Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » DUGAAN ADANYA DISKRIMINASI PENCAIRAN BANSOS COVID UNTUK KELOMPOK TANI Di KABUPATEN BLORA , KIAN SANTER

DUGAAN ADANYA DISKRIMINASI PENCAIRAN BANSOS COVID UNTUK KELOMPOK TANI Di KABUPATEN BLORA , KIAN SANTER

Written By BBG Publizer on Senin, 21 September 2020 | 23.40


Blora. OposisiNews -
Bantuan Sosial Tunai dari Kementerian Sosial dalam menanggulangi dampak Covid 19 yang telah berjalan hampir 6 bulan menyisakan pertanyaan dibenak penerima manfaat pasalnya Bansos ' BST ' untuk para buruh tani dan Petani penggarap di Wilayah Kabupaten Blora yang terapu menerima belum kunjung sicairkan.

Dari pemantauan Awak OposisiNews  selama hampir 6 bulan  terkait adanya  Bantuan sosial Tunai (BST)    untuk menanggulangi warga masyarakat  desa  yang terdampak Pandemi Covid  Terkait jumlah Penerima BST Wilayah di kabupaten Blora  dan Kabupaten Bojonegoro diduga  ada Kejanggalan.

Dari data yang terhimpun berita OposisiNews dari sumber beberapa  Kepala  desa di kabupaten Blora jumlah penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) senilai 600 Ribu yang disalurkan dari Kemensos RI di desa- desa wilayah Kabupaten Blora  jumlahnya KPM-nya terbilang minim dibandingkan di wilayah Kabupaten Bojonegoro .

Dari Pantauan OposisiNews Rata rata Penerima BST di desa wilayah Blora berkisar antara 6 sampai dengan 40 an,  Sementara di wilayah Kabupaten Bojonegoro Rata-rata Penerima BST  berkisar ratusan bahkan lebih , adanya kesenjangan di dua wilayah yang bertetangga , Menurut Aktifis Penggiat Sosial dan Anti Korupsi Dwi terkaid adanya kejanggalan / kesenjangan selisih jumlah Penerima BST yang terlalu mencolok di kedua Kabupaten yang bertetangga tersebut , “Perlu ditelusuri sebab musababnya “Ujar Aktifis Anti korupsi Dwi 

Kades Sidorejo kecamatan Padangan dan beberapa Perangkatnya menginformasikan ,  Terkait Pencairan Bansos untuk Kelompok Tani  sudah berjalan mulai Bulan April 2020  yang nilainya 600 Ribu per Anggota Kelompok Tani. Kamis 17/09/2020

Pencairan BST untuk Kelompok Tani (Petani Penggarap dan buruh tani) untuk wilayah Bojonegoro terinformasukan bahwa penerima BST untuk Kelompok Tani dari Kementerian pertanian  diterimakan sesuai data yang  Sebelumnya telah dilakukan oleh petugas pendata dari dinas pertanian Bojonegoro.

Ada apa ? ,  untuk Wilayah Kabupaten Blora  belum ada satupun pencairan BST yang terealisasikan pada  Petani Penggarap dan Buruh Tani (Kelompok Tani) seperti di Kabupaten tetangga ? Bojonegoro.

Terjadinya kejanggalan itu , Awak OposisiNews coba mendatangi Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Blora untuk mengklarifikasikan pada kepala dinas pertanian Blora terkait BST Untuk Kelompok Tani yang ditemui Staf-nya karena Kadin sedang Dinas Luar  , Senin 21/09/2020.

Dari Sumber Valid yang diterima, Berita OposisiNews mendapatkan penjelasan bahwa sekitar bulan Maret 2020 , Dinas Pertanian Blora telah mengirimkan Data data Jumlah Petani Penggarap/Buruh Tani (Kelompok Tani)  di masing masing Kecamatan di Kabupaten Blora yang jumlah totalnya 38.877 Anggota Klompok Tani sesuai intruksi  Dinas Pertanian Provinsi Jateng  agar Dinas Pertanian Blora mengirimkan data terkait Jumlah Petani Penggarap/Buruh Tani.

Data tersebut  rencananya akan dijadikan rujukan  sebagai data  Penerima BST .Tetapi Ironisnya sampai sekarang dan sudah hampir 6 bulan setelah data tersebut dikirimkan menurut Sumber ( staf dinas Pertanian Blora ) Pihaknya belum mendapatkan balasan jawaban dan penjelasan apapun dari dinas pertanian provinsi jawa tengah.

”Setelah data jumlah  petani penggarap/Buruh tani masing-masing Kecamatan dikirim  ke dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah sampai sekarang Dinas Pertanian Blora  belum dapat jawaban dan penjelasan Apapun”Ungkap Sumber Staf Dinas Pertanian Blora.

Belum adanya Penjelasan dari  Dinas Pertanian tingkat Provinsi jateng terkait jumlah data Petani penggarap/Buruh Tani di masing-masing Kecamatan di Kabupaten Blora   “Kurang Transparannya dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah berpotensi timbulnya kegaduhan dan mosi tidak percaya dari kalangan petani dan buruh tani pada Dinas Pertanian Jawa Tengah " , ujar Dwi Aktifis LSM Anti Korupsi 

Bahwa sesuai bantuan lain bagi petani dan nelayan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2020.Beberapa waktu yang lalu   Jokowi menyatakan telah  menyiapkan bagi warga terdampak covid-19 berupa stimulus fiskal sebesar Rp 34 triliun.

Bantuan ini ditujukan membantu pembayaran angsuran serta subsidi bunga kredit, khususnya bagi para petani dan nelayan yang memiliki tanggungan angsuran sejumlah program pemerintah, seperti Kredit Usaha Rakyat dll Dari sumber Media nasional bahwa Pemerintah telah menyalurkan langsung ke petani secara by name by address. Menurut data pemerintah ada 2,7 juta petani telah menerima bantuan tersebut,(DWI/IPUNG)

Home » » Di Duga Kelelahan Dan Masuk Angin Pemulung Di Pasar Besar Ngawi Meninggal Di MCK Pasar

Di Duga Kelelahan Dan Masuk Angin Pemulung Di Pasar Besar Ngawi Meninggal Di MCK Pasar


Ngawi, OposisiNews -
Ditengah kesibukan menata kios relokasi pasar besar Ngawi para pedagang dikejutkan dengan ditemukannya Mayat laki-laki di dalam MCK Pasar besar oleh Suhendar alias Anom .Petugas MCK.pukul 19.30 wib  Senin 21/09/2020.

Awalnya Suhendar melihat korban masuk MCK tidak lama berselang mendengar sesuatu yang jatuh , curiga dengan suara itu Suhendar mencoba melongok MCK , korban tanpa pakaian tergelatak dilantai MCK , sontak Suhendar ( saksi ) menginformasikan pada petugas kepolisian dan para pedagang yang berada di dekat lokasi MCK .

Dari lokasi TKP terindentivikasi mayat dengan jenis kelamin laki-laki dari  KTP yang ditemukan dilokasi berinisial ZA ( 61 th ) warga dusun Ngale desa Ngale RT 015 RW 001 Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi.

Dugaan sementara korban yang kesehariannya menjadi pemulung di lokasi pasar besar , meninggal akibat kelelahan dan masuk angin.

Dari lokasi kejadian oleh petugas langsung dipasang garis pembatas ' Police line '  dan mayat di evakuasi ke Kamar mayat RSUD Soeroto Ngawi guna penyidikan lebih lanjut . ( Yd )


Home » » Pemerintah desa Jenangan kab Ponorogo Salurkan BLT DD tahap 4

Pemerintah desa Jenangan kab Ponorogo Salurkan BLT DD tahap 4


Ponorogo.OposisiNews.Co.Id -
Bertempat di pendopo balai desa Jenangan kec.Jenangan senin tgl.20/9/20 pemerintah desa jenangan kec.jenangan ponorogo salurkan bantuan langsung tunai (BLT) tahap ke 4 dari sumber anggaran Dana Desa.

Dampak wabah pandemi covid 19 yang tidak berkesudahan dan tidak tahu sampai kapan berakhirnya membuat seluruh masyarakat ponorogo, khususnya jenangan sangat terasa sekali imbas dan dampak sosial dan ekonomi ditengah masyarakat. 

Banyaknya warga yang mengalami nasib sial dari tempat kerja ' PHK' serta minimnya akses untuk bekerja ditengah merebaknya wabah corona membuat sebagian masyarakat harus berupaya maksimal mencari trobosan pekerjaan dan tidak sedikit yang bergantung dari pemerintah untuk bisa bertahan sampai kondisi Nasional semakin membaik.

Melihat banyaknya warga masyarakat desa yang terdampak pandemi covid 19,pemerintah desa jenangan tidak menutup mata untuk meringankan beban warganya dengan memberikan bantuan langsung tunai kepada 59 kk ,yang hingga saat ini sudah pada pemberian tahap ke empat senilai 300 rb per kk dengan total anggaran rp.17.700.000(tujuh belas juta tujuh ratus ribu  rupiah).

Toni ahmadi selaku kepala desa jenangan kab.ponorogo pada beritaOposisiNews menyampaikan , "Alhamdulillah hingga saat ini pemerintah desa sudah 4 kali menyalurkan bantuan kepada warga desa yang besaranya pada tahap 1s/d 3 sebesar 600.000 dan tahap 4 ini senilai 300.000 berjalan sesuai aturan yang ada ".

 " Di harapkan bantuan langsung tunai bermanfaat bagi masyarakat untuk mengurangi beban hidupnya" ujarnya 

Di samping itu warga masyarakat desa di imbau tetap menjaga standar protokoler pencegahan penyebaran virus covid 19 dengan tetap menjaga jarak,pakai masker dan mencuci tangan dengan sabun untuk menghindari penularan virus covid 19, pungkas Toni .Kds.

Sumber(76th) warga dukuh krajan 1" desa jenangan rt.01 rw.02 salah satu warga terdampak penerima bantuan BLT yang sempat ditemui berita OposisiNews menyampaikan rasa terima kasih yang dalam kepada pemerintah pusat,pemkab ponorogo dan pemerintah desa yang telah peduli dengan memberikan bantuan langsung tunai ," Ini sangat bermanfaat dan berarti sekali untuk kelangsungan ekonomi warga terdampak khususnya warga miskin dan tuna karya akibat PHK dan semoga pandemi ini cepat berakhir " ungkap Sumber . (Ags.adv)

Home » » Desa Danguk Targetkan Jalan Poros Dusun Danguk - Gempol Tahap I Rampung Akhir Tahun 2020

Desa Danguk Targetkan Jalan Poros Dusun Danguk - Gempol Tahap I Rampung Akhir Tahun 2020

 


Ngawi,OposisiNews.Co.Id - Tahap ke III Dana Desa ( DD ) tahun 2020 , Pemerintah desa Danguk Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi realisasikan pembangunan infrastruktur regit beton jalan poros antar dusun Danguk - Gembol ( RT 02-03 ).


Dengan memanfaatkan sumber anggaran Dana Desa sebesar Rp 502.113 juta dengan volume pekerjaan P.310 meter L.4 meter dengan ketebalan regit beton 15 cm diharapakan pembangunan infrastruktur rejit beton jalan poros dusun mampu mengapu kebutuhan warga untuk mendukung prasarana transportasi pertanian warga Desa Danguk yang mayoritas Petani.


" Pembangunan jalan poros dusun Danguk - Gempol direncanakan secara bertahap , untuk memfokuskan peruntukan anggaran desa ' DD ' pada satu titik jalan poros desa sangat tidak memungkinkan . Harmonisasi pemerataan pembangunan menjadi harga mati pemerintah desa Danguk tanpa harus meninggalkan prioritas pembangunan infrastruktur desa hasil musyawarah dari bawah ' Musdus ' dan semua itu sudah menjadi sebuah kesepakatan ", ujar Hadi Sudarno .Kades Danguk. 15/09/2020


" Ditargetkan bulan Desember semua proyek desa dari sumber anggaran dana desa 2020 bisa rampung , untuk ketua tim pelaksana kegiatan sesuai kesepakatan dipimpin oleh masing-masing Kasun yang ditempati kegiatan . Seperti pembangun regit beton jalan antar dusun Danguk - Gembol di ketuai oleh Triyono .Kasun Danguk III ", imbuh Kades Danguk .


Di lokasi kegiatan , Triyono mengatakan " Untuk sementara pembangunan tidak ada kendala yang berarti semua sesuai rencana dan aturan pemanfaatan anggaran ".


" Semua tenaga memanfaatkan warga lokal kecuali teknis melibatkan dari pihak Java Mix , insyallah tahun depan jalan poros dusun bisa rampung total syukur-syukur bisa terlanjutkan dengan dana Non DD seperti BK / Hibah karena untuk bisa merealisasikan jalan poros dusun yang berkwalitas mesti terencanakan bertahap semua kembali pada kemampuan anggaran desa ", tutupnya. ( Red.adv )    

  


OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon