Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Wabup Halal bi Halal Secara Virtual

Wabup Halal bi Halal Secara Virtual

Written By BBG Publizer on Selasa, 26 Mei 2020 | 16.45

 Wakil Bupati Sidoarjo
 H. Nur Ahmad Syaifuddin SH
Sidoarjo,OposisiNews.co.id -  Ditengah pandemi Covid19 yang masih meneror masyarakat Jawa Timur , Kab Sidoarjo kususnya dan Indonesia umumnya ,  wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH, tetap menjaga Silaturohim ' Halal Bi Halal ' dengan warga Sidoarjo melalui telleconfren secara virtual melalui kanal Sidoarjo live streaming.  Selasa, 26/5/2020.

Terlihat satu persatu subscriber membalas ucapan lebaran yang disampaikan Wabup dipendopo Delta Wibawa tersebut. Terlihat dikanal live streming  Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah Sidoarjo Joko Santoso maupun Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sidarjo Feny Apridawati. Ada juga dari masyarakat umum yang ikut menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin. (Bg).
Home » » DISPENDUKCAPIL Tulungagung Jalankan Layanan Online

DISPENDUKCAPIL Tulungagung Jalankan Layanan Online

 Wakil Juru Bicara GTPPC Kab.Tulungagung, Galih Nusantoro
Tulungagung.OposisiNews.Co.Id-Kabupaten Tulungagung melalui Rapat koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Tulungagung, memutuskan bahwa Pelayanan kependudukan di DISPENDUKCAPIL Kabupaten Tulungagung sementara di hentikan.

Wakil Juru Bicara GTPPC Kabupaten Tulungagung,Galih Nusantoro, S.STP.,M.M.,dalam video conference (vidcon) menyampaikan bahwa, Pelayanan kependudukan di DISPENDUKCAPIL Kabupaten Tulungagung sementara di hentikan.

"Menindaklanjuti hasil serangkaian rapid test yang di lakukan secara rondom di tempat terpilih pada 22 mei, telah di lakukan rapid test kepada seluruh karyawan dan karyawati di DISPENDUKCAPIL Kabupaten Tulungagung dengan hasil 2 orang dinyatakan reaktif test," terangnya.

Untuk hal ini Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Tulungagung, memberitahukan pada seluruh masyarakat  untuk pelayanan fisik sementara di hentikan, tapi untuk pelayanan online tetap berjalan seperti biasa.

"Pelayanan akan di buka normal kembali pada tanggal 2 juni 2020," ungkap Galih, senin, (25/05/2020).

Mewakili Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Galih  juga mengucapkan permohonan maaf atas di hentikannya pelayanan fisik di DISPENDUKCAPIL Kabupaten Tulungagung.

"Kami mohon maaf atas ketidak nyamanan pelayanan di DISPENDUKCAPIL, untuk menjadikan maklum," pungkasnya.( AP )

Pewarta : A.purnomo.

Home » » Perkuat Desa, Sebagai Ujung Tombak Putus Mata Rantai Covid-19

Perkuat Desa, Sebagai Ujung Tombak Putus Mata Rantai Covid-19

SIDOARJO,OposisiNews.co.id - Berakhirnya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua, dan akan dilanjutkan pada PSBB tahap tiga, berbagai persiapan dimatangkan guna menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Pada PSBB tahap tiga, salah satunya adalah difokuskan pada penguatan desa dan perkampungan sebagai ujung tombak memutus mata rantai Covid-19. Optimalisasi peran dan kewenangan kepada kepala desa, lurah, terutama RT/RW dalam memfilter orang dari luar masuk ke desa, lebih memperhatikan orang di usia 50 tahun yang mempunyai penyakit bawaan agar tidak terjangkit Covid-19, dan edukasi ke masyarakat agar tidak mengalami kejenuhan dengan pemberlakuan PSBB tersebut.

“Pada PSBB selanjutnya, akan fokus ke desa-desa dan perkampungan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Melalui optimalisasi peran posko Covid-19 dan Kampung Tangguh sebagai ujung tombak, agar dapat langsung mengawasi warga di desa,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, di posko kampung tangguh Desa Pepelegi, Waru, Sidoarjo.senen , 25/5/2020.

Lebih lanjut, Kapolresta Sidoarjo menjelaskan jika strategi perkuat ujung tombak di desa-desa melalui adanya posko Covid-19 dan Posko Kampung Tangguh ini akan berperan aktif membantu pemerintah dalam mengedukasi warga tentang bahaya Covid-19. Sehingga apa yang selama ini dalam PSBB sebelumnya sudah ada, akan diperkuat dengan adanya posko kampung tangguh.

Didalam program tersebut, desa-desa sudah mempunyai SOP atau protokol kesehatan dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya, termasuk penyediaan ruang isolasi bagi warga yang terjangkit. Sedangkan di Kabupaten Sidoarjo, ada beberapa kecamatan zona merah yang akan menjadi perhatian khusus, agar lebih ketat dan maksimal dalam menjalankan program kampung tangguh di PSBB tahap tiga.

“Kecamatan yang akan lebih diperkuat dengan adanya kampung tangguh, seperti Waru, Taman, Sidoarjo Kota dan menyusul adalah Jabon. Semoga berjalannya nanti dapat segera memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tegasnya.( Bg )

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon