Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Transportasi Umum, Harus Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Transportasi Umum, Harus Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Written By BBG Publizer on Minggu, 28 Juni 2020 | 21.01

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Gerakan untuk penerapan protokol kesehatan pencegahan Virus Covid-19, terus digelorakan di Kabupaten Sidoarjo. Kali ini dilakukan Polresta Sidoarjo bersinergi bersama Pemkab Sidoarjo, TNI, dan Dinas Perhubungan, dengan lokasi di Terminal Bus Purabaya, Bungurasih, Waru, Sidoarjo, Minggu 28/6/2020.

Di lokasi tersebut, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji dan Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin menyampaikan himbauan kepada masyarakat, dalam hal ini pemilik warung di kawasan Terminal Purabaya Bungurasih, dan armada bus agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Seperti penggunaan masker, cuci tangan, serta physical distancing.

Selain itu, di sejumlah warung Terminal Purabaya Bungurasih juga dibagikan dan ditempelkan stiker Warung Tangguh Terminal Purabaya dan pembagian 10.000 masker. Bertujuan supaya para pemilik warung dan pengunjung mematuhi peraturan pencegahan penularan Covid-19.

“Menyambut Hari Bhayangkara ke-74, Polri bersama instansi terkait peduli akan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan sarana transportasi umum di Terminal Purabaya Bungurasih. Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, yakni agar ditaati berbagai protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan physical distancing,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.

Dengan penerapan disiplin akan peraturan protokol kesehatan pencegahan Virus Covid-19, diharapkan dapat mempercepat memutus mata rantai virus tersebut.

Sebagaimana juga disampaikan Wabup Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin. Bahwa kepada semua masyarakat, khususnya pengguna moda transportasi umum diharapkan senantiasa mematuhi peraturan pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

“Menghadapi fase new normal, semua masyarakat harus disiplin patuh akan semua protokol kesehatan. Agar semuanya aman dan sehat dari penyebaran Virus Corona,” himbaunya.(Bg)
Home » » 19 Desa Mewujudkan Kampung Tangguh Semeru di Sukodono Siap Hadapi Covid -19

19 Desa Mewujudkan Kampung Tangguh Semeru di Sukodono Siap Hadapi Covid -19

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Berkomitmen untuk mewujudkan ketangguhan di tingkat desa dalam segala hal, termasuk tangguh menangkal penyebaran Covid-19 di wilayahnya, sebanyak 19 desa di Kecamatan Sukodono, Sidoarjo kompak luncurkan Kampung Tangguh Semeru.

Peluncuran 19 Kampung Tangguh Semeru Kecamatan Sukodono tersebut, bertempat di Balai Desa Cangkringsari, Sukodono, Sidoarjo. Dengan dihadiri Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, Forkopimka Sukodono, serta perangkat desa, tokoh masyarakat dan warga setempat.sabtu, 27/6/2020.

Ditandai dengan pemotongan pita dan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, didampingi Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, dan jajaran Forkopimka Sukodono.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako dari Pemkab Sidoarjo, Polresta Sidoarjo serta Kodim 0816 Sidoarjo. Yang kemudian dilanjutkan dengan pengecekan SOP protokol kesehatan pencegahan Covid-19, ruang isolasi, ruang kesehatan, lumbung pangan, tanaman hidroponik, juga ada sentra UMKM warga.

Camat Sukodono Machmud menyampaikan bahwa sebagian besar wilayahnya berkomitmen dan bersungguh-sungguh, mewujudkan wilayah yang tangguh di berbagai sektor. Termasuk tangguh dalam upaya menekan penyebaran Covid-19

Adanya 19 desa di Kecamatan Sukodono, yang telah membentuk Kampung Tangguh Semeru diapresiasi Wabup Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin. "Semua wilayah baik desa maupun perkampungan di Kabupaten Sidoarjo harus semarak dalam membentuk Kampung Tangguh. Banyak manfaat dari program ini. termasuk yang telah dilakukan warga di 19 desa Kecamatan Sukodono sini. Lingkungan jadi asri, bersih, aman, dan sehat," pesannya.

Dengan upaya tersebut, sehingga desa maupun kelurahan akan menjadi tangguh. Warganya pun tangguh, khususnya menghadapi pandemi Covid-19. Misal contoh, dengan adanya satgas-satgas yang ada di dalam Kampung Tangguh Semeru. Seperti yang dilakukan satgas kesehatan dalam menangani warga yang sakit, dan membagikan obat-obatan.

"Sebab itu, jika Kampung Tangguh Semeru ini sudah dapat dijalankan dengan tepat oleh warga. Saya berharap posko ini akan terus lestari, agar wilayah kita semakin tangguh serta kamtibmas kita tetap kondusif," lanjut Kapolresta Sidoarjo.( Bg )
Home » » RSUD Dolopo Madiun Sembuhkan 56 Kasus Covid-19

RSUD Dolopo Madiun Sembuhkan 56 Kasus Covid-19

Madiun,OposisiNews.co.id -  Motivasi terus berjuang untuk kemanusiaan oleh Para Medis di Rumah Sakit Umum ( RSUD ) Delopo Kabupaten Madiun dalam penanganan dan penyembuhan penderita Covid 19 layak mendapat Apresiasi dan menyandang ' Pahlawan Kesehatan ' oleh Masyarakat dan Pemerintah khususnya Pemkab Madiun.

dr. Fadlia Yulistiana. SpP., Mkes Ketua Tim Gugus Tugas Pecepatan Penanganan Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah Dolopo Madiun mengatakan." Sudah merupakan kewajiban para medis untuk mengabdikan diri untuk masyarakat Kabupaten Madiun , mesti berat banyak menyita energi , pikiran dan kecemasan akan terpapar Covid 19 semua harus iklas dan dikerjakan ".  Jum'at 26/06/2020.

dr. Fadlia Yulistiana. SpP., Mkes
 Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19
RSUD Dolopo
Diruangan kantor Poli Paru dr. Fadlia Yulistiana. SpP., Mkes mejelaskan." Diawal Pademi kita ( para medis .red ) sedikit kewalahan menghadapi pasien yang masuk yang terindikasi covid-19 ".

"Dengan dukungan 60 paramedis yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Rumah Sakit Daerah Dolopo , semaksimal mungkin  berjibaku siang - malam demi kesehatan masyarakat khususnya warga kabupaten Madiun " , tegasnya .

Dari pemantauan dan data yang terhimpun oleh awak media OposisiNews , perhari RSUD Delopo terkonfirmasi menangani 68 kasus pasien yang terindikasi Virus Corona, diantaranya Orang Dalam Pengawasan ( ODP ) sebanyak 9 kasus yang sekarang sudah dinyatan sebuh.

Semetara untuk Pasien Dalam Perawatan (PDP) berjumlah 38 kasus.  29 pasien sudah sembuh dan diperbolehkan pulang , untuk  9 pasien yang masih dalam perawatan.

"Untuk pasien yang positif terpapar Virus Corona ada 21 kasus, 18 sudah sembuh. Ada 3 pasien positif Covid-19 yang masih kita rawat diruang isoalsi RSUD Dolopo ini ", jelas  dr Fadlia.

" Kondisi ketiga pasien tersebut sangat baik dan sehat. Berharap supaya lekas sembuh dan bisa berkumpul kembali bersama keluarganya," harapnya.

Direktur Utama RSUD Dolopo Kabupaten Madiun dr. Pornomo Sidi pada awak media OposisiNews menegaskan. " Tim medis gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 RSUD Delopo dalam penanganan pasien Covid 19  sesuai Protokol kesehatan dan intruksi Bupati, Ahmad Dawami Ragil Saputo ".

"Semua para medis yang terlibat dalam melaksankan tugas untuk merawat pasien Corona dilengkapi  Alat Pelindung Diri (APD) sebagai upaya dan protokoler kesehatan guna meminimalisir para medis  tertular Covid-19 dari pasien yang ditanganinya ", imbuhnya.

" Langkah presfektif masyarakat untuk tidak terpapar / tertular virus Corona hanya satu mematuhi protokoler kesehatan  Disiplin memakai masker jika keluar, rumah, disiplin selalu mencuci tangan dengan sabun mengunakan air yang mengalir. Jangan bergerobol jaga jarak aman 1 hingga 2meter karena sampai saat ini vaksin untuk mengobati orang yang positif terkena virus corona belum ada di indonesia maupun negara -negara lainya didunia ini ", terang Dirut RSUD Delopo.
( Ags )

Reporter.Agus
Editor.Bambang

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon