Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Lima Jabatan Kapolsek di Sidoarjo Berganti, Kapolresta Sidoarjo Pesan Percepat Penyelesaian Covid-19

Lima Jabatan Kapolsek di Sidoarjo Berganti, Kapolresta Sidoarjo Pesan Percepat Penyelesaian Covid-19

Written By BBG Publizer on Senin, 20 Juli 2020 | 18.01

Sidoarjo.OposisiNews.co.id -Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Polresta Sidoarjo menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) lima jabatan kapolsek jajarannya. Dipimpin Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, di Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo, Senin 20/7/2020.

Upaya kerja keras dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, serta percepatan mewujudkan wilayah Kabupaten Sidoarjo menjadi zona hijau Covid-19. Menjadi atensi yang harus segera dijalankan oleh para kapolsek yang baru.

Sebagaimana ditekankan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji saat memimpin upacara serah terima jabatan  Kapolsek Tanggulangin, Kapolsek Balongbendo, Kapolsek Krian, Kapolsek Prambon dan Kapolsek Jabon pada kesempatan ini.

Bahwa Pandemi Covid-19 saat ini menjadi perhatian kita bersama, salah satu upaya yang kita lakukan adalah penguatan Kampung Tangguh Semeru supaya masyarakat dapat mempunyai kemampuan dan kemandirian untuk menyelesaikan permasalahan yang ada diwilayahnya  sebagai upaya menghadapi adaptasi kebiasaan baru.

“Kelima kapolsek baru agar segera beradaptasi dengan tugasnya. Penyelesaian Covid-19 saat ini harus dijalankan semaksimalnya. Perkuat sinergitas dengan forkopimka dan instansi terkait, agar masyarakat jangan sampai lengah untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” pesannya.

Selain itu, situasi kamtibmas Kabupaten Sidoarjo yang sampai saat ini aman dan kondusif, supaya tetap dijaga oleh pejabat yang baru. Termasuk jelang pelaksanaan Pilkada Sidoarjo. Dengan menguatkan sinergitas bersama instansi samping, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan elemen terkait lainnya. Diharapkan situasi kamtibmas di wilayah kita tetap aman dan kondusif.

Untuk kelima kapolsek yang melaksanakan sertijab yaitu Kompol Sugeng Purwanto
yang sebelumnya menjabat Kapolsek Balongbendo menjadi Kasubbag Dalgar Bagren Polrestabes Surabaya, Kompol Muhammad Kholil yang sebelumnya menjabat Kapolsek Krian menjadi Kanit I /Pembajakan, Sandera Subdit III Ditreskrimum Polda Jatim,  AKP Sumono yang sebelumnya menjalankan Kapolsek Jabon menjadi Pama Polresta Sidoarjo, dan AKP Sumarsono yang sebelumnya menjabat Kapolsek Prambon menjadi Kapolsek Jabon.

Sedangkan untuk lima kapolsek yang baru. Antara lain
AKP Eka Wira Dharma Sibarani yang sebelumnya menjabat Kasat Intelkam Polres Mojokerto menjadi Kapolsek Tanggulangin, Kompol Ari Priambodo yang sebelumnya menjabat Kasubbag Dalgar Bagren Polrestabes Surabaya menjadi Kapolsek Balongbendo, AKP Eko Prijanto yang sebelumnya menjabat Kasat Intelkam Polres Jombang menjadi Kapolsek Krian, AKP Herry Moeriyanto Tampake yang sebelumnya menjabat Pama Polda Jatim menjadi Kapolsek Prambon, dan AKP Sumarsono yang sebelumnya menjabat Kapolsek Prambon menjabat sebagai Kapolsek Jabon.( Bg )
Home » » TAWARAN MUSYAWARAH TEMUI JALAN BUNTU BERPOTENSI KASUS PAM MIGAS , SERU

TAWARAN MUSYAWARAH TEMUI JALAN BUNTU BERPOTENSI KASUS PAM MIGAS , SERU

Blora.OposisiNews.Co.Id- Musyawarah terkait dugaan pungli biaya pemasangan pelanggan baru PAM Migas , Rp 2.5 juta/ pemasang diluar ketentuan PPSDM yang dilakukan oknum pegawai Migas Aktif dan Purna di Perumahan RSS Karangboyo Kecamatan Cepu Kabupaten Blora , Jawa Tengah temui jalan buntu.

Kebutuan musyawarah sempat terendus awak media OposisiNews melalui,pernyataan Via Whatsaap salah satu korban pungli berinisial Dr yang menyatakan tidak siap untuk datang bila diadakan pertemuan oleh paguyuban untuk membahas tarikan 2,5 jt , korban bersikukuh untuk meminta dikembali tarikan tersebut.

Dr sendiri merupakan tokoh terpandang dan panutan di perumahan RSS Karangboyo  dari sekian korban pungli yang sejak awal tidak setuju adanya tarikan ganti rugi pemasangan dan perawatan pipa air minum pelanggan baru diluar aturan resmi PPSDM Migas.

Menurut keterangan A ( anak Dr ) pada berita OposisiNews .Tarikan / iuran tersebut diluar aturan PPSDM Migas bisa dikata ini praktek pungli yang terstruktur / direncanakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab , ungkapnya.

" Soal  W Sebagai wakil Pemrakarsa Pemasangan Pipa Air Migas Pertama di jalur Area Pemukiman RSS Karangboyo tersebut membantah , itu haknya" , Imbuhnya.

Masalah dugaan terungkapnya pungli dengan melibatkan dan menyeret banyak orang di divisi PAM , PPSDM Migas  bukan faktor kebetulan, lebih jelas sebuah kesengajaan atas protes/laporan Dr yang merasa dirugikan ( diperas ) oleh oknum tidak bertanggung jawab mengakibatkan kerugian materi pada Dr dan Pelanggan baru PAM Migas yang selama ini tutup mulut mengetahui dan merasakan dampak  aksi nakal penarikan iuran iLegal pemasangan baru PAM Migas.

Kedatangan A ( anak Dr ) didampingi pengiat sosial masyarakat ( LSM ) berinisial DW di kantor PAM PPSDM Migas , pada Rabu 15/7/2020 , guna mengklarifikasi dugaan Pungli pemasangan PAM Migas baru .

Saat itu A (Anak Dr) mewakili keluarga dan korban lain merasa tidak terima dengan tarikan 2,5 juta , dia berharap Uang yang telah tersetor tersebut secepatnya dikembalikan pada warga korban Pungli.

Pada penjelasan-nya , W ( Oknum PAM, PPSDM Migas ).  dengan gamblang dan akomodatif bahwa W  mengakui adanya Pembayaran ( iuran ) senilai Rp.2,5 juta dan diberi tanda terima/kwitansi yang ditanda tangani oleh Bendahara iuran .

" Semua dilakukan  Memang Prosedur sesuai kesepakatan dengan Pelanggan Air Pam baru dan prosedural ", ujar W.

W juga menjelaskan , Selain membayar untuk Pemasangan dan perawatan  yang telah ditentukan oleh PPSDM MIGAS Sebesar Rp.7,5 Juta , sesuai Surat balasan dari PPSDM MIGAS berupa jawaban yang Sifatnya Pemberitahuan tentang Ketentuan Pembayaran biaya Pemasangan dan Perawatan Jaringan Sebesar Rp. 7.500.000 (Tujuh juta lima ratus ribu rupiah).tertanggal 7 November 2019   dan  di tanda tangani oleh Sri wahyu handayani Atas Nama Kepala Bagian Tata Usaha PPSDM MIGAS Cepu Kabupaten Blora .

”Pihak kami sengaja menarik uang Rp.2,5 Juta karena sudah merupakan  kesepakatan bersama dan bisa dikonfirmasikan pada anggota Paguyuban lain ,”Jelas W.

”Memang Ada Sejarahnya saat pertama kali  Pipa Air Migas bisa masuk ke area perumahan RSS Karangboyo sekitar tahun 2003-an, Kami ( W ) saat itu berupaya  melakukan Pemasangan pipa Pam Migas dari Pipa Induk yang berada di jalan dekat Gapura Pintu masuk  ke arah Perumahan RSS Karangboyo yang jaraknya cukup jauh dengan biaya cukup besar ' ratusan juta ' yang harus kami ( W ) dengan beberapa teman pikul pribadi bukan subsidi PPSDM Migas ", W menceritakan awal mula pemasangan pipa PAM .

" Lebih jelasnya , semua anggaran yang dibutuhkan saat itu terdata dan tersimpan oleh bendahara pembiayaan pemasangan PAM di RSS Karangboyo ", imbuh W

“Dan semua ini kami upayakan semata mata agar  kami  bisa memperoleh air bersih dari Air Pam Migas karena  saat itu sesuai aturan yang bisa memperoleh  Air Pam Migas hanya berstatus Pegawai Migas saja beda dengan jaman sekarang yang  melayani khalayak umum”Ungkap W.
(DW)

Reporter.Dwi P
Editor.Bambang
Home » » Polresta Sidoarjo Silaturahmi dengan Forkopimka Krembung, Ajak Percepatan Zona Hijau

Polresta Sidoarjo Silaturahmi dengan Forkopimka Krembung, Ajak Percepatan Zona Hijau

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Dalam upaya mempercepat Kabupaten Sidoarjo menjadi zona hijau dari Covid-19, Polresta Sidoarjo mengadakan pertemuan dengan Forkopimka Krembung, para perangkat desa dan tokoh masyarakat di Kecamatan Krembung.

Pertemuan silaturahmi tersebut berlangsung di Bumi Perkemahan, Tanjekwagir, Krembung, Sidoarjo, Hadir memimpin pertemuan Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana dan Camat Krembung Abdul Muid.minggu , 19/7/2020.

Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana datang ke lokasi bersama pejabat utama Polresta Sidoarjo dengan bersepeda. Pada kesempatan ini, mantan Kapolres OKU Selatan menyampaikan agar semua pihak terlibat guna mempercepat menekan penyebaran Covid-19.

“Saat ini target kita adalah percepatan Kabupaten Sidoarjo menjadi zona hijau dari Covid-19. Warga yang sembuh dari penyakit ini juga terus bertambah. Karenanya kita jangan lengah, harus disiplin menerapkan protokol kesehatan,” pesannya.

Ia juga berharap agar keberadaan Kampung Tangguh Semeru terus menjadi penggerak dalam mencegah pertambahan Covid-19 di desa-desa. Elemen tiga pilar didukung berbagai pihak lainnya harus bekerja keras untuk mengedukasi masyarakat. Bahwa disiplin adalah vaksin utama menangkal Covid-19.

Terkait kondisi terakhir Covid-19 di wilayah Kecamatan Krembung. Camat Krembung Abdul Muid menjelaskan jika pihaknya optimis bisa menjadi zona hijau pertama di Sidoarjo.

“Sekarang sudah ada 12 desa yang masuk zona kuning. Mudah-mudahan angka kesembuhan warga kami terus meningkat, sehingga kami dapat menjadi zona hijau pertama di Kabupaten Sidoarjo,” ujarnya.
( Bg )

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon