Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Simulasi Resepsi Pernikahan dengan Tetap Disiplin Penerapan Protokol Kesehatan

Simulasi Resepsi Pernikahan dengan Tetap Disiplin Penerapan Protokol Kesehatan

Written By BBG Publizer on Senin, 13 Juli 2020 | 23.15

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Dalam rangka adaptasi kebiasaan baru sejumlah pelaku usaha hajatan pernikahan, menggelar simulasi resepsi pernikahan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kegiatan itu diharapkan menjadi inspirasi bagi para calon pengantin, pengusaha katering dan wedding organizer, agar saat menggelar resepsi pernikahan menerapkan protokol kesehatan. Sehingga masyarakat tetap dapat menyelenggarakan hajatan dengan perasaan aman dan nyaman.

Simulasi resepsi pernikahan yang diselenggarakan di Fave Hotel Sidoarjo, dihadiri Forkopimda Kabupaten Sidoarjo serta sebanyak 12 vendor Wedding Organizer.senen, 13/7/2020.

General Manager Fave Hotel Sidoarjo Iwan Setiawan menjelaskan, pihaknya bersama sejumlah wedding organizer bermaksud mengadakan simulasi resepsi pernikahan di tengah masa adaptasi kebiasaan baru. "Tujuannya mengedukasi masyarakat agar saat menggelar hajatan supaya tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan tersebarnya Covid-19," jelasnya.

Beberapa protokol kesehatan yang akan diterapkan saat hajatan pernikahan. Antara lain, pengantin, keluarga pengantin, pihak panitia dan tamu memakai masker, cuci tangan menggunakan sabun atau cairan hand sanitizer yang telah disiapkan panitia, ada alat pengukur suhu tubuh, panitia memberikan tanda tempat berdiri bagi keluarga maupun tamu agar tidak berkerumun saat berada di dalam lokasi hajatan, serta beberapa ketentuan lainnya.

Menyaksikan simulasi resepsi pernikahan, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin mengapresiasi terobosan-terobosan yang dilakukan para wedding oroganizer dalam masa transisi new normal.

Masyarakat dibolehkan beraktivitas dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan. "Begitu pun jika ingin mengadakan resepsi yang menggunakan hiburan yang besar, harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Bagi para pelaku ekonomi silahkan berkreasi, silakan beraktivitas asal tetap mempertahankan protokol kesehatan," ungkap pria yang akrab disapa Cak Nur ini.

Himbauan agar pihak penyelenggara hajatan, juga sebagaimana disampaikan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji. Silahkan bila ada warga yang bermaksud menggelar resepsi pernikahan. Namun dengan syarat tetap patuh menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Jumlah tamu undangan juga harus dikurangi setidaknya separuh dari kuota gedung. Lokasi acara juga harus disterilkan dengan penyemprotan disinfektan, tersedianya tempat cuci tangan, alat pengukur suhu tubuh, pengaturan kursi sesuai pola physical distancing dan sebagainya," pesannya.( Bg )
Home » » Bupati Maryoto Birowo, Resmikan Agro Wisata Belimbing Njegong Park Sebagai Wisata Favorit Masyarakat Tulungagung

Bupati Maryoto Birowo, Resmikan Agro Wisata Belimbing Njegong Park Sebagai Wisata Favorit Masyarakat Tulungagung

Add.Bupati Tulungagung, Saat meresmikan Agro Wisata Belimbing Njegong Park
Tulungagung.OposisiNews.co.id-Bupati Tulungagung, Drs.Maryoto Birowo, M.M,. di dampingi  Wakapolres Tulungagung, Kompol. Yhogi Hadisetiawan, bersama Forkompinda dan Forkopincam Kecamatan Boyolangu, meresmikan Agro Wisata Belimbing Njegong Park di Desa Waung Kecamatan Boyolangu Tulungagung.  Minggu, ( 12/07/2020).

Peresmian Agro wisata Njegong Park, ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Tulungagung, dilanjutkan dengan peninjauan pasar tradisional yang menjajakan makanan tradisional khas Tulungagung seperti cenil, kicak,lopis, nasi jagung, tiwul dan aneka makanan lainya, yang di sajikan dengan nuansa pedesaan.

Kepala desa Waung, Eko Wahoyo, dalam sambutanya mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Bupati Tulungagung berserta rombongan yang berkenaan hadir dan sekaligus membuka agro wisata Belimbing Njegong Park.

Add. Bupati Tulungagung,
  pidato peresmian
 Agro Wisata Belimbing
 Njegong Park
Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M. mengatakan, wisata agro Belimbing Njegong Park, merupakan satu upaya dalam rangka memberdayakan ekonomi kemasyarakatan desa.

"Upaya semacam ini sangat bagus sekali, kalau dilihat dari segi geografis letaknya sangat strategis dan merupakan lanjutan tempat wisata kuliner pinka. Tinggal bagaimana kita memberikan fasilitas kelengkapan seperti akses jalan yang memadai, serta petunjuk arah harus di berikan," ucapnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa, selain Belimbing harus ada daya dukung yang lain seperti kuliner.

"Hal semacam inilah yang selalu mendapat dukungan dari pemerintah. Oleh karena itu lewat dinas DPMD dan Dinas Pariwisata, perlu adanya pembinaan agar ekonomi masyarakat bisa tumbuh berkembang," tuturnya.

Kepala desa Waung menambahkan, sebagai informasi sudah ada sekitar 25 tempat wisata yang sudah di resmikan oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Ia berharap, Agro Wisata Belimbing Njegong Park dapat menjadi pilihan wisata favorit bagi masyarakat Tulungagung.

"Untuk berkumpul menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta maupun teman. Selain itu pengunjung juga bisa berswafoto dengan latar belakang menara Eiffel yang terbuat dari batang bambu," pungkasnya.
( AP )

Pewarta : A.purnomo.
Home » » Paripurna Penetapan Perda Pertanggungjawaban APBD TA 2019

Paripurna Penetapan Perda Pertanggungjawaban APBD TA 2019

Add. Rapat Paripurna Penetapan Perda Pertanggung Jawaban APBD TA 2019
Tulungagung.OposisiNews.co.id - DPRD Tulungagung menggelar Rapat Paripurna Penepatapan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 dan tiga raperda lainnya, di Ruang Graha Wicaksana lantai dua Kantor DPRD Tulungagung., Senin (13/07/2020).

Rapat paripurna yang berlangsung secara virtual, dipimpin Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, SSos, serta di hadiri Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M., Sekda Tulungagung, Drs.Sukaji, M.Si., serta para Wakil Ketua DPRD Tulungagung lainnya.

 Ketua DPRD Tulungagung,
 Marsono, S.Sos,  tangani
 BAP Raperda tentang
 Pertanggungjawaban
 Pelaksanaan APBD
 Tahun Anggaran 2019
Dalam rapat paripurna tersebut, semua fraksi di DPRD Tulungagung menerima dan menyetujui penetapan raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019 dan tiga raperda lainnya menjadi peraturan daerah (perda). Dari tiga raperda tersebut adalah,  Raperda tentang Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan Desa, Raperda tentang Pemotongan Hewan Ternak dan Pemeriksaan Daging, serta Raperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Kendati dalam pandangan akhir semua fraksi DPRD Tulungagug menerima dan menyetujui penetapan raperda menjadi perda, namun mereka juga masih menyelipkan catatan-catatan seperti yang disampaikann Fraksi Gabungan. Mereka meminta bupati untuk menaikkan honor 1.973 guru honorer agar lebih bersemangat dalam berkarya guna memajukan dunia pendidikan di Tulungagung.

Seperti yang disampaikan Fraksi PAN. Mereka mengharapkan Pemkab Tulungagung dapat memberikan insentif bagi guru honorer (GTT) dari yang semula Rp 250 ribu menjadi Rp 500 ribu per bulan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Baharudin, menandaskan kenaikan honor guru honorer sudah seharusnya diperhatikan oleh Pemkab Tulungagung.

"Masalahnya, saat ini banyak guru berstatus ASN yang sudah purna tugas.
Sehingga peran guru ASN yang pensiun itu sudah banyak diganti oleh guru honorer. Jadi sudah selayaknya mereka mendapat tambahan honor,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M., menjelaskan secara rinci pelaksanaan APBD Tulungagung tahun 2019. Untuk pendapatan setelah perubahan sebesar Rp 2.669.181.722.158,88 terealisasi Rp 2.762.645.223.248,10 atau tercapai 103,50. Sedangkan belanja setelah perubahan Rp 3.018.875.894.643,41 terealisasi Rp 2.609.242.216.162,64 atau tercapai 86,42persen.

"Hal ini membuat defisit Rp 349.694.172.484,53 dengan realisasi Rp 153.403.007.085,46 (43,87 persen)," terang Bupati.

Maryoto juga menyampaikan, pada pembiayaan, penerimaan setelah perubahan Rp 354.694.172.484,53 terealisasi Rp 357.383. 248.989,39 (100,76 persen). Dan di pengeluaran setelah perubahan Rp 5.000.000.000,00 terealisasi Rp 5.000.000.000,00 (100 persen).

"Sehingga pembiayaan netto Rp 349.694.172.484,53 dengan realisasi Rp 352.383.248.989, 39. SILPA tahun berkenaan nol dengan realisasi Rp 505.786.256.074, 85," ungkapnya.

Menanggapi catatan fraksi-fraksi di dewan, Bupati Maryoto Birowo, menyatakan akan melaksanakannya. Termasuk permintaan tambahan honor bagi honorer guru. “Kami akan tindak lanjuti,” ujarnya. ( AP-H )

Pewarta : Ap/hum.

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon