Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Pasangan Kumpul Kebo , Digrebek Warga

Pasangan Kumpul Kebo , Digrebek Warga

Written By BBG Publizer on Kamis, 30 April 2020 | 22.03

Ngawi , OposisiNews.Co.Id - Merasa hak hidupnya dirampas dan kurang refrensifnya penegak disiplin ( Satpol PP ) Dimata warga RT 06 RW IV dukuh Klampisan Desa Margomulyo Kabupaten Ngawi ,terkaid tempat kos . Warga desa ( Pemuda , Keamanan Lingkungan dan Ketua RT ) bergerak menertibkan penghuni kos yang sempat dilaporkan pihak keamanan lingkungan pada Satpol PP Ngawi.

Dari pantauan pemuda dan warga akan keluar masuknya penghuni kos yang dikelola SF ( 53 th ) ditemukannya pasangan kumpul kebo disalah satu kamar kos No .8 yang dihuni SR ( 37 th ) dan JM ( 49 th ) warga dusun Ngadiluwih desa Gemarang Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi. Kamis 30/04/2020

AE 1273 TH
" Saya sudah pantau mobil APV Hitam nopol AE 1273 TH sejak pagi , akirnya benar jam 9.00 wib mobil diparkir diarea depan kos pengemudi dan pasangannya yang sudah tidak asing karena sudah indekos 2 bulan masuk ke dalam dan saya langsung menghubungi pihak keamanan lingkungan , ketua RT dan sejumlah warga , akhirnya digrebek dan benar kedua pasangan yang diduga bukan suami istri berada dalam satu kamar kos ", ujar Wiyono.

" Sebenarnya pemilik kos dan yang indekos sudah ditegur RT tapi kelihatannya pemilik kos kurang menanggapi , bahkan salah satu yang usianya masih muda sempat melontarkan kata-kata pada RT kalau dia dan pasangannya sudah nikah siri. Lebih mengecewakan lagi ketika dimusim merebaknya wabah Corona pemilik kos menerima penghuni baru yang berasal dari wilayah Zona Merah . Bojonegoro tanpa melakukan isolasi mandiri dan melapor pihak RT ",imbuhnya.

JM ( 49 th )
Ketika diintrograsi ketua RT , Keamanan Lingkungan dan pemuda .JM dan SR yang didampingi ibu kosnya ( S ) sempat mengecoh warga dan memojokan warga yang dianggap telah anarkis sambil menunjukan KTP keduanya yang merupakan warga dusun Ngadiluwih desa Gemarang Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi.

" Saya indekos semata-mata hanya untuk tempat istirahat dengan istri sepulang dari mengantar buah ke Surabaya ", ujar JM meyakinkan.

KTP kedua pasangan
Merasa ada yang ganjil dari pasangan suami istri itu , BB keamanan lingkungan mencoba melihat lebih detail KTP yang sempat difoto dengan telpon selulernya ( HP ) . " KTP keduanya ada kejanggalan , Untuk SR warga RT 006 RW 005 sedang JM warga RT 008 RW 005 . Satu RW lain RT " ungkap BB.

Kebetulan Keamana lingkungan BB  juga berprofesi wartawan langsung menghubungi pihak desa untuk menanyakan kepastian setatus warganya yang indekos di tempat SF , karena pihak desa tidak mau menjawab dan membalas telpon ,BB menghubungi mantan kepala desa Gemarang (HD ).

Dari keterangan HD sangat mengejutkan , benar apa yang diduga warga bahwa JM ,istrinya baru saja meninggal dunia status sekarang Duda sedang SR suaminya bekerja di Kalimantan sementara tidak bisa pulang dikarenakan adanya wabah Corona. Pada BB melalui telpon selulernya HD langsung merapat kelolasi kejadian untuk menjernihkan masalah dan meminta maaf pada warga.

Setelah melakukan mediasi antara ketua RT ,HD dan kedua pelaku kumpul kebo ( JM dan SR ) , kedua pasangan kumpul kebo mengakui kesalahannya dan siap dikenai denda sesuai aturan dilingkungan klampisan dan bersedia meninggalkan lokasi Kos . ( YYK ) 
Home » » Wakil Bupati dan Kajari Tandatangani MoU Hukum Perdata dan TUN

Wakil Bupati dan Kajari Tandatangani MoU Hukum Perdata dan TUN

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -  Wakil Bupati Sidoarjo  dan Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo,  pagi ini, menandatangani  MoU terkait kerjasama permasalahan Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) dalam Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan Kabupaten Sidoarjo, di Kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo. Kamis, 30/4/2020.

“Jadi sudah ada MoU yang berkenaan dengan masalah hukum perdata dan tata usaha negara, nanti apabila ada permasalahan yang berkaitan dengan Pemkab Sidoarjo dalam dua hal itu, maka sudah otomatis akan dibantu oleh pihak kejaksaan,” jelas Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin.

“Proses nyatanya, untuk hari ini ada dua TUN  yang berkenaan dengan Pilkades, dari kejaksaan ini akan membantu kami baik di TUN-nya atau pun ditingkat bandingnya,” sambungnya.
Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Setyawan Budi Cahyono, S.H, M.Hum., menjelaskan bahwa kejaksaan itu mempunyai beberapa tugas fungsi selain penuntutan, penyidikan.
Dibidang Tata Usaha Negara, kita menjadi pengacara untuk membantu Pemkab Sidoarjo apabila diperlukan dalam hal keperdataan,” jelasnya.

Masih menurut, Wakil Bupati Sidoarjo mengenai anggaran dana penanganan covid 19 yang cukup besar, Pemkab Sidoarjo senantiasa berkoordinasi dengan pihak polresta Sidoarjo, Kejaksaan Negeri, secara otomatis karena keduanya masuk dalam struktur Gugus Tugas Penanganan covid 19 Kabupaten Sidoarjo.

Walaupun demikian, kita tetap harus berhati – hati, harus tetap memperhatikan arahan – arahan dari Forkopimda, sehingga apa yang kita lakukan tuntas, selesai penanganan covid ini tidak ada masalah,” jelasnya.(bg).
Home » » Bhabinkamtibmas-Babinsa Sidoarjo Sebarkan 1.000 Paket Sembako Peduli Covid-19 Pakai Roda Dua

Bhabinkamtibmas-Babinsa Sidoarjo Sebarkan 1.000 Paket Sembako Peduli Covid-19 Pakai Roda Dua

Pemberangkatan pendistribusian bantuan pada warga terdampak Covid 19 kab.Sidoarjo oleh Tim Motor Polri dan TNI,Kamis 30/04/2020
Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Kepedulian sosial terhadap dampak Covid-19 di wilayah Kabupaten Sidoarjo terus mengalir. Kembali Polresta Sidoarjo bersama Kodim 0816 Sidoarjo dan Bhayangkari Cabang Kota Sidoarjo, melakukan bakti sosial pembagian 1.000 paket sembako kepada warga.

Menariknya, dalam pendistribusian bantuan sosial dampak Covid-19 tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas bersama Babinsa menggunakan kendaraan roda dua, pendistribusian dilaksanakan usai apel di Mapolresta Sidoarjo.kamis , 30/4/2020

Ratusan sepeda motor Bhabinkamtibmas dan Babinsa se-Kabupaten Sidoarjo, diberangkatkan langsung oleh Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji. Menurutnya, pembagian 1.000 paket sembako tersebut dilakukan secara door to door, melalui sinergitas TNI-Polri.

Untuk mengefektifkan waktu pendistribusian yang dikonsep secara " door to door " dari rumah ke rumah mendasar data yang ada dengan mengunakan kendaraan roda dua kegiatan semakin cepat ,tepat sasaran dan bisa termanfaatkan warga penerima bantuan.

“Bantuan paket sembako ini merupakan kepedulian TNI, Polri bersama Pemerintah juga stake holder, pihak swasta, atau para dermawan yang pada kesempatan ini adalah Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia kepada warga yang kurang mampu, dan terdampak akibat adanya Virus Corona,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.( bg )

Reporter.Subagyo
Home » » Bupati Berikan Bantuan ALKES (APD) Pada 32 Puskesmas Di Wilayah Tulungagung

Bupati Berikan Bantuan ALKES (APD) Pada 32 Puskesmas Di Wilayah Tulungagung

 Foto bersama Bupati Tulungagung Usai Berikan Bantuan Alkes
Tulungagung.OposisiNews.co.id-Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M., bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung Ny. Siyuk Maryoto Birowo, memberikan bantuan Alat kesehatan (Alkes) berupa APD  bagi  paramedis puskesmas seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung yang di laksanakan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Rabu, (29/04/2020).

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Drs. Sukaji, M.Si., Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dharma Wanita Kabupaten Tulungagung beserta para pengurus, serta Kepala OPD terkait di lingkup Pemkab Tulungagung.

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo,
 Saat Berikan Bantuan Alkes (APD)
 Kepada Paramedis Puskesmas
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung, Ny. Siyuk Maryoto Birowo, mengatakan, pemberian bantuan ini berasal dari para Donasi yang sudah terkumpul sebelumnya dan langsung diberikan alat pelindung diri (APD) ini dilakukan karena para tenaga medis yang ada di Puskesmas dalam menjalankan tugasnya yaitu merawat pasien perlu adanya alat pelindung diri yang mumpuni.

Lebih lanjut Ny. Siyuk mengatakan bahwa bantuan APD ini diberikan kepada seluruh puskesmas yang ada di kabupaten Tulungagung dengan jumlah 32 puskesmas.

”Alat APD ini kami berikan kepada 32 puskesmas yang ada di wilayah kabupaten Tulungagung. Mereka para petugas yang berada di puskesmas dan berada di garda terdepan ini selalu menjalankan tugasnya dengan tulus demi membantu warga masyarakat“ ucapnya.

Ny. Siyuk berharap, dengan bantuan tersebut semoga mereka para tenaga medis yang berada di garda depan ini  bisa terhindar dari virus covid-19,dan penyakit yang disebabkan virus ini segera mereda.( AG.P)

Pewarta : A.purnomo.

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon