Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Antisipasi Kekurangan Stok Darah, Ratusan Personel Polresta Sidoarjo Baksos Darah

Antisipasi Kekurangan Stok Darah, Ratusan Personel Polresta Sidoarjo Baksos Darah

Written By BBG Publizer on Selasa, 07 April 2020 | 20.27

Sidoarjo,Oposisinews.co.id -Dalam rangka membantu Palang Merah Indonesia (PMI), memenuhi stok persediaan darah di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19),  ratusan anggota dan ASN Polresta Sidoarjo melakukan bakti sosial donor darah di kantor PMI Kabupaten Sidoarjo.
Selasa , 7/4/2020.

Ahmad Erwin Purba, Anggota Subbag Humas Polresta Sidoarjo yang juga turut menyumbangkan darahnya pada kegiatan ini mengaku, tergerak hatinya untuk membantu sesama melalui kesempatan bakti sosial donor darah dalam rangka menghadapi dampak pandemi Covid-19 tahun 2020 yang diprakarsai Bag Sumda Polresta Sidoarjo.

Di saat melakukan donor darah, para peserta donor juga harus diperiksa kondisi kesehatan terlebih dahulu, melakukan masker, cuci tangan, serta berbaring dengan jarak tidak berdekatan.

Kabagsumda Polresta Sidoarjo Kompol Edi Santoso, menjelaskan kegiatan ini bertujuan sebagai kepedulian Polresta Sidoarjo guna membantu sesama, dalam hal ini adalah turut mendukung pemenuhan stok darah menghadapi dampak Virus Corona saat ini.

"Semoga yang kami lakukan melalui kegiatan bakti sosial donor darah ini, dapat bermanfaat bagi orang lain, dan dapat menambah stok kebutuhan darah di pihak PMI," imbuhnya.(bg).
Home » » FKUB Sidoarjo bersama UNUSIDA Dirikan Posko Bantuan Dampak Covid-19

FKUB Sidoarjo bersama UNUSIDA Dirikan Posko Bantuan Dampak Covid-19

SIDOARJO ,Oposisinews.co.id - Sebagai wujud kepedulian atas merebaknya Covid19, Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Sidoarjo bersama UNUSIDA membuat Program FKUB Peduli dengan  bentuk kegiatan Pendirian Posko Bantuan Dampak Covid-29 Tahun 2020, yang diresmikan secara langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo dan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Sidoarjo H. Nur Ahmad Syafuddin, SH dengan didampingi Ketua FKUB Kab Sidoarjo, Rektor UNUSIDA dan Kabiro Administrasi Pemerintahan dan Otoda, Setdaprov Jatim, Jempin Marbun, SH, MH serta Dandim 0816 Sidoarjo, Senin 06/4 di Gedung Rahmatul Ummah Sidoarjo.

Ketua Posko Suratidjan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai wadah yang ditimbulkan akibat merebaknya wabah covid 19 yang telah menimbulkan berbagai dampak yang cukup serius dalam kehidupan masyarakat seperti dampak ekonomi serta sosial kemasyarakatan, dimana hal ini perlu diantisipasi agar tidak menimbulkan kekacauan yang lebih besar lagi baik di Pemerintah Pusat maupun Daerah meskipun telah dilakukan berbagai langkah antisipasi. Dan untuk mengatasi dampak ini dibutuhkan dukungan unsur-unsur dari lembaga non pemerintah  lainnya seperti organisasi keagamaan lembaga pendidikan dan lain-lain dimana peran organisasi non pemerintah adalah mensuport bagi kebijaksanaan-kebijaksanaan pemerintah dalam menangani bencana seperti wabah Covid 19 ini

"Memandang berbagai masalah tersebut diatas Forum Kerukunan Umat Beragama bekerja sama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo memandang perlu mengambil langkah untuk mensupport terhadap pemerintahan sebagai bentuk berpartisipasi untuk ikut  menjaga stabilitas khususnya kemasyarakatan karena dampak Covid-19. Bentuk bantuan yang akan diberikan dalam bentuk paket sembako, handsanitizer dan masker dan sasaran bantuan adalah masyarakat yang langsung kehidupannya perekonomiannya seperti pedagang kaki lima, pedagang keliling, penarik becak dan lain-lain sedang untuk pendistribusian bantuan dilakukan  secara langsung kepada sasaran yang telah ditentukan dengan mobil atau kendaraan operasional agar tidak terjadi kerumunan massa" kata suradjito

Pada kesempatan ini wakil Bupati H. Nur Ahmad Syaifuddin SH selain membuka secara resmi posko bantuan Dampak Covid-19 juga  secara simbolis memberikan bantuan berupa sembako, masker dan hand sanitizer kepada masyarakat terdampak.
Dalam sambutannya Cak Nur menegaskan  selaku Pimpinan Daerah dan juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo sangat berterima kasih atas usaha yang baik dari FKUB dan UNUSIDA karena hal ini merupakan wujud dari pada kepedulian dari FKUB dan UNUSIDA,  dan  merupakan  contoh bagi instansi-instansi yang lain untuk dapat bekerjasama dengan pemerintah dalam menyelesaikan masalah yang terjadi pada saat ini.

Di Kabupaten sudah dibentuk gugus tugas yang menggunakan pergeseran anggaran sesuai dengan arahan dari pada pusat.  Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah menganggarkan 114 Miliar untuk kegiatan percepatan penanganan masalah Covid 19 kegiatan tersebut terdiri dari promotif, preventif, kuratif dan dampak sosial.dan dengan anggaran itu tidak cukup untuk memenuhi dan mengatasi akibat dampak yang ditimbulkan oleh wabah ini

"untuk itu saya berharap kepada semua pihak baik dari ormas ataupun masyarakat agar bisa bekerjasama dan membantu untuk menangani masalah ini karena anggaran sudah sediakan tadi tidaklah cukup untuk mengatasi hal tersebut di atas, marilah kita bersama-sama ikut mengambil bagian dalam rangka penanganan masalah penyebaran vius Covid 19 ini. Kerjasama dan koordinasi yang tepat akan betul-betul sangat membantu masyarakat dan membantu Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam rangka untuk percepatan penanggulangan masalah virus Covid-19”, tandasnya.
Selain memberikan bantuan ada tugas lain yang nantinya harus akan diemban oleh posko ini salah satunya yaitu bagaimana  melakukan sosialisasi dan pencerahan kepada masyarakat,  karena Posko ini disamping memberikan bantuannya secara fisik juga memberikan masukan-masukan yang positif pada masyarakat yang proporsional agar masyarakat bisa selalu tenang namun tetap waspada.(bg).

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon