Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Pelaku Bondet Ditangkap, 1 Masih Buron

Pelaku Bondet Ditangkap, 1 Masih Buron

Written By BBG Publizer on Selasa, 20 April 2021 | 22.44

Pasuruan. OposisinNews.co.id -Jajaran Polresta Pasuruan ungkap kasus pelaku peledakan bondet di Danau Ranu, Dusun Parasan, Kelurahan Gratitunon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Selasa (20/04/21).

MHA, warga Desa Plososari, Grati,  Pasuruan. Pria berusia 26 tahun itu ditangkap di Probolinggo. Rekannya, ADT, hingga kini masih menjadi buruan Polisi.

"Kami telah melakukan penahanan tersangka MHA di ruang tahanan Polresta Pasuruan, dan satu pelaku lainnya, ADT, masih dalam pencarian," Kata Kapolresta Pasuruan AKBP Arman.

MHA hari ini dihadapkan ke sejumlah Wartawan di Joglo Parama Satwika Polresta Pasuruan dalam Pers Release.

Kapolresta menjelaskan, penyebab tragedi yang menewaskan Muhammad Ramadani tersebut dikarenakan salah paham. 

"Motif Kekerasan dan penganiayaan ini terjadi dilatar belakangi kesalahpahaman antara korban MR dan pelaku MHA," Jelas sapaan Arman.

Kala itu, MR bersama rekannya sedang makan di sekitaran Danau Ranu Grati. Sejurus kemudian, MHA dan ADT datang. MHA menegur sapa dengan mengatakan "enak rek makan-makan". 

"Pelaku kemudian menegur korban kemudian korban membalas dengan mengatakan 'monggo pak'," lanjut Arman.

Tak berselang lama, MHA marah. Ia kemudian membanting helm korban sambil menenteng bondet di tangan kanannya.

Menyadari ada yang tidak beres, MR berikutnya menghampiri untuk meminta maaf. 

Namun, MHA tidak peduli. Ia lalu memukul korban dengan tangan kiri dilanjutkan tangan kanan. Saat memukul dengan tangan kanan itu lah, bondet di tangannya meledak. 

"Setelah memukul dengan tangan kiri, pelaku melanjutkan dengan tangan kanan yang menggenggam bondet dan menghantam kepala korban. Bondet tersebut meledak," Terang Arman.

Ledakan tersebut mengakibatkan korban roboh. Nyawa korban akhirnya tak tertolong. Begitu juga dengan MHA. Tangannya menderita cedera cukup parah. 

"Ledakan bondet itu mengenai kepala korban dan tangan pelaku. Sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia dalam perawatan di RSUD Grati," Lanjut Arman.

Tak butuh waktu lama, selang 7 jam kemudian MHA diringkus. Ia dibekuk tim gabungan Unit Jatanras Polda Jatim dan Tim Resmob Polresta Pasuruan di wilayah Probolinggo. 

"Pelaku ditangkap di tempat pelariannya daerah Probolinggo sekitar 7 jam setelah kejadian," Sambung Arman.

Dari pengembangan Polisi, didapat fakta bahwa kedua pelaku terlibat jaringan curas (Pencurian dengan kekerasan). 

MHA terlibat pencurian di dua tempat. Ketika penangkapan, didapati kunci letter T dan  bondet. 

"Tersangka mengakui telah melakukan pencurian motor dua kali di Sidoarjo dan Pandaan pada Maret 2021 kemarin," Ungkap Kapolresta Pasuruan.

Adapun ADT merupakan jaringan curas diwilayah Kabupaten Pasuruan. Tersangka juga pernah dihukum di Rutan Bangil selama 3 tahun sehubungan dengan perkara pencurian sepeda motor," Tutup Arman.

Bersama MHA, turut diamankan beberapa barang bukti. Yakni 1 unit motor Honda Vario Warna hitam nopol N 2351 WI milik MHA, Sebuah kunci letter T, sepasang sandal, sepasang sepatu, sebuah helm, dan 1 Unit Motor Honda Vario warna hitam nopol L 4765 YS milik korban.

Arman pun memastikan akan memburu satu pelaku lainnya. Dia meyakini dalam waktu dekat pelaku yang masih buron itu akan segera tertangkap.

"Satu lagi akan segera kami tangkap," Pungkas Perwira dengan Pangkat dua melati di pundak.

Dalam kasus ini, tersangka di jerat dengan Pasal 170 ayat (1) ke-2e, 3e KUHP dan Pasal 351 ayat (3) KUHP dan atau Pasal 365 ayat 4 KUHP Jo. Pasal 53 KUHP  dengan ancaman hukuman lima belas tahun penjara dan  Pasal 170 ayat (1) ayat (2) ke 3 KUHP dengan ancaman hukuman dua puluh tahun penjara dan atau penjara seumur hidup. ( HSN )

Reporter.Hosiin

Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip