Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Gubernur Jatim Pantau Perkembangan PSBB Tahap Dua di Kabupaten Sidoarjo

Gubernur Jatim Pantau Perkembangan PSBB Tahap Dua di Kabupaten Sidoarjo

Written By BBG Publizer on Minggu, 17 Mei 2020 | 17.12

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Usai memastikan persiapan Malang Raya menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) malam kemarin, Sabtu 16/5, Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifa Indar Parawangsa menyempatkan diri ke Kabupaten Sidoarjo. Dirinya ingin melihat sejauh mana perkembangan PSBB tahap kedua di Kabupaten Sidoarjo.

Kedatangan orang nomer 1 di Jatim bersama Koordinator PSBB Jawa Timur Heru Tjahjono, Koordinator Tracing Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur dr. Kohar Hari Santoso serta Koordinator Kuratif Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur dr. Joni Wahyuhadi. Rombongan disambut Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH serta Kapolresta Sidoarjo Kombespol. Sumardji dan Dandim 0816 Sidoarjo Letkol. Inf. Muhammad Iswan Nusi di pendopo Delta Wibawa Sidoarjo.

Wabup menyampaikan perkembangan penurunan kasus Covid-19 pada PSBB tahap kedua di wilayahnya masih belum signifikan. Bahkan menurutnya masih cukup tinggi. Data terakhir kasus positif korona di Kabupaten Sidoarjo berjumlah 281 orang. Kenaikan yang cukup tinggi terjadi hari ini,   dengan tambahan 45 orang confirm/positif Covid-19. Kenaikan terbanyak berada di Desa Waru yang berbatasan langsung dengan Kota Surabaya.sabtu, 16/5/2020.

Wabup mengatakan Pemkab Sidoarjo terus berupaya menghentikan penyebaran Covid-19. Langkah yang saat ini dilakukan dengan melibatkan desa/kelurahan. Pemkab Sidoarjo meminta desa/kelurahan untuk memfilter aktifitas warganya melalui RT/RW. Pemkab Sidoarjo memberi kewenangan kepada RT/RW untuk mengeluarkan surat keterangan jalan. Tanpa surat surat keterangan jalan RT/RW tersebut masyarakat tidak dapat seenaknya bepergian.

“Harapan kami  (surat keterangan jalan RT/RW) bisa memfilter masyarakat yang keperluannya tidak penting tidak keluar rumah,”ucapnya.

Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifa Indar Parawangsa mengatakan Pemprov Jatim terus melakukan pemetaan serta intervensi lebih detail agar penurunan kasus Covid-19 dapat signifikan. Langkah tersebut dilakukan agar penerapan PSBB dapat lebih maksimal pelaksanaanya. Dirinya melihat format kampung tangguh yang dilakukan Malang Raya menghadapi Covid-19 sangat bagus. Seperti pemasangan CCTV dimasing-masing RT serta sosialisasi dan edukasi PSBB secara live via aplikasi zoom. Ada lagi pojok curhat yang dilakukan secara virtual.

Yang lebih menarik lagi dari inovasi kampung tangguh adalah lumbung pangan. Lumbung pangan tersebut berbasis RW. Masyarakat yang ingin membantu kebutuhan pangan dapat menyalurkan di lumbung pangan. Pendistribusiannya nantinya akan dilakukan relawan lumbung pangan dengan mendatangi langsung warga yang membutuhkan.

Gubernur berharap format yang ada di kampung tangguh dapat diterapkan juga di Kabupaten Sidoarjo. Bahkan akan lebih baik bila dipadukan dengan format posko Covid-19 Desa/Kelurahan yang dilakukan Pemkab Sidoarjo.

“Format yang mungkin akan kita “kawinkan” dengan posko Covid-19 yang ada di desa di Sidoarjo ini dengan kampung tangguh yang ada di Kabupaten dan Kota Malang,”ucapnya. (Bg)

Reporter.Subagyo
Editor.Bambang PW
Home » » Komunitas Jurnalis Sidoarjo Barat (KJSB) Gelar Bhakti sosial di depan Pos Pantau Krian

Komunitas Jurnalis Sidoarjo Barat (KJSB) Gelar Bhakti sosial di depan Pos Pantau Krian

SIDOARJO,OposisiNews.co.id - Puluhan Awak Media yang tergabung dalam Komunitas Jurnalis Sidoarjo Barat ( KJSB ) turun gunung melakukan Bakti Sosial sebagi wujud Kepedulian akan merebaknya edemik virus Corona yang telah banyak menelan korban jiwa dan berdampak lumpuhnya ekonomi di Kabupaten Sidoarjo . Sabtu 16/05/2020.

Di usianya yang baru seumur jagung , KJSB sebagai pejuang informasi yang acap kali dipadang sebelah mata oleh mayoritas para pemangku kekuasaan / Birokrasi , gebrakan KJSB dalam kepeduliannya pada masyarakat ditengah merebaknya Corona sudah sepantasnya mendapat apresiasi dari kalayak Sidoarjo Khususnya Sidoarjo Barat.

Dibawah komando H Edy R.A.Tarigan.  S.H,.M.H dan puluhan jurnalis dari berbagai media yang Hadir  berkumpul di Pos Pantau Krian untuk membagikan ratusan nasi bungkus, 1000 masker dan hand hanitaizer kepada tukang becak, pedagang kaki lima dan pengendara sepeda motor.

Kegiatan Bhakti sosial KJSB yang dikemas ' Peduli Covid-19 ' mendapat apresiasi para penguna jalan serta didukung oleh Babinsa Krian dan sangat disayangkan dari pihak Polsek Krian tidak satupun yang hadir.
Ada apa dengan Aparatur Berseragam Coklat Sidoarjo , Alergikah ?

Hal itu sangat disayangkan dan menjadi catatan pinggiran awak media seperti yang diungkapkan  oleh kordinator kegiatan H. Edy R. , A.Tarigan SH. M.H. dirinya dengan mengatas namakan Komunitas awak media ' KJSB ' telah mengupayakan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak Covid yang sedang mewabah namun disayangkan pihak Kepolisian Sektor Krian yang jauh hari sudah diberikan surat pemberitahuan namun tidak ada satupun yang hadir dan terkesan respek dengan Bakti Sosial KJSB.

“Heran mengapa pihak Polsek kok tidak ada yang hadir, padahal kegiatan wujud dukungan awak media dalam mendukung pemerintah untuk melawan corona, dan juga tempat kegiatan juga didepan pos Pantau Polsek Krian” Ucap   H Edy Tarigan , heran.

H Edy menambahkan kegiatan semacam ini mesti tidak mendapatkan dukungan dan respon positif dari aparatur berseragam coklat akan terus dilaksanakan sampai wabah Pandemi covid-19 ini berakhir dan semua kembali seperti semula . (Bg)

Reporter.Subagyo SH
Editor .Bambang PW
Home » » Ratusan Anak Muda Terjaring Balap Liar, Bakal Dikenai Sanksi Ikut Makamkan Korban Covid-19

Ratusan Anak Muda Terjaring Balap Liar, Bakal Dikenai Sanksi Ikut Makamkan Korban Covid-19

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Di tengah pandemi Covid-19 dan bulan Ramadhan, seakan tidak membuat anak-anak muda surut kebut-kebutan. Bahkan jumlahnya pun bertambah banyak seperti razia sebelumnya. Sekitar 500 anak terjaring razia balap liar di exit tol Porong, Sidoarjo, Sabtu 16/5/2020.

Mereka yang terjaring razia bersama motornya dibawa ke Mapolresta Sidoarjo. Guna dilakukan penindakan tilang, serta dipanggil orang tuanya hingga dikenai sanksi sosial bagi yang sudah pernah melanggar.

"Menindaklanjuti laporan masyarakat masih maraknya aksi balap liar di wilayah Porong, dengan tanggap dan cepat tim kami turun ke lokasi untuk melakukan razia 500 anak muda yang sedang balap liar di exit tol Porong," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.

Karena perbuatannya sudah meresahkan masyarakat dan melanggar peraturan, maka mereka dikumpulkan di Polresta Sidoarjo. Sebanyak 224 motor mereka ditilang dan boleh diambil setelah Lebaran Idul Fitri nanti.

"Biar mereka jera, malam ini mereka menginap di Polresta Sidoarjo. Kita lakukan tilang, motor boleh diambil usai lebaran. Orang tua kita panggil juga. Dan anak-anak mereka yang kembali melanggar dalam balap liar ini, akan kami beri sanksi sosial karena juga melanggar PSBB," jelas Kombes Pol. Sumardji.

Sanksi sosial bagi bagi mereka yang kembali melanggar balap liar, adalah mengenakan rompi oranye bertuliskan pelanggar PSBB dan ikut membantu pemakaman jenazah korban Covid-19.

Dalam kesempatan ini pula, Kapolresta Sidoarjo menghimbau kepada para orang tua untuk ikut serta memberikan penyadaran dan perhatian kepada anaknya. Bahwa saat ini situasi wabah Virus Corona sangat berbahaya bagi mereka bila berada di luar rumah, serta jangan sampai salah pergaulan sehingga ikut-ikutan dalam balap liar.(Bg)
Home » » Dua Tuna Karya Warga Desa Jabaran, Balongbendo dapat Bantuan Dan Perhatian Pemkab Sidoarjo

Dua Tuna Karya Warga Desa Jabaran, Balongbendo dapat Bantuan Dan Perhatian Pemkab Sidoarjo

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin, kembali menyisir masyarakat sangat membutuhkan bantuan di pelosok Sidoarjo. Kali ini, menyisir di Kecamatan Balongbendo.
         
Wakil Bupati Sidoarjo, yang biasa dipanggil Cak Nur, dengan didampingi Kepala Dinas Sosial, Camat dan Forkopimka Kecamatan Balongbendo dan Plt.Kades Jabaran mendatangi rumah Sumarto, di Dusun Kapas Melati RT. 3, RW 1 Desa Jabaran, Kecamatan Balongbendo.sabtu , 16/5/2020.
         
Sumarto ( 68 th ) yang menempati rumahnya semi permanen diarea Pamsimas lahan milik desa hanya ditemani Putrinya semata wayang  berusia 12 tahun, dengan kondisi Tuna Karya ( tanpa pekerjaan ) karena kondisinya yang sakit-sakitan.
         
Pada kesempatan itu , Cak Nur memberikan bantuan langsung tunai ( BLT ), dan Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo memberikan sembako. Cak Nur juga memastikan bahwa bapak Sumarto ini juga telah mendapat bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH).
         
"Saya minta pak kades, untuk perhatikan pendidik putrinya Bapak Sumarto, tolong dipantau ," pinta Cak Nur.
         
Selain itu Cak Nur juga menyempatkan memberikan bantuan uang tunai dan juga sembako kepada Suhardi yang tinggal sebatang kara serta bernasib tidak jauh beruntung dari  Sumarto yang sekarang menderita sakit stroke. (Bg)

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon