Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Perkuat Sinergitas TNI-Polri Guna Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan di Masyarakat

Perkuat Sinergitas TNI-Polri Guna Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan di Masyarakat

Written By BBG Publizer on Kamis, 13 Agustus 2020 | 15.06

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Sebagai tindak lanjut dari dikeluarkannya Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020, guna merespon penyebaran Covid-19 di Tanah Air, di Mako Arhanud 8, Gedangan, Sidoarjo, Forkopimda Jawa Timur melakukan pertemuan secara virtual dengan Forkopimda Kabupaten/Kota se-Jatim.kamis, 13/8/2020.

Membahas langkah sinergitas Pemerintah Daerah bersama TNI-Polri dan instansi terkait, mengenai isi Inpres nomor 6 tahun 2020, tersebut tentang "Peningkatan Disipilin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19", Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Widodo Iryansyah, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Dr Mohammad Fadil Imran mencanangkan peran TNI-Polri dalam penanganan Covid-19.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan kepada wartawan bahwa komitmen bersama antara Forkopimda Propinsi Jatim dan TNI-Polri dalam penanganan covid-19. Saat ini pandemi covid-19 masih tetap berlangsung, untuk itu diharapkan pendisiplinan protokol kesehatan harus tetap diterapkan, seperti pemakaian masker, menjaga jarak yang aman, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

"Oleh karena itu, hal tersebut harus dikuatkan lagi kepada masyarakat di Jawa Timur dalam komando Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim, di mana pembagian masker tetap harus dilaksanakan, penyampaian edukasi kepada masyarakat dan selalu mensosialisasikan pendisiplinan protokol kesehatan dengan baik, ada pengawasan maupun tindakan yang harus ditegakkan atau peringatan maupun sanksi administratif secara tertulis atau lisan," ujar Gubernur Jatim Khofifah.

Ia juga mengajak semuanya termasuk masyarakat, untuk mematuhi Inpres No. 6 Tahun 2020 tentang pendisiplinan dan penegakkan protokol kesehatan dalam proses antisipasi penyebaran covid-19 yang baru akan terbit pada tanggal 14 Agustus.

Kegiatan kali ini merupakan momentum yang tepat, bagaimana format bela negara dalam melindungi masyarakat jangan sampai terpapar covid-19 dan aman dalam kehidupan agar aman dan tenteram.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji juga menyampaikan bahwa dengan dicanangkannya Inpres No. 6 tahun 2020 tentunya akan dilaksanakan di Kabupaten Sidoarjo.

"Kami bersama Dandim 0816/Sidoarjo, Satpol PP dan instansi terkait akan melaksanakan Inpres No. 6 tahun 2020 tersebut dengan sebaik-baiknya dan akan diberikan sanksi tegas kepada warga yang tidak memakai masker dan tidak mentaati protokol kesehatan," ujarnya.

Sedangkan Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf. Mohammad Iswan Nusi juga menyampaikan hal yang sama, yaitu TNI akan selalu siap membackup penuh penegakan pelaksanaan Inpres No. 6 tahun 2020 dalam Peningkatan Disipilin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Khususnya di wilayah Kabupaten Sidoarjo.(Bag)
Home » » Polresta Sidoarjo Berhasil Tangkap Pembunuhan Wanita Cantik di Sedati

Polresta Sidoarjo Berhasil Tangkap Pembunuhan Wanita Cantik di Sedati

Sidoarjo.OposisiNews.co.id -Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil meringkus laki-laki yang berinisial BAI (32th) asal kota Malang yang diduga menjadi pelaku pembunuhan seorang wanita yang berinisial ISW (43th) berstatus janda tinggal di perum Alam Juanda Sedati Sidoarjo.
Dalam melakukan aksinya, BAI berusaha kabur dalam waktu sekian lama. Namun akhirnya BAI berhasil diringkus polisi.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji   menjelaskan,”bahwa  motif pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka BAI didasari rasa cemburu kepada Korban ISW yang statusnya teman dekat karena menerima tamu pada saat tersangka BAI akan datang ke rumah korban ISW pada tanggal 27 Juni 2020. Pada saat di ketok pintu ternyata korban ISW menerima tamu dua orang laki-laki. Setelah itu terjadi percekcokan kecil namun tidak menjadi masalah di hari itu.Rabu ,12/8/2020.

“Pesta Miras  korban ISW dan tersangka BAI sama-sama dan minum – minuman keras pada malam itu. Besoknya korban ISW dan tersangka BAI mengadakan pesta minum-minuman keras lagi berdua. Menurut keterangan tersangka BAI di kursi ada bau sperma, sehingga tersangka BAI naik pitam marah. Akhirnya korban ISW dijegal dan jatuh ke lantai. Setelah itu korban ISW di bekap wajahnya dengan kedua tangan sampai hingga akhirnya sampai meninggal dunia,” khatanya Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.

“Saat melakukan aksinya, tersangka BAI membersihkan diri setelah itu keluar dari rumah sambil membawa kabur mobil Honda HR-V milik korban ISW menuju ke Malang,” pungkasnya.

Dengan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. Sementara barang bukti yang berhasil di sita yaitu 1 unit mobil HR-V warna hitam Nopol L-1487-IU, STNK, kartu flazh BCA.(Bag)
Home » » Jumlah Korban Covid-19 Kembali Meningkat

Jumlah Korban Covid-19 Kembali Meningkat

Lahat, OposisiNews.Co.Id-
 Seminggu sebelumya jumlah pasien yang terjangkit virus corona atau covid 19 sembuh, hasil Update terbaru dari Tim Jubir Gugus Tugas (Gusgas) Kabupaten Lahat, bahwa warga yang positif terjangkit Pandemi atau Covid-19 bertambah empat orang dengan total korban terjangkit sebanyak 26 orang per tanggal (11/08/20).

Ketua tim Gugus Tugas (Gusgas) Covid-19 Cik Ujang SH melalui juru bicara (Jubir) M.Taufik menjelaskan, hasil swab tes dari balai Provinsi Sumsel menyatakan, bahwa ada penambahan empat orang warga positif terjangkit virus covid-19.

Dengan demikian, bertambahnya empat orang ini menjadi total keseluruhan 26 orang, hal ini membuktikan bahwa ancaman wabah virus corona tersebut, dapat menyerang siapa saja apalagi warga yang tidak patuh pada Protokol Kesehatan.

“Kami selalu menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran Pemerintah mematuhi Protokol Kesehatan mulai dengan memakai masker saat bepergian kemanapun serta selalu mencuci tangan dan muka dimanapun berada. Insya Allah, mudah - mudahan tidak ada penambahan kasus lagi kedepannya kalau mengikuti anjuran kami,” ucapnya lugas.

Ia mengatakan, untuk data SUSPEK (OPD+PDP) saat ini berjumlah sebanyak 139 orang dan telah selesai. Sedangkam, jumlah kontak erat yang masih dalam pengawasan berjumlah 139 orang dan proses sebanyak 49 orang.

Untuk korban yang terjangkit berjumlah 26 orang, yang meninggal 1 orang, sembuh 21 orang dan dalam proses berjumlah 4 orang.

“Oleh sebab itu, kami menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan terus menjaga Protokol Kesehatan walau dimanapun berada,” himbau M.Taufik. (pr )

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon