Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Di Duga DPUPR Bangkalan Tutup Mata Jalan Berlubang Sepanjang Jalan Lingkar Pasar Utama Desa

Di Duga DPUPR Bangkalan Tutup Mata Jalan Berlubang Sepanjang Jalan Lingkar Pasar Utama Desa

Written By BBG Publizer on Senin, 01 Februari 2021 | 11.48


Madura.OposisiNews.Co.Id -
Jalan Lingkar Barat di Desa Modung, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, merupakan jalan lintas yang setiap detiknya ramai di lewati pengendara.

Namun disayangkan , sepanjang jalan tersebut kondisinya mengkawatirkan keselamatan pengendara, pasalnya banyak lubang-lubang besar bahkan ada yang berdiameter sekitar setengah meter lebar satu meter lebih hal tersebut sangat mengganggu penguna jalan. 

Bahkan tidak sedikit menyebabkan laka lantas akibat terperosok lubang jalan yang tidak terhitung jumlahnya. 

Parahnya kerusakan jalan tersebut sudah cukup lama kurang lebih dua tahun. Hingga saat ini belum dapat perhatian dari Pemerintah Daerah maupun dari Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang ' DPUPR '.

Nawawi, warga setempat yang ditemui awak berita OposisiNews di lokasi mengatakan, jalan ini sudah sangat tidak layak dan sudah sering memakan korban,cukup ramai pak jalan ini apa lagi hari Selasa dan Jumat karna itu hari pasaran ,  pasar utama kebetulan titik kerusakan banyak yang berada di jalan utama menuju akses Pasar Utama Warga Sekitar.

“Belakangan ini sering sekali Warga yang melintas terutama Roda Dua terjatuh,karna Lubang Yang tergenang Air. Harapannya segera diperbaiki,” jelasnya, Senin (1/2) siang.

Nawawi menambahkan, rusaknya jalan tersebut semakin parah , Oleh masyarak Sampai-Sampai di Berinama Jalan Lubang Seribu,Sambil tertawa.

“Rusaknya sudah lama. Dan semakin parah sejak musim hujan. Apalagi jalan ini bukan Hanya Roda dua yang sering melintas,tapi R4 : Mobil,Truk Bahkan Bus ,” ujarnya pada media ini.

Sisi lain, salah seorang pengendara roda dua yang ditemui di lokasi, Ida,Rom dan Laila mengaku kesulitan saat melintasi jalan tersebut sehingga sengaja berkendara pelan.

“Lubangnya dalem. Bahkan saya lihat ini sudah lama dan cukup parah, apalagi sekarang curah hujan yang cukup tinggi. Jadi harus hati-hati,” (A.IW). 

Reporter. A.Indra Wijaya 

Editor.Bambang PW

Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip