Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » GENCARKAN PENGGIAT ANTI NARKOBA, BNNK SIDOARJO GELAR BIMTEK BERKELANJUTAN

GENCARKAN PENGGIAT ANTI NARKOBA, BNNK SIDOARJO GELAR BIMTEK BERKELANJUTAN

Written By BBG Publizer on Rabu, 26 Agustus 2020 | 19.21

SIDOARJO,OposisiNews.co.id -Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sidoarjo (BNNK Sidoarjo) menggelar Bimbingan Teknis untuk Penggiat Anti Narkoba di Instansi Pemerintah lingkup Kabupaten Sidoarjo, bertempat di Luminor Hotel Sidoarjo, Selasa 25/8/2020.

Turut hadir dan membuka kegiatan bimbingan teknis tersebut  AKBP Drs. Toni Sugiyanto selaku Kepala BNNK Sidoarjo, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sidoarjo Drs. Mulyawan, S.Ip, MM yang dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Drs. Tri Arief selaku Kepala Seksi P2M BNN Provinsi Jawa Timur terkait “Tugas dan Fungsi Penggiat Anti Narkoba”.

Kepala BNNK Sidoarjo, AKBP Drs. Toni Sugiyanto dalam sambutannya menyampaikan harapan  besar setelah diselenggarakannya bimbingan teknis untuk penggiat anti narkoba kali ini para penggiat atau satgas anti narkoba ini dapat menjadi pengikat dan menjembatani dalam transformasi informasi serta mengedukasi lingkungan sekitar di lingkup instansi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. “Berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya yang fokus di semua 4 (empat) lini sektor utama dari BNNK Sidoarjo, tahun ini dikarenakan situasi pandemi seperti saat ini, kami mencoba fokus pada 2 (dua) lini sektor utama yakni di lingkup instansi Pemerintahan dan masyarakat luas,” jelasnya.

Tujuan utama dari adanya penggiat anti narkoba kali ini agar aksi atau Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba  (P4GN) dapat terwujud kongkrit di lingkup instansi pemerintahan dapat terkumpul, terdata dan terpusat dalam aplikasi https://inpresp4gn.bnn.go.id/. Dalam kegiatan tersebut juga ditekankan kembali terkait Inpres No 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2020 - 2024. Kedepan BNNK Kabupaten Sidoarjo menghimbau kembali agar masing – masing OPD di Kabupaten Sidoarjo dapat mandiri dalam penyelenggaraan program – program (P4GN) sesuai dengan arahan dari Pemerintah Pusat.

Pengukuhan Penggiat Anti Narkoba atau Satgas Anti Narkoba di lingkup Instansi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ditandai dengan penyematan pin dan pemberian sertifikat oleh AKBP Drs. Toni Sugiyanto selaku Kepala BNNK Sidoarjo kepada 20 (dua puluh) peserta bimbingan teknis siang hari kala itu.(Bag)
Home » » Budaya Kearifan Lokal ' Nyadran ' Yang Terpelihara Dipusaran Teknologi Digital Yang Kian Pesat

Budaya Kearifan Lokal ' Nyadran ' Yang Terpelihara Dipusaran Teknologi Digital Yang Kian Pesat

Langen bekso di Punden Dawang desa Kasreman Kabupaten Ngawi
Ngawi,OposisiNews.Co.Id - Bersih desa yang lebih akrab ditelinga masyarakat lokal disebut ' Nyadran ' merupakan budaya leluhur yang diwariskan pada generasi sekarang kerap menjadi fenomena klasik ditengah pesatnya teknologi bahkan tidak sedikit masyarakat / desa enggan meninggalkan budaya warisan yang dianggap kuno bahkan sebagian golongan tidak sedikit yang mencibirkan bibir dan menganggap musyrik.

Memelihara warisan budaya leluhur mesti sering menjadi pergunjingan disebagian kelompok/golongan tidak menjadikan surut , Kukuh Kepala desa Kasreman Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi - Jawa Timur tetap konsisten nguri-nguri ( memelihara ) budaya Nyadran ' Bersih desa ' yang telah diwariskan oleh leluhur pendiri desa Kasreman.

" Sebagai suku Jawa ( Wang Jawa ) kita harus memahami Kejawanan kita ( Jawani ) untuk memelihara dan menjaga budaya peninggalan leluhur , kita tidak boleh Ego dengan alasan jaman telah berubah dan hanya fokus pada pembangunan infrastruktur atau ekonomi rakyat karena tanpa budaya dan mengenal leluhur desa, kita tidak tahu bagaimana nasib kita dan generasi sekarang yang telah banyak lepas dari kendali budaya seperti tatakrama ( yang muda menghargai / menghormati yang lebih tua ) ", ungkap Kukuh.

" Nyadran atau biasa disebut Bersih desa dimata saya adalah budaya leluhur yang banyak mengajarkan hal-hal positif dalam bermasyarakat seperti Guyup rukun , Saling Asah , Asih dan Asuh semua warga tanpa adanya sekat status sosial ' gender ' , bisa dikata Nyadran merupakan Kearifan Lokal yang mesti kita jaga dan banggakan , jangan di politisir budaya nyandran dengan musrik karena akan menimbulkan permusuhan akibat kesalah pahaman penafsiran di masyarakat ", ujar Kepala Desa Kasreman.

Tampak , Kukuh Kades Kasreman
Bersama Babinsa , Babinkamtibmas,
Tokoh dan Tetua Adat serta masyarakat
Guyup rukun ditingkat desa itu terbukti dan terpantau oleh awak berita OposisiNews saat Pemdes Kasreman mengelar Langen Bekso di punden Dawang desa kasreman pada hari Senin 24/08/2020 , terlihat keakraban antara pemangku desa ( kades Kasreman ) , Babinsa , Babinkamtibmas , Muspika , Tokoh masyarakat dan Masyarakat yang disatukan dalam alunan dan tabuhan Gending-gending Jawa.

Pada beritaOposisiNews , Salah satu tetua adat yang kebetulan mantan Kades Kasreman , Hari Supantau memaparkan ,  Acara adat bersih desa ini tiap tahun dilaksanakan desa , untuk kegiatan nyadran selalu di penanggalan Jawa tepat hari ' Senin Pahing ' dengan memilih wuku hari yang baik , kebetulan saat ini tepat pada' wuku Godong '.

" Setelah acara selamatan di punden Dawang acara dilanjutkan dengan membersihkan sumber air ' keduk Beji ' di dua lokasi Sendang Beji dan Sendang Tawa yang diawali dengan penyembelihan anak ayam ( kuthuk ) ", Imbuhnya

" Sebelum kegiatan hari ini , Nyadran di punden Dawang , tokoh / tetua adat desa Kasreman malam sebelumnya telah melakukan selamatan di makam Jaka Pita yang selama ini dianggap sebagai begawan / pertapa sakti yang ikut andil berdirinya Desa Kasreman ' Babat Kasreman ' dengan menggelar wayang Krucil semalam suntuk ", terang Harisupantau. ( Bb Red )         

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon