Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » PKTD Oase Ditengah Pandemi Covid 19 , Desa Banjarbanggi

PKTD Oase Ditengah Pandemi Covid 19 , Desa Banjarbanggi

Written By BBG Publizer on Selasa, 16 Februari 2021 | 05.46


Ngawi,OposisiNews.Co.Id -
Padat Karya Tunai Desa merupakan langkah strategis pemerintah dalam memelihara hubungan sosial dimasyarakat dan peluang kerja masyarakat di wilayah masing-masing.

Tidak ubahnya Padat Karya Tunai Desa ditengah pembatasan sosial serta banyaknya korban pemutusan kerja dampak pandemi Covid 19 menjadi oase ditengah kesulitan rakyat ditingkat bawah untuk tetap bisa bekerja .

Secara teknis PKTD telah diatur oleh Permendes Petunjuk Teknis atau Juknis Padat Karya Tunai Desa (PKTD) Tahun 2021 ,


secara regulatif diatur melalui Permendes No 13 Tahun 2020. Ada beberapa ketentuan yang diatur dalam peraturan tersebut. Diantaranya bahwa penggunaan Dana Desa (DD) diutamakan atau diprioritaskan untuk dilaksanakan dengan pola Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

Desa Banjarbanggi Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi dalam merespon dan mematuhi aturan pemanfaatan Dana Desa untuk memanfaatkan tenaga lokal dikhususkan untuk masyarakat marginal , miskin , pengangguran dan perempuan sebagai tulang punggung keluarga dengan skema PKTD sempat terekam awak berita OposisiNews dilokasi kegiatan infrastruktur desa berupa pembangunan Talud Penahan Tanah ( TPT ) di dusun butuh. Senin 15/02/2021.

Dua kegiatan infrastruktur berupa TPT di dusun butuh dengan lokasi RT 01 dianggarkan 65,154 juta dan di RT 02 dianggarkan 68.663 juta , terekam jelas telah dikerjakan oleh masyarakat setempat.

Endik Hartoni ( Kasun Butuh ) yang berperan sebagai Ketua TPK TPT menuturkan , ' Hari ini ( senin.red ) merupakan awal pemdes Banjarbanggi melaksanakan kegiatan infrastruktur desa yang dibiayai oleh Dana Desa tahun 2021. Terkaid partisipasi / animo warga yang masuk katagori sasaran PKTD cukup tinggi".  

"DD yang sudah dicairkan minimal dianggarkan untuk pengupahan, bahan lain yang baru. Artinya, minimal tidak kurang dari 30 persen, '' timpalnya.

Ditempat terpisah Budi , bidang pembangunan Banjarbanggi pada awak media menjelaskan,untuk pemanfaatan Alokasi dana desa ( ADD - DD ) tahun 2021 untuk 3 titik kegiatan pavingisasi , 3 kegiatan TPT , Pembuatan Sumur bor Sumarble , Normalisasi Parit ,Pengembangan jaringan air bersih.Sanitasi kantor dan Tempat parkir kantor desa ,ujarnya . ( AJB )

Reporter.Arif Aji B. SH 

Editor.Bambang PW 

Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip