 303 Bis KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara yang kedua-duanya dapat juga dipersangkakan dalam UU RI No 6 Tahun 2018 pasal 93 Jo pasal 9 ayat (1) tentang kekarantinaan kesehatan karena di anggap tidak mematuhi dengan ancaman pidana penjara selama 1 tahun dan denda sebesar Rp. 100 Juta

AKBP Lukman Cahyono SIK MH Kapolres Kediri yang terkenal tegas dikonfirmasi melalui sambungan WA tapi  belum  ada jawaban", tambah Andre . (team)

Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip