Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Pimpinan Komite I: DPD RI Tolak Pilkada 2020

Pimpinan Komite I: DPD RI Tolak Pilkada 2020

Written By BBG Publizer on Selasa, 02 Juni 2020 | 19.49

Jakarta,OposisiNews.Co.Id – Pemerintah baru-baru ini menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota yang mengatur penundaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 akibat wabah Corona Virus Disease (Covid-19). Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan rencana akan melaksanakan Pilkada Serentak pada tanggal 9 Desember 2020. Terkait dengan hal tersebut, Komite I DPD RI memberikan beberapa pokok-pokok pertimbangan.

Hal itu disampaikan salah satu Pimpinan Komite I DPD RI, H. Fachrul Razi, MIP, dalam pesan WhatsApp, Selasa (02/06/2020). Pertama, kata Fachrul, WHO telah menyatakan Covid-19 sebagai pandemi global yang belum dapat diprediksi kapan pandemi tersebut akan berakhir.

Kedua, lanjut dia, Pemerintah telah menetapkan Covid-19 sebagai bencana nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020. “Sampai saat ini status tersebut masih berlaku, belum dicabut,” ujar Fachrul.

Pertimbangan berikutnya adalah bahwa pandemi Covid-19 telah berdampak terhadap meningkatnya jumlah korban dan kerugian harta benda. Juga, akhir-akhir ini terjadi perluasan cakupan wilayah yang terkena bencana. “Hal itu menimbulkan implikasi pada aspek sosial ekonomi yang luas di Indonesia,” imbuh Fachrul yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komite I DPD RI itu.

Perimbangan DPD RI lainnya adalah bahwa Pilkada Serentak akan melibatkan 270 daerah dengan kurang lebih jumlah pemilih sebanyak 105 juta orang. Ratusan juta pemilih itu sangat rentan untuk terpapar Virus Corona yang mengancam keselamatan jiwa pemilih dan penyelenggara pemilu. “Sangat penting dipertimbangkan pula bahwa faktanya sampai dengan saat ini, jumlah korban yang terinfeksi Covid-19 masih terus bertambah, serta belum menunjukkan kecenderungan akan melandai apalagi berakhir,” Fachrul mengingatkan.

Selain itu, ujar Fachrul lagi, anggaran penyelenggaraan Pilkada Tahun 2020 yang telah disepakati oleh KPU bersama 270 kepala daerah melalui naskah perjanjian hibah daerah sebesar Rp. 9.9 triliun. Dana itu tentu akan sangat bermanfaat bagi daerah apabila digunakan untuk penanganan pandemi dan pemulihan dampak covid-19 bagi masyarakat daerah. “Pengajuan tambahan anggaran pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 oleh KPU sebesar Rp. 535,9 miliar di tengah kondisi pandemi ini akan sangat memberatkan keuangan negara,” jelasnya.

Terakhir, pertimbangan keenam, penyelenggaraan Pilkada termasuk tahapannya di tengah pandemi corona dikhawatirkan akan merusak makna dan kualitas demokrasi sebagai sarana untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, karena tidak memperhatikan aspek sosio-ekonomi dan kesehatan masyarakat.

Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan di atas, lanjut Senator asal Aceh ini, dalam kondisi pandemi Covid-19, Pemerintah, DPR RI, dan KPU RI harus memperhatikan doktrin yang diterima secara universal, yaitu “salus populi suprema lex esto”. “Yakni agar keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi bagi suatu negara. Berkenaan dengan hal tersebut, Komite I DPD RI menyatakan sikap tidak setuju terhadap rencana pelaksanaan Pilkada Serentak pada tanggal 9 Desember 2020,” tutup Fachrul. [FZR/Red]
Home » » Kuatkan Sinergitas Bantu Warga Isolasi Mandiri, TNI-Polri Apresiasi Kampung Tangguh Semampir Krian

Kuatkan Sinergitas Bantu Warga Isolasi Mandiri, TNI-Polri Apresiasi Kampung Tangguh Semampir Krian

SIDOARJO,OposisiNews.co.id -Kampung Tangguh semakin bergelora di sejumlah wilayah pedesaan Kabupaten Sidoarjo. Selasa (2/6/2020), warga Dusun Semampir, Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, mendeklarasikan Kampung Tangguh di wilayahnya sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dan ketahanan menghadapi pandemi Covid-19.

Sebagai kampung tangguh, Dusun Semampir juga dilengkapi fasilitas isolasi untuk umum. Ada enam bed berjajajar rapi dengan menggunakan atap tenda.

Dusun ini semakin hidup, lantaran ada giat pertanian, peternakan, serta perdangan. Apalagi dusun ini bersebelahan dengan Pasar Krisna. Serta didukung sarana penunjang apabila diperlukan tindakan darurat, yakni adanya mobil ambulance siaga.

Sebagai apresiasi upaya warga di desa tersebut, hadir dalam acara deklarasi Kampung Tangguh Dusun Semampir. Yakni Plt. Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigadir Jenderal TNI Herman Hidayat Eko Atmojo, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. M. Iswan Nusi, Kepala kejaksaan Negeri Sidoarjo Setiawan Budi Cahyono, serta Forkopimka Kecamatan Krian.selasa ,2/6/2020.

Dalam kesempatan ini, juga dilakukan penanaman padi bersama sebagai wujud kesiapan warga guna ketahanan pangan. Penanaman padi dilakukan oleh Plt. Bupati Sidoarjo, Danrem 084/Bhaskara Jaya, Kapolresta Sidoarjo, dan Kajari Sidoarjo.

Pada PSBB jilid III ini yang berbasis desa, karena berhubungan dengan new normal. Kita berharap dengan PSBB III ini targetnya betul-betul berhasil. “Tidak  lain adalah betul-betul ada edukasi di desa, ada filterisasi di desa, ada kewenangan di desa, di RT dan RW. Kalau semua berbasis desa, semua masyarakat teredukasi, masyarakat diajak (dipaksa) untuk berkehidupan yang baik, sehat, benar, insya Allah kehidupan new normal bisa dilaksanakan," jelas Plt. Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin.

Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigadir Jenderal TNI Herman Hidayat Eko Atmojo mengatakan, pihaknya mendukung dan mengapresiasi upaya warga dalam membentuk kampung tangguh di wilayahnya, sebagai cara menangkal penyebaran Covid-19. Tidak hanya bagaimana langkah warga melakukan tindakan bila ada warga yang butuh pertolongan akibat terjangkit Covid-19. Melainkan juga mengedukasi warga di bidang ketahanan pangan dalam jangka panjang kedepan.

Hal senada juga diungkapkan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji. Bahwa Polri bersama TNI, selalu siap membantu dan hadir di tengah warga dalam mencegah penyebaran Covid-19. Dalam PSBB tahap tiga yang berbasis desa, bhabinkamtibmas serta babinsa selalu terjun langsung bersama-sama para relawan dan warga, guna mensukseskan Kampung Tangguh Semeru.

"Sebab itu, kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, yang mulai banyak terdukasi akan pentingnya keberadaan kampung tangguh semeru. Salah satunya yang ada didalamnya adalah bidang ketahanan pangan, sebagai langkah kemandirian warga bertahan di tengah pandemi Covid-19," ungkapnya.

Setelah menghadiri peluncuran Kampung Tangguh di Semampir, Krian. Mereka bersama meninjau wilayah Desa Wonocolo, Taman, Sidoarjo, yang akan dibentuk kampung tangguh karena di desa ini ditemukan custer baru penyebaran Covid-19.( Bg )
Home » » Program Renovasi Hampir Rampung, Jokowi Tinjau Masjid Istiqlal

Program Renovasi Hampir Rampung, Jokowi Tinjau Masjid Istiqlal

Jakarta.OposisiNews.Co.Id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Masjid Istiqlal untuk meninjau langsung perkembangan pekerjaan renovasi Masjid yang terletak di jantung Ibukota  Jakarta itu pagi ini, Selasa, 2 Juni 2020. Menurut jadwal, renovasi akan selesai pada awal Juli nanti.

Dalam kunjungannya, Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar.

Kepala proyek PT. Waskita, M. Isa, menjelaskan kepada Presiden Jokowi bahwa renovasi besar Masjid Istiqlal telah selesai 90 persen. Diperkirakan, seluruh pengerjaan renovasi akan rampung pada awal Juli nanti.

"Progress renovasi Masjid Istiqlal telah selesai 90 persen dan renovasi besar akan selesai awal Juli. Memang agak mundur karena adanya pandemi Covid-19," kata Presiden kepada media ini di sela-sela kunjungannya.

Terkait dengan rencana pembukaan kembali Masjid Istiqlal seusai renovasi, Jokowi menyatakan belum diputuskan. "Setelah selesai (renovasi - red), apakah akan dilakukan pembukaan secara resmi oleh Presiden, belum diputuskan. Tapi tadi saya mendapat informasi dari KH Nasarudin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal bahwa direncanakan Masjid Istiqlal akan dibuka pada bulan Juli," jelas Jokowi.

Pada saat dibuka nanti, tambah Presiden, tentu akan diterapkan protokol-protokol kesehatan yang ketat di masjid agar semua jamaah aman dari Covid-19. (JNI/Red)

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon