Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Audensi gagal, Puluhan Pimpinan Lembaga Swadaya Masyarkat Akan Gelar Aksi Unjukrasa Di Depan Kantor BPN Kabupaten Kediri

Audensi gagal, Puluhan Pimpinan Lembaga Swadaya Masyarkat Akan Gelar Aksi Unjukrasa Di Depan Kantor BPN Kabupaten Kediri

Written By BBG Publizer on Selasa, 02 Februari 2021 | 14.39


Kediri,OposisiNews.Co.id -
Rencana Audensi Puluhan Pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat Kabupaten Kediri dengan Kepala BPN Kabupaten gagal , pasalnya tidak ada kata kesepakatan Anggota Aliansi yang telah melakukan mediasi di kantor BPN. Selasa 02/02/2021.

Mendasar gagalnya audensi itu sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) Kediri yang tergabung dalam Aliansi BIMA SAKTI nekat bakal menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung BPN Kabupaten Kediri ditengah pandemi Covid 19 yang dijadwalkan pada hari Rabu , 10/02/2021. 

Khoirul Anam Koordinator Aliansi Penegak Demokrasi (Bima Sakti) didepan awak media menjelaskan ," Hari ini tidak jadi audensi di Kantor BPN kabupaten kediri  karena dari Pihak BPN hanya menerima 3 perwakilan untuk masuk audensi, kami menolak kami puluhan pimpinan kenapa hanya diterima 3 orang saja ".


Kedatangan puluhan LSM di BPN Kediri sebagai buntut aset SLG yang kian buram dan diduga syarat manipulasi data aset , audensi yang direncanakan oleh puluhan LSM guna  mencocokkan  data temuan / hasil investigasi Tim Aliansi BIMA Sakti dengan data milik BPN ,

" Kami meminta/ mencari aset daerah yang statusnya belum jelas, titik - titik  dimana, dan kalau sudah jelas aset daerah di simpang lima gumul ( SLG ) tersebut harus dikembalikan KePemda kabupaten kediri ",.ungkap Anam .

“Tuntutan kami yaitu, kejelasan aset pemerintah daerah disimpang lima gumul ", imbuhnya.

Ketua Ikatan Pemuda Kediri IPK. Tomi Ari Wibowo yang hadir menyebutkan terkait gagal audensi kita ini,Kita rencanakan akan unjukrasa dengan 10 dam truk berisi tanah,keranda jenazah beserta isinya," jelasnya

Kenapa para pengunjuk rasa berencana membawa dam truk terisi tanah ? ," Semua direncanakan untuk mengingatkan  saat pengurukan tanah di lokasi simpang lima gumul , rencana tanah uruk itu akan kita  kita akan urukkan ke jalan Keluar - Masuk keluar kantor BPN kab, Kediri,".kata Tomy AW .

"Terkait keranda jenazah simbul dugaan matinya transparasi publik oleh  BPN kab, Kediri yang disinyalir dengan sengaja menutup akses informasi  terkait status kepemilikan tanah di area simpang Lima gumul tersebut,"ucap tomi. ( TIM ) 

Reporter. Rifai , Saiful , Wondo

Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip