Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Pasar Ngemplak Tulungagung Sebagai Role Model Pasar Tangguh Semeru

Pasar Ngemplak Tulungagung Sebagai Role Model Pasar Tangguh Semeru

Written By BBG Publizer on Kamis, 18 Juni 2020 | 21.49

Add. Bupati Tulungagung Saat Meresmikan Pasar Ngemplak Menjadi Pasar Tangguh Semeru
Tulungagung .OposisiNews.co.id-Dalam rangka menuju New Normal, Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M., meresmikan Pasar Ngemplak Tulungagung sebagai role model Pasar Tangguh Semeru (Sehat, Aman, Tertib dan Rukun). Kamis (18/6/2020).

Dalam acara yang dihadiri Kapolres Tulungagung, AKBP. Eva Guna Pandia, S.I.K., M.M., M.H., Kasdim 0807 Mayor INF. Muji Wahono, dan Forkopimda, Bupati mengatakan bahwa, Pasar Tangguh Semeru merupakan skenario percepatan penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi, dengan tetap mengedepankan disiplin diri serta mematuhi protokol kesehatan.

 Bupati Tulungagung
 Saat Mengunjungi Pedagang
 Di Pasar Ngemplak Tulungagung
"pasar tangguh adalah pasar yang sudah terbentuk dengan memiliki kesiap siagaan dan kemandirian menghadapi bencana alam maupun non alam, termasuk pandemi Covid-19" ucapnya.

Di jelaskan oleh Bupati bahwa,Pasar merupakan tempat publik yang diperuntukkan transaksi jual beli kebutuhan pokok maupun non pokok, serta merupakan roda perputaran ekonomi masyarakat.

“Dengan akan diberlakukannya masa new normal ditengah Pandemi Covid-19, maka seluruh sektor dalam kehidupan harus kembali dioptimalkan, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” terangnya.

Lebih lanjut di sampaikan Maryoto bahwa, selain pendidikan, pariwisata, pertanian dan pangan, bidang ekonomi di pasar, saatnya untuk difungsikan kembali seperti sebelumnya. Agar masyarakat lebih leluasa dalam bertransaksi jual beli dan roda perekonomian.

“Kita tidak ingin kondisi pasar seperti saat ini, masyarakat yang datang ke pasar seperti takut akibat Covid-19, jika kondisi ini masih berlarut-larut dikhawatirkan bisa berpengaruh negatif terhadap kegiatan roda perekonomian masyarakat,” tuturnyanya.

Dalam kesempatannya, Orang nomor satu di Tulungagung tersebut juga mengungkapkan bahwa, Virus Corona ini tidak akan hilang. Siap tidak siap, mau tidak mau, harus menyiapkan beberapa alternatif protokol kesehatan, agar aktivitas ekonomi dan sosial khususnya roda perekonomian harus tetap berjalan.

“Pasar Ngemplak kita jadikan sebagai role model pencegahan Covid-19 berbasis pasar," jelas Maryoto

Bupati berharap, dengan di resmikannya Pasar Ngemplak menjadi Pasar Tangguh Semeru, akan menjadi kuat dalam menghadapi Covid-19, dan harus siap menghadapi New Normal, tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan, jaga kebersihan, jaga jarak aman, dan tetap pakai masker.

"Berdirinya pasar tangguh ini merupakan langkah yang maju di masa new normal. Ini upaya untuk membangun kembali kekuatan pangan ekonomi, sosial, dan budaya menjadi lebih baik," pungkasnya. ( Ag.P )

Pewarta : A.purnomo.

Home » » Salam.Tempel Oknum Kades Wonojoyo Upaya Kriminalisasi Pers

Salam.Tempel Oknum Kades Wonojoyo Upaya Kriminalisasi Pers

Kediri,OposisiNews.Co.Id - Budaya salam tempel oknum pemerintah pada aktifis dan intelektual ( LSM dan Wartawan ) sudah bukan menjadi hal baru , namun sangat disayangkan jika kemitraan antara oknum pemangku kebijakan dan LSM & Wartawan sering dijadikan tolak ukur dan upaya masif oknum pemangku kebijakan untuk melakukan kriminalisasi pers dalam upaya mengali informasi yang dibutuhkan masyarakat dan hukum oleh awak media .

Hal senada sempat dialamai awak media OposisiNews bersama rekan media Kediri yang mencoba mengklarifikasi informasi masyarakat yang dialamatkan pada pemerintah desa Wonojoyo , Kec.Ngurah ,Kab.Kediri.

Kedatangan ketiga awak media ke kantor desa dijam kerja ( pelayanan ) dirasakan kurang mendapat respon dari aparatur desa bahkan terkesan tidak ber-etika . Dengan bahasa sumbang salah satu perangkat ( sekertaris desa ) sempat menayakan dengan nada keras maksud kedatangan ketiga awak media tanpa beranjak dari duduknya yang membelakangi ke tiga awak media.Rabu , 17/06/2020

Setelah memberitahukan maksud kedatangan ketiga awak media yang ingin mengklarifikasi informasi pada Kepala Desa , tidak berselang lama ketiga awak media diterima diruang kerja Kepala Desa.

Di ruang kerja Kades ketiga awak media coba meng-klarifikasi terkaid pembangunan infrastruktur desa yang belum rampung dikerjakan , sangat disayangkan Kades hanya basa basi tanpa memberi kejelasan dari pokok masalah , kepala desa justru ngloyor keluar ruangan dan kembali dengan membawa dan menyodorkan salam.tempel ' Amplob ' sambil mengatakan, ini buat bertiga tak jadikan Satu , kita Sudah biasa Kok mas Klo ada temen media pasti kita kasih amplop, ucap kades .

" Maaf saya akan ada acara di kecamatan ", imbuhnya . Dengan menjujung kode etik ketiga awak media dengan tidak menerima apa yang dikonfirmasikan ketiganya meninggalkan ruangan kepala desa.

Kurang koperatifnya pemerintah desa Wonojoyo pada awak media meninggalkan banyak tanya . ADA APA ? Karena mendasar informasi yang terkumpul dari masyarakat desa Wonojoyo banyak hal tidak wajar dipelaksanaan pemerintah desa , seperti yang baru-baru ini terjadi

Dugaan terjadinya kesalahan teknis pihak desa terkaid penanganan dan pencegahan merebaknya Covid 19 , hal senada diungkapkan oleh salah satu warga wonojoyo yang enggan namanya dimediakan,  penanganan Covid 19 di desa wonojoyo sangat lambat dan diduga sering pelaksanaanya jauh dari arahan dari pihak kecamatan , seperti  warga butuh bantuan  angaran dana untuk pembelian masker warga di karenakan ada lock down tidak direspon cepat bahkan terkesan diabaikan pihak desa .

" Sampai saat ini masih banyak barang barang seperti masker , disenitezee  yang sudah di beli dan di anggarkan dari DD belum di distribusikan ke warga yang membutuhka  " ,terang warga Wonojoyo.

Karena banyak hal yang belum terkonfirmasi , salah satu awak media yang sempat menemui kepala desa mencoba mengklarifikasi melalui WhatsApp telpon seluler kades wonojoyo.

Melalui WhatsApp-nya Kades Wonojoyo memgarahkan awak media untuk mengklarifikasikan pada Penasehat Hukum ( PH ) yang ditunjuk desa dengan menuliskan , Jangan hubungi WA aku lagi . ( WN )

Home » » Mesin PCR akan ada di Sidoarjo Hingga Covid 19 Tuntas

Mesin PCR akan ada di Sidoarjo Hingga Covid 19 Tuntas

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Masyarakat Sidoarjo kini tidak perlu resah jika ingin melakukan rapid test dan pengambilan Swab, karena Pemkab Sidoarjo menyediakannya secara gratis.
Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin selaku Ketua Gugus Tugas Kabupaten Sidoarjo me-launching Polymerase Chain Reaction (PCR) mobile, di Parkir Barat GOR Delta Sidoarjo.kamis, 18/6/2020.

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Syaf Satriawan, mengungkapkan bahwa alat PCR ini sudah datang 13 hari yang lalu kiriman dari BPBD Provinsi Jawa Timur atas gagasan dari Kapolresta Sidoarjo.
Mesin PCR yang datang dalam bentuk 3 buah container, dan kami memilih tempat yang leluasa yaitu di GOR ini.
Untuk operasionalisasinya semua ditanggung oleh vendor, jadi Pemkab tidak mengeluarkan biaya apa pun, dan untuk tim dokter yang menangani juga sudah terbentuk mulai besok sudah bisa melaksanakan tes swab dan hasilnya pun tidak menunggu lama,” jelasnya.

Masih menurut dr. syaf, saat ini ada sekitar 438 orang yang posisinya menunggu tes swab, 215 orang menunggu tes swab 1 dan 2, serta 223 orang menunggu tes swab 3 dan 4, ini yang kita utamakan dulu.
Dengan adanya mesin PCR di GOR ini dan nanti juga akan dibantu mesin PCR juga dari RSUD Sidoarjo, kedepan masyarakat sidoarjo tidak perlu dirapid test tapi bisa langsung di swab dan tidak ada lagi keluh kesah dari masyarakat,” sambungnya.
Swab dengan alat ini hasilnya lebih kurang 2 hari, dan alat ini berada disini sampai tuntas covid di sidoarjo.

“Jadi dengan alat ini kami ingin mengukur tingkat kesembuhan, dan saya yakin dengan tes swab ini angka kesembuhan akan meningkat tajam walaupun pada akhirnya yang confirm akan sedikit bertambah,” harapnya.
Sementara Ketua Gugus Tugas Kabupaten Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin mengutarakan, dengan adanya alat ini hasil tes swabnya semakin cepat, secara otomatis penanganan setelah swab ini juga harus tertangani dengan cepat. Untuk itu langkah kuratif harus lebih kita kuatkan lagi.
Ini akan sedikit menyelesaikan permasalahan yang ada selama ini swab menunggu selama lebih dari 1 minggu, namun kalau swab ini cepat maka langkah penanganannya juga lebih cepat lagi,” jelasnya.

Fenomena ini seperti gunung es, jika kita melakukan swab secara masif, jumlah confirm akan semakin naik, dan kalau kita ketahui jumlah sebaran sebenarnya maka penanganannya akan  lebih cepat.  (Bg)
Home » » Desa Sumbersari Prioritaskan Kesehatan Lansia dan Balita Ditengah Pademik Covid 19

Desa Sumbersari Prioritaskan Kesehatan Lansia dan Balita Ditengah Pademik Covid 19

Pemberian Makanan Tambahan ( PMT ) pada Balita oleh Pokbang 
Ngawi,OposisiNews.Co.Id - Pemerintah desa Sumber sari Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi dimasa pademi Covid fokuskan pada kesehatan warga khususnya Ibu dan Anak dengan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan ( PMT ) dan Stuting.

Kds Sumbersari. Wenly
Masalah kesehatan warga terkaid dengan PMT sendiri Dimata Wenly, Kepala desa menjadikan prioritas seperti yang dikatanya , masalah gizi dapat terjadi setiap siklus kehidupan , dimulai sejak janin hingga menjadi bayi , anak , dewasa samapai usia lanjut. Saat ini kita menghadapi masalah gizi kurang dalam.bentuk kurang energi protein ,Kurang vitamin A , anemia dan ganguan akibat kurang iodium dan gizi lebih berkaitan dengan timbulnya penyakit degeneratif seperti Diabetes Melitus , Jantung , Hipertensi dan semua akan menjadi fatal ketika terjangkit hal diatas terpapar virus Corona ( Covid 19 ).

Pemerintah desa Sumber sari sangat serius dalam mensikapi masalah tentang kesehatan warga khususnya Ibu / Lansia dan Bayi / Balita , melalui dana desa pemdes Sumbersari mengalokasikan anggaran 1 tahun untuk  PMT Balita dengan anggaran Rp 4.5 juta ke Pokbang Melati dusun Panjen diketuai Heny Setyowati , Rp 2.250 juta ke Potbang Anggrek dusun Tenden diketuai Erna Wahyuni , Rp 5,4 juta ke Pokbang Mawar dusun Bulakrejo diketuai Y.Marminingsih dan Rp 5,4 juta ke Pokbang Kenangan dusun Sarimulyo yang diketuai Reni Pujiati.

Untuk PMT Lansia pemerintah desa Sumbersari menganggarkan untuk  Pokbang Melati Rp 1.350.000 , Pokbang Anggrek Rp. 900.000, Pokbang Mawar Rp 2.700.000 dan Pokbang Kenanga Rp 1.350.000.

" Selain mengalokasikan anggaran PMT pemdes Sumbersari juga mengalokasikan anggaran Pos Gizi Rp. 2.400.000 dan Bantuan Gizi Balita stunting Rp 3.000.000 ", terang kades

" Langkah presuasif pemdes Sumbersari dalam meningkatkan gizi Lansia dan Balita sebagai bentuk komitmen penanggulangan dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid 19 di wilayah desa Sumbersari ", imbuhnya . ( Ptk , Adv )
Home » » Kasus Positif Covid-19 di Sidoarjo Masih Tinggi, Gugus Tugas Maksimalkan Rapid Test

Kasus Positif Covid-19 di Sidoarjo Masih Tinggi, Gugus Tugas Maksimalkan Rapid Test

Sidoarjo,OposisiNews.Co.Id- Kasus positif Covid-19 di kabupaten Sidoarjo diketahui masih menunjukkan angka yang tinggi. Sampai dengan hari  jumlah kasus terkonfirmasi positif mencapai 1.057 orang. Sejak diberlakukan masa masa transisi new normal rata-rata  ada penambahan kasus positif 32 orang setiap harinya. Sidoarjo termasuk daerah dengan kasus tertinggi di Jawa Timur setelah kota Surabaya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sidorjo untuk melakukan langkah – langkah yang kongkrit agar penyebaran Covid-19 di Sidoarjo bisa terkendali.

Dari hasil evaluasi masa transisi new normal di Sidoarjo, Khofifah menilai tracing yang dilakukan Sidoarjo masih belum maksimal. Terutama klaster pasar di daerah Taman dan waru. Kedua kecamatan tersebut merupakan daerah paling tinggi jumlah kasus positifnya, kemudian disusul kecamatan Sidoarjo.

“Kita melihat tren kenaikan kasus positif di Sidoarjo masih tinggi, terutam kecamatan Waru, Taman dan kecamatan Sidoarjo. Jumlah kasus positif di Sidoarjo dipredikasi terus meningkat karena akan dilakukan test swab massal dengan mobil PCR”, ujar Khofifah di Pendopo Delta Wibawa, Rabu17/6/2020).

Selain itu, Khofifah menilai tracing yang dilakukan di Sidoarjo masih belum optimal. “dari hasil evaluasi  menunjukan bahwa Sidoarjo belum maksimal dalam melakukan tracing. Sehingga banyak ditemukan kasus baru”, ujarnya.

Pemerintah kabupaten Sidoarjo sudah merencanakan akan melakukan rapid test massal. Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan pihaknya sudah pesan 50.000 rapid test. Sidoarjo juga sudah melakukan rapid test sebanyak 8.000 an orang.

“Langkah pertama yang akan kita lakukan adalah dengan memaksimalkan tracing, kedua kita sudah pesan 50.000 rapid test. Terutama di daerah zona merah akan dilakukan rapid test massal. Langklah ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran. Jika ada temuan kasus reaktif maka akan dilakukan test swab mobil PCR yang sudah disiapkan di GOR. (Bg)
Home » » Peringati Hari Bhayangkara Ke 74, Polresta Sidoarjo Gelar Bakti Sosial Donor Darah

Peringati Hari Bhayangkara Ke 74, Polresta Sidoarjo Gelar Bakti Sosial Donor Darah

Doc.Donor darah oleh Kapolres Sidoarjo.Kombes Pol Sumardji
Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke74 tahun 2020, Polresta Sidoarjo menggelar Bakti Sosial Donor Darah. Acara ini dilaksanakan di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Sidoarjo, Kamis 18/06/2020.

Kegiatan donor darah ini Polresta Sidoarjo bersinergitas dengan TNI dan PMI Sidoarjo, tidak hanya diikuti pejabat utama, anggota dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Polresta Sidoarjo. Melainkan juga diikuti pengurus Bhayangkari Cabang Kota Sidoarjo dan anggota TNI. Keseluruhan total ada 200 orang pendonor darah.

"Donor darah ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke 74. Karenanya, kami isi melalui kegiatan bakti sosial donor darah agar dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan darah," terang Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji, yang juga turut mendonorkan darahnya.

Selain itu, Kombes Pol. Sumardji menambahkan jika kegiatan donor darah ini juga sebagai kepedulian Polri memperingati Hari Donor Darah Sedunia 14 Juni 2020. "Setiap tetes darah kita, sangat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan," imbuhnya.

Dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-74 pada 1 Juli 2020 mendatang, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menyampaikan tema yang diangkat adalah "Kamtibmas Kondusif, Masyarakat Semakin Produktif".( bg)
Home » » Desa Banjaransari Lakukan Pergeseran Volume Semua Kegiatan Fisik Desa

Desa Banjaransari Lakukan Pergeseran Volume Semua Kegiatan Fisik Desa

Kantor desa Banjaransari Kecamatan Padas ( dari depan )
Infografis APBD 2020
DS.Banjaransari
Ngawi,OposisiNews.Co.id - Dalam mensinkronkan pergeseran anggaran infrastruktur dan Pencegahan Pemutusan mata rantai Covid 19 desa Banjarsari Kecamatan Padas Kabupaten Ngawi lakukan langkah bijak pengurangan semua kegiatan infrastruktur tanpa terkecuali sebagai upaya meminimalisirkan kecemburuan ditengah masyarakat.
" Semua kegiatan infrastruktur desa akibat pedemik Covid 19 secara tidak langsung ter-imbas mulai dari anggaran sampai pelaksanaan kegiatan yang wajib menerapkan protokoler Covid19 yang telah diwacanakan pemerintah ", ungkap Agus Kepala desa Banjaransari.

Agus Widodo
Kds Banjaransari
" Seperti yang telah ditetapkan pemerintah melalui Permendes dan SE Bupati Ngawi sejak awal diterbitkan aturan pemerintah desa Banjaransari telah mengalokasikan anggaran untuk pencegahan dan pemutusan mata rantai Covid 19 dengan melakukan penyemprotan disemua kantor dibawah kewenangan desa dan lingkungan ( 4 dusun : Barahan , Brangkal , Banjar 1 dan 2 ) serta pembagian masker pada warga dan menyediakan sarana cuci tangan ditiap titik kumpul warga ", terang Agus Widodo. Kepala desa.

" Sementara untuk penganggaran semua kegiatan seperti perintah Permendes dan SE Bupati Ngawi diambilkan dari Dana Desa sebesar Rp.20 juta , selain penganggaran pencegahan pemerintah desa juga telah melakukan kewajiban mengalokasikan anggaran Rp 10.9 juta untuk penanganan Covid di transper ke Pusat ( Kementrian Kesehatan ) sementara dari total jumlah warga desa 2998 penduduk pemerintah desa telah mengalokasikan anggaran dampak Covid 19 pada 25 KK @ Rp 600 ribu / bulan selama 3 bulan ( Mei, Juni , Juli ) mendasar inventarisasi data warga terdampak dan warga terdampak dan sudah terkafer oleh dana bansos lain seperti PKH ", imbuhnya.
Pada TA 2020 desa Banjaransari sesuai APBDes dengan kekuatan anggaran DD sebesar Rp 964,532,000 menprioritaska. Pembangunan infrastruktur desa berupa : 5 titik TPT dan 1 titik paving jalin dan mengagarkan Rp 34,1 juta untuk PKT ( Padat Karya Tunai ) dibawah kendali ketua TPK H.Nasrudin.

Doc.Kegiatan
" Semua pekerjaan fisik untuk tahap II Dana Desa sudah 70 persen rampung , semua kegiatan dikerjakan warga setempat dan alhamdullilah tidak ada
Doc.kegiatan
kendala yang berarti mesti terjadi pergeseran volume kegiatan dan menerapkan protokoler kesehatan  , semua warga bisa memaklumi dan menerima kondisi sekarang ini
Doc.kegiatan
ditengah mewabahnya virus Corona ", Ujar Ketua TPK.

" Memang kita akui untuk TA.DD 2020 terjadi pengurangan jumlah pekerja dan saya yakin semua desa juga menerapkan pengurangan pekerja PKT dengan adanya ajuran Psykal & Social Distencing oleh pemerintah ", tutup H.Nasrudin  ( Red )
Home » » Tahap II DD , Pemdes Kertoharjo Rampungkan Drainase Dusun Bulung

Tahap II DD , Pemdes Kertoharjo Rampungkan Drainase Dusun Bulung

Lokasi kegiatan drainase dusun bulung
Ktr desa Kertoharjo
Ngawi,OposisiNews.Co.Id - Desa Kertoharjo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi merupakan salah satu desa penyangga Kabupaten Ngawi yang konsisten dalam pembangunan infrastruktur desa dengan memanfaatkan dana desa dan dana dari sumber hibah.

Ditengah merebaknya pedemik Covid19 dibawah kepemimpinan Suwarjono, Kds Kertoharjo dan didukung semua elemen pemerintahan dan tokoh masyarakat , pemdes Kertoharjo komitmen merampungkan program pembangunan infrastruktur desa tanpa mengindahkan pembangunan sosial ditengah masyarakat.

Pembangunan sosial di masyarakat sebagai penanganan , pencegahan dan dampak Covid 19 , pemerintah desa Kertoharjo telah mengalokasikan anggaran DD yang diperuntukan untuk pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid19 berupa penyemprotan Desinfeksitan ditiap lingkungan dengan memprioritaskan titik kumpul warga , pemberian masker . Selain pencegahan pemdes Kertoharjo juga memproyeksikan dampak Covid 19 pada warga dengan mengucurkan Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa ( BLT-DD ) untuk 45 KK sebesar @ Rp 600 ribu/KK selama 3 bulan dengan total anggaran Rp 81 juta.

Dumarwan , mantan
BPD Kertoharjo
Sementara pembangunan infrastruktur yang telah diprioritaskan pada tahun ini mengalami pergeseran , pemdes Kertoharjo dibawah Ketua TPK infrastruktur desa . Nanung ( Kasun Ketanggi lor ) telah rampung mengerjakan proyek drainase dusun ketanggi lor yang ter-anggarkan Rp 73.8 juta ( DD ) untuk tahap II DD telah merambah pembangunan Drainase dusun Bulung Rp 260.600.000 ( DD ).

Dumarwan salah satu tokoh masyarakat dan mantan anggota BPD desa Kertoharjo yang berdomisi di dusun Bulung Lokasi kegiatan drainase pada berita OposisiNews mengatakan , Pembangunan drainase di dusun Bulung perlu mendapat apresiasi sebagai contoh pembangunan desa yang berbasis padat karya. Pekerjaan sangat sesuai dengan harapan warga khusunya warga dusun Bulung karena semua kegiatan dikerjakan dan diawasi oleh warga setempat , ujarnya. ( Red )
Home » » Wisata Magetan Rencana Kembali Di Buka

Wisata Magetan Rencana Kembali Di Buka

Kadin Disparbud Magetan.Venlly Nicolas
Magetan,OposisiNews.co.id- Berbagai wisata yang ada di kabupaten magetan saat adanya wabah corona tutup untuk umum mulai tanggal 20 maret 2020

Kepala dinas pariwisata dan budaya (Disparbud) magetan Venlly Nicolas mengatakan, mendasar musyawarah bersama Forkopimda magetan dan pelaku usaha wisata berencana uji coba membuka akses wisata yang ada di magetan, namun tetap berdasarkan protokol kesehatan.

"Dari  sosialisasi terpadu  kemarin, Pemkab Magetan berencana akan melakukan uji coba pembukaan wisata mulai 22 Juni hingga 21 September atau selama 3 (tiga) bulan kedepan," ujar Venlly

Pembukaan wisata ini tetap akan dievaluasi oleh Gugus Tugas COVID-19.dimana untuk menjaga keamanan, keselamatan dari pengunjung, pedagang, pegawai di lokasi wisata tersebut, saya berharap  Seluruh pelaku usaha bisa menerapkan himbauan dan arahan dari Pemkab magetan dan protokol kesehatan"imbuh Kadin

Venlly juga menegaskan Bila mana dalam waktu uji coba selama batas waktu yang disepakati kondisi aman maka terus dibuka, akan tetapi bila sebaliknya akan di tutup kembali" tegasnya

Dinas pariwisata dan Kebudayaan sudah melakukan pengajian, sosialisasi dan musyawarah (rapat) bersama.bersama pemangku jabatan di pemkab magetan dan pelaku usaha di laksanakan kemarin (16/06) di ruang Ki Mageti .Dimana pelaksanaan uji coba tersebut sudah berdasarkan panduan protokol kesehatan dan nantinya akan di pantau, di awasi dan selalu di tinjau oleh Gugus tugas covid 19 magetan.(mar)

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon