Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Mencegah penyebaran virus covid19, desa winong gemarang lakukan penyemprotan disinfeksitan di tiap Rt

Mencegah penyebaran virus covid19, desa winong gemarang lakukan penyemprotan disinfeksitan di tiap Rt

Written By BBG Publizer on Senin, 13 April 2020 | 22.32

Posko Covid-19 desa Winong Gemarang Kab.Madiun
Madiun.OposisiNews.Co.Id-Penyebaran virus covid 19 yang sangat cepat dan mengakawatirkan di indonesia dengan prosentase kematian yang tinggi ,membuat Pemerintah desa Winong bersama jajaran babin kamtibmas di dukung jajaran medis puskesmas desa winong bergerak cepat bersama - sama segenap warga masyarakat desa Winong bahu membahu melakukan tindakan pencegahan penyebaran virus corona degan mengadakan penyemprotan massal 1 minggu sekali di seluruh wilayah desa Winong.

Menurut kades Winong.Priadi ," pelaksanaan penyemprotan massal di lakukan seminggu sekali setiap hari jumat ,pelaksanaan penyemprotan disinefeksitan  di laksanakan per rt dengan melibatkan masyarakat setempat ".

 Selain mengajak peran serta masyarakat kepala desa Winong juga mengandeng organisasi pencak silat di desa Winong, seperti diketahui kab.madiun merupakan salah satu daerah degan slogan kampung pesilat ,di mana desa Winong masuk katagori itu ( Desa Pesilat .Red ) yang memiliki  berbagai aliran pencak silat yang aktif di desa Winong.

 " Jumat kemarin organisasi psht yang dilibatkan dalam penyemprotan disinfeksitan , hari Minggu dijadwalkan   pshw,iks dan pandan alas secara bergantian "ujar kades.

Selain penyemprotan, desa winong yang berpenduduk  kurang lebih 6000 jiwa , agenda pencegahan Covid 19  juga memberikan bantuan masker kepada penduduk desa dan pemberian alat cuci tangan di 43 titik di seluruh wilayah desa Winong.

Dan untuk menghambat penyebaran virus covid 19 dari daerah lain,kades Winong priadi menghimbau masyarakat desa Winong yang berada di luar daerah untuk jangan mudik dulu atau menunda menunggu kondisi membaik.

Sementara untuk mengantisipasi kedatangan pemudik pemerintah desa Winong telah menyiapkan tempat untuk isolasi  pemudik di desa,yang mana saat ini telah di siapkan 2 tempat isolasi ,di rt 06 dengan kapasitas mampu menampung 20 orang dan di rt 38 dengan kapasitas tampung 30 orang.

Kepala desa juga menegaskan semua  masyarakat desa Winong selalu bisa menjaga kebersihan ,menjaga jarak aman,dan selalu mentaati peraturan pemerintah dan berharap semoga musibah penyebaran virus covid 19 ini akan segera bisa berakhir dan masyarakat bisa merasakan hidup normal tidak dihantui virus seperti sekarang ini "pungkasnya . ( Ags )
Home » » Bupati Sambangi Warga Terdampak positip covid 19

Bupati Sambangi Warga Terdampak positip covid 19

Magetan,OposisiNews.Co.Id-  Bupati Magetan Dr Drs  H. Suprawoto, SH, M.Si bersama Ketua DPRD, Dandim, Kapolres, Sekda dengan didampingi opd terkait sambangi warga yg diminta untuk isolasi mandiri karena di wilayahnya terdampak positip covid 19. Kedatangan rombongan Anggota forkopimda magetan guna menguatkan bersama warga dalam upaya percepatan penanganan covid 19 di Kabupaten Magetan.

Dalam kegiatan tersebut Bupati Magetan menyambangi posko covid 19 di desa kesepuluh terconfirmasi terpapar covid 19. Rombongan orang nomor satu di Magetan ini selain menyambangi warga terdampak sebanyak 120 KK dari dua RT selain saling menguatkan  juga memberikan bantuan berupa paket sembako, buah dan vitamin serta susu segar singolangu asli produk magetan.

Sesaat setelah nyambangi warganya, bupati bersama forkopimda melanjutkan perjalanan ke ponpes al fatah kampung madina Temboro Kec Karas Magetan untuk memantau pemulangan santri serta melihat secara langsung kegiatan screening yang dilakukan petugas medis Pemkab Magetan. Untuk memastikan kondisi kesehatan santri agar yang pulang benar - benar dalam kondisi sehat dan bugar sementara  yang sakit akan diadakan penanganan penyembuhan oleh tim medis .

Sambil memantau langsung, Bupati juga memberikan bantuan kepada Ponpes di Kampung Madina Temboro ini sebanyak 2 ribu paket kesehatan berupa vitamin, masker, handsanitizer dan buku amalan doa. ( US )
Home » » Demi Mencegah penyebaran virus corona, Kades Porworejo Kec Pilangkenceng Madiun Himbau Warganya Tunda Mudik

Demi Mencegah penyebaran virus corona, Kades Porworejo Kec Pilangkenceng Madiun Himbau Warganya Tunda Mudik

Foto bersama , Tiga Pilar TNI,Polri dan Tenaga Medis ( dokter/perawat )
Madiun, OposisiNew.co.id - Pemerintah Desa Porworejo Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun siapkan tempat isolasi bagi warganya. Yang tidak taat atas intruksi dari Pemerintah Pusat, Propinsi maupun Daerah terkait Covid-19.

Perlu diketahui bahwa pemerintah pusat secara tertulis tidak melarang masyarakat melaksanakan mudik lebaran. namun pemerintah menghimbau agar masyarakat tidak melakukan mudik ke kampung halaman atau menunda mudik menunggu kondisi penyebaran virus Corona mereda.

Dengan adanya situasi yang seperti ini, Pemkab Madiun bersama Pemerintah Desa sekabupaten madiun melakukan pembahasan dengan TIM Gugus percepatan penanggulan covid-19 dengan struktur baru sesuai dengan Mendagri yang sifatnya prefentif, proaktif dan rehabilitatif.

Salah satunya mulai dari pencegahan hingga penanganan baik sisi medis maupun non medis, dengan membagi tugas oleh seluruh jajaran OPD hingga pemerintah desa se-kabupaten madiun.

Bambang S .Kades Porworejo
Kec.Pilangkenceng Kab.Madiun
Untuk memutus penyebaran virus Corona supaya tidak menyebar luas. Kades Porworejo Bambang, menghimbau bagi warganya yang bekerja diluar kota maupun luar negeri supaya tidak mudik ke kampung halaman. Demi menjaga kesehatan keluarga dirumah mengingat Virus Corona rentan menyerang manusia diatas usia 60 tahun , Balita dan Orang yang mengidap sakit bawaan .

"Jika memang nekad mudik harus bisa mengisolasi diri sendiri di dalam rumah selama 14 hari. Jika kedapatan membandel keluar rumah, desa sudah siapkan petugas relawan covid-19 disiagakan di lingkup RT masing - masing untuk menjeput paksa dan mengisolasi di tempat yang sudah disiapkan desa yang tentunya dalam pengawasan Babinkamtibmas , Babinsa dan Petugas Medis ", tegas kades.

Bambang Sumitro menghimbau kepada masyarakat Desa Porworejo kec Pilangkencang Madiun supaya selalu menjaga kesehatan. Terapkan social distancing (jaga jarak aman 1-2 meter), cuci tangan mengunakan sabun dengan air mengalir, jika batuk tutup dengan mengunakan siku dalam, pakai masker jika keluar rumah baik yang sehat maupun yang sakit dan hindari kerumunan," jelas Kepala Desa.

Dari pantauan OposisiNew.co.id di Desa Porworejo telah menyiapkan tempat isolasi  di Gor Olah Raga yang berada di lingkungan kantor Desa. Mulai dari tempat tidur sudah kita siapkan, tinggal kita menyiapkan kebutuhan apa saja yang diperlukan selama masa karantina 14 hari. Soalnya 14 hari waktu cukup lama, perlu adanya penunjang yang lainya supaya kita bisa menjaga piskologinya supaya tidak stres disamping disiapkan tim kesehatanya " terang Kades Bambang Sumitro. (AGS.Adv)
Home » » Pemdes Pitu Prioritaskan Membuka Akses Jalan Antara Dusun Pitu-Gunungrambut

Pemdes Pitu Prioritaskan Membuka Akses Jalan Antara Dusun Pitu-Gunungrambut

Pengerjaan TPT dusun Pitu - Gunungrambut dilaksanakan dengan skema Padat Karya oleh warga
Ngawi .OposisiNews.Co.Id - Dengan ancaman edemik Covid-19 tidak surutkan desa Pitu Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi dalam pembangunan infrastruktur desa yang telah dianggarkan pemerintah melalui Dana Desa TA 2020.

" Mesti kuwatir akan wabah Corona , desa tidak bisa lepas dari kewajibannya khususnya merealisasikan program kerja yang sudah masuk dalam RPJMDes dan tersosialisasikan lewat ABPDes 2020 " Ujar Harto Perangkat desa Pitu.

Psykal Distensing ( Jaga Jarak )
Antara pekerja kegiatan
" Hanya dalam pengerjaan kegiatan ada yang lain dari biasanya , para pekerja ( masyarakat ) dianjurkan memakai masker dan menjaga jarak selain pekerjanya dijadwal untuk mengurangi contak pisyk hanya pekerja Teknis yang aktif . Seperti ajuran pemerintah saat makan dan istirahat dengan adanya wabah ini , semua diharuskan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir yang disediakan desa dan tetap menjaga jarak saat makan dan istirahat ", imbuhnya.

Pada pencairan 40 persen tahap 1 Dana Desa ( DD ) TA.2020 , pemerintah desa Pitu memprioritaskan Pembangunan TPT/ Talud Jalan dengan volume pekerjaan 82 m' yang menghubungkan Dusun Pitu - Dusun Gunungrambut , teranggarkan  Rp 78.866.000 .

70 persen pekerjaan TPT
Selesai dikerjakan
" Untuk pekerjaan sudah mencapai 70 persen , meskipun jumlah tenaga ( pekerja ) dibatasi tidak seperti tahun sebelumnya , pekerjaan bisa terselesaikan sesuai jadwal tanpa mengurangi mutu kwalitas bangunan ", Kata Sungkono . Kasun Gunungrambut ( TPK ).

" Komitmen warga khususnya yang terlibat langsung dalam pengerjaan pembangunan TPT perlu mendapatka jempol , alasannya warga pekerja yang mayoritas warga dusun Gunungrambut sangat berharap memiliki infrastruktur akses ke dusun yang sangat layak dan bermutu seperti dusun-dusun yang lain ", imbuh Ketua TPK.

Akses jalan utama penghubung
Dusun Pitu - Gunungrambut
Pada prinsipnya dusun Gunungrambut merupakan salah satu dusun terujung Utara desa pitu  yang lokasi geografisnya dusun dekat hutan bersebelahan dengan wilayah Jawa Tengah , sebelum adanya ADD-DD merupakan dusun terisolir dari pembangunan infrastruktur pemerintah dikarenakan akses jalan yang sangat tidak layak dimusim penghujan.

" Alhamdullilah sejak 5 tahun kebelakang , dusun Gunungrambut sedikit banyak sudah mulai tersentuh dalam pembangunan prasarana warga yang dilakukan Mahasiswa yang KKL diwilayah dusun Gunungrambut , Pemerintah desa dan bantuan dari dewan ( DPRD Ngawi ) yang diusahakan oleh Pak Suntara yang dulu pernah menjabat Kepala Desa Pitu yang sekarang digantikan istrinya " , ujar Marni warga Gunungrambut.

" Bahkan sekarang jika melihat kondisi jalan dusun Gunungrambut jauh berubah 180 derajat dari sebelumnya .hampir semua jalan dusun Gunungrambut sudah dicor dan paving dan warga merasa lega karena jalan ( akses ) menuju lokasi dusun gunungrambut sudah mulai dibangun oleh desa ", tutup Marni pada OposisiNews. ( AJB/ADV )

Home » » Bagikan APD Dan Paket Sembako Guna Respon Cepat Penanganan Covid-19

Bagikan APD Dan Paket Sembako Guna Respon Cepat Penanganan Covid-19

SIDOARJO,Oposisinews.co.id -Penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang terus berkembang, maka harus di antisipasi dengan kesiapan dan respon cepat dalam penanganannya. Apalagi sering ditemui kejadian orang yang sakit mendadak, bahkan meninggal dunia secara tiba-tiba.

Sebab itu, Polresta Sidoarjo berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui respon cepat dalam penanganan Virus Corona (Covid-19), dengan membagikan Alat Pelindung Diri (APD) berupa baju asmat, sepatu boat, termogun, sarung tangan, masker, helm dan pelindung mata.

“Secara bertahap APD ini kami berikan kepada para petugas di 349 posko relawan Covid-19 tingkat desa se-Kabupaten Sidoarjo. Agar apabila di wilayah kita jika ada kejadian orang sakit mendadak atau meninggal dunia mendadak, dapat dengan cepat ditangani. Bila yang sakit mendadak, kita respon cepat sehingga dapat segera dilakukan perawatan medis,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, usai menyerahkan APD penanganan Covid-19 dan paket sembako ke seluruh polsek jajaran, Senin 13/4/2020 .

APD tersebut berjumlah dua sampai lima yang didistribusikan termasuk ke 349 posko relawan Covid-19 tingkat desa se-Kabupaten Sidoarjo. Kapolresta Sidoarjo juga berharap, pembagian APD dan paket sembako ini dapat dimanfaatkan anggotanya, para relawan di posko, dalam penanganan Covid-19, khususnya bagi masyarakat.

Pada kesempatan ini pula, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menghimbau masyarakat, apabila di wilayahnya ada orang yang terindikasi ODP atau PDP Covid-19, supaya tidak dikucilkan. “Demi kemanusiaan, semampunya apa yang kita miliki bantu. Kasih semangat agar dapat segera pulih. Inilah yang perlu kita balik persepsi kita akan Covid-19,” tegasnya.(bg)
Home » » Di Tengah Pandemi Corona, Tingkat Kriminal Kabupaten Sidoarjo Turun 30 Persen

Di Tengah Pandemi Corona, Tingkat Kriminal Kabupaten Sidoarjo Turun 30 Persen

Sidoarjo,Oposisinews.co.id -Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menyampaikan, bahwa situasi harkamtibmas atau penegakan hukum saat ini terkait tingkat kriminalitas di Kabupaten Sidoarjo menurun 30 persen dari crime total.

“Di tengah pandemi Virus Corona saat ini, tingkat kriminalitas di wilayah Kabupaten Sidoarjo turun 30 persen dari crime total,” tegasnya.

Hal ini, sesuai ditekankan Kapolresta Sidoarjo pada tim Satreskrim Polresta Sidoarjo beserta jajaran untuk bertindak cepat dalam pengungkapan kasus, bahkan bila diperlukan lakukan tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku kriminal.

Meski demikian, pihaknya juga tetap memerintahkan kepada para personel agar selalu waspada dan hati-hati serta menjalankan tugas sebagaimana prosedur yang ada.
“Tidak main-main. Anggota sudah saya perintahkan untuk mengambil tindakan tegas dan terukur kepada pelaku-pelaku kejahatan yang melawan,” katanya, Senin 13/4/2020.

Terkait dengan dibebaskannya beberapa narapidana di saat situasi Covid-19, Kapolresta Sidoarjo meyakinkan bahwa pihaknya telah mengantongi data-data para narapidana yang bebas. Mereka tetap akan diawasi gerak-geriknya oleh polisi.
“Kita sudah antisipasi, data mereka para residivis yang mendapatkan asimilasi dari pihak lapas. Kita terus pantau pergerakannya, jadi jangan coba-coba berbuat kriminal kembali karena kami tidak segan memberikan tindakan tegas,” pungkasnya.(bg)
Home » » Diklat Angkatan Pertama Usai, PPWI Buka Pendaftaran Angkatan Kedua

Diklat Angkatan Pertama Usai, PPWI Buka Pendaftaran Angkatan Kedua

Jakarta.OposisiNews.Co.Id – Tingginya minat para wartawan dan masyarakat umum untuk mengikuti program Diklat Junralistik Corona yang sedang dilaksanakan oleh Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPN-PPWI), mendorong pantia diklat membuka pendaftaran peserta untuk angkatan berikutnya. Sebagaimana diketahui, dalam rangka mengisi masa-masa stay at home akibat bencana Virus Corona atau Covid-19 saat ini, PPWI Nasional menginisiasi sebuah program pendidikan dan latihan jurnalistik bagi wartawan, pewarta warga, dan masyarakat umum.

Menurut inisiatornya, Wilson Lalengke, disamping untuk membekali para peserta tentang jurnalistik, kegiatan itu juga dimaksudkan dalam rangka menggalang dana untuk membantu warga masyarakat yang terdampak Covid-19. “Daripada waktu habis terbuang percuma selama dipaksa tinggal di rumah akibat bencana Covid-19 ini, lebih baik kita belajar sambil beramal. Belajar jurnalistik sambil membantu warga miskin yang terdampak kebijakan stay at home yaa,” ujar Wilson yang juga adalah Ketua Umum PPWI, Minggu, 12 April 2020.

Kegiatan Diklat dengan durasi tiga hari itu didesain untuk menghasilkan wartawan dan pewarta warga yang cerdas, handal, dan mumpuni di bidang jurnalistik. Peserta diklat diberikan materi terkait Dasar-dasar Bahasa Indonesia, Cara Praktis Membuat Berita/Artikel, Editing atau Penyuntingan Artikel, dan Cara Praktis Mengunggah Berita di Media Online.

Pembelajaran angkatan pertama Diklat Jurnalistik Corona ini telah berjalan dari tanggal 11 April dan akan berakhir pada tanggal 13 April 2020. Peserta angkatan pertama berjumlah sebelas orang, berasal dari Pidie Jaya, Aceh satu orang; Palembang dan Kayuagung, Sumatera Selatan, masing-masing dua orang; Jakarta tiga orang; serta Bandung, Puwakarta, dan Karawang, Jawa Barat masing-masing satu orang.

Sebagai respon atas minat yang tinggi dari kalangan jurnalis dan warga masyarakat untuk mengikuti program ini, PPWI Nasional melalui panitia pelaksana, membuka kesempatan pendaftaran untuk angkatan kedua. Hal itu sebagaimana diungkapkan Agung Jepriansyah, koordinator diklat, bahwa program angkatan berikut segera akan dimulai.

“Rencananya, Rabu 15 April ini sudah dimulai kelas diklat angkatan kedua. Sekarang sudah kami buka pendaftaran bagi peserta diklat berikutnya,” ujar Agung yang merupakan Sekretaris DPC PPWI Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan itu, Minggu, 12 April 2020.

Terkait syarat pendaftaran, Agung mengatakan bahwa syaratnya sama dengan angkatan terdahulu. Posedur pendaftaran juga sama. Secara detil, Agung menginformasikan proses pendaftaran peserta diklat angkatan kedua sebagaimana berikut ini.

*Waktu Pelaksanaan Diklat:*
Tanggal 15 – 17 April 2020, pada pukul 09.30 – 12.00 WIB setiap harinya.

*Waktu Pendaftaran:*
Sejak informasi ini disebarluaskan sampai dengan kegiatan diklat akan dimulai atau saat kuota 30 orang peserta terpenuhi.

*Materi Diklat:*
- Dasar-dasar Bahasa Indonesia
- Cara praktis membuat berita (hard/straight news)
- Editing (penyuntingan) artikel/berita
- Cara praktis mengunggah berita di media online (www.pewarta-indonesia.com)

*Peserta:*
- Wartawan/jurnalis
- Pelajar/Pembelajar
- Masyarakat umum
- Maksimal 30 orang per kelas

*Tempat diklat:*
Belajar dari rumah masing-masing melalui jaringan online (WhatsApp Classroom, Zoom Avis-Classroom)

*Jadwal materi diklat:*
- Hari pertama: Dasar-dasar Bahasa Indonesia, Cara praktis membuat berita
- Hari kedua: Editing/penyuntingan berita/artikel
- Hari ketiga: Cara praktis mengunggah berita di media online

*Biaya (donasi):*
Setiap peserta diharapkan untuk memberikan donasi sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah saja). Seluruh dana yang terkumpul akan dikelola oleh team PPWI untuk disalurkan kepada warga masyarakat yang kesulitan bahan pangan selama menjalani masa bencana Covid-19.

*Metode kegiatan diklat:*
1. Transfer donasi Diklat Jurnalistik Corona sebesar Rp. 100.000,- ke rekening Bank BNI Cabang Senayan, Nomor Rekening: 0243142926, Atas Nama: Persatuan Pewarta Warga Indonesia.
2. Kirimkan nomor WA Anda bersama bukti transfer donasi ke Sdr. Agung Jepriansyah (+62-857-8992-5565) untuk kemudian dimasukkan ke dalam kelas WA Diklat Jurnalistik Corona, informasikan kelas yang diinginkan (pagi atau siang).
3. Setiap peserta hadir online sesuai jadwal yang dipilihnya saat mendaftar untuk mengikuti pembelajaran online.
4. Materi tertulis dan rekaman suara akan disampaikan melalui jaringan WhatsApp Classroom-nya untuk dipelajari, dimengerti, dan dipahami.
5. Selanjutnya peserta dapat mengajukan pertanyaan, baik tertulis maupun rekaman suara untuk diberikan penjelasan maupun didiskusikan bersama rekan sekelasnya.
6. Penugasan, praktek menulis sesuai materi yang baru saja diberikan dan didiskusikan, dan dikumpulkan saat itu juga.
7. Pemberian tugas PR, praktek menulis untuk dikerjakan seusai jam belajar online.

*Narasumber/Trainer:*
- Wilson Lalengke (Ketua Umum PPWI, Pimred KOPI)
- Mung Pujanarko (Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya, Pimred Penanegeri.Com)
- Simon Syaefudin (Wartawan Senior, mantan redaktur Republika)

*Fasilitas:*
- Sertifikat Diklat dari PPWI Nasional (E-Sertifikat).
- Akses menjadi penulis di Koran Online Pewarta Indonesia dan Jaringan PPWI Media Group.
- Menjadi anggota Komunitas PPWI Nasional dan di daerah masing-masing.
- Kesempatan beramal bagi sesama warga bangsa Indonesia di masa sulit bencana Covid-19.

“Silahkan manfaatkan peluang belajar jurnalistik ini sambil mengisi waktu luang yang ada. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sekretariat PPWI Nasional di 021-53668243, SMS/WA 081371549165 (Shony). Terima kasih,” tutup Agung. (APL/Red)
Home » » Hari Kedua Diklat Jurnalistik Corona, Bahas Editing Berita

Hari Kedua Diklat Jurnalistik Corona, Bahas Editing Berita

OposisiNews.Co.Id - Pada hari kedua Diklat Jurnalistik Corona yang diselenggarakan oleh Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Pusat, Minggu (12/4/2020), makin menarik. Sebelas orang peserta berasal dari berbagai wilayah Indonesia, yakni Pidie Jaya, Palembang, Kayuagung OKI, Jakarta, Bandung, dan Karawang, sangat antusias mengikuti diklat yang digelar sejak Sabtu, 11 April 2020 kemarin.

Dalam pelatihan hari ini yang digelar secara online melalui WhatsApp Classroom tersebut, panitia menghadirkan Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, yang membawakan materi editing atau penyuntingan berita. Tokoh pers nasional itu tampil tunggal memberikan materi diklat yang dimulai sejak pukul 09.30 hingga 12.00 WIB.

Wilson mengatakan bahwa dalam sebuah karya jurnalistik, proses editing merupakan hal yang sangat penting. "Hasil jurnalistik yang baik tidak terlepas dari sebuah proses editing yang benar," ungkap Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini diajarkan mengenai cara editing berita yang baik dan benar. Mereka juga diajarkan tentang penulisan kata sambung, penulisan titik, koma, titik koma, dan tanda baca lainnya dalam sebuah tulisan.

“Intinya adalah harus teliti, baik tanda baca, ejaan, pemilihan kata, maupun penulisan titik dan koma, juga harus tepat. Dengan demikian, pesan melalui berita yang kita sajikan untuk publik tersampaikan dengan baik,” kata Wilson dalam pemaparan materinya.

Tak hanya cara editing berita, peserta juga diajarkan cara penulisan gelar yang baik dan benar. "Tidak jarang kita temukan penulis yang keliru dalam penulisan gelar yang melekat pada seseorang," imbuh Wilson mengingatkan.

Selaku trainer yang mengisi materi di hari kedua ini, Wilson Lalengke berharap para peserta dapat memahami dan mengerti apa yang disampaikannya. Dengan memahami penjelasan yang diberikan, selanjutnya peserta dapat menerapkan dalam penulisan karya jurnalistiknya.

“Semoga materi yang diterima peserta dapat diaplikasikan dengan baik, sehingga makin berkualitas karya jurnalistiknya,” ujar Pimred media KOPI tersebut.

Menurut salah seorang peserta, Neneng JK dari Karawang, Jawa Barat, ia menyampaikan bahwa kegiatan diklat seperti ini sangat bagus dan positif bagi para penulis pemula.

"Saya rasa kegiatan diklat ini sangat penting bagi pemula. Selain menambah ilmu jurnalistik, juga dapat menambah wawasan tentang cara penulisan artikel dengan baik dan benar," ucap Neneng.

Penulis muda dari Karawang itu berharap agar kegiatan diklat tidak hanya sampai di sini. "Semoga akan ada diklat selanjutnya dengan materi yang berbeda, sehingga dapat meningkatkan mutu dan kualitas para peserta dalam menulis artikel atau berita," tambah Neneng berharap.

Acara Diklat Jurnalistik Corona yang dilaksanakan dalam rangka mengisi waktu luang selama pemberlakuan kebijakan nasional stay at home ini akan berlangsung hingga esok, Senin, 13 April 2020. Di hari terakhir besok, peserta akan belajar mengunggah artikel atau berita di media online PPWI, Koran Online Pewarta Indonesia (KOPI) dengan situs resmi www.pewarta-indonesia.com. Red**

Narasumber.Team Peserta Diklat

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon