Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » 4 WARGA MAGETAN TERCONFIRM POSITIP LAGI

4 WARGA MAGETAN TERCONFIRM POSITIP LAGI

Written By BBG Publizer on Rabu, 22 April 2020 | 22.00

Magetan.OposisiNews.co.id -Empat warga Magetan yang terpapar covid-19 hari ini seperti diumumkan gubernur jatim dari grahadi surabaya. Empat warga Kec Karas ini Merupakan hasil tracking yang kontak erat dan berinteraksi langsung dengan pasien kesepuluh warga kecamatan karas yang pernah diumumkan sebelumnya.

Mereka adalah pasien kesebelas inisial AW seorang perempuan usia 45 th. Pasien kedua belas Insial SS seorang perempuan usia 51 th. Pasien ketiga belas inisial Man 37 th seorang laki laki. Dan pasien keempat belas adalah AS usia 54 th laki laki. Semuanya warga kecamatan karas.

Saat ini ketiga warga kecamatan karas tersebut telah dievakuasi ke rs rujukan pemerintah di kota Magetan. Sedangkan Pasien ketiga belas inisial Man 37 tahun saat dievakuasi sudah tidak ada di tempat diduga pergi tanpa pamit ke kalimantan.

Sesuai penelusuran gugus tugas, ternyata sdr man  ber- ktp kalimantan barat tepatnya kabupaten bengkayang. Saat ini gugus tugas sudah langsung koordinasi dan melaporkan ke aparat di  Kabupaten Bengkayang , Kalbar

Sebagai tindak lanjut dari hasil tracking terhadap informasi dari Malaysia yang menyatakan warganya pulang dari belajar di Temboro Magetan perlu kami sampaikan dalam release resmi pemkab Magetan.

Selama dua hari ini tim gugus tugas covid-19 Magetan bersama prov jawa timur langsung terjun ke ponpes Al Fatah Temboro Magetan. Petugas medis melaksanakan tugasnya merapidtes 305 santri.

Para santri di Ponpes Al Fatah Temboro ber asal dari berbagai daerah/ propinsi di Indonesia bahkan tidak sedikit santri yang  berasal dari negara tetangga ( Asia ) , seperti  negara jiran Malasya. Rinciannya adalah Malaysia 118 santri; Kamboja 5 santri ; Philipina 7 santri; Thailand 26 santri; Vietnam 5 santri; Singapura 1 santri S, total jumlah santri yang asingberasal dari LN ( Asia ) 162 santri . Sedangkan yang dari Indonesia  sendiri sebanyak 143 santri dari berbagai daerah.

Hasil dari rapid tes sampai sekarang ini sebanyak 31 reaktif dengan rincian dari Malaysia 14 santri , Thailand   4  santri , Kamboja.  1  santri , Magetan.  2 santri dan  Makasar.   2 santri  sedang untuk
Jambi,papua,sumbar,lampung,kendari, lombok, kaltara,Temanggung masing masing 1 santri.

" Ketiga puluh satu santri telah diswab. Hasil swab dikirim ke prov jawa timur. Hasilnya nanti kita tunggu bersama sama. Semoga ada khabar baik untuk itu", ucap jubir gugus Covid 19 Magetan , Saif M.

"Rapidtest merupakan teknik pengetesan keberadaan antibodi terhadap serangan kuman di dalam tubuh.Hasil rapid test tidak boleh dan tidak bisa digunakan secara mandiri untuk mengonfirmasi keberadaan atau ketiadaan infeksi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 di dalam tubuh seseorang ", Jelas Saif M.

"Untuk mengonfirmasi keberadaan virus corona secara akurat dalam tubuh seseorang harus dilakukan tes swab dengan metode PCR (polymerase chain reaction)",imbuhnya.

Hasil rapid test adalah reaktif (ada reaksi terhadap keberadaan antibodi) atau non-reaktif (tidak ada reaksi terhadap keberadaan antibodi).

"Jika Anda sempat membaca hasil rapid test adalah positif atau negatif, harus dimaknai sebagai positif atau negatif terhadap keberadaan antibodi dalam tubuh, bukan positif atau negatif terhadap keberadaan virus corona penyebab Covid-19", tegas Saif muchlissun, S.Sos, MM,Kadis Kominfo Magetan selaku Jubir gugus tugas covid 19 Magetan. (Us/tin)
Home » » Sinergitas TNI-Polri bersama Instansi Terkait, Tangkal Penyebaran Virus Corona di Sidoarjo

Sinergitas TNI-Polri bersama Instansi Terkait, Tangkal Penyebaran Virus Corona di Sidoarjo

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Upaya memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19) di wilayah Kabupaten Sidoarjo terus dilakukan.  personel gabungan kembali menyemprotkan cairan disinfektan dan membagikan paket sembako ke masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Personel gabungan terdiri dari Polresta Sidoarjo, Resimen Bantuan Tempur 2 Marinir Karangpilang, Satpol PP, Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Dinas Pemadam Kebakaran, Indonesia Offroad Federation (IOF) Pengcab Surabaya.

Agenda kegiatan diawali ( start ) dari Mapolresta Sidoarjo Jalan Cemengkalang, Sidoarjo, untuk kemudian bersama-sama bergerak melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan kendaraan AWC Polresta Sidoarjo dan Menbanpur Marinir 2 Karangpilang, kendaraan damkar, kendaraan dari IOF dan roda dua raimas Polresta Sidoarjo.

Sasaran penyemprotan disinfektan kali ini adalah sejumlah desa di wilayah Sidoarjo Kota dan Tanggulangin. “Melalui niat mulia kita bersama ini, semoga penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Sidoarjo dapat kita tekan sehingga dapat menurun. Serta bantuan paket sembako yang kita bagikan, agar dapat meringankan beban warga yang terdampak dari Akibat virus corona,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.

Sedangkan Komandan Menbanpur 2 Marinir Karangpilang Kolonel Citro Subono mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan sinergitas TNI-Polri bersama instansi terkait dan juga kepedulian bersama, guna memutus mata rantai penyebaran Virus Corona, khususnya di wilayah Kabupaten Sidoarjo.( bg)
Reporter.Subagyo SH
Editor.Bambang PW
Home » » Sidoarjo Soft Launching Mini Mal Pelayanan Publik

Sidoarjo Soft Launching Mini Mal Pelayanan Publik

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -  Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali membuka Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk memaksimalkan pelayanan kependudukan bagi warganya. Kali ini Sidoarjo soft launching Mini Mal Pelayanan Publik di kecamatan Sukodono. Dengan adanya mini MPP maka Sidoarjo menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang memiliki MPP hingga tingkat kecamatan. Rabu 22/4/2020.

Pembangunan mini MPP di kecamatan Sukodono ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan. Warga diluar kecamatan Sukodono juga bisa mengurus layanan kependudukan hingga membayar pajak daerah di mini MPP Sukodono.

“Tidak terbatas pada warga Sukodono saja, warga di luar kecamatan Sukodono bisa mengurus KTP dan bayar pajak daerah bisa dari sini”, kata Sri Witarsih Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo usai soft launching Mini MPP Kecamatan Sukodono.

“Dengan adanya mini MPP Sukodono ini warga akan dimudahkan mengurus surat kependudukan, bayar pajak daerah serta layanan lainnya yang tersedia. Nantinya ada dua belas layanan yang sudah kita siapkan, saat ini sudah terisi sembilan layanan”, ujar Sri Witarsih.

Ke dua belas pelayanan yang tersedia tersebut saat ini sudah terisi sembilan layanan, diantaranya layanan dinas kependudukan dan catatan sipil, layanan pajak daerah, layanan dinas ketenaga kerjaan , layanan SKCK  Online Polresta Sidoarjo, layanan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Kantor Urusan Agama (KUA) serta layanan Bank Jatim dan Bank Delta Artha.

Selama ada pendemi Covid-19 mini MPP Sukodono tetap dibuka dan tetap melayani meski ada pembatasan maksimal 20 orang. Masyarakat diharapkan bisa memaksimalkan manfaat pelayanan online yang telah difasilitasi oleh Pemkab Sidoarjo.

Saat ini Kabupaten Sidoarjo juga sudah mengusulkan ke Kemenpan RB untuk membangun lagi dua mini MPP yang direncanakan  di kecamatan Waru dan kecamatan Tulangan. Jika di setujui oleh kemenpan RB maka tahun 2021 akan dilakukan pembangunan. ( bg ).

Reporter. Subagyo SH
Editor.Bambang PW

Home » » PEMKAB BLORA BERIKAN BLT DARI ANGGARAN DANA DESA

PEMKAB BLORA BERIKAN BLT DARI ANGGARAN DANA DESA

Blora,OposisiNews.Co.Id-  Dalam mengantisipasi dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan dari wabah covid-19 , pemerintah kabupaten blora bergerak cepat untuk membahas pemberian kompensasi pada warga terdampak sesuai arahan dari Pemerintah pusat .

"Untuk besaran anggaran  penanggulangan adanya Pandemi covid 19 diambil dari besaran dari  Dana desa ,dan penyerapannya dilalukan secara baik demi stabilitas sosial ekonomi masyarakat ", ucap Bupati Blora mengawali rapat pembahasan kesetabilan sosial ekonomi masyarakat dengan jajaran OPD

Skema pelaksanaan dengan Pemberian bantuan langsung tunai kepada masyarakat miskin blora dan yang rentan miskin bertempat  di gedung Pertemuan Lantai 2 Dinas Pemberdayaan Desa (PMD) Kabupaten Blora Selasa 21/4/2020.

Agenda rapat dihadiri Camat se-Kab Blora, Kepala Dinas Sosial P3A, Kepala  Dinas PMD, Tim Ahli Pendamping Desa, dan Ketua Praja APDESI Blora.

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi, dalam arahan-nya menyampaikan materi pembahasan pemotongan anggaran untuk penanggulangan Covid 19 yang berlaku secara nasional.

"Pemotongan seluruh Anggaran pusat dan daerah untuk penanggulangan covid 19 telah sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 35 Tahun 2020, dan untuk perhitungan Kabupaten Blora jumlah pemotongan anggarannya  lebih kurang 260 Milyar dari sumber anggaran Dana Alokasi Umum ( DAU ) dan Dana Alokasi Khusus ( DAK )", ujar Bupati.

"Untuk mengantisipasi penanggulangan covid 19 semua ditarik  ke Pusat ,sekaligus kita akan membahas pendataan untuk warga miskin yang mendapatkan bantuan reguler dari Presiden, Kementerian Sosial, Propinsi, Kabupaten dan pelaksanaan BLT Dana Desa di Blora," imbuhnya.

" Ini adalah rapat yang kesekian kalinya untuk membahas penanganan dampak Covid 19, marilah kita bahas dengan sungguh - sungguh dan ikhlas, Insya Allah..barokah untuk kita semua, bila dapat menyelesaikan dengan baik, masyarakat tertolong, baik kesehatan jasmani , maupun ekonomi dan kehidupan sosialnya ," Lanjut Bupati Blora. Kokok .

"Mendasar data terbaru di Dinas Sosial Blora dari Pemerintah Pusat , menginformasikan ada 108 ribu kuota warga miskin tersebar di Kabupaten Blora yang akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah, dengan rincian 64 ribu masuk data bantuan reguler, ditambah 33 Ribu, dari Presiden, kemudian dari bantuan Kabupaten Blora 8 ribu sekian, sisanya 600 KK  bisa diajukan kembali, untuk BLT Dana Desa, biar menjadi kewenangan Desa, untuk mencarinya sendiri," tambahnya .

Sementara itu, Ketua Praja APDESI Kabupaten Blora, yang juga Kepala Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungtuban, menyampaikan kendala terkait  parameter kriteria yang masuk dalam sasaran penerima BLT Dana Desa akibat dampak covid 19 ini.

"Kendala yang dihadapi dalam pendataan warga miskin adalah untuk menentukan data penerima bantuan , mengingat Kepala Desa di blora banyak yang baru apakah kualifikasi  yang  memiliki hak penerima akibat terdampak Covid 19 itu, orang yang baru kena PHK, atau yang benar - benar miskin, yang kriterianya memenuhi, pasalnya ada banyak data bagi warga yang dulunya pernah masuk data, kemudian perekonomiannya bagus, atau meningkat, belum keluar dari data, sehingga yang setara dengan dia meminta untuk diperlakukan sama, yaitu mendapatkan bantuan juga, ini jelas merepotkan kami, sebagai Kepala Desa," ucapnya.Bupati

Bupati Blora Kokok langsung menanggapi  yang menjadi kendal kepala desa khusunya yang baru , " Kita utamakan warga yang miskin saja untuk melaksanakan BLT Dana Desa, saya yang tanggungjawab, asal tidak disengaja, kesalahan kecil bisa dibenahi, dalam kondisi darurat seperti sekarang ini, guna meminimalisir terjadi penyalahgunaan, saya sudah kordinasikan aparat Kepolisian dan Kodim melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmasnya, untuk mengawal pelaksanaannya," tandasnya . (DWI) 

Home » » Dinas Pariwisata dan Kebudayaan membatalkan Labuhan Sarangan 2020

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan membatalkan Labuhan Sarangan 2020

Pemkab Magetan batalkan acara tahunan wisata telaga sarangan ' Gebyar Labuhan ' dampak Corona
Magetan,OposisiNews.co.id – Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Magetan, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) meniadakan acara tahunan Gebyar Labuhan Sarangan 2020.

Gebyar Labuhan Sarangan 2 yang sebelumnya direncanakan akan digelar pada 19 April 2020 di kawasan wisata Telaga Sarangan, dibatalkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setelah dilakukannya rapat bersama, oleh Pemerintah Kabupaten Magetan beserta seluruh jajaran OPD, TNI, Polri, dan Pemerintah Kelurahan Sarangan.

“Kami dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan meminta maaf pada masyarakat karena Gebyar Labuhan Sarangan 2020 kami tiadakan,” ujar Kepala Disparbud Kabupaten Magetan Venly Thomy Nicholas. Selasa, (14/04/2020), diruang kerjanya kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan Jalan Tripandita, No. 1, Magetan.

Venly menuturkan, pembatalan Gebyar Labuhan Sarangan 2020 disebabkan oleh mewabahnya pandemi Virus Corona serta menindaklanjuti himbauan dari Pemerintah pusat, provinsi, dan daerah sehingga diputuskan untuk meniadakan acara Gebyar Labuhan Sarangan 2020.

“Untuk menindaklanjuti himbauan dari pemerintah pusat, provinsi, dan daerah terkait adanya pandemi Virus Corona maka kami memutuskan untuk membatalkan acara tahunan Gebyar Labuhan Sarangan 2020,” tandasnya.

Meski begitu, acara adat bersih desa Kelurahan Sarangan akan tetap dilaksanakan oleh masyarakat setempat dengan tidak melibatkan banyak orang.

“Meskipun Gebyar Labuhan Sarangan 2020 ditiadakan, namun acara adat bersih desa Kelurahan Sarangan akan tetap dilaksanakan dengan tidak melibatkan banyak orang,” tegas Venly.

Masih kata Venly, meski acara adat bersih desa Kelurahan Sarangan tetap dilaksanakan ia menghimbaukan agar masyarakat dapat mematuhi anjuran pemerintah dengan menerapkan Physical Distancing.

“Meskipun bersih desa Kelurahan Sarangan tetap digelar, saya meminta agar masyarakat mematuhi himbauan pemerintah untuk menerapkan Physical Distancing, selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menerapkan pola hidup sehat,” pungkasnya. (Adv.US)
Home » » Disparbud Perpanjang Waktu Penutupan Cafe,Tempat Hiburan hingga 31mei 2020

Disparbud Perpanjang Waktu Penutupan Cafe,Tempat Hiburan hingga 31mei 2020

Magetan,Oposisinews.co.id - Pendemik covid 19 masih menjadi perhatian pemerintah pusat hingga pemerintah daerah. Berbagai upaya sudah dilakukan untuk pencegahan dan memutus rantai penyebaran virus corona.

Saat ini Pemerintah kabupaten magetan melalui Dinas Pariwisata dan kebudayaan mengundur atau menambah waktu buka cafe dan rumah makan yang tergabung di PHRI( Persatuan Hotel Rumah makan Indonesia ).

Venlly kepala dinas disparbud magetan mengutarakan bahwa pengunduran atau pemperpanjangan waktu penutupan Cafe ,Tempat hiburan,dan rumah makan yang tergabung di PHRI yang mana kemarin 21 april saat ini diperpanjang hingga 31 mei 2020" ungkapan Venlly

Kepala dinas juga mengatakan perpanjangan penutupan cafe. Rumah makan dan tempat hiburan ini guna mengantisipasi terkait penyebaran covid 19. dan juga menghargai umat islam yang menjalankan ibadah puasa"tegas Venlly kepala dinas disparbud magetan

Berdasarkan himbauan dan surat edaran bupati magetan .untuk membatasi aktivitas yang berkerumun. Atau mengundang orang banyak demi memutuskan rantai penyebaran covid 19 di wilayah kabupaten magetan. ( US )
Home » » Rakyat Dihadapkan Dua Pilihan Ditengah Wabah Corona ' Bertahan Kelaparan Pulang Terbentur Aturan '

Rakyat Dihadapkan Dua Pilihan Ditengah Wabah Corona ' Bertahan Kelaparan Pulang Terbentur Aturan '

Flores Timur ,OposisiNews.Co.Id - Dua pilihan pait bak ' Pedang bermata Dua ' harus ditaati dan dijalani semua penghuni negri ini , seperti suara hati salah satu mahasiswa asal Flores mewakili semua mahasiswa Flores yang sekarang ini menuntut ilmu di luar Flores .

" Kedukaan dari kondisi sekarang ini merupakan kesukaan semua manusia dimuka bumi ini akibat wabah virus Corona ( Covid 19 ) dan saya mewakili mahasiswa Flores Timur ,NTT menyampaikan duka yang mendalam kepada seluruh rakyat Indonesia , khususnya para pejuang kesehatan yang meninggal dunia akibat serangan Covid-19 dan buat yang saat ini sedang dirawat semoga diberikan kekuatan Tuhan dan mendapatkan kesembuhan.

Semenjak mewabahnya Covid-19 membuat Pemerintah RI melahirkan kebijakan sosial distancing , Psykal Distancing dan Stay At Home berdampak pada berbagai aspek. Salah satunya dalam bidang pendidikan. Kebijakan sangat berpengaruh terhadap aktivitas kampus.

Jutaan Mahasiswa yang tersebar di seluruh Indonesia yang masuk dimasa-masa Akir menuntaskan perkuliahan untuk menyandang gelar sarjana dihadapkan pada dilema sulit untuk menuntaskan tugasnya karena terhalang kebijakan Pembatasan Sosial yang diterapkan Pemerintah. Terputusnya akses untuk pengalian data pendukung tugas dan menipisnya logistik ( bahan pakan ) dan anggaran menjadikan kondisi semakin pelik.

" Kondisi ini memang sangat berat untuk dijalani , Akses kami terhambat karena aturan Pemerintah. Bertahan Kelaparan, pulang terbentur aturan ", ungkap salah satu Mahasiswa asal Flores Timur.

"Yang ada hanya himbauan Pemerintah, namun tidak melihat serta memastikan nasib hidup Mahasiswa di tanah study ", imbuhnya.

Tidak kalah urgen dari dampak virus dan kebijakan pemerintah saat ini , Mahasiswa Flores Timur yang sekarang menempuh pendidikan di luar NTT mayoritas dari keluarga Petani dan pada saat ini Kondisi Kaum Petani di Flores mendapat tekanan berat , harga komuditi yang jauh dari harga wajar ( turun drastis ) akibat permainan tengkulak yang sengaja bermain harga ditengah wabah ,mahasiswa Flores Timur berharap pemerintah hadir , tidak menutup mata akan kelangsungan hidup mahasiswa dan petani di Flores Timur.

 "Dalam kondisi ini , saya mewakili mahasiswa asal Flores Timur NTT yang mengantungkan pembiayaan proses menempuh pendidikan dari hasil komediti pertanian mengharap pemerintah hadir dan memberikan solusi terbaik untuk petani Flores Timur ,karena hingga saat ini belum ada perhatian serius dari pemerintah Propensi NTT dan Pusat " , harap salah satu perwakilan mahasiswa Flores Timur. ( AT )

Reporter.Anisa Tukan
Home » , » Jurus Wahid Bupati Mojokerto Dalam Selamatkan Perekonomian ,Pertanian Tanpa Kesampinkan Kewaspadaan Tanggap Corona Perlu Mendapatkan ' REWARD '

Jurus Wahid Bupati Mojokerto Dalam Selamatkan Perekonomian ,Pertanian Tanpa Kesampinkan Kewaspadaan Tanggap Corona Perlu Mendapatkan ' REWARD '

Mojokerto,OposisiNews.Co.Id - Sebagai salah satu upaya menjaga ketahanan pangan saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, Pemerintah Kabupaten Mojokerto mencoba menerapkannya dengan membeli langsung hasil tani. Nantinya, hasil pertanian akan disalurkan sebagai logistik sembako pada masyarakat terdampak Covid-19 di Kabupaten Mojokerto.

Seperti dalam arahan Bupati Mojokerto Pungkasiadi, saat menghadiri langsung kegiatan panen raya bersama komunitas Mari Sejahterakan Petani (MSP) di lahan persawahan Desa Persanggrahan Kecamatan Kutorejo, Selasa (21/4) pagi.

"Gabah panjenengan mohon segera diproses lebih lanjut menjadi beras. Nanti hasilnya akan kita beli untuk kita salurkan pada masyarakat terdampak Covid-19. Ini salah satu upaya kita bersama menyediakan kebutuhan pangan di tengah pandemi sekarang," kata bupati.

Menghadapi pandemi Covid-19, bupati juga tak lupa untuk selalu menekankan masyarakat agar menjaga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta menaati aturan pemerintah terkait protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Saya mohon PHBS nya terus dijaga. Disiplin pakai masker, terapkan physical distancing, di rumah saja kalau tidak ada kepentingan. Karena beberapa daerah di Jawa Timur, bahkan sudah ada yang mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)," imbuh bupati.

Sebagai sosok yang sangat familiar dengan dunia pertanian, bupati yang akrab disapa Abah Ipung juga membagi beberapa tips agar hasil pertanian bisa maksimal. Misalnya jika yang ditanam adalah padi, Abah Ipung membeberkan jika pencocokan bibit dengan lahan adalah hal yang sangat penting.

"Hasil panen yang baik itu ada di pemilihan bibit. Namun selain itu, harus cocok juga dengan tanahnya. Tidak ada benih unggul nasional, yang ada benih unggul lokal. Karena bibit itu, harus dilihat juga dari tanahnya juga seperti apa," pungkasnya.

Eliya Joko Sumbodo Penggiat Komunitas MSP mengatakan,  varietas MSP yang tengah dipanen ini mulai ditanam sejak 2009 silam. Pergerakannya sporadis, hingga bisa bertahan sampai kini.

"Komunitas berawal dari kecintaan dan hobi dari pertanian. Kami juga bergerak di bidang pertanian organik, pupuk padat dan cair untuk mengurangi kimia. Kami bersama kawan-kawan dan menyalurkan varietas ini di masing-masing desa. Kita sampaikan kepada masyarakat, jika menggunakan varietas MSP potensi hasil panen bisa naik. Harga beli varietas ini juga di atas harga pasar," kata Eliya.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Teguh Gunarko, dalam laporan sambutan menyampaikan beberapa perkembangan hasil pertanian di Kabupaten Mojokerto, berikut dengan target yang ditetapkan.

"Kebutuhan gabah kering, kita targetkan 350.000 ton. Saat ini kita siap 203.000 ton beras. Kebutuhan masyarakat Kabupaten Mojokerto saat ini yang diperlukan 125.000 ton, kita surplus sampai 68.000 ton. Untuk panen sampai bulan April, sudah mencapai 14.500 hektar. Cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kabupaten Mojokerto selama lima bulan ke depan," papar Teguh.

Teguh menambahkan bahwa Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Mojokerto, juga menyiapkan kebutuhan hasil pertanian lain seperti kedelai, bawang merah, juga kebutuhan protein hewani di sektor peternakan.

"Kebutuhan protein hewani, kita atur di program Sikomanda. Program ini berfokus untuk meningkatkan produktifitas anakan sapi. Dari bulan Januari-April, kita sudah menghasilkan 7.200 anakan sapi dari program ini," tandas Teguh.( LN )
Home » » Desa Sewulan bagikan Seribu masker ,vitamin dan jamu tradisional gratis

Desa Sewulan bagikan Seribu masker ,vitamin dan jamu tradisional gratis

Penyerahan bantuan secara simbolis oleh kades Sewulan pada warga masyarakat
Madiun .OposisiNews.Co.Id-
Bersama dengan tiga pilar desa ,tim gugus penanganan pencegahan penularan virus Corona ( covid 19 ) membagikan masker,vitamin kesehatan dan jamu tradisional pada warga di wilayah desa sewulan.

Langkah yang diambil pemerintah desa Sewula dan Tim Gugus penanggulangan dan penyebaran  virus sebagi wujud tanggung jawab pada warga akan kekwatiran semakin cepatny virus Corona dalam penyebarannya di tengah masyarakat belakangan ini di seluruh negara ( 209 negara ) yang terpapar virus dengan dampak ancaman perekonomian global serta ribuan korban jiwa ( 130.000 juta ) melayang sia-sia hampir 2,5 juta penduduk di seluruh dunia.

H.Sukarno . Kds Sewulan
H.sukarno kepala desa sewulan kepada awak media oposisi mengatakan " bahwa segala rangkaian kegiatan tim ,terkait pelaksanaan dan pengawasan pencegahan penularan virus covid 19 mengacu pada  protokoler aturan yang sudah di tetapkan oleh pemerintah pusat , pemprov jatim  dan peraturan bupati daerah kabupaten Madiun.

 "Tindakan agresif,reaktif dan proaktif selalu di gunakan dalam rangka  penyampaian,himbauan dan penanganan, terhadap masyarakat  terkait protap  aturan pencegahan dan memutus penularan covid 19,khususnya di desa sewulan dagangan"ujarnya .

Dalam rangka pencegahan tim gugus Covid 19 telah membagikan alat kesehatan di 31 Rt di seluruh wilayah desa , berupa 1000 masker,1000 jamu tradisional 1000 vitamin kesehatan untuk meningkatkan imun kekebalan tubuh dan penyemprotan desinfektan seminggu sekali ke seluruh wilayah rt dan penempatan 20  alat cuci tangan  dan sabun anti septik di wilayah kerumunan,masjid dan mushola.
 
"Semua jamu dan masker yang dibagikan gratis merupakan produk lokal  warga masyarakat sewulan yg tertampung di wadah bumdes desa."imbuhnya.

 Guna mengatisipasi dan untuk mencegah penularan virus covid 19 dari warga luar daerah yang akn mudik ke desa sewulan ,saya menghimbau warga untuk menunda  mudik/ membatalkan mudik tahun ini mendasar aturan larangan mudik oleh pemerintah dan sangsi bagi yang bersikukuh melakukan mudik , masyarakat perantau mesti patuh dan bersabar demi keselamatan bersama sampai Pemerintah mengijinkan rakyat melakukan mudik / pulang kampung.

 Sementara untuk warga yang sudah terlanjur melakukan mudik sebelum pemerintah mengeluarkan peraturan larangan mudik , pemdes Sewulan bersam Tim Gugus Covid 19 telah  menyiapkan 3 posko isolasi yang bertempat di kantor balai desa sewulan,bagi yang tidak mengindahkan protap isolasi mandiri 14 hari tim gugus akan melakukan  penjemputan paksa pemudik untuk di isolasi di posko.

Kepal desa juga menghimbau warga masyarakat desa sewulan untuk 'Stay At Home ' diam di rumah, menghindari kerumunan,rajin mencuci tangan dan bila keluar selalu memakai masker dan berdoa semoga wabah virus covid 19 ini cepat selesai" pungkasnya (ags.adv)
   
 
   
 
Home » » Polresta Sidoarjo dan Jajaran Peduli Dampak Covid-19

Polresta Sidoarjo dan Jajaran Peduli Dampak Covid-19

Bakti sosial peduli masyarakat terdampak COVID-19 , Polsekta Sidoarjo - Jawa Timur
Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Pandemi Covid-19 berdampak pula pada terhambatnya laju perekonomian masyarakat. Sebagai kepedulian kepada para warga yang terdampak Virus Corona tersebut,  Polresta Sidoarjo dan jajaran melakukan bakti sosial membagikan 2.250 paket sembako.selasa, 21/4/2020.

"Hari ini kami serukan kembali kegiatan bakti sosial untuk masyarakat terdampak Covid-19. Yang dilakukan serentak oleh Polresta Sidoarjo, Polsek jajaran dan Bhayangkari. Ada sejumlah 2.250 paket sembako yang dibagikan ke warga terdampak adanya Covid-19," jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.

Pemberangkatan pembagian paket sembako yang berisikan beras 5 kg, minyak goreng, telur ayam, gula, dan mie instan dari Mapolresta Sidoarjo pukul 9 pagi. Kemudian rombongan menyebar guna membagikan bingkisan ke berbagai wilayah di Kabupaten Sidoarjo.

Dengan adanya kegiatan bakti sosial diharapkan dapat merapatkan tali asih, kekerabatan untuk saling berbagi peduli satu dengan lainnya. Apalagi kondisi ekonomi masyarakat khususnya yang kurang mampu tidak stabil dengan adanya wabah virus corona ini, sehingga bisa membantu meringankan beban mereka.

“Bakti sosial ini diadakan dengan tujuan untuk mewujudkan rasa cinta kasih, rasa saling menolong, rasa saling peduli Polresta Sidoarjo kepada masyarakat” pungkasnya.(bg)

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon