Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Mal Pelayanan Publik Sidoarjo Bisa Menampung 129 Pasien Isolasi Covid-19

Mal Pelayanan Publik Sidoarjo Bisa Menampung 129 Pasien Isolasi Covid-19

Written By BBG Publizer on Rabu, 10 Juni 2020 | 21.03

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -  Mulai besok hari Kamis, 11/6 Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) kabupaten Sidoarjo sudah bisa digunakan untuk isolasi pasien Covid-19. Dengan kapasitas yang mampu menampung 129 pasien dan ditangani petugas medis gabungan yang berasal dari Dinas Kesehatan kabupaten Sidoarjo dan petugas medis dari Pasmar-1 AL.

Rencananya besok akan dilakukan lauching oleh Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Ruang isolasi MPP nantinya bisa ditempati pasien Covid-19 kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) dan pasien yang saat ini melakukan isolasi mandiri di rumah.

Pengamanan gedung, Wabup Nur Ahmad mengatakan akan dilakukan penjagaan dengan ketat oleh petugas dari TNI-Polri. Bagi orang yang tidak berkepentingan tidak diperbolehkan masuk.

Nur Ahmad juga meyampaikan bahwa petugas medis dari Marinir AL yang menangani di MPP Sidoarjo sebelumnya sudah selesai bertugas menangani pasien Covid-19 di Wisma Atlet Jakarta.  Sekitar 50 orang petugas medis gabungan yang dilibatkan.

“Hall MPP ini yang terbaik dimiliki Pemkab Sidoarjo, tetapi oleh karena kondisinya hari ini kita mengutamakan untuk penanganan Covid-19. Maka hall ini kami pergunakan untuk ruang isolasi bagi para OTG dan lain sebagainya. Alhamdulillah kita bekerjasama dengan semua pihak, khusunya dengan Pasmar kita akhirnya menyulap ini semuanya saat ini sudah kami  nyatakan siap dan besok sudah akan kita launching dan besok juga pasien sudah bisa dimasukkan disini. Kapasitasnya 129 pasien”, kata Nur Ahmad usai melihat kesiapan Hall MPP yang akan dipakai tempat isolasi mandiri. Rabu, 10/6/2020.

Keputusan pemkab Sidoarjo mempergunakan MPP sebagai tempat isolasi menunjukkan upaya yang maksimal dalam penanganan Covid-19. Termasuk melibatkan tenaga medis dari Pasmar yang sudah berpengalaman dalam menangani pasien Covid-19.

“Mereka OTG atau pasien yang melakukan isolasi mandiri bisa menempati MPP. Petugas akan menyiapkan program – program upaya penyembuhan terutama dari petugas medis Pasmar yang pernah bertugas di Wisma Atlet Jakarta tentunya sudah pengalaman”, ujarnya. (Bg)
Home » » Hasil swab 4 Pasien Positif-covid 19 Di Sikka Negatif, 2 di nyatakan sembuh dan 2 masih di rawat.

Hasil swab 4 Pasien Positif-covid 19 Di Sikka Negatif, 2 di nyatakan sembuh dan 2 masih di rawat.

Sikka,OposisiNews.co.id-21 pasien covid-19 yang saat ini di rawat di ruangan isolasi RSUD  dr.Tc.hillers maumere, 4 orang pasien di nyatakan negatif berdasarkan hasil  pemeriksaan sampel swab di laboratorium  RSUD W.Z  johanes kupang Rabu(10/06/2020).

4 Sampel swab yang di nyatakan negatif ini merupakan hasil  dari dua kali  pemeriksaan swab  yaitu  swab ke lima dan ke enam dan di nyatakan negatif.

Saat konpres bersama awak media Juru bicara satgas covid-19 Kabupaten Sikka Petrus Herlemus  menjelaskan bahwa, Sampel terakhir  yang di kirim sebanyak 21 sampel  swab positif covid -19  dan 5 sampel  Swab  yang kontak erat dengan pasien postif covid-19.

Dari 21 sampel  swab yang di kirim  4 sampel swab di nyatakan negatif di antaranya  2 sembuh dan 2 lainnya masih di rawat. "Dua pasien yang masih harus di rawat ini  di karenakan pertimbangan medis,walaupun hasilnya sudah negatif tetapi  masih perlu di rawat selama satu  atau dua hari setelah itu akan di kembalikan dalam kondisi yang benar- benar sehat baru di kembalikan," Ujar Petrus Herlemus.

Sementara 5 sampel swab  yang kontak erat dengan pasien postif  covid -19 Kabupaten Sikka semuanya  di nyatakan negatif, dengan begitu," sampai saat ini Kabupaten Sikka belum mengalami transmisi lokal dan untuk pasien yang di nyatakan sembuh, sementara saya koordinasikan, dan rencananya sore akan di pulangkan, ungkap Petrus. ( EY )

 Reporter. Ernensia Yunita
Home » » Kapolresta Sidoarjo Kampung Tangguh Semeru Harus Terus Dijalankan

Kapolresta Sidoarjo Kampung Tangguh Semeru Harus Terus Dijalankan

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Keberadaan Kampung Tangguh Semeru di tengah pandemi Covid-19, tidak hanya berdampak positif guna menekan penyebaran virus tersebut. Akan tetapi dapat membentuk ketangguhan lainnya bagi masyarakat.

Seperti diutarakan Kepala Desa Bluru Kidul Tri Prastiyono, saat memberikan sambutan launching Kampung Tangguh Semeru Desa Bluru Kidul, Setelah dibentuk kampung tangguh di tempatnya, situasi kamtibmas berjalan aman dan kondusif. “Tindak kriminalitas dapat ditekan. Keamanan terkontrol dengan adanya kampung tangguh ini,” ujarnya.selada, 9/6/2020.

Melihat semakin bergeliatnya semangat masyarakat untuk membentuk Kampung Tangguh Semeru di desa maupun perkampungan, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menganggap bahwa manfaat dari adanya Kampung Tangguh Semeru ini begitu banyak.

Tidak hanya efektif menekan laju penyebaran Covid-19, Kampung Tangguh Semeru menurut Kombes Pol. Sumardji sama halnya yang diutarakan Kepala Desa Bluru Kidul Tri Prastiyono. Yakni membuat tangguh keamanan dan ketenangan di masyarakat.

“Ya, banyak yang merasakan bahwa tangguh dalam penguatan harkamtibmas, merupakan manfaat lain dari adanya Kampung Tangguh Semeru. Sebab itu, keberadaannya harus lestari, Kampung Tangguh Semeru harus terus dijalankan di setiap desa,” harap Kapolresta Sidoarjo saat menghadiri launching Kampung Tangguh Semeru Desa Bluru Kidul.

Keberadaan Kampung Tangguh Semeru juga melatih masyarakat untuk hidup gotong royong dan saling peduli. Jika konsep seperti ini dijalankan terus, tambah Kapolresta Sidoarjo situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo akan tetap aman dan kondusif.

Dukungan juga disampaikan Plt. Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin. Ia mengatakan bahwa di Kampung Tangguh Semeru semua program tertampung di dalamnya. Sebagaimana dengan adanya divisi-divisi. Ada divisi keamanan, kebutuhan pangan, kesehatan, kematian, dan sebagainya.

“Jika semua warga terlibat di dalamnya. Maka desa maupun perkampungan kita akan tangguh ke depannya. Termasuk dengan terbuktinya penyebaran Covid-19 di sejumlah zona merah Sidoarjo dapat menurun,” jelasnya.( Bg )

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon