Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Kornas TRC PPA : Tetap Perhatikan Prokes, Sekolah Tatap Muka Layak di Laksanakan

Kornas TRC PPA : Tetap Perhatikan Prokes, Sekolah Tatap Muka Layak di Laksanakan

Written By BBG Publizer on Sabtu, 06 Maret 2021 | 09.50


Kediri.OposisiNews.Co.Id -
Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak. (TRC PPA) sangat mendukung upaya pemerintah untuk menggelar uji coba sekolah tatap muka. Koordinator Nasional (Kornas) TRC PPA menilai, selama setahun sekolah daring diberlakukan, banyak keluhan datang terutama dari kalangan wali murid.

Para orang tua murid dari SD sampai SLTA banyak yang mengeluh tentang diberlakukannya sekolah daring selama setahunan ini.

Sebab, sekolah daring ini di yakini tidak bisa maksimalnya ilmu pengetahuan yang di terima oleh para siswa.

Jeny Claudya Lumowa yang akrab di sapa Bunda Naumi, Koordinator Nasional (Kornas) Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) mengaku sering kali menerima keluhan orang tua siswa.

Saya sering kali menerima keluhan orang tua siswa, dengan adanya pembelajaran secara daring, keluhan utamanya adalah terkait fasilitas, yakni Hand Phone atau Laptop”, terang Bunda, saat di hubungi via Call WhatsApp, Jum’at’ (05/03/2021).

Bagi orang tua yang kurang mampu, penghasilan pas – pasan sangat keberatan membelikan Hp android anaknya, belum lagi mereka yang anaknya lebih dari satu orang yang berbeda tingkatan. Sebab selama pendidikan daring berlangsung, guru memberikan tugas untuk dikerjakan siswa di rumah, tegas Bunda.

Jika anaknya lebih dari satu dengan tingkatan yang berbeda, otomatis orang tua harus belikan Hand Phone lebih dari satu, jika orang tua kategori warga kurang mampu, bagaimana mungkin dapat membelikan Hand Phone anak – anaknya satu per satu."Ini yang saya prihatinkan” jelas aktivis dan pegiat kemanusiaan Bunda Naumi.

Pendidikan secara daring total menurut Bunda Naumi cukup sulit diterapkan di Indonesia. Sebab, sekolah tidak hanya berfungsi untuk transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter peserta didik. 

Pendidikan itu salah satu muaranya adalah untuk pendidikan karakter. Transfer ilmu lewat daring mungkin bisa, tetapi untuk membimbing perilaku siswa, sangat sulit untuk di terapkan, terang Bunda.

Intinya TRC PPA mendukung pembelajaran tatap muka sepanjang protokol kesehatan tetap ditegakkan dengan benar,” pungkas Bunda.(team)

Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip