Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Kapolresta Sidoarjo Jelang Ramadhan Cek Pelayanan Posko Mudik dan Covid-19 di Terminal Bungurasih

Kapolresta Sidoarjo Jelang Ramadhan Cek Pelayanan Posko Mudik dan Covid-19 di Terminal Bungurasih

Written By BBG Publizer on Kamis, 23 April 2020 | 20.51

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Antisipasi adanya pemudik jelang Puasa Ramadhan yang menggunakan sarana transportasi bus, puluhan petugas gabungan disiagakan di Posko Mudik dan Pelayanan Covid-19 di Terminal Purabaya, Bungurasih, Waru, Sidoarjo.kamis , 23/4/2020.

Di lokasi tampak petugas dari Polresta Sidoarjo, TNI, dan Dinas Perhubungan, serta tim medis dari dinas terkait menerapkan protokol kesehatan pemeriksaan Covid-19 terhadap penumpang bus antar kota.

Guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di tengah wabah Virus Corona (Covid-19), serta antisipasi penyebaran virus tersebut, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji turun langsung ke lokasi melakukan pengecakan SOP protokol kesehatan yang harus dijalankan oleh petugas dalam memeriksa para penumpang yang turun dari bus.

“Pertama kami himbau supaya masyarakat menunda mudiknya dulu di tengah wabah Covid-19. Bagi masyarakat yang terlanjur mudik menggunakan transportasi bus, begitu turun di Terminal Bungurasih ini harus diperiksa sesuai protokol kesehatan, melalui bilik sterilisasi, serta harus mencuci tangan dan mengenakan masker,” jelasnya.

Lebih lanjut, menurut Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji upaya ini wajib diterapkan guna memutus penyebaran Virus Corona. Ia juga menghimbau kepada para penumpang dari luar kota, sesampainya di kampung halaman harus melaporkan dirinya ke perangkat desa serta melakukan isolasi diri dahulu di dalam rumah.

Dalam kesempatan ini, juga dibagikan masker kepada para penumpang dan sosialisasi pentingnya hidup bersih dan menjaga kesehatan, agar terhindar dari penularan Covid-19.(bg)
Home » » Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sidoarjo Kembali Terima Bantuan

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sidoarjo Kembali Terima Bantuan

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Bantuan APD (Alat Pelindung Diri) serta makanan sehat dan vitamin diterima Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sidoarjo dari kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo, Bantuan diterima langsung oleh Ketua  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sidoarjo yang juga Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH dari Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo Muhyidin di Posko Informasi Covid-19 Kabupaten Sidoarjo yang berada di pendopo Delta Wibawa.kamis, 23/4/2020.

Wabup H. Nur Ahmad Syaifuddin menyambut baik kepedulian yang ditunjukkan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo. Dikatakannya bantuan semua pihak sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini. Bantuan tersebut akan sangat meringankan masyarakat yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo. Dikatakannya dirinya siap menerima dan menyalurkan bantuan dari pihak lain. Penyalurannya akan dilakukan secara transparan. Bantuan berupa apapun akan diterimanya.

Wabup yang akrab dipanggil Cak Nur tersebut mengatakan dibutuhkan kerja bersama dalam menghadapi pandemik seperti ini. Bergandeng tangan dengan semua pihak khususnya pihak swasta harus dilakukan. Karena menurutnya pandemik Covid-19 merupakan masalah yang besar. Dampak yang di timbulkan akibat pandemik Covid-19 seperti ini sangat besar. Oleh karena itu dibutuhkan kerjasama dari semua pihak untuk bersama-sama mengatasinya.

Wabup mengatakan mata rantai penyebaran Covid-19 harus segera diputus. Kalau tidak, dampak yang di timbulkan akan menjadi sangat luas. Salah satu dampaknya adalah perekonomian. Oleh karena itu Pemkab Sidoarjo siap menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Penerapan PSBB diharapkan dapat membendung penyebaran virus korona tersebut. Salah satunya dengan cara merubah prilaku kehidupan masyarakat untuk lebih tertib menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus korona dari pemerintah. Dengan sangsi pelanggaran yang diterapkan saat PSBB diberlakukan diharapkan masyarakat patuh terhadap SOP (Standar Operasional Prosedur) kesehatan yang ada.

“Harapan kami dengan PSBB ini prilaku masyarakat benar-benar tertib sesuai dengan SOP yang ada untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo,”ucapnya.

Wabup H. Nur Ahmad Syaifuddin juga mengatakan pihaknya terus berupaya menekan serendah mungkin dampak ekonomi dari pendemi Covid-19. Khususnya di bidang industri. Dikatakannya saat ini Peraturan Bupati/Perbup pemberlakuan PSBB  masih dirumuskan sembari menunggu Peraturan Gubernur/Pergub turun. Setelah Pergub disahkan lanjut Wabup, finalisasi Perbup pemberlakuan PSBB  akan dilakukan.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo Muhyidin berharap bantuan yang diserahkan dapat bermanfaat bagi petugas medis maupun masyarakat. Dikatakannya  bantuan tersebut berasal dari dana sukarela karyawan BPJS Ketenagakerjaan  Cabang Sidoarjo. Muhyidin juga mengatakan BPJS Ketenagakerjaan  Cabang Sidoarjo juga memberikan bantuan Sembako kepada masyarakat disekitar kantornya. Sekitar 50 paket Sembako diberikan langsung kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Muhyidin juga mengatakan BPJS Ketenagakerjaan  juga siap memberikan bantuan perlindungan bagi relawan Covid-19. Ada dua program bantuan perlindungan yang diberikan. Yakni program jaminan kecelakaan kerja dan program jaminan kematian. Kesemua program tersebut akan diberikan secara gratis kepada relawan Covid-19. Relawan akan mendapat santunan sama seperti para pekerja bila mengalami hal-hal yang tidak di inginkan. Seperti kecelakaan kerja bahkan sampai meninggal dunia.

“Ini akan kita berikan gratis ke teman-teman relawan sehingga kalau terjadi resiko-resiko misalnya kecelakaan kerja pada saat menjalankan aktivitas sebagai relawan atau sampai meninggal dunia itu menjadi kewajiban kami untuk memberikan perlindungan, sama seperti perlindungan yang diberikan kepada teman-teman pekerja yang sebelumnya ikut program di BPJS Ketenagakerjaan,”ucapnya. (Bg)
Home » » Anggaran Pencegahan Penyebaran Covid19 Membengkak , Ratusan Kepala Desa Resah

Anggaran Pencegahan Penyebaran Covid19 Membengkak , Ratusan Kepala Desa Resah

Magetan, Oposisinews.co.id - Pemerintah pusat , Propensi , Pemerintah Daerah hingga pemerintahan desa secara masif  melakukan pencegahan penyebaran covid 19.

Sangat disayangkan dari kebijakan itu tidak sedikit pemerintah desa saat ini merasa gundah, mulai kepala desa hingga perangkat mengeluh akan telatnya dana tunjangan / ADD guna menopang kegiatan pencegahan dan penyebaran virus Corona yang kian hari semakin membengkak.

Keluh kesah akan lambannya pencairan anggaran desa dan Siltap perangkat menjadi hal yang tidak tabu diperbincangkan ditiap desa bahkan tidak jarang keluh kesah itu terlontar pada awak media karena dianggap mampu memberikan solusi terbaik.

"Kapan dana tunjangan ( Siltap ) keluar sudah 4 bulan tidak kunjung dicairkan , ada apa ? , sedangkan kegiatan pencegahan penyebaran virus corona terus berlangsung sedang besuk sudah memasuki bulan puasa tentunya biaya yang dibutuhkan juga cukup banyak belum lagi ada warga yang mesti melakukan isolasi yang memaksa Kepala desa harus berpikir tidak bisa tinggal diam ", keluh salah satu Kepala Desa Magetan wilayah barat.

Hal yang sama di sampaikan juga beberapa kepala desa di wilayah kabupaten magetan secara menyeluruh, selama 4 bulan belum mendapat Siltap (tunjangan). ( US )
Home » » Sambut Bulan Puasa, PPWI Akan Adakan Diklat Jurnalistik Ramadhan 1441

Sambut Bulan Puasa, PPWI Akan Adakan Diklat Jurnalistik Ramadhan 1441

Jakarta.OposisiNews.Co.Id – Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPN-PPWI) kembali membuka pendaftaran peserta untuk mengikuti Diklat Jurnalistik Ramadhan 1441 H. Kegiatan diklat ini dimaksudkan untuk menemani warga mengisi waktu saat menjalankan ibadah puasa di Bualn Ramadhan yang sudah di ambang pintu ini.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Diklat Jurnalistik PPWI, Agung Jepriyansyah, kepada media ini, Rabu, 22 April 2020. "Setelah sukses menyelenggarakan Diklat Jurnalistik Corona angkatan 1 dan 2, PPWI akan meneruskan kegiatan yang sama dikaitkan dengan momentum bulan puasa Ramadhan ini. Kegiatan ini juga kurang-lebih sama situasinya, yakni dalam rangka mengisi masa-masa stay at home akibat pandemi Covid-19," ujar Agung yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PPWI Ogan Komering Ilir (OKI).

Sementara itu, Ketua Umum Wilson Lalengke, mengatakan bahwa mengisi waktu luang di masa-masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan kegiatan positif dan bertujuan meningkatkan kualitas diri pasti lebih baik dan bermanfaat. Kegiatan ini juga adalah untuk menggalang dana yang akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

"Daripada waktu habis terbuang percuma selama dipaksa tinggal di rumah, akibat bencana Covid-19 lebih baik kita belajar sambil beramal. Belajar jurnalistik sambil membantu warga yang terdampak kebijakan stay at home,” ujar Wilson.

Kegiatan Diklat dengan durasi tiga hari itu didesain untuk menghasilkan wartawan dan pewarta warga yang cerdas, handal, dan mumpuni di bidang jurnalistik. Peserta diklat akan diberikan materi terkait Dasar-dasar Bahasa Indonesia, Cara Praktis Membuat Berita/Artikel, Editing atau Penyuntingan Artikel, dan Cara Praktis Mengunggah Berita di Media Online.

Proses belajar-mengajar pada Diklat Jurnalistik Ramadhan akan dimulai pada hari Jum'at, 24/4/2020, sampai dengan tanggal 26 April 2020. Semua donasi yang terkumpul, akan kembali di salurkan kepada warga yang terdampak Covid-19.

Terkait teknis program, jadwal, dan syarat pendaftaran, prosedurnya sama dengan yang terdahulu, seperti yang pernah diadakan Diklat Jurnalistik Corona di angkatan pertama dan kedua. Detilnya sebagai berikut:

Waktu Pelaksanaan Diklat:
Tanggal 24 – 26 April 2020, pada pukul 09.30 – 12.00 WIB setiap harinya.

Waktu Pendaftaran:
Sejak informasi ini disebarluaskan sampai dengan kegiatan diklat akan dimulai atau saat kuota 30 orang peserta terpenuhi.

Materi Diklat:
- Dasar-dasar Bahasa Indonesia
- Cara praktis membuat berita (hard/straight news)
- Editing (penyuntingan) artikel/berita
- Cara praktis mengunggah berita di media online (www.pewarta-indonesia.com)

Peserta:
- Wartawan/jurnalis
- Pelajar/Pembelajar
- Masyarakat umum
- Maksimal 30 orang per kelas

Tempat diklat:
Belajar dari rumah masing-masing melalui jaringan online (WhatsApp Classroom, Zoom Avis-Classroom)

Jadwal materi diklat:
- Hari pertama: Dasar-dasar Bahasa Indonesia, Cara praktis membuat berita
- Hari kedua: Editing/penyuntingan berita/artikel
- Hari ketiga: Cara praktis mengunggah berita di media online

Biaya (donasi):
Setiap peserta diharapkan untuk memberikan donasi sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah saja). Seluruh dana yang terkumpul akan dikelola oleh team PPWI untuk disalurkan kepada warga masyarakat yang kesulitan bahan pangan selama menjalani masa bencana Covid-19.

Metode kegiatan diklat:
1. Transfer donasi Diklat Jurnalistik Corona sebesar Rp. 100.000,- ke rekening Bank BNI Cabang Senayan, Nomor Rekening: 0243142926, Atas Nama: Persatuan Pewarta Warga Indonesia.
2. Kirimkan nomor WA Anda bersama bukti transfer donasi ke Sdr. Agung Jepriansyah (+62-857-8992-5565) untuk kemudian dimasukkan ke dalam kelas WA Diklat Jurnalistik Ramadhan, informasikan kelas yang diinginkan (pagi atau siang).
3. Setiap peserta hadir online sesuai jadwal yang dipilihnya saat mendaftar untuk mengikuti pembelajaran online.
4. Materi tertulis dan rekaman suara akan disampaikan melalui jaringan WhatsApp Classroom-nya untuk dipelajari, dimengerti, dan dipahami.
5. Selanjutnya peserta dapat mengajukan pertanyaan, baik tertulis maupun rekaman suara untuk diberikan penjelasan maupun didiskusikan bersama rekan sekelasnya.
6. Penugasan, praktek menulis sesuai materi yang baru saja diberikan dan didiskusikan, dan dikumpulkan saat itu juga.
7. Pemberian tugas PR, praktek menulis untuk dikerjakan seusai jam belajar online.

Narasumber/Trainer:
- Wilson Lalengke (Ketua Umum PPWI, Pimred KOPI)
- Mung Pujanarko (Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya, Pimred Penanegeri.Com)
- Simon Syaefudin (Wartawan Senior, mantan redaktur Republika)

Fasilitas:
- Sertifikat Diklat dari PPWI Nasional (E-Sertifikat).
- Akses menjadi penulis di Koran Online Pewarta Indonesia dan Jaringan PPWI Media Group.
- Menjadi anggota Komunitas PPWI Nasional dan di daerah masing-masing.
- Kesempatan beramal bagi sesama warga bangsa Indonesia di masa sulit bencana Covid-19.

Silahkan manfaatkan peluang belajar jurnalistik, sambil mengisi waktu luang yang ada. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Agung di nomor WA: 0857-8992-5565. (APL/Red)

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon