Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » KORDA TRCPPA(tim reaksi cepat perlindungan perempuan dan anak) kab,kediri audiensi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten

KORDA TRCPPA(tim reaksi cepat perlindungan perempuan dan anak) kab,kediri audiensi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten

Written By BBG Publizer on Jumat, 20 November 2020 | 10.51


Kediri.OposisiNews.Co.Id-
Kegiatan Audensi KORDA TRCPPA kabupaten Kediri dalam agenda Pembahasan Sistem Kesehatan Daerah khususnya di kabupaten Kediri tentang Pelayanan Kesehatan di Puskesmas, Mekanisme Ambulance, yang harapannya membuahkan hasil positif."19/11/20

dr.Bambang Triono Putro Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, menyampaikan, dalam audiensi yang dilakukan KORDA TRC PPA , memberikan beberapa hal yang sifatnya masukan dan koreksi terkait pelayanan di Puskemas Dan, ini sangat bermanfaat.

Pertama, meningkatkan kualitas pelayanan di Puskesmas Kedua, adanya pandangan dimasyarakat dalam melayani pasien yang mengunakan BPJS dengan mandiri, 

Ketiga pelayanan ambulan Puskesmas, dan keempat adanya miss komunikasi, seperti,apa yang harus dilengkapi dalam Jamkesda dan sebagainya,"ucapnya.

dr Bambang Triono Putro Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, menambahkan, untuk itu pihaknya akan mengevaluasi jajaran di Puskesmas agar menerapkan 5 S. Lebih sabar dalam pelayanan kepada masyarakat. pungkasnya

Ditempat terpisah M rifai Ketua KORDA TRCPPA kabupaten Kediri mengatakan, kegiatan audensi hari ini dilakukan bertujuan untuk membahas pelayanan kepada masyarakat yg lebih baik dan pro rakyat, khususnya di Puskesmas, agar mengalami kemajuan atau perbaikan, baik layanan di dalam perawatan, pengobatan, sampai pengunaan Ambulance, agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat yg sangat membutuhkan.

Sesuai Tupoksi dari Puskesmas, Pusat Kesehatan Masyarakat. Tadi, dr Bambang Triono Putro Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri,  menyambut baik masukan kami. Tentang pelayanan masyarakat sehingga terwujudnya pelayanan untuk masyarakat,ucapnya ( WN-IS )

Reporter.Wondo,Iskak

Home » » Akibat Ledakan Kompor Gas Satu Rumah Warga Ludes

Akibat Ledakan Kompor Gas Satu Rumah Warga Ludes


Blora. OposisiNews.Co.Id -
Jum'at (20.11.2020)Satu rumah warga ludes di lalap si jago merah, sumber api di duga api dari ledakan kompor gas elpiji yang berada di dalam rumah Budiarto Wibowo yang berada di Lingkungan Turibang  Rt.01 Rw 08 yang berada di Jalan Gajah Mada Cepu

Dari liputan awak berita OposisiNews di lokasi kejadian ' TKP ' , api dengan cepat menghanguskan isi dalam rumah , terlihat petugas damkar dengan melibatkan warga sekitar dan dibantu Mobil Damkar milik EP Pertamina dan Migas Cepu selama kurang lebih 1 jam berusaha menjinakkan amukan si Jago Merah untuk mengatisipasi meluasnya api di lingkungan yang padat penduduk. 

Menurut saksi mata , Anjar  (45 th) selaku RT setempat mengatakan  kebakaran  terjadi diduga  karena ledakan  kompor gas  di dalam rumah Budiarto , hingga berita ini diterbitkan kerugian meterial dan Non material masih terpantau oleh awak berita . ( WY )

Home » » Kota Kediri Terima Piagam Penghargaan Jatim Bejo, Walikota Kediri Harapkan UMKM Kota Kediri Makin Banyak yang Go Digital

Kota Kediri Terima Piagam Penghargaan Jatim Bejo, Walikota Kediri Harapkan UMKM Kota Kediri Makin Banyak yang Go Digital


Kediri.OposisiNews.Co.Id -
Kota Kediri terpilih menjadi salah satu dari 4 kabupaten/kota di Jawa Timur yang menerima piagam penghargaan atas komitmen untuk perubahan budaya kerja menuju modernisasi pengadaan barang/jasa dan meningkatkan peran serta pelaku UMKM Jawa Timur. Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar hadir dan menerima piagam penghargaan tersebut yang diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. 

Penghargaan ini diserahkan dalam acara _Launching_ Pemanfaatan _e-marketplace_ pengadaan barang/jasa melalui toko daring Jawa Timur Belanja Online (Jatim Bejo), Si Master dan Si Layar, yang  bertempat di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (19/11). 

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur mengatakan berbagai inovasi harus diinisiasi, berbagai kreativitas yang bisa melahirkan efektivitas dan efisiensi serta transparansi harus dilakukan. Salah satunya adalah transformasi digital. Proses transformasi digital harus dilakukan karena masing-masing OPD sudah memiliki aplikasi masing-masing. Hal yang dibutuhkan adalah sinergitas, konektivitas dan _big data_. Sehingga dari satu sumber bisa mengakses banyak informasi. 

Selain transformasi digital, Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim menambahkan sumber daya manusia yang profesional juga dibutuhkan dan harus disiapkan. Jatim Bejo inilah merupakan bagian dari transformasi digital.

Saat ditemui, Wali Kota Kediri mengatakan dalam hal modernisasi pengadaan barang dan jasa sebenarnya Kota Kediri sudah sejak lama membuat terobosan-terobosan. Namun memang pandemi ini diperbolehkannya UMKM-UMKM Kota Kediri untuk masuk ke _marketplace_ yang sudah bekerjasama dengan Jatim Bejo ini membuat senang. Hal ini berarti, Pemkot Kediri sudah bisa belanja di _marketplace_ tersebut dan dapat memperkuat UMKM-UMKM yang ada di Kota Kediri. 

Lebih lanjut, Wali Kota Kediri Abdullah Abu bakar berharap dengan semakin banyak UMKM yang _go digital_ dan tergabung dalam Jatim Bejo ini bisa memenuhi kebutuhan Pemerintah Kota Kediri. “Jadi kita _nggak_ usah jauh-jauh ambilnya dari situ saja. Ini harapan saya seperti itu. Tetapi memang ada caranya yaitu tergabung dalam MBiz. Tentu itu meningkatkan akuntabilitasnya juga. Seperti harapannya Pak Presiden,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kota Kediri Muklis Isnaini mengatakan bahwa Kota Kediri sudah menggunakan Jatim Bejo ini mulai tahun ini 2020. Namun penggunaan Jatim Bejo untuk pengadaan barang jasa masih terbatas hanya pada bagian-bagian di Sekretariat Daerah Kota Kediri dan juga Dinas Koperasi dan UMTK saja. Di tahun depan rencananya akan diterapkan di seluruh organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kota Kediri. 

“Kota Kediri terpilih menjadi salah satu penerima penghargaan karena sudah bergabung dan melakukan transaksi pada Jatim Bejo. Hal itu yang dilihat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur bahwa ada komitmen yang tinggi untuk memajukan dan meningkatkan peran UMKM. Ada sekitar 40 UMKM yang sudah bergabung dalam Jatim Bejo ini. Jadi intinya bagaimana Pemerintah Kota Kediri mendorong peran UMKM untuk memenuhi kebutuhan barang jasa di Kota Kediri dan Pemerintah Kota Kediri komitmen di dalam anggarannya untuk belanja kepada UMKM melalui Jatim Bejo,” tambahnya.

Selain Kota Kediri, daerah lain yang menerima penghargaan yaitu Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lumajang. 

Hadir pula dalam kegiatan ini Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Nurul Ghufron, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jawa Timur Jumadi, jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kepala Daerah se-Jawa Timur.( WN )

Home » » HANGUS!!Toko Bibit Minyak Wangi Dan Kimia ‘ SARI WANGI ‘ Dilahap Si Jago Merah

HANGUS!!Toko Bibit Minyak Wangi Dan Kimia ‘ SARI WANGI ‘ Dilahap Si Jago Merah


Kediri,OposisiNews.Co.Id –
Toko Bibit Minyak Wangi dan Kimia ‘ SARI WANGI’ di Jalan HOS Cokro Aminoto no. 1 Kota Kediri Jawa Timur, ludes dilahap si Jago Merah, pada Kamis ( 19/11/2020) malam.

Informasi jurnalis oposisinews yang diterima, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Salah satu Warga Kota Kediri menyebut kebakaran tersebut pertama kalinya dari lantai 3.

Toko Bibit Minyak Wangi dan Kimia ‘ SARI WANGI’ itu memiliki 3 lantai. Lantai 3 yang terbakar tersebut adalah gudang, lantai 2 adalah ruang administrasi dan lantai 1 adalah Toko untuk jualan minyak wangi,terang warga sekitar/saksi mata dalam keterangannya, kamis (19/11).

Kemudian, warga tersebut menginformasikan kejadian tersebut kepada pihak Satpol PP Kota Kediri dan dilanjutkan Damkar ( Pemadam Kebakaran) Kota Kediri.

Sesampainya Damkar tiba di lokasi lalu melakukan pemadaman kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,kerugian di tafsir ratusan juta katanya.

Menurut keterangan saksi pada saat terjadi kebakaran terdengar suara letupan yang diduga dari metanol yang tersimpan dalam wadah tertutup.(Suwondo, Iskak)

Home » » Sidoarjo Menetapkan Pilkades Dilaksanakan 20 Desember 2020

Sidoarjo Menetapkan Pilkades Dilaksanakan 20 Desember 2020


SIDOARJO - OposisiNews.co.id -
Tahapan baru Pilkades tahun 2020, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, melaksanakan  rapat persiapan Pilkades seretak gelombang ketiga Kabupaten Sidoarjo Tahun 2020.kamis ,19/11/2020.

Rapat ini dilaksanakan bersama Komisi A DPRD Sidoarjo, Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra, Kodim 0816, Polresta Sidoarjo, Dinas Kesehatan, dan camat se Kabupaten Sidoarjo, di  ruang Rapat Delta Wicaksana Gd. Setda Kabupaten Sidoarjo.

Tahapan Pilkades sempat dihentikan mulai tanggal 30 Maret – 26 Oktober 2020 karena pandemi covid 19. 

“Tahapan pilkades, saat ini telah dibentuk 174 dari 175 panitia desa peserta Pilkades serentak gelombang ketiga, satu Desa tidak dapat menetapkan calon Kadesnya,  dengan jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) 646.265 pemilih,” jelas Suprayitno, S.STP., M.HP., Kabid Pemerintah Desa.

Dari 174 desa yang telah melakukan penetapan bakal calon kepala desa menjadi  calon kepala desa, ada 2 desa yang me ndapat gugatan dari bakal calon yang mendaftar, yakni Desa Prasung – Buduran dan Desa Sebani Tarik.

Masih menurut  Suprayitno, pelaksanaan Pilkades ini tetap mengacu pada protokol kesehatan. Dimana dukungan dari Pemkab Sidoarjo, rapid test panitia pilkades beserta aparat TNI/ Polri, Linmas, Satpol PP serta petugas tambahan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo. Untuk APBDes mengalokasikan anggaran recofusing covid 19 untuk TPS pada saat pelaksanaan.

“Harapan kami, Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo, bahwa Pilkades ini tetap dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2020, protokol kesehatan harus dilakukan sebaik – baiknya, sehingga tidak ada dampak negatif,” jelas Pujiono, Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo.

Kalau ini ditunda, mungkin tidak dilaksanakan di tahun 2020, dampaknya sangat besar , kasihan calon kades yang terbebani  dampak ekonomi dan dampak sosial sangat besar.

Sementara menurut Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra, Ainur Rahman, menuturkan kebijakan pilkades ini ada 2 opsi yang dipilih oleh kabupaten/ kota peserta pilkades serentak, ada yang memilih dilaksanakan di tahun 2020 ada yang ditahun 2021. 

“Kabupaten Sidoarjo telah menetapkan pilkades akan kita laksanakan tanggal 20 Desember 2020 dengan Keputusan Bupati,” jelasnya. 

“Khusus Sidoarjo, pada bulan Desember juga melaksanakan Pilkada itu juga yang menyita ntenaga dan perhatian kita, sehingga harus  berbagi dalam pesta demokrasi untuk menetapkan pimpinan kita,” lanjutnya.

Diakhir kegiatan rapat Sekretaris Dinas PMD, Probo Agus Sunarno, S.Sos., MM, sharing para camat terkait persiapan teknis dan non teknis pelaksanaan pilkades di masing – masing desa. 

Selain mencegah timbulnya cluster baru covid 19, juga waspada terhadap la nina. Karena wilayah sidoarjo berpotensi badaI la nina.

Pada intinya semua desa  yang melaksanakan pilkades telah mempersiapkan dengan matang mulai dari protokol kesehatan hingga antisipasi jika turun hujan dan banjir.( Bag )

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon