Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Desa Bringin Pending Pengadaan Mobil Siaga Desa , Dampak Covid-19

Desa Bringin Pending Pengadaan Mobil Siaga Desa , Dampak Covid-19

Written By BBG Publizer on Selasa, 09 Juni 2020 | 21.56

Lokasi kegiatan pembangunan pavingisasi dusun bringin RT 006 Rw 001 
Ngawi,OposisiNews.Co.Id- Dampak merebaknya pedemik virus Corona secara global yang terus menteror disegala lini kehidupan sangat berimbas pada lemahnya sektor ekonomi nasional mulai dari tingkat pusat sampai daerah.

Desa Bringin Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi salah satu wilayah pemerintahan desa di Kabupaten Ngawi yang letak geografisnya berada dispadan perbukitan kapur dan sebagian wilayahnya masuk desa hutan, dampak merebaknya Covid 19 tidak signifikan berimbas dalam pembangunan infrastruktur desa.

Puji Rahayu.Kds Bringin
" Untuk tahap I penanganan dan Penangulangan Covid 19 , desa menggarkan dana desa Rp 17.5 juta dan silfa APBDes Rp 3.5 juta  digunakan belanja masker warga , Disefeksitan penyemprotan lingkungan secara kontinyu dan pengadaan tempat cuci tangan dilokasi-lokasi strategis tempat berkerumunya warga , " terang Puji Rahayu. kades Bringin.

" Sementara untuk tahap II Penangulangan dampak  Covid 19 , Pemdes Beringin alokasikan anggaran 10% dari pagu DD untuk Bantuan Langsung Tunai  ' BLT-DDS ' pada 54 KPM dengan total anggaran Rp 97 juta ,' jelas kades .

" Pergeseran anggaran Dana Desa tidak signifikan berpengaruh pada pembangunan fisik ( infrastruktur ) karena mendasar musyawarah khusus dengan melibatkan semua komponen pemerintahan desa , Pemerintah desa Bringin sepakat mengalihkan anggaran belanja pembelian Mobil Siaga Desa tahun ini ( 2020.red ) ", tuturnya.

Pada tahun anggaran Dana Desa ( DD ) 2020 , Desa Bringin merencanakan merampungkan pekerjaan infrastruktur desa dengan sebagaian pembangunan infrastruktur merupakan tindak lanjut program tahun sebelumnya ( 2019 ) .

Mengacu APBDes Bringin tahun ini ( 2020 ), 6 kegiatan fisik ( infrastruktur ) meliputi :

1.Pembangunan Jalan Paving Dusun Bringin RT 006 RW 001 dengan anggaran Rp 200 juta ( DD ), 2.Pembangunan Jalan Paving dusun Kedungrejo RT 003-004 RW 002 dengan anggaran Rp 143.741.900 ( DD )
3.Pembangunan paving dusun Genengan RT 003 RW.O03 dengan anggaran Rp 100 juta .
4 Pembagunan jalan lingkungan dusun nampu RT 003 RW 004 dengan anggaran Rp 125 juta .
5.Pembangunan jalan rabat menuju dusun Bowan.dengan anggaran Rp 115,221 juta ( DD ) dan
6. Normalisasi Jalan /PKTD dengan anggaran Rp 30 juta.

" Untuk anggaran dana desa tahap II , seperti rencana awal pemdes Bringin dibawah kendali Priyoto Suwandono , TPK desa yang kesehariannya sebagai Kasun Bringin rampungkan pekerjaan paving di dusun bringin yang teranggarkan Rp 200 juta dari DD ", terang kades .

Pada berita OposisiNews , Priyoto mengatakan , sampai hari ini pavingisasi dusun bringin sudah mencapai 70 % , semua pekerja melibatkan warga setempat dengan skema PKT . Untuk volume pekerjaan P.225 meter x L 4 meter .

" Pekerjaan paving di dusun Bringin RT 006 RW 001 merupakan kelanjutan dari program paving tahun anggaran kemarin , yang berbeda hanya soal jumlah pekerja yang lebih sedikit dari tahun sebelum mewabahnya virus Corona semua dilakukan mendasar ajuran pemerintah dan protokoler Covid19 ", imbuh Priyoto. ( Red.adv )   
 



 
Home » » Pelantikan 641 Pejabat Di Lingkup Pemkab Tulungagung

Pelantikan 641 Pejabat Di Lingkup Pemkab Tulungagung

Add. Penandatanganan Berita Acara Pelantikan Di Hadapan Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M.
Tulungagung.OposisiNews.co.id-Bupati Tulungagung, Drs.Maryoto Birowo, M.M., melantik para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkup Pemkab Tulungagung guna mengisi kekosongan jabatan yang terjadi selama ini.

Maryoto mengungkapkan bahwa, pelantikan tersebut yakni pengukuhan pengisian jabatan sekaligus mutasi diantaranya terdiri dari 25 orang pejabat dari eselon IIB, 146 eselon III dan eselon IV 469.

"Jadi ini pengukuhan sekaligus mutasi untuk eselon IIB sebanyak 25 orang, untuk eselon III sebanyak lebih kurang 146 orang, eselon IV lebih kurang 469, sehingga totalnya lebih kurang 641,” ungkap Bupati usai pelantikan di Pendhopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (8/6/2020).

Bupati mengaku terkait dengan pelantikan tersebut masih menyisakan 8 jabatan yang belum terisi atau masih kosong untuk eselon II.

" Ada 8 jabatan yang sampai saat ini masih kosong untuk eselon II. Hal tersebut karena pejabat sebelumnya sudah purna dan di isi Pelaksana tugas (Plt), serta adanya mutasi jabatan. Dan nanti tetap di lakukan lelang jabatan," terangnya.

Lebih lanjut di sampaikan oleh Bupati bahwa, sebagai penyempurnaan dan tindak lanjut PP 72 tahun 2019, Dinas Sosial harus berdiri sendiri, maka juga di lakukan perombakan. Yang sebelumnya jadi satu dengan Dinas Sosial Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (Dinsos KBPPPA), kini Dinas Sosial harus berdiri sendiri.

"Dinas Sosial mempunyai beban pekerjaan yang cukup luas, mulai dari mengurusi anak terlantar, ibu hamil, orang jompo, bantuan sosial. Bahkan Dinas Sosial mengurusi manusia secara holistik tentang kehidupan," ungkap Bupati.

Dengan di lantiknya para pejabat baru di lingkup pemerintahan Kabupaten Tulungagung, Bupati berharap kepada seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) segera beradaptasi dalam bekerja dengan baik dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

"Sebagai pejabat baru saya minta untuk meningkatkan kinerja. Harus disiplin dan bekerja dengan baik tentunya," tandasnya. ( AG.P)

Pewarta : A.purnomo.

Home » » Tiga Pilar Provinsi Jawa Timur Apresiasi Kampung Tangguh Di Desa Bolorejo

Tiga Pilar Provinsi Jawa Timur Apresiasi Kampung Tangguh Di Desa Bolorejo

Add. Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa Bersama Kapolda Dan Pangdam V Brawijaja, Saat Di Kampung Tangguh Desa Bolorejo
Tulungagung.OposisiNews.co.id- Terbentuknya Kampung Tangguh di desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawansa, beserta Kapolda Jawa Timur, dan juga Pangdam V Brawijaya.

"Dengan terbentuknya Kampung Tangguh di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, telah terbukti mampu memutus penyebaran covid-19," ungkap Kapolres Tulungagung, AKBP. Eva Guna Pandia, dalam paparannya di hadapan Tiga Pilar Provinsi Jawa Timur saat berkunjung di Kampung Tangguh Desa Bolorejo. Minggu, (07/06/2020).

Dalam paparannya, Kapolres mengungkapkan bahwa, saat itu di Desa Bolorejo ada 2 pasien terkonfirmasi positip covid-19, dan 2 Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Dengan di bentuknya Kampung Tangguh, serta di dukung tingkat kesadaran yang tinggi dari masyarakat akan protokol kesehatan serta melaksanakan himbauan pemerintah terkait dengan pencegahan dan pemutusan penyebaran covid-19, pasein tersebut sudah dinyatakan sembuh.

"Ini adalah hal yang luar biasa," ujarnya.

 Kapolda Jawa Timur,
 Irjen Pol. DR. M.Fadil Imran, M.Si,
 tandatangani Peasasti
 Pos Digital Astuti
 Kampung Tangguh
 Desa Bolorejo
Selanjutnya usai menandatangani prasasti Pos Digital Astuti, di Kampung Tangguh Desa Bolorejo, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol.DR.M. Fadil Imran, M.Si, mengatakan bahwa, yang membedakan Kampung Tangguh yang ada di Desa Bolirejo dengan Kampung Tangguh yang lain adalah banyaknya inovasi yang di miliki oleh Kampung Tangguh Desa Bolorejo, mulai dapur umum, ruang isolasi, ruang pemeriksaan kesehatan,kelengkapan tanggap bencana,lumbung pangan, hingga bank sampah. Serta yang paling menarik adalah Pos Digital Astuti yang di lengkapi dengan aplikasi pendukungnya.

"Inovasi seperti ini bisa di jadikan pilot project untuk di implementasikan pada Kampung Tangguh yang lain," terangnya.

Prasasti Pos Digital Astuti
 Dan Prasasti Aplikasi
 Jogo Tulungagung Astuti

 
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. M.Fadil Imran mengakui bahwa, Keberadaan Pos Digital Astuti beserta aplikasinya sangat luar biasa, sebab dapat mempermudah komunikasi antara masyarakat dengan pihak kepolisian.

"Sehingga polisi bisa cepat merespon jika ada kejadian di lapangan. Selain itu, Pos Digital Astuti tersebut juga bisa terhubung ke TNI, Dinkes, dan RSUD dr. Iskak," lanjutnya.

Sementara Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawansa berharap, dengan Kampung tangguh yang sudah terbentuk tidak hanya berfungsi untuk memutus penyebaran covid-19, namun di harapkan bisa mencakup hal yang lebih luas untuk peesiapan menuju New Normal.

"Jadikan Kampung Tangguh ini menjadi Kampung yang mampu menjaga ketangguhan di berbagai lini," harapnya.

Gubernur Kofifah juga sangat mengapresiasi keberadaan bank sampah di Desa Bolorejo yang memanfaatkan barang-barang yang tidak terpakai untuk di olah menjadi barang kerajinan yang unik.

"Ini role model yang bagus. Keberadaan bank sampah mampu memberikan kontribusi kepada warga masyarakat yang menyerahkan sampah-sampah atau barang bekas lainnya. Jadikan Kampung tangguh yang benar-benar tangguh dari segi sosial, keselamatan,keamanan,ekonomi, hingga budaya," pungkasnya. ( AG.P )

Pewarta : A. Purnomo.

Home » » PSBB Usai, Warga Kepatihan Tulangan Tetap Semangat Jalankan Kampung Tangguh Semeru

PSBB Usai, Warga Kepatihan Tulangan Tetap Semangat Jalankan Kampung Tangguh Semeru

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Memasuki masa transisi new normal, desa-desa di Kabupaten Sidoarjo tetap menjalankan program Kampung Tangguh Semeru guna menekan penyebaran Covid-19. Seperti halnya di Desa Kepatihan, Tulangan, Sidoarjo, meluncurkan Posko Kampung Tangguh Semeru.selasa, 9/6/2020.

Bertempat di Balai Desa Kepatihan, acara dihadiri Plt. Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. M. Iswan Nusi, Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana, beserta Forkopimka Tulangan dan instansi terkait.

Camat Tulangan Didik Widoyoko menyampaikan dari 22 desa yang ada di Kecamatan Tulangan, terdapat positif Covid-19 sebanyak 23 orang. Paling banyak adalah Desa Jiken. "Karenanya dalam kesempatan ini, kami meluncurkan Kampung Tangguh Semeru di tujuh desa. Dengan harapan dapat memperketat penerapan protokol kesehatan ke warga, sehingga angka penyebaran tersebut dapat kami tekan," khatanya.

Atas upaya yang dilakukan warga Tulangan, Plt. Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin mengapresiasi bahwa langkah menekan laju pertambahan Covid-19 melalui Kampung Tangguh Semeru, merupakan sebuah ikhtiar positif yang harus didukung oleh kerjasama warga di desa-desa.

"Protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19 harus tetap dijalankan. Keberadaan posko Kampung Tangguh Semeru harus menjadi ujung tombak dalam pelaksanaannya, sehingga di masa transisi new normal ini penyebaran Covid-19 dapat ditekan di mulai dari tingkat desa," pesannya.

Sementara, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji berharap masyarakat di tengah pandemi Covid-19 dapat saling mendukung di semua sektor. Baik itu sektor keamanan, pemenuhan kebutuhan pangan, kesehatan, sosial budaya, dan lainnya. Itu semua terangkum dalam keberadaan Kampung Tangguh Semeru. Sebab itu, ia mengajak semua lapisan masyarakat terlibat maksimal di dalamnya guna efekifitas menekan penyebaran Covid-19.

Di akhir acara, Forkopimda Kabupaten Sidoarjo dan Forkopimka Tulangan meninjau sarana dan prasarana yang ada di Posko Kampung Tangguh Balai Desa Kepatihan. Seperti sentra UMKM warga, ruang isolasi dan kesehatan, lumbung pangan, dan memberikan bantuan paket sembako, dan masker kepada warga setempat.( Bg )
Home » » Kapolresta Sidoarjo Jenguk Bripka Romi Andriansyah

Kapolresta Sidoarjo Jenguk Bripka Romi Andriansyah

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Sumardji menjenguk Bripka Romi Andriansyah. Anggota Unit Reskrim Polsek Wonoayu ini mengalami patah tulang kaki karena terjatuh motornya saat duel dengan pelaku jambret Hand Phone (HP).

Kapolresta Sidoarjo saat menjenguk Romi di rumahnya Desa Jimbaran Kulon,Rt 2 /Rw 1 Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Senin 08/06/2020.

Setiap anggota memang resiko tugas, memiliki naluri terpanggil untuk membantu ketika ada yang membutuhkan. Itu jiwa kesatria dan jiwa Bhayangkara.

Kapolres Sidoarjo, mengungkapkan bakal memberi penghargaan atas loyalitas anggotanya saat bertugas. memberi penghargaan tetap memberi kesempatan Bripka Romi untuk mengikuti pendidikan.

Berikan penghargaan. Jangan sampai karena kakinya dioperasi karirnya jadi terhambat. Kami akan ikutkan (Romi) untuk mengikuti pendidikan selanjutnya," janji Sumardji.

Sebelumnya, kejadian nahas yang terjadi itu, saat Bripka Romi berkunjung ke orang tuanya di Desa Bluru, Kecamatan Sidoarjo. Saat itu, kebetulan Romi memergoki 2 orang jambret yang beraksi di dekat Kantor Pos Sidoarjo JL Teuku Umar, Wates, Sidoarjo.

Romi dengan naluri polisinya berusaha mengejar kedua perampas HP itu. Romi pun sempat dipukul helem, tetapi tetap mengejar para pelaku kejahatan jalanan itu. Namun, saat menangkap kedua pelaku Romi memepet kedua jambret   karena salah seorang pelaku menangkes hingga terjatuh Romi harus menjalani perawatan di RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong.

Kedua pelaku perampasan HP itu sudah diamankan di Polsek Sidoarjo Kota ( Bg )
Home » » Desa Gemarang Sandang Status Desa Tangguh Semeru

Desa Gemarang Sandang Status Desa Tangguh Semeru

Balai desa Gemarang yang disulap menjadi lumbung pangan desa Tangguh Semeru
Ngawi, OposisiNews.Co.Id - Memasuki tatanan baru ' New Normal ' sebagai upaya pencegahan penularan dan meminimalisir dampak wabah Corona ( Covid -19 ) serta upaya pemulihan ekonomi rakyat segala cara telah diterapkan oleh Pemkab Ngawi dengan pembentukan Desa Tangguh Semeru sebagai kepanjangan tangan dari Desa Siaga.

Pra New Normal dan masih ditengah mewabahnya Covid19 ditengah masyarakat ,  pemdes se-kabupaten Ngawi mendasar Permendes dan SE Bupati Ngawi telah mengalokasikan Bantuan Langsung Tunai dari sumber Dana Desa ( BLT-DDS 2020 ) yang diterimakan selama 3 bulan. sejak bulan Mei , Juni dan Juli .

" Untuk sementara desa Gemarang telah mengalokasikan dana desa untuk BLT-DDS @ Rp 600 ribu ( tahap pertama ) pada 25 KK , sementara tahap kedua akan bertambah menjadi 28 KK mendasar musyawarah khusus yang telah disepakati bersama " , Buka Sunarni mengawali perbincangannya pada Berita OposisiNews terkaid kesiapan desa Gemarang Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi dalam penanganan Covid19 dan sandangnya status desa Tangguh Semeru seiring New Normal.

"Untuk Kecamatan Kedunggalar sementara telah menyiapkan 3 desa. Kedunggalar , Jati Gembol dan salah satunya desa Gemarang untuk menjadi pilot projek sebagai Desa Tangguh Semeru ," tutur Sunarni kades Gemarang . Senin 6/06/2020.

Pembentukan kampung tangguh seperti arahan dan harapan Bupati , masyarakat khususnya warga mampu bisa turut berperan aktif dalam pencegahan penularan COVID-19 di bumi orek-orek.

Salah satu indikator  Desa Tangguh Semeru tersedianya posko sebagai pusat informasi, sistem pangamanan kampung yang efektif dan sarpas pendukung memadai, SDM untuk mengevakuasi pasien COVID-19, SDM pemulasaraan jenazah korban COVID-19, lokasi pemakaman jenazah COVID-19, dan petugas yang bisa melayani konseling psikologi dan binrohtal.

"Serta wajib ada lumbung pangan di tiap desa dalam bentuk gotong royong, ini yang utama sebagai desa yang menyandang status Desa Tangguh Semeru ," kata Sunarni.

Kades Gemarang , Sunarni
Terima bantuan 5 sak sembako
Berupa beras dari Koramil
Kedunggalar
Untuk lumbung pangan sendiri, lanjut Sunarni berupa bantuan dari masyarakat yang mampu atau instasi pemerintah  kepada masyarakat yang lebih membutuhkan seperti yang saat ini dilakukan oleh Kodim 0805 yang dipasrahkan oleh Babinsa Kedunggalar berupa donasi beras 25 kg yang direncanakan 40 kg yang diterima langsung oleh Sunarni Kades Gemarang di Posko Lumbung Pangan Desa Tangguh Semeru .

" Semua bantuan / donasi yang masuk akan tercatat dan terdekomentasi oleh bendahara Pos Pelayanan Informasi Desa Tangguh Semeru ", ujar Sunarni.

"Bentuk gotong royong masyarakat khususnya warga mampu menjadi kunci berjalannya pelaksanaan Desa Tangguh Semeru, jadi ketika ada yang mampu bisa mengumpulkan bahan pangan untuk disalurkan pada lumbung pangan yang selanjutnya akan didistribusikan ke masyarakat yang sakit atau yang membutuhkan," paparnya.

"  Untuk ketersediaan stok bahan pangan di lumbung pangan ,  baru saya pribadi  dan rencana saya akan menggugah saudara-saudara saya yang mampu , warga mampu serta perangkat untuk ikut berperan aktif dalam pendonasian lumbung pangan dengan metode subsidi silang sementara subsidi pemerintah daerah masih menunggu arahan Bupati  '',Imbuhnya. ( Red,Adv )

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon