Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Gugus Tugas Kabupaten Sidoarjo Gelar Rakor Percepatan Penanganan Covid-19 di Kecamatan Waru

Gugus Tugas Kabupaten Sidoarjo Gelar Rakor Percepatan Penanganan Covid-19 di Kecamatan Waru

Written By BBG Publizer on Rabu, 20 Mei 2020 | 14.53

SIDOARJO,OposisiNews.co.id - Tingginya penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Waru, Sidoarjo, khususnya di RW 12 Desa Waru hingga pemberlakuan lockdown kawasan tersebut, tim gugus tugas Covid-19 menggelar rapat koordinasi bersama Forkopimka Waru, tokoh agama dan tokoh masyarakat Waru di Kantor Kecamatan Waru.selasa , 20/5/2020.

Dalam rakor ini dibahas berbagai langkah percepatan penanganan Covid-19 di Kecamatan Waru, dan munculnya cluster baru di Desa Waru. Berdasarkan data dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman di cluster ini yang terdapat 67 PDP, 54 reaktif dari hasil rapid test. Serta pemberlakuan zona merah khusus di RW 12 Desa Waru. Diharapkan dapat segera menekan angka penyebaran Covid-19.

Sementara itu, dalam rakor Plt. Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin menjelaskan, bahwa penyebaran Covid-19 saat ini menjadi perhatian dan penanganan khusus. Dan ini sudah dilakukan dengan berlakunya lockdown RW 12 Desa Waru.

 “Setelah itu, selain warga setempat harus taat peraturan, juga harus mendapatkan dukungan dari peran serta perangkat desa, Pemkab Sidoarjo, TNI, Polri, termasuk dinas sosial terkait pemenuhan kebutuhan lockdown masyarakatnya,” pesannya.

Perangkat desa dan para petugas di pos check point di desa terdampak harus paham betul, data-data warganya yang ODP, PDP dan confirm Covid-19. Lalu bagaimana upaya dalam mengawasinya. “Sebab itu malam ini kita rapatkan bersama agar semua mengerti apa yang harus dilakukan dalam percepatan penanganannya,” imbuh Cak Nur.

Guna efektifitas tahapan isolasi warga dan penetapan kawasan zona merah khusus di RW 12 Desa Waru, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji mengatakan, hingga saat ini, Desa waru, Sidoarjo, yang terletak di tepi jalur Surabaya-Sidoarjo ini masih ditutup dan diisolasi untuk umum.

 Seluruh warga yang keluar dan masuk desa tersebut wajib menunjukkan surat keterangan yang dikeluarkan oleh RT/ RW berwarna kuning yang di bawah langsung pengawasan aparat gabungan TNI dan Polri. Termasuk di dalamnya elemen tiga pilar harus saling bersinergi.

“Memang harus tegas dan diperketat pengawasannya, khususnya bagi warga yang keluar masuk desa. Agar upaya memutus penyebaran Covid-19 di wilayah ini dapat segera teratasi, termasuk di Desa Pepelegi agar jangan sampai menyusul Desa Waru,” pungkasnya.(Bg)
Home » » 30 Persen Dana Desa Untuk BLT

30 Persen Dana Desa Untuk BLT

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - 30 persen dana desa 2020 bakal dialokasikan untuk warga tidak mampu yang terdampak Covid-19. Bentuknya berupa Bantuan Lansung Tunai Dana Desa (BLT-DD) sebesar Rp. 600 ribu per jiwa. BLT-DD diberikan selama tiga bulan. Seperti yang disalurkan Desa Ketimang Kecamatan Wonoayu. Ada 99 orang penerima BLT-DD tersebut.

Siang tadi, penyaluran BLT-DD dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH di kantor Desa Ketimang,  Kedatangannya juga ingin memastikan penyaluran BLT-DD di desa tersebut berjalan lancar. Wabup mengatakan besaran anggaran BLT-DD dimasing-masing desa tidak sama. Pasalnya dana desa disetiap desa berbeda. Tetapi yang pasti 30 persen dana desa dipergunakan untuk BLT-DD penanganan dampak Covid-19.selasa ,19/5/2020.

"30 persen dana desa diambil untuk BLT, namun bervariasi sesuai besar kecilnya dana desa masing-masing desa,"ucapnya.

Wabup menghimbau kepada masyarakat agar bersabar bila belum mendapatkan bantuan. Jangan kuatir tidak mendapatkan bantuan selama masa pandemi Covid-19 kali ini.  Banyak bantuan yang akan diberikan. Bantuan tidak hanya dari dana desa saja. Namun masih banyak sumber bantuan lainnya. Seperti Bantuan Sosial Tunai (BST) maupun bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementrian Sosial RI. Selain itu ada bantuan sembako dari propinsi maupun  dari Kabupaten Sidoarjo.

"Ada BLT dana desa, ada BST Kemensos, selain itu ada dari propinsi dan kabupaten. Oleh karena itu masyarakat harus tenang, sabar, kalau tidak masuk di Kemensos masuk di dana desa, kalau tidak masuk di dana desa masuk di propinsi atau daerah,"ujarnya.

Wabup yang akrab dipanggil Cak Nur tersebut mengungkapkan sekitar 60 persen dari jumlah KK (Kepala Keluarga) yang ada di Kabupaten Sidoarjo akan menerima bantuan. Dirinya menginstruksikan data penerima bantuan lebih transparan dan akuntabel. Data tersebut dapat dipampang di kantor desa. Dengan begitu akan dapat diketahui siapa saja penerima bantuan selama ini.

"Datanya harus transparan ditaruh dibalai desa sehingga masyarakat dapat melihat,"ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Wabup H.Nur Ahmad Syaifuddin juga menyerahkan bantuan Sembako. Ada 40 Sembako yang dibawanya. Bantuan tersebut berasal dari BPBD Sidoarjo. (Bg)
Home » » Cik Ujang Gandeng Tiga Lembaga Media PWI ,IWO Dan Mata Pena , Sinergi Melawan Corona Di Kabupaten Lahat

Cik Ujang Gandeng Tiga Lembaga Media PWI ,IWO Dan Mata Pena , Sinergi Melawan Corona Di Kabupaten Lahat

Lahat, OposisiNews.Co.Id - Sebagai wujud apresiasi pada insan pers yang bertugas di wilayah Kabupaten Lahat , Bupati Cik Ujang SH menyempatkan waktu untuk bertandang ke kantor PWI Kabupaten Lahat, sekitar pukul 12.30 wib, Selasa ( 19/05/20  )

Kunjungan Orang Nomor Satu di Kabupaten Lahat dalam rangka menjalin hubungan Silaturahmi dengan insan pers selain memberikan Bantuan kepada awak media yang tergabung dengan PWI Lahat, IWO Lahat dan Mata Pena Lahat.

Dalam sambutanya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada anggota PWI untuk lebih baik dari sebelumnya dan pemkab Lahat bakal memfasilitasi kantor seperti Listrik dan Air di BastRoom insan pers Lahat.

Bupati juga sempat mengimbau dengan situasi Covid - 19, Pemkab Lahat mengadeng insan pers Lahat untuk bersama mencegah masuk dan memutus mata rantai menyebarnya edemik Covid - 19 di wilayah Lahat .

"Mari bersatu.tidak usah berpergian.dan sering sering cuci tangan,hindari keramaian dan biasakan makan  makanan bergizi dan hidup sehat untuk memutus mata rantai virus Corona di Kabupaten Lahat ", himbau Bupati.

" Saya berharap awak media tetep komitmen dan bersinergi dengan  Pemda Lahat dalam mewujudkan Kabupaten Lahat Besih dan Becahaya" ucapnya. ( Prn )

Reporter.  Parlin

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon