Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » POLRES BOJONEGORO PERIKSA SUHU TUBUH PENGGUNA JALAN DI PERBATASAN NGAWI - BOJONEGORO

POLRES BOJONEGORO PERIKSA SUHU TUBUH PENGGUNA JALAN DI PERBATASAN NGAWI - BOJONEGORO

Written By BBG Publizer on Minggu, 05 April 2020 | 20.18

Pemeriksaan Penguna Jalan di pintu masuk Kab.Bojonegoro - Kabupaten Ngawi dalam memutus Mata Rantai penyebaran Covid19 oleh Polsek Margomulyo .Bojonegoro , Koramil dan Tim Gugus Tugas Covid-19. 
Bojonegoro.OposisiNews.Co.Id-  Polsek Margomulyo bersama Tim Gugus Tugas melakukan Pencegahan dan Penanganan serta Penanggulangan Bencana Non Alam dan Percepatan Penanganan Corona Virus Desease (Covid 19)

Bersama Anggota  gabungan TNI , Dinas Kesehatan / Puskesmas, Sat Pol PP ,Polsek Margomulyo Kabupaten Bojonegoro melaksanakan kegiatan pengecekan Kesehatan suhu badan terhadap masyarakat pengendara kendaraan bermotor yang akan memasuki wilayah Kabupaten Bojonegoro, di tugu perbatasan masuk Bojonegoro – Ngawi.

Pemeriksaan suhu tubuh
Penguna jalan yang melintas
Oleh Tim Gugus Tugas 
Satu per satu suhu badan penguna jalan yang melintas diperiksa dengan menggunakan thermal gun, dan apabila ada yang suhu badannya 38° akan diperiksa oleh tim kesehatan Gugus Tugas Covid-19.“Ini akan terus dilakukan di perbatasan Bojonegoro – Ngawi secara bergantian baik pagi maupun siang oleh tim gabungan,” Ucap AKP Mulyono saat ditemui awak media OposisiNews di lokasi.

Selainitu, lanjut AKP Mulyono, pemeriksaan ini dilakukan untuk mengantisipasi gelombang kedatangan warga dari wilayah yang zona merah, yang akan berkunjung ke sana-famili dan keluarganya di Kabupaten Bojonegoro dan juga sebaliknya jika kedapatan warga Bojonegoro yang akan ke Ngawi ternyata saat diperiksa oleh tim medis suhu tubuhnya lebih 37 derajat Celcius maka kita sarankan untuk kembali.

“Cek kesehatan dan edukasi terhadap siapa saja yang melintas di perbatasan ,” kata Kapolsek Margomulyo.

Mengajak pengendara dan masyarakat untuk tidak bepergian, jika benar-benar tidak penting dan mendesak. Kapolsek menyarankan untuk tetap tinggal dan melakukan aktifitas di rumah atau stay at home.Selain upaya tersebut, Kapolsek Margomulyo AKP Mulyono meminta dan berharap agar masyarakat untuk tidak berkunjung ke wilayah zona merah , tegasnya.

Kapolsek dan Tim Gugus Tugas Covid 19 juga menyempatkan meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan sebagai upaya tindakan preventif guna mencegah penularan dan penyebaran virus Covid-19.“Ini upaya kami. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,”pungkasnya. (DWP)
Home » » Desa Gembol maksimalkan Sosialisai Keliling ,Pemasangan Baleho dan Penyemprotan Disinfeksitan Antisipasi Merebaknya Wabah Corona

Desa Gembol maksimalkan Sosialisai Keliling ,Pemasangan Baleho dan Penyemprotan Disinfeksitan Antisipasi Merebaknya Wabah Corona

Satgas Covid-19 desa Gembol siap lakukan giat penyemprotan Disinfeksitan di lokasi strategis desa . 28/03/2020.
Ngawi ,OposisiNews.Co.Id – Pemerintah Desa Gembol Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi gulirkan anggaran Rp 31 juta dari pos anggaran desa TA 2020 guna penanggulangan merebaknya wabah Corona ( Covid19 ) yang terus meneror kesehatan dan keselamatan warga desa Gembol.

Pendataan warga pendatang
Di Posko Siaga Covid-19
Desa Gembol
Parwi selaku Kepala Desa melalui Satgas Desa mengimbau kepada semua warga desa Gembol khususnya yang baru pulang dari luar daerah dan LN untuk melapor ke posko Covid-19 yang ada di balai desa Gembol untuk mendata tanggal kedatangan , asal / berasal domisili terakir pelapor dan melakukan Rapid-tes oleh petugas medis yang standby di Posko Siaga Corona Desa Gembol.

Penyemprotan disinfeksitan
" Sejak merebaknya virus Corona dan ajuran pemerintah untuk bersama-sama memerangi merebaknya virus Corona yang bisa dianggarkan melalui dana desa ( DD-ADD ) untuk dimasukan pada perubahan APBDes , pemerintah desa Gembol membentuk Satgas ditingkat Desa yang anggotanya meliputi Kepala Desa, Perangkat, BPD, Bidan Desa, LPMD untuk mengadakan penyemprotan disejumlah lokasi tempat berkumpulnya orang seperti Kantor desa , Sekolah ( TK, SD ,MI , SMP) , Masjid dan sejumlah gedung di desa Gembol serta melakukan sosialisasi di masyarakat ", Ujar Parwi Kades Gembol 28/03/2020.

" Dan yang lebih kami ( desa gembol.red ) tekankan semua yang masuk desa Gembol baik warga pendatang maupun warga desa Gembol yang beraktifitas / bekerja di luar daerah atau Luar Negri untuk melaporkan ke Pos Siaga Covid-19 di balai desa . Untuk sementara yang terkonfirmasi di Puskesmas per-tanggal 4/04/2020 warga Gembol terdata  2 Orang  Dalam Pantauan , status ODP dan yang lainnya berstatus ODR ' Orang Dalam Resiko ", imbuhnya.

Hibauan langsung oleh
Tim satgas siaga desa
Gembol 
Dari pantauan awak media OposisiNews , desa Gembol telah melakukan protab dalam meminimalisir merebaknya virus Corona ( Covid19 ) di tengah masyarakat dengan melakukan sosialisasi ( siaran langsung ) keliling 1 Minggu sekali ke masyarakat oleh Tim Sargas Corona di tingkat desa di 5 dusun meliputi Dukuhan, Watutinatah, Teteng, Sentul dan Gembol terdiri dari ( 32 RT - 13 RW ) secara bertahap dan kontinyu , pemasangan Baleho ditempat-tempat strategis dan mensosialisasikan melalui media ( cetak , online dan web desa ).

“Ini sesuai instruksi Bupati Ngawi, bahwa setiap desa harus berperan aktif dalam penanggulangan pencegahan Covid-19 ini. Dan setelah berkonsultasi dengan DPMD, maka anggaran yang ada dalam DD bisa diperuntukkan untuk penanggulangan Covid-19. Jadi tidak ada alasan bagi desa untuk tidak menganggarkan anggaran penanggulangan Covid-19,” tegas Parwi.

Seperti yang diungkapkan Agus . Perangkat desa Gembol ( anggota satgas desa ) , "Sejauh ini satgas Corona desa Gembol sudah melakukan penyemprotan dinsfeksitan di sejumlah titik strategis dan rumah warga dibawah kordinator masing-masing Kasun  yang sementara semua dana ditalangi kepala desa karena terjadi pergeseran anggaran dan perubahan APBDes yang bisa dicairkan tahap ke dua untuk penanggulangan Covid-19 ".

Masih menurut Agus ," Jika tidak ada larangan / himbauan membatalkan mudik oleh pemerintah dimungkinkan ratusan warga Gembol yang bekerja diluar daerah akan pulang seperti tahun sebelumnya ,dampaknya akan berpotensi terjadi pemaparan covid-19 , makanya sejak awal pemerintah desa berusaha siaga meminimalisir akan terjadinya hal itu dan berharap semua warga terhindar dari wabah itu , bahkan pemerintah desa akan membagikan sabun antiseptik gratis ditiap-tiap rumah warga dan mengajurkan warga untuk menyediakan air untuk cuci tangan ". ( BB.Adv )
Home » » Warga Griya Mapanget Canangkan Gerakan “Dari RT Untuk Indonesia Perangi Covid-19”

Warga Griya Mapanget Canangkan Gerakan “Dari RT Untuk Indonesia Perangi Covid-19”

Manado,OposisiNews.Co.Id- Inisiatif warga di lingkungan terkecil Rukun Tetangga  untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 makin menyebar di berbagai daerah di Indonesia. Tak ketinggalan sejumlah warga yang tinggal di Perumahan Griya IV Mapanget, Kota Manado pada Minggu (05/04/2020) ikut berinisiatif melaksanakan penyemprotan disinfektan gratis di seluruh areal kompleks perumahan.

Aksi ini terbilang sama dengan aksi-aksi serupa yang sedang marak dilakukan warga di berbagai daerah. Namun pelaksanaan aksi di lingkungan RT di perumahan Griya IV Mapanget ini terbilang unik karena tidak hanya melaksanakan penyemprotan serta pembagian sembako gratis, para penggagas kegiatan ini juga mencanangkan gerakan nasional dengan tema “Dari RT Untuk Indonesia Perangi Covid-19”.

“Gerakan Dari RT Untuk Indonesia Perangi Covid-19 ini kami serukan untuk menggerakan warga di lingkungan terkecil di seluruh Indonesia untuk mengambil peran penting dalam membantu pemerintah mencegah penyebaran Virus mematikan Covid-19 disertai pembagian sembako gratis ke sejumlah keluarga kurang mampu yang kesulitan akses keluar rumah karena bahaya terjangkit virus,” ungkap Rony Kotambunan yang ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana aksi, di sela kegiatan penyemprotan.

Aksi penyemprotan di 220 rumah warga dan pembagian sembako gratis kepada 45 keluarga kurang mampu ini turut didukung oleh dua tokoh masyarakat setempat yakni Komang Darmasila dan Kiki Sondakh, serta disaksikan langsung oleh Kepala Desa Mapanget Fredrik Sumakud.

Untuk pembagian sembako bagi warga kurang mampu disuport oleh salah seorang warga, Jantje P. Rorimpandey yang merupakan pimpinan organisasi Asosiasi Profesi Jasa Konstruksi Nasional.

Pembagian 45 paket sembako ini disalurkan dalam bentuk kupon dan warga yang kurang mampu dapat mengambil sendiri ke lokasi yang sudah disiapkan. Masing-masing paket terdapat 5 KG Beras, 10 Bungkus Mie Instan, dan 10 butir telur ayam.

“Aksi penyemprotan dan bantuan  sembako ini tidaklah seberapa, tapi tujuan kami hanya ingin menggerakan semua pihak agar turut berpartisipasi melawan virus corona dan bagi yang memiliki sedikit kelebihan rejeki agar ikut tergerak untuk membantu sesama warga yang kurang mampu meskipun dalam jumlah terbatas,” ujar Jantje di sela pembagian sembako. Red***
Home » » Masih Ditemukan Tempat Kerumunan Massa, Polresta Sidoarjo Terus Gencarkan Patroli

Masih Ditemukan Tempat Kerumunan Massa, Polresta Sidoarjo Terus Gencarkan Patroli

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Mengantisipasi adanya tempat kerumunan massa di tengah pandemi Virus Corona (COVID-19), Polresta Sidoarjo bersama TNI dan instansi terkait di Kabupaten Sidoarjo, terus menyisir sejumlah tempat keramaian, termasuk warkop dan cafe.

Patroli gabungan yang dipimpin Kabagops Polresta Sidoarjo Kompol Mujito pada malam, masih saja ditemukan tempat seperti warkop atau cafe, rental game, dan tempat hiburan yang ramai massa. Karenanya personel di lokasi langsung membubarkan kerumunan massa tersebut.sabtu ,4/4/2020.

"Malam ini kami patroli bersama ke tempat-tempat yang berkerumunnya massa banyak. Kami minta mereka untuk bubar dan kembali ke rumah, guna mencegah penyebaran Virus Corona," ujar Kabagops Polresta Sidoarjo Kompol Mujito.

Patroli gabungan di lokasi kerumunan massa ini juga dilakukan di berbagai wilayah Polsek jajaran Polresta Sidoarjo. Di akhir pekan ini, penertiban dilakukan secara humanis untuk menertibkan dan memberikan himbauan terhadap kerumunan orang untuk tetap tinggal di rumah dan jaga jarak.

Perlunya penanaman kesadaran yang tinggi dari warga Sidoarjo atas kesehatan dirinya dan orang lain. Sebagaimana disampaikan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, menyikapi perkembangan terakhir penyebaran Covid-19.

“Kalau sikap warga masih seperti ini banyak yang tidak patuh, misalnya masih ditemui tempat-tempat berkerumunnya massa. Maka tidak menutup kemungkinan penderita Corona akan terus bertambah,” ungkap Kombes Pol. Sumardji.

Diungkapkannya, penyebaran virus corona ini sangat cepat sekali, dan potensi paling besar penularannya dari jarak berdekatan, bergerombol serta pola hidup yang tidak bersih.

“Tolong, kita dibantu untuk bersama-sama berupaya memutus rantai penyebaran virus ini, dengan menjalankan semua arahan pemerintah,” imbaunya.

Seperti diketahui, data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo bahwa perkembangan terakhir per 3 April 2020 untuk penyebaran covid-19 di Kabupaten Sidoarjo adalah 233 ODP (Orang Dalam Pengawasan), 73 PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan 14 Positif Corona.(bg)

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon