Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » BAKSOS ALIANSI LSM DAN JURNALIS PEDULI MASYARAKAT KEDIRI

BAKSOS ALIANSI LSM DAN JURNALIS PEDULI MASYARAKAT KEDIRI

Written By BBG Publizer on Jumat, 24 April 2020 | 22.41

Baksos Aliansi LSM dan Jurnalis Kediri ' Peduli Wabah Corona ' Jumat, 24/04/2020
Kediri,OposisiNews.Co.Id - Dalam menanggulangi dampak wabah Corona ( Covid 19 ) Aliansi jurnalis dan LSM Kediri menggalang dana untuk membantu warga kediri demi meringankan beban masyarakat yang terdampak covid 19.yang

Kegiatan Baksos diorentasikan pada warga Kediri yang terdampak akibat penerapan Social Distencing dan Psyko Distencing seperti warga yang berprofesi , Penarik becak , Pekerja kasar ( Kuli panggul ) , Juru Parkir dan Lansia.

Persiapan berangkat
Peserta aksi Sosial
Sebelum  pelaksanaan Aksi Sosial Aliansi LSM dan Jurnalis Kediri dilakukan Do'a bersama langsung dipimpin Moch.Mahbuba .SH. Selaku ketua umum LSM IJS kediri" Semoga Acara baksos ini bisa berjalan lancar tanpa ada Satu halangan apapun dan insyallah akan bisa dilakukan tiap hari Jum'at ", ucapnya singkat.

Nampak hadir ditengah- tengah peserta aksi Sosial ( Baksos ) Anggota Dewan Kediri kota yang akrab disapa Reza, pada kesempatan itu ia ( Reza.red ) mengatakan , Saya secara pribadi dan mewakili DPRD Kediri Kota sangat mendukung kegiatan kemanusiaan yang diprakarsai Aliansi LSM dan Jurnalis Kediri hari ini , semoga apa yang dilakukan menjadi berkah bagi kita semua '.

 "Walau bagaimana-pun,dalam keadaan apapun , lesu ,capek kita harus tetep Semangat ,menjaga kesehatan dan kekompakan dalam melawan Wabah Covid 19 yang Sedang Melanda Dunia , khususnya di Kabupaten Kediri ",imbuh Reza.

Agenda Baksos yang diprakarsai Aliansi LSM dan Jurnalis Kediri yaitu pembagian ratusan paket Sembako berupa beras, Indomie intan dan mie goreng, telor, sebungkus buah kurma, juga ada beberapa masker yang dikemas satu paket.

Para Abang becak , penerima
Paket se
Tampak wajah-wajah ceria bagi penerima paket baksos mulai dari Tukang Becak , Juru Parkir , Juru Angkut dan Lansia yang sangat diharapkan dampak dari wabah Corona yang selama ini telah membatasi ruang kerjanya .

" Kami sangat bersyukur menerima paket sembako ini karena sangat meringankan beban kami , apalagi saat ini bulan puasa yang sangat membutuhkan banyak pengeluaran dan sekali lagi saya mengucapkan trima kasih  ", ucap salah satu tukang becak pada awak media OposisiNews yang mengikuti jalannya aksi sosial. ( WN )
Home » » Kementan Dorong Penyerapan Ayam Ras Peternak Mandiri

Kementan Dorong Penyerapan Ayam Ras Peternak Mandiri

Jakarta,OposisiNews.Co.Id - Implementasi kerja sama antara Kementerian Pertanian, melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), dengan perusahaan besar (integrator) untuk menampung/membeli ayam broiler dari peternak mandiri mulai dijalankan. Hal ini disampaikan Dirjen PKH, drh. I Ketut Diarmita, kepada media ini, Kamis, 23 April 2020.

"Kemarin (Rabu 22/4/2020), PT Japfa Comfeed sudah melakukan pembelian livebird di farm broiler peternak mandiri milik Sugeng Wahyudi (anggota GOPAN) di Dramaga Tanjakan Bogor,” ungkap I Ketut Diarmita.

Ia menjelaskan bahwa pembelian livebird oleh PT. Japfa Comfeed sebanyak 1.920 ekor, dengan harga Rp 15.000/Kg dan akan didistribusikan ke RPH-U Parung – Ciomas, Bogor. "Ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan tersebut untuk membeli livebird sebanyak 700.000 ekor," tambah I Ketut.

Selain itu, berdasarkan informasi dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, PT CPI, salah satu integrator juga telah membeli ayam broiler dari kandang Eri, seorang peternak mandiri yang berdomisili di Desa Ngabean Boja, Kendal. Disebutkan bahwa jumlah ayam yang dibeli pada hari Rabu (22/4/2020) oleh PT. CPI itu adalah sebanyak 4.000 ekor dengan harga 15.000/kg berat hidup.

Sementara harga kesepakatan PINSAR di pasaran adalah 10.000/kg, jadi masih ada selisih Rp 5.000 yang bisa didapatkan peternak. "Ayam yang dibeli di Kendal ini merupakan bagian dari komitmen 1 juta ekor ayam yang akan dibeli oleh PT. CPI di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur," ujar Ketut terkait informasi ini.

Pembelian oleh PT. CPI ditargetkan sebanyak 20.000 ekor/hari yang selanjutnya akan dipotong di RPH-U yang berada di Salatiga. Karkas yang dihasilkan akan diolah menjadi produk olahan ayam seperti nugget, sosis, dan dan produk olahan lainnya.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Ditjen PKH, Sugiono ketika dihubungi menjelaskan bahwa tujuan kerja sama untuk menyerap ayam broiler dari peternak mandiri tersebut antara lain adalah untuk membantu mengurangi supply ayam ke pasar sehingga dapat menyeimbangkan supply-demand.

"Kita harapkan nantinya harga akan meningkat, dan para peternak bisa menikmati hasil usahanya," tutur Sugiyono.

Lebih lanjut ia meminta agar semua pemangku kepentingan dapat saling membantu dan berbagi dalam situasi sulit saat ini, khususnya membantu peternak mandiri melalui fasilitasi pemasaran.

Sebelumnya, pada hari Senin (20/4) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian telah diselenggarakan Penandatanganan Kerjasama dengan PT. Universal Agri Bisnisindo, Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) dan Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (PINSAR) dalam pembelian ayam ras siap potong.

"Saat ini sudah 22 perusahaan besar yang akan membantu penyerapan livebird sebanyak 4.119.000 ekor di Pulau Jawa," pungkas Sugiyono. (PBI/Red)
Home » » PSBB Surabaya Raya resmi berlaku 28 April 2020

PSBB Surabaya Raya resmi berlaku 28 April 2020

Khofifah Indar Parawangsa serahkan petikan Pergub PSBB pada perwakilan Kepala Daerah yang masuk zona merah Jawa Timur

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -  Dua petikan peraturan dan Keputusan Gubernur tentang  Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Wilayah Surabaya Raya,  Meliputi Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik di serahkan oleh Gubernur Jawa Timur khofifah Indar Parawansa kepada perwakilan Kepala Daerah tersebut, di Gedung Grahadi Surabaya, Kamis malam 23/4/2020.
Petikan peraturan Nomor 18 Tahun 2020  dan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/202/KPTS/013/2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kepada Kota Surabaya diserahkan ke Sekretaris Kota Surabaya Hendro Gunawan, Untuk Wilayah Kabupaten Sidoarjo diterima Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Sedangkan  wilayah Kabupaten Gresik diterima oleh Wakil Bupati Moh Qosim.

Dalam arahannya, Gubernur Jatim Khofifah berharap "besok insyallah Perwali (Peraturan Walikota) dan Perbup (Peraturan Bupati) sudah final.

Direncanakan pelaksanaan sosialisasi PSBB di Wilayah Surabaya Raya, terutama di  Kabupaten Sidoarjo berlangsung selama tiga hari , mulai pada 25 April 2020 sampai 27 April 2020.

PSBB diberlakukan efektif mulai 28 April 2020 sampai 11 Mei 2020.

Lanjutnya, Khofifah Gubernur Jatim, "Pada dasarnya PSBB berlaku 14 hari, namun setelah berjalan selama 14 hari nantinya akan dilakukan evaluasi reguler, skoringnya masih berkisar antara 8 sampai 10, maka PSBB bisa diperpanjang lagi, tapi jika skoringnya antara 5 sampai 6 kemungkinan PSBB dicabut, tetapi tetap jaga jarak, physical Distancing",jelasnya.

Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan  Covid 19 Kabupaten Sidoarjo, mengatakan setelah menerima surat keputusan PSBB oleh Gubernur Jawa Timur, akan ada rapat lanjutan besok, mengenai perbup PSBB di Kabupaten Sidoarjo secara spesifik bersama-sama Forkopimda, Ulama, Stakeholder baru kemudian diputuskan", Ujar Cak Nur panggilan akrab Wabup Sidoarjo.

Lanjutnya, pada Perbup Sidoarjo tentang PSBB, "Jika ketentuan yang ditetapkan selama PSBB dilanggar maka akan sanksi, mulai sanksi administratif hingga sanksi pidana," tegasnya.

Turut hadir Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Pangko Armada II, Ketua DPRD Jawa Timur, Forkompimda Jawa Timur , Sekretariat Daerah Kota Surabaya, Forkompimda Kabupaten Sidoarjo dan Forkompimda Kabupaten Gresik. (Bg).
Home » » Wolomarang, Basarnas Maumere Bagi Sembako ' Door to Door '

Wolomarang, Basarnas Maumere Bagi Sembako ' Door to Door '

Basarnas Maumere
Sikka, OposisiNews.Co.Id -  Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Maumere, memberikan bantuan sembako kepada ratusan warga Kelurahan Wolomarang, Kecamata
I Putu Sudayana berikan
Bantuan sembako. Wolomarang
n Alok Barat, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT, Kamis (23/04/2020).

Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere, I Putu Sudayana, yang terjun langsung pada kegiatan itu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dari pihaknya kepada warga yang mengalami penurunan ekonomi pada masa pandemi Covid-19 ini.

Adapun paket bantuan yang disebutkan Putu, yakni beras, kopi, gula, mie, minyak goreng, bumbu dapur dan kecap. Dikatakannya, bantuan tersebut merupakan donasi dari semua pegawai Kantor Basarnas Maumere.

"Ini merupakan donasi dari semua pegawai yang kita kumpulkan selama dua bulan. Kita akan  memberikan langsung dari rumah ke rumah sehingga dapat memastikan bantuan tersebut benar-benar sampai ke tangan keluarga yang membutuhkannya. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara kita yang terkena dampak Covid-19," kata Putu.

Pemberian bantuan langsung dari rumah ke rumah merupakan upaya untuk menghindari kerumunan masa sebagaimana diatur sesuai protokol Covid-19.

Kepedulian dari pihak Basarnas Maumere  tersebut, mendapat apresiasi dari Lurah Wolomarang, Tomi Mandalangi, yang turut hadir pada kegiatan tersebut.

"Kami sampaikan apresiasi dan terimakasih banyak kepada pihak Basarnas Maumere yang telah memberikan bantuan kepada warga kami. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang terdampak covid-19," kata Tomi.( ER.Y )

Reporter : Ernensia Yunita
Editor. Bambang PW
Home » » Sekda Tulungagung Tindak Lanjuti Keputusan Bupati Karantina Wilayah Desa Jabalsari

Sekda Tulungagung Tindak Lanjuti Keputusan Bupati Karantina Wilayah Desa Jabalsari

Sekda Tulungagung, Drs. Sukaji, M.Si., saat rapat tentang Karantina Wilayah Desa Jabalsari
Tulungagung.OposisiNews.co.id- Menindaklanjuti keputusan Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M. tentang karantina wilayah di Desa Jabalsari, Kecamatan Sumbergempol pada rabu, 22 April kemarin, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Drs. Sukaji, M.Si, menggelar rapat dengan anggota Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tulungagung beserta anggota Forkopimcam Sumbergempol di Aula Kecamatan Sumbergempol. Kamis, (23/04/2020).

Dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah  didampingi Wakapolres Tulungagung, dan dihadiri sekitar 17 peserta rapat yang berasal dari Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Tulungagung serta anggota Forkopimcam dan.juga Kepala Desa Jabalsari.

Menurut laporan Dr. Kasil, petugas kesehatan yang menangani penelurusan warga menjelaskan bahwa, semula di Desa Jabalsari hanya ada 1 kasus positif Covid-19 yakni MA. Kemudian setelah dilakukan tracking data oleh Tim diperoleh data bahwa total kurang lebih 200 warga yang melakukan kontak dengan MA dan keluarga, termasuk warga yang biasa memimpin tahlil. Dari banyaknya data yang didapat di satu wilayah ini maka Bupati Tulungagung memutuskan untuk isolasi wilayah Desa Jabalsari.

"Pada saat isolasi wilayah ini nantinya warga yang dinyatakan positif Covid-19 akan dikarantina di tempat yang telah disediakan dan untuk lansia yang rentan termasuk orang yang memiliki penyakit kronis maka karantina akan dilakukan secara mandiri dengan pemantauan oleh anggota keluarga masing-masing," ungkapnya.

Sekda Kabupaten Tulungagung, Drs. Sukaji, M.Si., menjelaskan bahwa, diberlakukannya penutupan akses wilayah (lockdown) di Desa Jabalsari sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang semakin meluas.

" Masyarakat Desa Jabalsari tetap dapat melakukan aktivitas seperti biasa, hanya saja pergerakan aktivitas tidak boleh sampai diluar Desa Jabalsari," ucapnya.
 
Lebih lanjut Sekda Kabupaten Tulungagung menjelaskan bahwa, kebutuhan pokok masyarakat yang dikarantina akan dibantu untuk dicukupi oleh tim satgas penanggulangan Covid-19. 

"Oleh karena itu warga tidak perlu khawatir, dan patuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah dengan senantiasa menjaga jarak fisik, memakai masker saat aktivitas diluar, dan mencuci tangan dengan sabun," pungkasnya. ( AG.P )

Pewarta : A.purnomo/hms

Home » » Bupati Tulungagung Gelar Rapat Persiapan Ramadan Di Tengah Pandemi Corona

Bupati Tulungagung Gelar Rapat Persiapan Ramadan Di Tengah Pandemi Corona

Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M., saat rapat Pesiapan Ramadan 2020
Tulungagung.OposisiNews.co.id- Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M, menggelar rapat persiapan Ramadhan 2020, bersama tokoh Agama dengan Forkopimda di pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa. Kamis (23/4/2020).

Kegiatan ini di hadiri  Kalandri, ketua DPRD, Kapolres, MUI, Pimpinan NU, Muhammadiyah, Baznas, tokoh-tokoh agama dan Dinas instansi terkait.

Bupati Tulungagung mengatakan, dalam rangka menghadapi Bulan Ramadhan besok, terdapat Surat Edaran dari Menteri Agama No. 6 Tahun 2020, dalam rangka melaksanakan ibadah ditengah pandemi virus corona.

"Salah satu panduan yang dikeluarkan Kemenag yaitu, mengajak kegiatan solat tarawih agar dilakukan secara individual atau berjemaah bersama keluarga inti di rumah," ucapnya.

Lebih lanjut Maryoto menjelaskan bahwa, keputusan yang diambil ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk menekan penularan virus corona.

"Karena pada kondisi sekarang kita tidak tahu siapa yang terpapar," ujarnya.

Selain menghimbau agar masyarakat tidak melakukan salat tarawih berjamaah di Masjid, surat edaran tersebut juga berisi agar masyarakat melakukan ibadah, seperti tadarus, dan Nuzulul Quran di rumah. Serta tidak mengadakan kegiatan buka puasa bersama yang dapat mengumpulkan orang banyak.

MUI Tulungagung H. Muhaji pada saat  membacakan Taushiyah (seruan moral dan himbauan), untuk  menjadikan ramadhan tahun ini sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta beribadah secara khusuk.

"Berzikir, memperbanyak membaca Al -Qur'an, dan berdo'a kepada Allah SWT agar pandemi Covid-19 dan wabah lainnya segera diangkat dan dihilangkan dari bumi Nusantara," serunya.

Sementara itu Ketua PCNU Tulungagung, K.H. Abdul Hakim Musthofa, menyampaikan," pada prinsipnya akan patuh terhadap kebijakan pemerintah.
Disamping itu  BAZNAS akan menyalurkan zakat langsung kepada orang yang berhak menerima agar tidak terjadi kerumunan untuk menghindari penularan covid 19," pungkasnya.( AG.P )

Pewarta : A.purnomo/ hms.

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon