Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Pemdes Kasreman Di Duga Selewengkan Dana Komitmen PT Flash Intertaimen

Pemdes Kasreman Di Duga Selewengkan Dana Komitmen PT Flash Intertaimen

Written By BBG Publizer on Senin, 19 Oktober 2020 | 21.20

Lokasi Galian tanah uruk desa Kasreman , Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi 

Ngawi,OposisiNews.Co.Id -
Kegiatan explorasi tanah uruk yang dikelola PT Flash Intertamen di wilayah desa Kasreman Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi sejak pelaksanaan proyek nasional Tol sampai sekarang memberikan banyak manfaat pada pada Pemkab Ngawi khusunya pemerintah desa Kasreman dalam pemasukan diluar pajak.

Komitmen PT Flesh Intertaimen memberikan kompensasi pada pemdes Kasreman dengan mengalokasikan anggaran Rp 2000 rupiah / 3 rit selain komitmen pembangunan infrastruktur dan tempat ibadah ( Masjid dusun ) , mesti tercoreng dengan prilaku oknum desa yang diduga telah melakukan penyelewengan dana kas masuk secara terorginir bersama-sama .

Pada berita OposisiNews , Kukuh kepala desa Kasreman menjelaskan , "  Saya menangani warisan Mbah panto ( mantan kades ) dari setelah di Lantik bulan September , bulan 3 galian udah off karena jembatan Pucung di betulkan dan kemarin jalan lagi ( bulan Agustus ) sampai batas akhir kontrak bulan 11 karena jembatan Pucung sudah selesai ".

Disinggung reklamasi bekas galian , Kukuh mengatakan , " Waktu off kemarin saya lihat juga ngerjakan reklamasi ".

Hal tersebut dibenarkan oleh pengawas galian , " Benar setiap kali berpindah lokasi kegiatan , PT Flesh selalu melakukan reklamasi seperti yang diharapkan warga ( pemilik lahan ) dengan asumsi untuk tempat tinggal dan kebun ".

Kades Kasreman juga menjelaskan , Soal kas dari komitmen sejak saya awasi selama 3 bulan berjalan baik dan bagus ,untuk sebelumnya saya awasi kas dari komitmen tidak ada ,tapi begitu saya awasi Alhamdulillah kemarin di saat musdes kita bisa sebutkan detail nya dapat berapa dan di pakai apa aja .

Saat dikonfirmasi besar anggaran kas yang masuk setelah kepemimpinannya , Kades Kasreman enggan menyebutkan nominalnya , hanya mengatakan ," Untuk rakyat ,misal nya kerja bakti,beli gorong-gorong dan untuk perbaikan sendang dan kegiatan lain yang hubungan- nya dengan rakyat ".

Hal senada juga disampaikan oleh Sekertaris desa yang enggan memberikan penjelasan nominal dan rincian pengunaan anggaran ( kas ) dari galian untuk desa bahkan terkesan saling lempar tanggung jawab. " Coba nanti saya tanyakan pada bendahara desa karena saya masih repot urusi Covid 19 ", ujar Sekdes Kasreman.

Lebih mengejutkan saat berita OposisiNews mendengar stetmen penanggung jawab galian PT Flash , Gito ( perangkat desa / Kasun ) Kasreman . " Sebenarnya soal besaran anggaran kas dari galian tidak perlu ditutup-tutupi karena jelas pemasukan kas dari galian dikelola oleh Tim desa bukan jamannya untuk saling lempar tanggung jawab karena warga melalui media juga perlu tahu ", ungkapnya.

" Bahkan saat pembangunan gorong-gorong , secara pribadi saya harus nalangi karena jumlah gorong-gorong yang saya minta tidak sesuai dengan jumlah kebutuhan . Yang menjadi pertanyaan pada diri saya ,Apa anggaran yang selama ini terkumpul dari pemasukan kas galian kurang mencukupi ? " , Terang Gito.

" Yang jelas untuk mensikapi secara detail , secara pribadi saya tidak nyaman karena posisi saya selaku Kasun dan bekas kontestasi Pilkades ", imbuhnya .( Red ** )

Home » » Direktorat SMK Menetapkan SMK Negeri 1 Rejotangan Sebagai Center of Excellence (CoE)

Direktorat SMK Menetapkan SMK Negeri 1 Rejotangan Sebagai Center of Excellence (CoE)

Kepala SMK Negeri 1 Rejotangan (kiri) Saat Hadiri Bimbingan Teknis Program CoE 

TULUNGAGUNG.OposisiNews.co.id-
Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (kemendikbud) melalui Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan, menetapkan SMK Negeri 1 Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, sebagai pusat keunggulan atau Center of Excellence (CoE).

Hal tersebut seperti yang di sampaikan Kepala SMK Negeri 1 Rejotangan, Drs. Masrur Hanafi, M.M., kepada OposisiNews di ruang kerjanya. Senin, (19/10/2020).

Masrur Hanafi mengatakan bahwa, program Pengembangan Pusat Keunggulan ( Center Of Exellence / CoE), merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia, yang mana salah satu amanatnya adalah perlunya revitalisasi SMK secara komperhensif untuk menghasilkan lulusan SMK yang berdaya saing dan siap menghadapi tantangan dan dinamika perkembangan nasional maupun global.

Menurut Hanafi, dari 14.000 Sekolah Menengah Kejuruan se-Indonesia, ada sebanyak 406 SMK yang terpilih sebagai SMK CoE, dan 70 SMK diantaranya sektor Hospitality, salah satunya adalah SMK Negeri 1 Rejotangan.

"Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan telah menetapkan SMK Negeri Rejotangan sebagai pusat Program Pengembangan Pusat Keunggulan ( Center Of Exellence / CoE) per 18 September 2020 lalu," ucapnya.

Dalam program CoE tersebut, Goal pencapaian yang di targetkan SMK Negeri Rejotangan yakni, 5 paket Dirjen Vokasi dengan tujuan keterserapan lulusan kedunia usaha, dunia kerja, dunia industri dengan membentuk lulusan yang punya Soft Skill  dan adaptasi dengan dunia kerja.

"Kepercayaan yang diberikan oleh Direktorat SMK ini merupakan sebuah tanggung jawab besar, SMKN 1 Rejotangan harus mampu menunjukkan peningkatan kualitas dan kinerja dan penyelarasan dengan IDUKA (Industri Dunia Usaha, dan Dunia Kerja)," ungkap Hanafi.

Ia juga menjelaskan, dengan program CoE Para lulusan SMK selain dituntut untuk memiliki keterampilan (hard skill) juga dituntut untuk memiliki soft skill yang baik, sebab, soft skiil sangat bermanfaat dalam dunia kerja dan industri. Selain itu, dengan program CoE akan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu SMK Negeri Rejotangan dengan dua orientasi baru. Pertama, mengantisipasi datangnya gelombang Revolusi Industri 4.0 dengan segala teknologi desruptif yang menyertainya, dan kedua, orientasi pengembangan keunggulan potensi wilayah sebagai keunggulan nasional untuk menciptakan daya saing bangsa. 

"Pilar pertama memperkokoh jalinan SMK dengan dunia usaha dan industri Abad XXI, pilar kedua mendongkrak keunggulan lokal menjadi keunggulan global," terangnya.

Lebih lanjut di sampaikan Hanafi bahwa, program CoE Hospitality tidak hanya berupa pengadaan peralatan praktik yang memadai dan sesuai, tetapi juga terdapat program pembentukan karakter siswa sekaligus pendidikan dan laithan bagi guru dan teknisi.

Dengan ditunjuknya SMK Negeri 1 Rejotangan sebagai Center of Excellence, Hanafi menuturkan bahwa pihaknya siap menjadi pusat keunggulan, sehingga menjadi SMK rujukan dan pusat peningkatan kualitas dan kinerja SMK lainnya, karena sebagai SMK yang mendapat kepercayaan program CoE, atau program Pengembangan Pusat Keunggulan, merupakan hasil kerja keras dan tanggung jawab sekolah kepada para siswa.

"Kepercayaan yang diberikan oleh Direktorat SMK ini merupakan sebuah tanggung jawab besar, oleh karena itu SMKN 1 Rejotangan harus mampu menunjukkan peningkatan kualitas dan kinerja dan penyelarasan dengan IDUKA (Industri Dunia Usaha, dan Dunia Kerja)," tuturnya. 

Dengan program CoE tersebut Hanafi berharap, siswa akan lebih berkompeten di keahlian Hospitality yang mempunyai sof skill dan adaptasi dengan budaya kerja. 

"Selain itu siswa harus benar-benar memiliki karakter dan kompetensi sesuai industri,serta menyelaraskan kompetensi lulusan sesuai kompetensi yang dikehendaki oleh IDUKA secara riil atau yang kontektual," tandasnya. ( AP-KR )


Pewarta : Ap/ kariyanto

Home » » Jembatan Dampit - Kenongorejo Kembali Berpolemik

Jembatan Dampit - Kenongorejo Kembali Berpolemik

 


Ngawi.OposisiNews.Co.Id - Setelah sepuluh tahun sejak dianggarkan oleh Pemkab Ngawi sebesar 3 M melalui Dana Bantuan Keuangan ( BK ) Prof 2012-2013 , jembatan Dampit - Kenongorejo kembali berpolemik.

Pos anggaran yang teralokasikan melalui rekening Pos Anggaran Desa Dampit ( APBDes Dampit ) secara otomatis pelaksanaan teknis sepenuhnya dibebankan pada pemerintah desa Dampit secara Swakelola sesuai Perpres Nomor 07 tahun 2012.


Pada perjalanannya Mega proyek Swakelola Desa Dampit , Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi menjadi simalakama ketika memasuki masa perawatan jembatan , seperti sekarang ini penyangga jembatan mulai menandakan tanda-tanda keretakan .

Bahkan keretakan tiang penyangga jembatan Dampit - Kenongorejo tidak mengusik pemerintah desa Dampit untuk melakukan pembenahan ( perawatan ) terkendala anggaran justru menjadi PR desa Kenongorejo karena keberadaan jembatan sangat krusial dalam menopang perekonomian warga desa dan sebagai jembatan satu-satunya untuk membuka keterisolirnya wilayah Desa Kenongorejo dengan Desa lainnya di Kabupaten Ngawi.

Di ruang kerjanya , Kepala Desa Dampit pada berita OposisiNews mengatakan , " Untuk pos anggaran perawatan jembatan Dampit - Kenongorejo tidak teranggarkan desa , minimnya Dana Desa sangat tidak memungkinkan karena masih banyak akses-akses desa ( infrastruktur ) yang mesti menjadi prioritas warga ". Senin ,19/10/2020

" Bahkan sampai sekarang pemdes Dampit sempat gamang dengan status jalan dan jembatan Dampit-Kenongorejo yang merupakan jalan poros desa dan jalan lingkar wisata waduk pondok karena pra pengerjaan jalan ( Pavingisasi ) desa Suruh - Dampit - Kenongorejo tahun 2020 , pemerintah desa harus mengalokasikan anggaran untuk surve rencana pembangunan jalan namun pengerjaan dilakukan oleh pihak ke tiga melalui rekanan dengan proses lelang , semestinya dengan fakta tersebut jalan dan jembatan Dampit - Kenongorejo sudah menjadi tanggung jawab PUPR Ngawi ", imbuh kades Dampit.

" Jika memang Jalan dan Jembatan Dampit -Kenongorejo masih menjadi kewenangan desa , bagaimana proses pengajuannya untuk bisa diserahkan ke PUPR Ngawi karena tidak mungkin Pemerintah desa harus terbebani perawatan jalan dan jembatan ," Tanya Pariyono pada awak media OposisiNews.

Lain halnya yang diungkapkan Kepala desa Kenongorejo melalui pesan singkatnya ( Watshap ) " Sebetulnya tahun lalu sudah  sepakat sama camat Bringin ada dua rencana tapi akhirnya di serahkan sama kenongorejo karena yang lewat mayoritas warga kenongorejo ".

Karena kondisi jembatan Dampit - Kenongorejo yang berada di wilayah kerja desa Dampit  perlu penanganan krusial , Pemdes Kenongorejo mengalokasikan pos anggaran Rp 40 juta dari Dana Desa 2020 untuk perawatan jembatan Dampit.

Sadli , Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Ngawi disinggung kondisi jembatan Dampit - Kenongorejo pada berita OposisiNews memaparkan , "Untuk sekarang status jalan poros dan jembatan desa Dampit - Kenongorejo masih kewenangan desa belum berproses menjadi jalan poros yang penanganannya dialihkan pada PUPR , mungkin tahun 2021 baru masuk ke PUPR ".

" Soal adanya perawatan jembatan Dampit - Kenongorejo yang dibiayai desa tidak menjadi masalah , hanya semestinya pihak desa memberi tahu / tembusan pada PUPR ,sampai sekarang tidak ada pemberitahuan ", Kata Sadli.

" isyaallah dalam waktu dekat pihak desa akan dikumpulkan di PUPR , terkaid Jalan Poros desa dan Jembatan , desa bisa melakukan permohonan pada PUPR atau mungkin tanpa pengajuan atas analisa dari Dinas PUPR status jalan poros dan jembatan bisa pengelolaannya berubah menjadi tanggung jawab Dinas Kami ", imbuhnya.

( Red** )  


Home » » Totalitas Tangani Covid-19, Polresta Sidoarjo Raih PROMOTER REWARD dari LEMKAPI

Totalitas Tangani Covid-19, Polresta Sidoarjo Raih PROMOTER REWARD dari LEMKAPI

SIDOARJO,OposisiNews.co.id -Upaya maksimal Polresta Sidoarjo dalam penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Sidoarjo, mendapatkan apresiasi dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (LEMKAPI) berupa pemberian penghargaan PROMOTER REWARD.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Direktur LEMKAPI Edi Saputra Hasibuan kepada Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, Senin, 19/10/2020.

“Selama dua bulan lebih kami lakukan penelitian, termasuk Polresta Sidoarjo. Kami salut dan mengapresiasi tinggi atas dedikasi dan loyalitasnya Polresta Sidoarjo serta jajaran dalam penanggulangan Covid-19 di wilayahnya,” ungkap Direktur LEMKAPI Edi Saputra Hasibuan.

Lebih lanjut Edi Saputra Hasibuan menjelaskan, upaya yang telah dilakukan Polresta Sidoarjo hingga dianggap layak mendapatkan PROMOTER REWARD. Antara lain, penanganan Covid-19 dengan membuat Posko Digital Covid-19 Delta Trisula. Melakukan testing, tracing dan treatment (3T), serta aktif memberikan bantuan sosial, dan menggelorakan penegakan disiplin protokol kesehatan dalam Operasi Yustisi kepada masyarakat Sidoarjo.

“Karenanya kami menilai inovasi Polresta Sidoarjo dan jajarannya ini sangat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Juga implementasi penguatan Promoter Kapolri dalam mewujudkan Harkamtibmas yang mantab, kondusif juga didukung SDM unggul,” imbuhnya.

Dengan diterimanya PROMOTER REWARD dari Lemkapi, serta beberapa penghargaan lain yang telah diterima sebelumnya terkait keberhasilan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo, membuat Kapolresta Sidoarjo semakin terpacu untuk terus bekerja keras menanggulangi Covid-19. Apalagi saat ini Kabupaten Sidoarjo termasuk wilayah zona oranye menuju zona kuning penyebaran Covid-19.

Upaya yang akan terus digiatkan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji adalah menguatkan sinergitas bersama Forkopimda dan juga instansi-instansi terkait termasuk pihak rumah sakit, khususnya mengenai langkah testing, tracing dan treatment. 

“Melalui upaya testing, tracing, treatment dan tentunya penegakan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat diharapkan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo dapat dengan cepat teratasi,” tambahnya.( Bag)

Home » » Pj. Bupati Hudiyono Geram, Jalan Raya Bringinbendo Taman Akan Dipasang CCTV Adanya Sampah Berserakan

Pj. Bupati Hudiyono Geram, Jalan Raya Bringinbendo Taman Akan Dipasang CCTV Adanya Sampah Berserakan


SIDOARJO,OposisiNews.co.id - 
Banyaknya sampah di pinggir jalan raya Bringinbendo, Taman membuat Pj. Bupati Hudiyono geram. Dalam waktu dekat beberapa titik di raya Bringinbendo yang jadi tempat pembuangan sampah akan dipasang CCTV. 

Hudiyono minta tiap malam dilakukan patroli dan operasi untuk mencegah terjadinya pembuangan sampah lagi oleh oknum tidak tidak bertanggung jawab.

Hudiyono mendatangi lokasi dengan kepala dinas lingkungan hidup Sigit Setyawan. Hudiyono datang karena mendapat laporan masyarakat yang mengeluhkan adanya bau busuk saat melintas di jalan raya.

"Parah, ini harus ada tindakan dalam waktu dekat akan kita pasang CCTV dan operasi jam malam, kalau ketahuan kita akan kasih teguran dan sanksi sosial", tegas Hudiyono saat mengecek di lokasi penumpukan sampah. Minggu, 18/10/2020.

"Saya sudah minta camat mengerahkan anggotanya untuk patroli setiap malam jangan sampai ada pembiaran", ujarnya.

Sampah yang menumpuk tersebut dibuang saat jam tengah malam oleh orang-orang yang melintas, dengan naik kendaraan mereka melempar plastik besar yang berisi sampah.

Dari pengakuan penjaga gudang yang jadi tempat lokasi menumpuknya sampah. Setiap malam selalu ada orang melempar plastik. Penjaga tersebut tidak mengetahui dengan jelas karena setelah melempar langsung tancap gas. Ada yang naik motor ada yang naik mobil. Kata penjaga gudang yang tidak mau disebut namanya.

Satu unit mobil kebersihan dari DLHK diberikan ke kecamatan Taman untuk dipakai memuat sampah-sampah yang ada di sepanjang raya Taman. 

Hudiyono minta masyarakat bisa saling mengingatkan jika melihat ada orang yang buang sampah sembarangan ditegur langsung.

"Jika melihat ada orang buang sampah sembarangan langsung ditegur saja, jangan dibiarkan", pungkas Hudiyono. (Bag)

Home » » Pj. Bupati Hudiyono Untuk Mengembalikan Taman Alun-alun Sidoarjo Bersih dan Hijau

Pj. Bupati Hudiyono Untuk Mengembalikan Taman Alun-alun Sidoarjo Bersih dan Hijau


SIDOARJO,OposisiNews.co.id - 
Keinginan Pj. Bupati Hudiyono menjadikan taman Alun -alun bersih dan hijau disambut antusias warga Sidoarjo. Ratusan warga yang ada di Alun-alun kompak memunguti sampah plastik, daun dan bekas bungkusan makanan ringan. Sampah tersebut sebagian besar berasal dari pengunjung sendiri. Minggu, 18/10/2020.

Dengan berbekal pengeras suara, Pj. Bupati Hudiyono keliling alun-alun dengan membawa masker. Tiap pengunjung yang ikut membersihkan sampah diberikan masker gratis. Ribuan masker dibagikan ke masyarakat. 

Selain menjaga kebersihan, Hudiyono mengajak pengunjung Alun-alun disiplin menjaga protokol kesehatan. Sebagian anak-anak kedapatan tidak pakai masker, oleh Hudiyono diberi masker dan diedukasi.

Kegiatan bersih-bersih taman alun-alun ini merupakan program kerja Pj. Bupati Sidoarjo dalam rangka memfungsikan kembali taman-taman di Sidoarjo supaya menjadi tempat yang nyaman untuk masyarakat.

"Jogo Taman Delta" singkatan dari Menjaga Taman dengan Kepedulian Kita Bersama yang digagas oleh Pj. Bupati Hudiyono bakal di masifkan sampai ke desa.

Kegiatan rutinnya setiap hari jum'at  kepala OPD dan Camat bersih-taman taman kota dan fasilitas umum. Desa dan kelurahan setiap minggu kerja bhakti membersihkan fasilitas umum. Seperti bersih jalan, pengerukan selokan dan penebangan dahan pohon untuk antisipasi musim hujan. 

"Menjaga kebersihan dan penghijauan taman - taman di Sidoarjo tidak bisa hanya dilakukan pemerintah saja, masyarakat juga kita ajak agar muncul kepedulian.  Program "Jogo Taman Delta" dengan kegiatan jum'at berkah dan minggu berkah, tiap OPD, camat dan kades sampai ke tingkat RT/RW kita ajak bersama-sama peduli menjaga kebersihan, terutama taman dan fasilitas umum", kata Hudiyono.

Program Jogo Taman Delta mengajak dan mengedukasi warga untuk menjaga lingkungannya agar tetap bersih, sekaligus edukasi disiplin protokol kesehatan.

"Target program Jogo Taman Delta ini ada empat, pertama tidak ada lagi taman dan fasilitas publik yang tampak kumuh atau kotor. Kedua, taman dan Fasum jadi tempat wisata alternatif warga sekitar. Ketiga, taman dan Fasum tidak menjadi cluster penyebaran covid-19 karena kebersihan dan protokol kesehatan dijalankan dengan ketat. Dam keempat, mengajak masyarakat peduli menjaga kebersihan di tempat publik.

Ada 9 RTH (Ruang Terbuka Hijau) yang akan dilakukan revitalisasi penghijauan. Tahun 2020 ini alokasi anggaran masih dipusatkan untuk penanganan covid-19. 

"Secara bertahap mulai tahun 2021 dinas lingkungan hidup dan kebersihan akan mulai revitalisasi taman sesuai dengan petunjuk Pak Pj. Bupati, mulai dari alun-alun, taman abhirama dan taman-taman lain", kata Sigit Setyawan kepala DLHK. (Bag).

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon