Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Pemkab Sidoarjo Siapkan Protokol Kesehatan Pada Pelaksanaan Pilkades Serentak

Pemkab Sidoarjo Siapkan Protokol Kesehatan Pada Pelaksanaan Pilkades Serentak

Written By BBG Publizer on Kamis, 06 Agustus 2020 | 21.02

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Pemilihan Kepala Desa/Pilkades serentak di Kabupaten Sidoarjo dipastikan digelar tanggal 20 September 2020. Pemkab Sidoarjo sangat berhati-hati pada pelaksanaanya dimasa pandemi Covid-19 saat ini. Mekanisme pelaksanaan Pilkades serentak dengan menerapkan protokol kesehatan telah dibuat. Hal tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19. Pagi tadi, mekanisme pelaksanaan Pilkades serentak dipaparkan di depan akademisi Universitas Airlangga/Unair Surabaya di pendopo Delta Wibawa, Pihak Unair sengaja diundang kembali untuk memberikan analisa dan rekomendasinya. Pemkab Sidoarjo ingin mengetahui apakah mekanisme pelaksanaan Pilkades serentak nantinya dapat dilaksanakan apa tidak. Paparan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH, Kapolresta Sidoarjo Kombespol. Sumardji serta Ketua Komis A DPRD Sidoarjo subandi. Tampak pula Sekda Sidoarjo Achmad Zaini serta beberapa kepala OPD terkait. Seperti kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, kepala Dinas Kesehatan maupun Dirut RSUD Sidoarjo.kamis, 6/8/2020.

Pada mekanisme pelaksanaan Pilkades serentak nantinya Pemkab Sidoarjo menerapkan ring area pada lokasi TPS (Tempat Pemungutan Suara).  Terdapat tiga ring area yang akan diterapkan. Ring pertama area pemungutan suara. Lokasinya dipagari. Ring kedua area tunggu sebelum masuk TPS. Radiusnya lebih kurang 100 meter dari pagar luar TPS. Sedangkan ring tiga merupakan area bebas pedagang atau kegiatan diluar pemungutan suara. Radiusnya lebih kurang 100 meter dari ring kedua.

Pemkab Sidoarjo juga akan mengambil langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19 sebelum hari pemungutan suara. Seperti meminta surat suara yang tercetak sudah terdapat tanda tangan panitia Pilkades maupun stempel panitia  pada surat suara dilakukan pada saat pelaksanaan pemungutan suara. Selain itu pengaturan kehadiran pemilih pada surat undangan, Rapid tes kepada semua panitia Pilkades dan calon kepala desa serta melakukan desinfeksi tempat pemungutan suara pada H-1 juga akan dilakukan.

dr. Windhu Purnomo dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair yang hadir mengatakan saat ini Kabupaten Sidoarjo sudah kembali di zona orange. Dirinya melihat tingkat penyebarannya Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo fluktuatif. Namun ada harapan Rate of Transmission (Rt) atau angka tingkat penularan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo terus mengalami penurunan. CFR (Case Fatality Rate) atau resiko kematian positif Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo pun saat ini sudah turun. Kalau kemarin di angka 6 persen, saat ini 5,9 persen. Penurunan CFR tersebut dikatakannya terbaik di Surabaya Raya.

dr. Windhu mengatakan Pilkades serentak sangat riskan dilaksanakan apabila daerah tersebut masih zona orange. Minimal harus zona kuning dahulu. Namun apabila harus dilaksanakan, penyelenggaraannya harus benar-benar aman. Protokol kesehatan aharus dijalankan dengan benar. Jangan sampai pelaksanaan Pilkades nantinya justru menjadi sumber penularan  baru Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo. Dirinya meminta ada prosedur khusus bagi desa dengan jumlah pemilih yang banyak. Desa dengan jumlah pemilih sampai lebih dari 5 ribu orang harus menjadi kewaspadaan sendiri. Oleh karenanya prosedur pelaksanan Pilkades tidak boleh sama antara desa dengan jumlah pemilih 3 ribu orang dengan 5 ribu orang.

dr. Windhu juga memberikan rekomendasinya agar pelaksanaan Pilkades nantinya ditempatkan di tempat terbuka. Bisa di lapangan maupun dihalaman sekolah yang luas. Hal tersebut untuk menghindari penularan Covid-19. Terkait dengan pemilih positif Covid-19, dr. Windhu menyarankan agar panitia Pilkades mendatanginya langsung kerumahnya. Dengan begitu orang tersebut masih dapat menggunakan hak suaranya. Dirinya juga menyarankan ada bilik khusus bagi pemilih dengan suhu badan diatas 37 derajat.

“Yang terbaik didatangi oleh petugas pakai APD, hazmat, ndak banyak kok (pemilih positif covid-19),” ujarnya.

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan akan menjalankan saran dan rekomendasi dari tim Unair. Dirinya meminta Dinas PMD Sidoarjo segera menindaklanjutinya dengan pihak terkait. Agar nantinya saran dan rekomendasi tersebut bisa diwujudkan dan laksanakan bersama. Dirinya berharap pada saat pelaksanaan Pilkades nantinya Kabupaten Sidoarjo sudah berada di zona kuning. Oleh karenanya semua pihak diharapkan benar-benar menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. 

Wabup H. Nur Ahmad Syaifuddin juga mengatakan akan ada perlakuan khusus bagi pemilih yang positif Covid-19. Panitia Pilkades tidak diperkenankan mencampur TPS. Dengan kata lain orang yang positif Covid-19 tidak diperkenankan mencoblos di TPS umum. Harus ada TPS tersendiri. Atau menurutnya lebih baik petugas Pilkades mendatangi langsung kerumah orang positif Covid-19.

“Atau menurut saya OTG (Orang Tanpa Gejala) tersebut didatangi oleh petugas dengan memakai baju hazmat dan kartu yang dicoblos itu dimasukkan di amplop,”ucapnya. (Tok ,  Bag).
Home » » Polresta Sidoarjo Salurkan Bantuan Sembako dan Alkes dari Kapolri

Polresta Sidoarjo Salurkan Bantuan Sembako dan Alkes dari Kapolri

Sidoarjo, OposisiNews.co.id -Dalam situasi pandemi Covid-19 yang berdampak pada aspek sosial, kesehatan dan perekonomian global, membuat Polri terus bergerak menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

Penyaluran bantuan sosial dan kesehatan dari Kapolri dilakukan serentak. Termasuk berlangsung di Kabupaten Sidoarjo. Pemberangkatan bantuan dari Kapolri, dipimpin Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji di Mapolresta Sidoarjo.

"Di wilayah Kabupaten Sidoarjo bantuan sembako dan alat-alat kesehatan dari Kapolri, kami bagikan melalui 18 Polsek jajaran dan 349 bhabinkamtibmas, yang akan dibagikan secara door to door langsung ke rumah-rumah warga terdampak Covid-19," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, Kamis 6/8/2020.

Jumlah bantuan dari Kapolri yang disalurkan Polresta Sidoarjo dan jajarannya, antara lain 10 ton beras yang dibagikan 349 bhabinkamtibmas, 9.000 masker dibagikan oleh 18 polsek jajaran Polresta Sidoarjo, baju APD total ada 440, dan face shield sejumlah 440.

Dengan bantuan dari Kapolri secara serentak ini, diharapkan dapat membantu dan meringankan beban masyarakat akibat dampak dari adanya pandemi Covid-19. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji kembali menyampaikan kepada seluruh anggota dan para bhabinkamtibmasnya, agar tidak kenal lelah mengingatkan masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

"Penyaluran bantuan sosial dan kesehatan ini membuktikan bahwa untuk melawan pandemi Covid-19 kita harus bersatu, disiplin dalam mentaati protokol kesehatan dan kerja sama saling bahu membahu meringankan beban saudara kita yang membutuhkan," jelas kombes Pol. Sumardji.( Eko, Bag ).
Home » » Satu Lagi Putra Daerah Terbaik Tulungagung Jabat Komandan Kodim 0807

Satu Lagi Putra Daerah Terbaik Tulungagung Jabat Komandan Kodim 0807

Add. Letkol Inf. Mulyo Junaidi, S.E., M.T.R., H.A.N., bersama Letkol Inf. Wildan Bahtiar, S.I.P., Saat Acara Pisah Sambut DANDIM 0807/Tulungagung
Tulungagung. OposisiNews.co.id- Sebagai manifestasi dalam rangka untuk semakin memantapkan kemampuan dan perjalanan jenjang prestasi yang lebih tinggi, pelaksanaan pergantian pimpinan merupakan proses regulasi personil dalam penataan yang berdasarkan kinerja dalam lembaga institusi. Hal tersebut nampak saat di laksanakannya
Pisah Sambut Komandan Kodim 0807 Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Rabu, (05/08/2020) malam.

Acara Pisah Sambut, Komandan Kodim 0807 Tulungagung yang sebelumnya di jabat oleh Letkol Inf. Wildan Bahtiar, S.I.P., yang kini di gantikan oleh Letkol Inf. Mulyo Junaidi, S.E., M.T.R. H.A.N.,

Hadir pada acara tersebut, Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M., Kapolres Tulungagung, AKBP. Eva Guna Pandia, S.I.K., M.H., M.M., Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, S.Sos., Sekda Tulungagung, Drs. Sukaji, M.Si, Forkopimda, Direktur RSUD dr. Iskak, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Letkol Inf. Wildan Bahtiar, S.I.P., dalam sambutannya menyampaikan kesan-kesannya selama menjalankan tugasnya di Kabupaten Tulungagung.
Mulai masuk Tulungagung awal maret 2018 langsung di hadapkan dengan agenda besar Pilkada serentak, berlanjut pada Pillek/Pilpres, dan di lanjutkan dengan Pilkades serentak se-Kabupaten Tulungagung.

Berkat kolaborasi dari pemerintah bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, beserta semua element masyarakat, yang di dukung karakter warga masyarakat Tulungagung yang cinta damai, Ia akui semua agenda dapat berjalan lancar.

"Hal itu sangat berkesan. Karena antisipasi agenda politik tersebut sangat rawan potensi konflik, namun demikian setelah tahap tersebut terlewati Alhamdulillah tidak ada potensi konflik sama sekali," ucapnya.

Ia berharap, dengan kualifikasi Komandan Kodim 0807 yang baru, yang merupakan Putra Daerah terbaik Tulungagung, akan sangat bisa membantu pelaksanaan tugas-tugas Bupati, Kapolres, atau unsur-unsur yang lain untuk menyelesaikan segala masalah yang ada di Tulungagung.

"Apa yang sudah kami lalui bersama untuk Tulungagung agar tetap Ayem Tentrem Mulyo Lan Tinoto, yang di perkuat dengan ASTUTi (Agunge Sikap Tulung Tinulung) dari Kapolres Tulungagung, akan menjadikan Tulungagung yang lebih baik.Apalagi Tulungagung sangat banyak potensi yang bisa di andalkan," harap Wildan.

Dalam kesempatannya, Komandan Kodim 0807 Tulungagung yang baru, Letkol Inf. Mulyo Junaidi, S.E., M.T.R., H.A.N., juga berkesempatan memperkenalkan diri, bahkan sempat menuturkan riwayat pendidikannya. Mulai sekolahnya di SD Tamanan, berlanjut ke SMPN 1 Tulungagung, terus melanjutkan ke SMAN 2 (SMADA) Tulungagung hingga masuk Taruna.

Ia menandaskan, untuk membantu dan berupaya bermanfaat untuk semua masyarakat, serta mendukung program-program pemerintah dalam menuju Tulungagung yang Ayem Tentrem Mulyo Lan Tinoto.

"Dengan secara bertahap akan menyesuaikan apa yang menjadi program pemerintah dalam menyelesaikan semua permasalahan.
Mohon do'a restu untuk dapat menjalankan amanah yang mulia ini untuk membangun kampung halaman, yakni Kabupaten Tulungagung untuk lebih bermanfaat," ujar Ndandim

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo juga menyampaikan rasa terima kasih atas peran jajaran KODIM 0807 yang secara tulus iklas membantu pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam memelihara keamanan, sehingga Kabupaten Tulungagung semakin kondusif.

"Atas nama pemerintah Kabupaten Tulungagung kamu mengucapkan, Selamat jalan kepada Letkol Inf. Wildan Bahtiar, S.I.P., semoga senantiasa akan memperoleh keberhasilan dan kesuksesan dalam menjalankan tugas yang baru di Mabes TNI AD.
Juga atas nama pemerintah Kabupaten Tulungagung kami ucapkan selamat datang kepada Letkol Inf. Mulyo Junaidi, S.E., M.T.R., H.A.N., semoga akan lebih berkarya dalam melaksanakan tugas pengabdiannya pada bangsa dan negara," pungkas Bupati.
( Ag-P )


Pewarta : A.purnomo.
Home » » Aktifitas Penambangan Pasir Darat Di Desa Sambeng , Resahkan Warga

Aktifitas Penambangan Pasir Darat Di Desa Sambeng , Resahkan Warga

Bojonegoro, OposisiNews.Co.Id-Warga desa resah adanya aktifitas penambangan pasir darat di desa Sambeng Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro.06.08.2020

Keresahan warga desa terpicu ancaman tanah longsor dan dampak sosial lainnya dampak aktifitas penggalian tanah uruk berkedalaman puluhan meter yang lokasinya berada di dekat pemukiman penduduk.

Harapan hadirnya pemerintah khususnya Pemkab Bojonegoro ditengah kecemasan warga hanya isapan jempol . Benarkah ada oknum pejabat dibelakang aktifitas penambangan ?

Gerah dengan aduan warga , pemdes Sambeng mencoba mengkordinasikan dengan pihak / pelaku penambangan atas nama Rio Handoko pemilik PT Fla H Entertainmen Indonesia namun sampai berita ini mencuat belum ada konfirmasi yang pasti , pihak penambang terkesan mengabaikan pihak desa bahkan disinyalir pihak penambang tertutup memberikan klarifikasi pada awak media yang mencoba mengali informasi terkaid ijin dan pemilik / pengelola tambang.

Pada berita OposisiNews , Suwadi ( 57 th ) salah satu  warga menyayangkan dengan hasil tambang berupa pasir darat yang selama ini dikeruk untuk dikomersialkan di luar desa secara membabi buta , akibat yang dirasakan sementara menyusutnya sumber air diwilayah sekitar aktifitas pengalian.

" Selain dampak mengeringnya / menyusutnya mata air yang merupakan kebutuhan vital , secara materiel pihak desa , khususnya warga merasa haknya terampas akibat rusaknya sepanjang ruas jalan yang dilewati truk-truk pengangkut hasil tambang ( pasir ) dan ancaman debu yang terasa meneror kesehatan warga desa Sambeng ", Ujar Suwandi.

Dari pantauan awak media OposisiNews dilokasi pengalian pasir darat ,diperkirakan ribuan meter kubik pasir darat dari puluhan hektar luas lahan pertambangan telah keluar dari desa Sambeng tanpa menyisakan kemaslahatan warga desa , hanya bisa dinikmati segelintir orang yang diindikasi sengaja bersekongkol merusak ekosistem di wilayah desa Sambeng.

Sudah berulang kali warga protes untuk bisa duduk bersama guna melakukan mediasi dengan pihak pengelola tambang selalu menemui jalan buntu , bahkan aktifitas tambang masih berjalan . Warga sekitar tambang melalui media OposisiNews berharap pejabat terkaid di Kabupaten Bojonegoro bisa membuka mata dan telinga keluhan warga dan menertibkan aktifitas tambang pasir darat yang sudah beroperasi 2 tahun di wilayah desa Sambeng . ( Why )

Reporter .Wahyu B
Editor .Bambang Pw

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon