Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Kapolresta Sidoarjo Apresiasi Peran Masyarakat Jadikan Zona Hijau Penyebaran Covid-19

Kapolresta Sidoarjo Apresiasi Peran Masyarakat Jadikan Zona Hijau Penyebaran Covid-19

Written By BBG Publizer on Selasa, 25 Agustus 2020 | 22.02

Sidoarjo.OposisiNews.co.id -Kita tentu masih ingat dengan Desa Wonocolo, Kecamatan Taman, dan RW 12 Desa Waru, Kecamatan Waru yang pernah menjadi kawasan zona merah penyebaran Covid-19, hingga berhasil menjadi zona hijau di Kabupaten Sidoarjo.

Keberhasilan dua desa tersebut, tidak hanya berkat peran serta tiga pilar yang berjibaku memerangi Covid-19. Akan tetapi juga ada peran serta masyarakat dalam menggiatkan keberadaan Kampung Tangguh Semeru di wilayahnya.

Sebagai apresiasi atas keberhasilan Desa Wonocolo dan Desa Waru berubah dari zona merah menjadi zona hijau, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji memberikan reward kepada Lurah Wonocolo Mohammad Cholis, Ketua Kampung Tangguh Semeru Kelurahan Wonocolo Sahrul Natsir, Ketua Kampung Tangguh RW 12 dan juga sebagai Ketua RW 12 Desa Waru Moedjiono, dan Slamet Purwadi sebagai Sekretaris Desa Waru.selas, 25/8/2020.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menyampaikan perjuangan melawan Covid-19 harus terus dimasifkan. Taat protokol kesehatan saat ini adalah vaksin pencegahan Covid-19. Kita semua harus patuh memakai masker, rajin cuci tangan, dan selalu jaga jarak.

"Patuh protokol kesehatan harus ditaati semua orang. Kita juga masifkan pendisiplinan masyarakat yang melanggar peraturan protokol kesehatan sesuai Inpres nomor 6 tahun 2020, bagi yang melanggar juga harus bersedia diberi sanksi sosial ataupun sanksi lain," tegasnya.

Lebih lanjut Kombes Pol. Sumardji mengatakan sebagai apresiasi perjuangan masyarakat dalam melawan Covid-19, maka diberikannya penghargaan kepada masyarakat yang peduli dan berjuang melawan Covid-19, seperti yang diterima para penggerak Kampung Tangguh Semeru di Desa Wonocolo, Kecamatan Taman dan RW 12 Desa Waru, Kecamatan Taman kali ini.

"Saya berharap ini dapat jadi contoh bagi masyarakat. Termasuk terutama contoh perjuangan almarhum Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin yang tulus memerangi Covid-19. Mari terus berjuang lawan Covid-19, caranya adalah disiplin menerapkan protokol kesehatan bagi kita semua," pesan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.

Ketua RW 12 Desa Waru Moedjiono mengucapkan terima kasih atas diberikannya penghargaan dari Kapolresta Sidoarjo. Ia mengakui bahwa perjuangan melawan Covid-19, harus dilakukan secara bersama. Semua pihak harus turun gotong royong, dan peran itulah ada pada Kampung Tangguh Semeru yang benar efektif dalam penanganan Covid-19 di desa-desa.

Selain diberikan penghargaan kepada ke empat masyarakat tersebut, pada apel juga diberikan penghargaan kepada Kapolsek Waru, Kapolsek Taman, Kapolsek Prambon, anggota Sat Intelkam, dan 20 orang Bhabinkamtibmas.

Pemberian penghargaan kepada anggota Polresta Sidoarjo dan jajaran ini, diharapkan dapat lebih memacu semangat kerja anggota lainnya untuk berprestasi. Serta dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik Polresta Sidoarjo dan jajaran. Termasuk dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Sidoarjo.(Bag)
Home » » Walikota Diskusikan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah Melalui _Marketplace_

Walikota Diskusikan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah Melalui _Marketplace_

Kediri,OposisiNews.Co.Id-Pemerintah Kota Kediri saat ini mencoba untuk menggandeng _platform_ digital untuk memfasilitasi UMKM agar bisa menjadi _e-marketplace_ UMKM Kota Kediri baik itu makanan, transportasi, kurir, dan lain-lain sehingga nanti bisa diakses oleh pemerintah.

Hal itu disampaikan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar saat menghadiri sosialisasi pengadaan barang jasa pemerintah melalui _marketplace_ yang dipaparkan secara virtual oleh Banu Afwan Pribadi selaku _ Head Enterprise Sales_ Grab di Command Center, Selasa (25/8).

Kegiatan tersebut sekaligus sebagai salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Kediri untuk mempercepat proses digitalisasi UMKM-UMKM di segala bidang dan di segala _platform_ .

 “Kebetulan _platform_ yang hari ini datang adalah Grab, kemarin ada Tokopedia. Tapi kalau ini lebih ke _e-marketplace_ UMKM.  Ini tidak menutup kemungkinan hanya satu _platform_ tapi banyak _platform_. Ini kan proses percepatannya yang kita dorong sekarang, tidak melalui UMKM saja tapi melalui _platform_ nya yang kita datangkan kesini untuk segera bisa sinkronisasi dan kerjasama yang tidak melanggar aturan pemerintah. Jadi konteksnya adalah tetap mengikuti aturan pemerintah,” tandasnya.

Lebih lanjut Walikota Kediri mengatakan harapannya agar kegiatan perekonomian di Kota Kediri bisa berputar dan membuat UMKM-UMKM yang ada di Kota Kediri semakin berkelas.

 “Saya juga menyambut baik Grab dan kita sudah kolaborasi bareng untuk menghidupkan UMKM-UMKM di Kota Kediri. Tujuan Pemerintah Kota Kediri adalah kita ingin UMKM dapat manfaat dari belanja pemerintah. Kita ingin memutar perekonomian ini di Kediri. jadi teman-teman  yang ada di OPD belinya juga bisa dengan mudah dan gampang serta tidak menyalahi aturan. Dan tentu ini ke depan akan UMKM kami bisa naik kelas,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Banu Afwan Pribadi selaku _ Head Enterprise Sales_ Grab memaparkan ada tiga pilar yang menjadi fokus utama yaitu layanan untuk makanan dan minuman siap saji, _kedua_ layanan transportasi, _ketiga_ layanan untuk kurir. “Untuk makanan siap saji, saat ini kita melakukan kurasi untuk UMK-UMK mana yang mikro dan kecil yang ada di setiap kabupaten dan provinsi,” jelasnya.

Sementara itu, Roy Nugroho selaku _ Head of Grab for Business_ menyampaikan, Grab Indonesia ingin memajukan perekonomian lokal, apalagi di masa pandemi seperti ini sektor yang paling terdampak adalah yang kecil dan mikro sehingga banyak sekali stimulus bantuan yang diberikan oleh pemerintah. “Dalam hal ini Grab Indonesia sebenarnya sudah banyak sekali inisiatif dan kita sinergikan dengan inisiatif pemerintah salah satunya adalah gerakan nasional bangga buatan Indonesia, kemudian ada _campaign_ terus usaha untuk membina UMKM-UMKM di Indonesia agar mereka bisa lebih digital dan kemudian bisa meningkatkan pendapatan mereka ke depan. Semoga kita bisa sama-sama bisa mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di masyarakat di masa pandemi ini,” pungkasnya.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Manager Grab Regional Jatim, Plt Asisten Administrasi Umum, Kepala BPPKAD, Kepala Barenlitbang, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Perwakilan Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Perwakilan Dinas Koperasi dan UMKTK serta Perwakilan Dinas Kominfo. ( WN )
Home » » Ketua TP PKK Kota Kediri berbagi Tips Agar Orang Tua dan Anak Bersemangat Mengikuti Kelas Daring dalam Webinar Parenting

Ketua TP PKK Kota Kediri berbagi Tips Agar Orang Tua dan Anak Bersemangat Mengikuti Kelas Daring dalam Webinar Parenting

Kediri,OposisiNews.Co.Id -Masa pandemi ini mengubah pola hidup banyak orang termasuk cara anak-anak untuk belajar yang sekarang ini menggunakan metode daring, sehingga peran orang tua sangat dibutuhkan dalam menunjang efektivitas belajar anak. Untuk itu, Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar dan PKK Kota Kediri mengadakan Webinar Parenting tentang "Tips agar orang tua dan anak bersemangat mengikuti kelas daring" dan diikuti oleh 50 peserta via zoom meeting, Senin (24/8). Narasumber dalam webinar ini merupakan _Co Founder_ Sekolah Montessori Rumah Krucil, _trainer_ filosofi montessori Indonesia, penulis buku Jatuh Hati pada Montessori dan juga praktisi pendidikan anak usia dini yaitu Vidya Dwina Pramita.

Pada webinar parenting ini, ada beberapa hal yang dijelaskan oleh narasumber mengenai pembelajaran jarak jauh (PJJ), penyebab PJJ membuat orang tua dan anak stres, solusi yang bisa dilakukan oleh para orang tua agar anak tidak stres saat PJJ, lalu orang tua juga harus bisa mengelola emosinya dan setelah pandemi akan tumbuh generasi unggul.

Vidya Dwina Pramita narasumber webinar ini mengatakan bahwa di situasi pandemi seperti sekarang ini tidak mudah bagi anak karena harus melakukan pembelajaran jarak jauh, apalagi anak yang masih berusia 6 tahun pertama, karena anak di usia itu peka terhadap keteraturan. Sehingga  yang bisa dilakukan oleh orang tua dengan membuat jadwal untuk anak seperti membiasakan bangun pagi, bergerak untuk beraktivitas, ajari anak untuk mempersiapkan sejak malam, siapkan ruang/tempat khusus bagi anak karena konsentrasi anak rentan berubah, anak harus dalam kondisi perut terisi dan tidur yang cukup, batasi waktu menatap layar dan jaga suasana belajar anak agar tetap menyenangkan. Sekarang ini, Fokus utamanya bukan capaian akademik seorang anak tetapi seberapa kuat _bonding_ orang tua dengan anak.

_Co Founder_ Sekolah Montessori Rumah Krucil ini juga berpesan kepada orang tua agar selalu berhati-hati dalam berucap dan berujar di depan anak, jangan sampai anak merasa beban dan selalu ciptakan lingkungan keluarga yang menyenangkan.  “Mari kita tumbuhkan kesadaran, yang paling penting dalam pengasuhan anak adalah momen dewasa yang bersedia untuk belajar. Jadi bukan anak-anak yang harus mengerti kita, tapi orang tua yang harus banyak belajar. Karena tidak mungkin pengasuhan berjalan dengan baik tanpa ilmu. Maka dari itu perlu adanya ilmu, pengetahuan, dan teman seperjalanan yang menyenangkan. Dan semoga PKK Kota Kediri bisa menjadi teman seperjalanan bagi orang tua sehingga bisa membuat rumah-rumah di Kota Kediri ini minim stres karena dari rumah yang bahagia dan minim stres nanti akan tumbuh orang-orang menyenangkan dan orang-orang yang kreatif,” ungkapnya.

Sementara itu, saat ditemui setelah menyimak webinar ini Ketua TP Ketua TP PKK Kota Kediri mengatakan bahwa acara webinar ini merupakan acara yang sangat baik karena dapat menumbuhkan kembali semangat para orang tua yang harus mendampingi anak pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19 ini.  “Kita saja capek apalagi anak-anak, kadang malah suka ke bolak-balik gitu. Kita sudah capek dan tidak mikirin anaknya, sehingga acara tadi bener-bener membuka wacana kita bahwa sebagai orang tua itu memang harus banyak koreksi diri, harus banyak _ngaca_ gitu ibaratnya, dalam mendampingi anak-anak kita. karena kita juga tidak tahu sampai kapan momen daring ini akan berlangsung, dan pengennya kegiatan seperti ini kalau bisa dimasifkan biar seluruh kelurahan bisa menikmati apa yang disampaikan,” tambahnya.

Lebih lanjut Ferry Silviana Ketua TP PKK Kota Kediri ini juga menitipkan pesan kepada para orang tua bahwa sebagai orang tua memang dituntut untuk kreatif, kemudian yang kedua orang tua harus mengubah cara pandang karena orang tua sering juga keliru memposisikan anaknya. Lalu yang ketiga, orang tua tidak boleh menetapkan target yang tinggi kepada anak-anaknya. “Yang terlalu tinggi yang sifatnya sangat-sangat akademis ternyata itu malah justru keliru. Nah itu kita jadi tahu dan segera koreksi diri ya, sehingga tercipta anak-anak kreatif, anak-anak yang memiliki tumbuh kembang baik, bahagia, karena anak berkualitas itu ternyata memang benar-benar dimulai dari rumah bukan dari mana-mana,” jelasnya. ( WN )
Home » » Jaga Kondusifitas Jelang Pilkada, Polresta Sidoarjo Gandeng Netizen Tangkal Hoax

Jaga Kondusifitas Jelang Pilkada, Polresta Sidoarjo Gandeng Netizen Tangkal Hoax

SIDOARJO,OposisiNews.co.id - Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), kerap kali di media sosial banyak beredar informasi hoax yang meresahkan masyarakat. Guna menjaga kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Polresta Sidoarjo menggandeng puluhan netizen untuk ikut serta menangkal hoax.

Pada pertemuan yang berlangsung di ruang media center Polresta Sidoarjo, Ps.Kasubag Humas Polresta Sidoarjo Ipda Tri Novi Handono mengajak para netizen untuk turut serta memfilter dan menguatkan patroli siber di dunia maya, apabila ada informasi-informasi hoax maupun ujaran kebencian khususnya jelang Pilkada serentak 2020.senen 24/8/2020.

“Beredarnya informasi hoax maupun ujaran kebencian kerapkali kita temui jelang Pilkada. Kami berupaya bersama berbagai pihak termasuk dengan netizen Sidoarjo, untuk menjaga kondusifitas kamtibmas agar tetap aman dan damai. Salah satunya berupa menangkal hoax,” ujarnya.

Selain ajakan bersama menangkal hoax. Ps. Kasubag Humas Polresta Sidoarjo Ipda Tri Novi Handono juga menghimbau para netizen turut serta mengedukasi dan membantu pemerintah, dalam hal menyampaikan informasi kepada publik terkait pentingnya mentaati protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Amel, Netizen dari Info Lantas Sidoarjo mengatakan selalu siap bersinergi dengan pemerintah termasuk bersama Polresta Sidoarjo. Menurutnya, informasi hoax merupakan tugas netizen untuk memerangi dan menyampaikan fakta sebenarnya.

“Kadang ada berita yang harus kami klarifikasi kebenarannya, dan sampaikan dengan Polresta Sidoarjo. Begitu dapat fakta sebenarnya, dengan cepat kami sampaikan ke medsos. Lawan hoax adalah tugas kita bersama, agar Sidoarjo tetap aman dan damai,” khatanya.( Bag )
Home » » Lahat Masuk Zona Kuning Penyebaran Virus Corona Warga Diimbau Tak Abaikan Protokol kesehatan

Lahat Masuk Zona Kuning Penyebaran Virus Corona Warga Diimbau Tak Abaikan Protokol kesehatan

Lahat, Oposisi.Co.Id- Jumlah warga yang terjangkit virus Corona dari sebelumnya Delapan orang dan bertambah 7 orang per 22 Agustus 2020 membuat seluruh masyarakat yang ada di bumi Seganti Setungn untuk tetap waspada dan tidak mengabaikan Prokes (Protokol Kesehatan) dimana-pun.

Penambahan 7 pasien terkonfirmasi Covid 19 dalam sebulan menjadi 15 pasien terkonfirmasi menjadikan status penyebaran wilayah Kabupaten Lahat dari status zona Hijau menjadi zona Kuning penyebaran virus Corona.

Jubir gugus tugas Covid 19 Taufik Putra,Mkes mengatakan, saat ini untuk korban terkonfirmasi positif virus Corona ada sebanyak 15 orang Se-Kabupaten Lahat dengan rincian 22 orang sembuh dan yang 1 orang meninggal.

 “Yang meninggal ini masing-masing dari suspek dalam kecamatan kota Lahat. Untuk korban positif Ada yang dari kecamatan Merapi Barat, Timur dan kecamatan Kikim Selatan,”ujarnya.

Dijelaskannya, untuk kasus Suspek dalam kategori ODP dan PDP berjumlah 150 orang, sedangkan 146 orang sudah selesai proses dan tinggal 4 orang yang masih proses. Dan untuk yang kontak erat hasil Traffiking berjumlah 446 orang yang masih proses berjumlah 148 orang dan 2 orang sudah selesai proses.

“Dengan ini tim Gugas mengimbau agar masyarakat tidak mengabaikan aturan Prokes yakni memakai masker serta rajin mencuci tangan dan muka mengingat jumlah korban yang terjangkit mencapai 15 orang sehingga Lahat masuk dalam kategori zona kuning,”pungkasnya.(prl)

Reporter.Parlin
Editor.Bambang PW
Home » » Canangkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Walikota Kediri Harapkan Masyarakat Semakin Disiplin Protokol Kesehatan

Canangkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Walikota Kediri Harapkan Masyarakat Semakin Disiplin Protokol Kesehatan

Kediri,OposisiNews.Co.Id -  Pencanangan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 dilakukan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana dan Dandim 0809 Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno. Pencanangan itu ditandai dengan penyematan rompi oleh  Satgas di Halaman Kantor Polres Kediri Kota, Senin (24/8). Satgas ini terdiri dari Satgas Patroli, Satgas Pengawasan, Satgas Pembinaan dan Pendisiplinan, Satgas Gakkum, Satgas Komunikasi dan Publikasi, serta Satgas Relawan.

Pelaksanaan pencanangan ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sebelum masuk semua tamu undangan dicek suhu badan dan diberi _hand sanitizer_ . Kemudian tamu undangan juga duduk dengan _physical distancing_ dan juga menggunakan masker.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mengucapkan banyak terima kasih kepada Polri dan TNI yang telah bersinergi bersama Pemerintah Kota Kediri untuk penanganan covid-19. Berbagai upaya tersebut mulai dari menggeser APBD Kota Kediri untuk penanganan covid-19, pembagian masker, dan juga _tracing_ yang dilakukan secara mendalam. "Terima kasih kepada Tuhan yang Maha Kuasa karena saya diberi Pak Kapolres dan Pak Dandim yang solutif dan luar biasa. Ini penting saya sampaikan karena bagaimana saya menangani covid-19 ini tanpa Pak Dandim dan Pak Kapolres yang tentu akan sangat berat sekali. Sekuat tenaga kita juga kita kerahkan untuk penanganan covid-19 ini," ujarnya.

Walikota yang akrab disapa Mas Abu ini juga menuturkan selain fokus pada penanganan covid-19, Pemerintah Kota Kediri juga fokus dalam menggerakkan perekonomian di Kota Kediri. Misalnya seperti memesan masker tenun ikat dan penjahitnya pun harus di Kota Kediri. "Perekonomian di Kota Kediri memang melambat. Tapi saya baca laporannya yang masuk di Bu Gubernur perekonomian kita termasuk bagus di Indonesia karena PAD kita diatas 50 persen yang berhasil kita ambil. Di daerah lain ada yang hanya 20 persen bahkan 18 persen. Artinya bahwa penanganan covid-19 di Kota Kediri dan perekonomiannya bisa kita kendalikan. Inflasi pun masih bisa kita pertahankan supaya harganya tidak melonjak tinggi. Memang ada beberapa hal yang harus diselaraskan yaitu mengedukasi masyarakat agar perekonomian mereka berjalan tetapi penularan covid-19 bisa terus dikendalikan," ungkapnya.

Mas Abu menambahkan dengan adanya Inpres Nomor 6 Tahun 2020 ini diharapkan masyarakat yang sudah terus diberikan edukasi ini dapat semakin disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. "Saat ini Bapak Presiden sudah mengeluarkan Inpres. Yang harus kita sepakati menggunakan masker dan juga _physical distancing_ .  Mengedukasi memang sangat susah. Tapi saya terima kasih kepada Pak kapolres sudah melakukan _movement_ dengan menggelar lomba foto dan sebagainya. Saya rasa ini strategis dan gambarnya bisa digunakan untuk _campaign_ ," imbuhnya.

Lebih lanjut, Mas Abu menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Kediri juga mem_breakdown_ Inpres Nomor 6 Tahun 2020 ini kedalam Perwali Nomor 32 Tahun 2020. "Penekanan kita lebih di edukasinya. Tetap ada pinaltinya tapi kalau ini dendanya lebih ke sosial.
Misalnya _nyumbang_ masker. Untuk denda ya nanti akan masuknya ke Kasda," jelasnya.

Terakhir, Mas Abu menerangkan bahwa rencananya Perwali ini akan disosialisasikan tanggal 28 Agustus sampai 28 September. Setelahnya akan ditegakkan hukum secara santun dan disiplin. "Yang digarisbawahi adalah disiplin. Saya rasa semua sudah teredukasi. Tapi disiplinnya belum. Kita harus bersepakat yang tidak menggunakan harus ditindak. Kita mau melakukannya sama-sama," pungkasnya.

Pada kesempatan ini, Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana mengatakan Polri dan TNI siap mendukung kebijakan Pemerintah Kota Kediri. Semua unsur akan melaksanakan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 dan Perwali Nomor 32 Tahun 2020. "Tentunya apa yang kita laksanakan akan terus dievaluasi. Dampaknya akan seperti apa. Termasuk juga sanksinya. Meski disitu ada sanksi sosial ada denda administratif tapi kita juga harus melihat kultur masyarakat setempat. Kemudian juga akan dilihat ekonominya sebagai bahan pertimbangan petugas dalam memberikan sanksi. Namun semuanya sama baik dari TNI, Polri, ASN dan masyarakat sipil harus tunduk pada aturan ini," ujarnya.

Dalam acara pencanangan ini juga dilaksanakan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba yang telah diselenggarakan Polresta Kediri. Lomba foto bersama polisi, juara I diraih atas nama akun @evymerdika, juara II diraih atas nama akun @olgabimaska, dan juara III diraih atas nama akun @kariinamayasari. Lomba video bersepeda dengan protokol kesehatan, juara I diraih oleh atas nama akun @betet_cycling_club_real, juara II diraih atas nama akun @bagus_sinjaya, dan juara III diraih atas nama akun @hasjimroshan. Lomba berpidato, juara I diraih oleh Muhamad Azhar dari MAN 2 Kota Kediri, juara II diraih oleh Jessenia Lorreta dari SMAK St Agustinus Kediri, dan juara III diraih oleh Nazhira Aulia dari MAN 2 Kota Kediri. Sementara lomba tenis lapangan juara I diraih oleh Yudo dan Jojo serta juara II diraih oleh Yusuf dan Melan. Lomba bulutangkis kelas A, juara I diraih oleh Rudi dan Didit, juara II diraih Soni dan Didik serta juara III diraih oleh Arpan dan Sigit. Untuk bulutangkis kelas B, juara I diraih oleh Gogot dan Edi, juara II diraih Memet dan Novan, serta juara III diraih oleh Fajar dan Novi. Untuk lomba voli, juara I diraih oleh rayon 2, juara II diraih oleh rayon 3 dan juara III diraih oleh rayon 1. ( WN )
Home » » Razia Masker , Kesadaran Masyarakat Patuhi Protokoler Kesehatan Rendah

Razia Masker , Kesadaran Masyarakat Patuhi Protokoler Kesehatan Rendah

Kediri.Oposisinews.Co.Id -  Polresta Kediri giat melakukan Razia masker Selama Sebulan untuk mengimplementasikan instruksi Presiden (inpres) nomer 6/2020 terkait penegakan hukum kemasyarakatan dalam hal protokol Kesehatan, Razia gabungan melibatkan unsur POLRI,TNI, Dan SATPOL-PP kota Kediri , di khususkan dalam menekan kesadaran masyarakat penggunaan masker sebagai upaya memutus mata rantai penularan virus corona ,24/08/2020

Kapolresta Kediri kota AKBP Miko Indrayana memimpin langsung giat tersebut .Usai apel, petugas gabungan langsung meluncur ke dua titik yaitu pasar grosir Ngronggo dan pasar loak kaliombo, adanya titik-titik sasaran berdasarkan Dari laporan Tim Satgas pengawas .

Dari hasil Razia dua lokasi masih banyak di temukan banyak warga yang melanggar (tidak memakai masker/ kesadaran mematuhi protokoler kesehatan rendah), guna memberikan efek jera pada pelanggar diberlakukan sangsi  sosial push up dan menghapal Pancasila.

Wakapolres Kediri kota Kompol Arifani pada awak media disela kegiatan menegaskan ," Razia ini akan berlangsung selama Satu bulan , mulai hari dan bulan ini Senin.(24/8/2020) sampai tgl 24/9/2020. Dengan Sasaran dan tempat yang berbeda dan masih di rahasiakan ".

Selama digelarnya rasia tertip bermasker seperti yang dicanangkan oleh gubernur ' Jatim Bermasker '  Petugas gabungan  juga memberikan masker gratis. ( WN )

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon