Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Edukasi Cegah Virus Corona di Car Free Day Sidoarjo

Edukasi Cegah Virus Corona di Car Free Day Sidoarjo

Written By BBG Publizer on Minggu, 15 Maret 2020 | 18.17

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Polresta Sidoarjo bersama instansi terkait gencar mengedukasi masyarakat terkait upaya menangkal penyebaran Virus Corona (Covid-19). Salah satu sosialisasi yang dilakukan ialah pentingnya mencuci tangan di tengah kegiatan car free day di Alun-alun Kabupaten Sidoarjo, Minggu 15/3/2020.

Pada unit pelayanan publik terpadu Sidoarjo Melayani, tim Urkes Polresta Sidoarjo mensosialisasikan tata cara atau aturan cuci tangan yang tepat ke masyarakat. Seperti cuci tangan haruslah dengan sabun atau hand sanitizer.

“Melalui membiasakan pola hidup bersih dan sehat, merupakan upaya pencegahan terhadap penyebaran Virus Corona. Nah inilah yang terus kita edukasi ke masyarakat,” ujar Paurkes Polresta Sidoarjo Ipda Rukwandi.

Ia menuturkan gerakan cuci tangan sangat penting untuk mencegah penularan virus. Ia menganjurkan agar masyarakat lebih sering mencuci tangan setelah melakukan aktivitas dan melakukan kontak dengan orang lain di mana pun.

Selain itu, bagi warga yang sakit, batuk atau flu harus menggunakan masker untuk mencegah penularan virus. "Kalau mau batuk atau bersin juga harus menutup bagian mulut dan hidung menggunakan tangan atau tisu," imbuhnya.

Tujuan dari sosialisasi hidup bersih dan sehat dari Polresta Sidoarjo dalam acara car free day ini, seperti disampaikan Ka SPKT Polresta Sidoarjo AKP IGP Atma Giri, bahwa Polresta Sidoarjo melalui program Sidoarjo Melayani selain memberikan pelayanan publik juga sebagai upaya Polri dekat masyarakat. “Sebab itu, momen ini kami juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan,” katanya.(bg).
Home » » Plt.Kadispendikpora Kabupaten Tulungagung Berikan Penghargaan Pada Pemenang FDP 2020

Plt.Kadispendikpora Kabupaten Tulungagung Berikan Penghargaan Pada Pemenang FDP 2020

Peserta FDP dari tingkat SMA/SMK usai menerima penghargaan dari Plt. Kadisdindikpora, kab.Tulungagung
Tulungagung,OposisiNews.co.id- Kabupaten Tulungagung merupakan Barometer untuk wilayah di Jawa Timur dalam hal pelestarian seni dan budaya warisan nenek moyang, utamanya pada seni wayang. Meskipun mungkin agak berbeda dengan tempo dulu, wayang tetap menanamkan nilai - nilai luhur di dalamnya,sehingga tidak lekang oleh perubahan zaman.

Dewan Pengamat
 saat membacakan juara
 FDP 2020
Seperti yang di sampaikan Plt.Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olah Raga Kabupaten Tulungagung, Haryo Dewanto Wicaksono saat menutup kegiatan Festival Dalang Pelajar tahun 2020, di Taman Bina Bakat dan Kompetensi Siswa, Jl. R.A Kartini, Utara Aloon - Aloon Kabupaten Tulungagung. Sabtu, (14/03/2020).

"Festival Dalang Pelajar memang rutin di gelar setiap tahun, sebagai wadah penyaluran bakat untuk mengembangkan dan melestarikan seni wayang kulit di Tulungagung, mulai dari  tingkat SD/MI, tingkat SMP/Mts, dan tingkat SMA/SMK baik negeri maupun swasta. Selain itu sebagai pendidikan karakter bagi anak-anak," ucapnya.

Ia berharap, kegiatan Festival Dalang Pelajar terus berlanjut dari tahun ke tahun untuk menumbuhkan dan melestarikan semangat cinta terhadap budaya tanah air.
"Semoga kegiatan ini terus berlanjut. Kalau kita tidak mau melestarikan budaya kita, siapa lagi yang akan melakukannya," tandasnya.

Dalam kesempatannya, Dewan Pengamat Festival Dalang Pelajar, Kukuh Ridho Laksono, S.Sen., menyampaikan bahwa, Festival Dalang sangatlah berbeda dengan kompetisi lainnya.

"Pada Festival Dalang ini sebenarnya bukan cuma mencari pemenang,tapi yang lebih penting menumbuh kembangkan semangat cinta terhadap budaya tanah air, khususnya wayang kulit," ucapnya.

Ia mengakui bahwa, perkembangan seni wayang kulit di Tulungagung sangatlah pesat. Hampir setiap saat ada pagelaran wayang kulit, mulai dari orang hajatan dan lain sebagainya. Untuk itu ia berpesan kepada para peserta Festival Dalang Pelajar untuk lebih mendalami dalam hal menggunakan kesenian tersebut.

"Dalam hal melakonkan pagelaran wayang, penggunaan wayang harus di perhatikan. Sabet dalam pedalangan itu tidak melulu pada perangnya wayang. Sabet meliputi tancepan, pola wayang, posisi wayang, dan masih banyak lagi," tuturnya.

Di tempat yang sama, panitia kegiatan M.Gufron, mengatakan bahwa, Festival Dalang Pelajar tahun 2020 masih tetap menggunakan 5 kategori, yakni kategori Dalang Catur terbaik, kategori Dalang Penyaji terbaik, kategori Dalang Sabet terbaik, kategori Dalang berbakat, dan kategori Dalang Mumpuni. Untuk cerita yang dibawahkan harus sesuai dengan pakem yang ada.

"Untuk cerita atau lakon yang di bawakan disesuaikan dengan kemampuan peserta, Sehingga ada yang membawakan cerita Mahabarata atau Ramayana," tambahnya.

Dari hasil penilaian Dewan Pengamat pada Festival Dalang Pelajar tahun 2020 yang berlangsung selama dua hari, yang di ikuti peserta mulai dari tingkat SD/MI, SMP/Mts, dan juga di tingkat SMA/SMK baik negeri dan swasta, maka di putuskan ketetapan sebagai berikut :

Plt. Kepala Dinas Pemuda Dan Olah Raga, Kabupaten Tulungagung, usai memberikan penghargaan pada peserta FDP 2020
Untuk Tingkat Sekolah Dasar :

Untuk kategori Dalang Berbakat, juara 1 di raih oleh Fikri Deva Saputra, dari SDN 1 Bungur, Kecamatan Karangrejo, sedangkan juara 2 di raih oleh Muhamad Bayu Saputra, dari SDN2 Sukoharjo, Kecamatan Bandung.

Untuk kategori Dalang Catur terbaik, di raih oleh Opera Flamboyan Jingga, dari SDN1 Bulus, Kecamatan Bandung.

Untuk kategori Dalang Sabet terbaik, di raih oleh  Ridho Fajri Fadillah, dari SDN1 Bandung, Kecamatan Bandung.

Untuk Dalang Penyaji terbaik, juara1 di raih oleh Ahmad Faza Shidqul Aziz Yusuf, dari SDI AL-MUBAROK. Juara ke-2 di raih oleh Frilian Tri Ardhiantara,.dari SDN3 Pojok, Kecamatan Campurdarat, dan untuk juara ke-3 di raih oleh Andhika Muhammad muhlis Saputra, dari SDN1 Botoran, Kecamatan Tulungagung.

Sedangkan untuk kategori Dalang Mumpuni, di raih oleh Dani Aji Cahyo Bawono, dari MI AL-AZHAR, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung.

Untuk tingkat SMP :

Untuk kategori Dalang Catur terbaik, juara 1 diraih oleh, Nicko Devany Angga Saputra, dari SMPN2 Tulungagung. Sedangkan untuk juara ke-2 di raih oleh Muhamad Yunus Zakaria, dari SMPN1 Boyolangu.

Untuk kategori Dalang Sabet terbaik, Juara 1 di raih oleh, Miftahul Ulumudin, dari Mts. Sunan Kalijaga, Kecamatan Kalidawir. Sedangkan untuk juara ke-2 di raih oleh Muhammad Yusuf.Maulana, dari SMPN.3 Kedungwaru.

Untuk kategori Dalang Penyaji Terbaik, juara 1 di raih oleh, Ahmad Arifin, dari SMPN1 Ngunut.

Untuk tingkat SMA :

Untuk kategori Dalang Catur terbaik di raih oleh, Aufa Fairuzdhiar Virgianza, dari SMAN1 Kauman.

Untuk kategori Dalang Sabet terbaik di raih oleh, Tito Tirto Wicahyo,dari SMKN1 Tulungagung.

Untuk kategori Dalang Penyaji terbaik, juara 1 di raih oleh Ulung Dwi Santoso, dari SMAN1 Tulungagung, sedangkan juara ke-2 di raih oleh Andika Malia Pratama Putra, dari SMKN3 Boyolangu.( AG.P )

Reporter : A.purnomo.

Home » » Upaya Penyebaran Virus Corona, Polresta Sidoarjo Dan Jajaran Gencarkan Kampanye Hidup Sehat

Upaya Penyebaran Virus Corona, Polresta Sidoarjo Dan Jajaran Gencarkan Kampanye Hidup Sehat

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Upaya pencegahan terhadap penyebaran Virus Corona (Covid-19) terus dilakukan. Di berbagai fasilitas publik wilayah Kabupaten Sidoarjo, juga dilakukan Polresta Sidoarjo beserta instansi terkait.saptu , 14/3/2020.

Dengan kampanye hidup sehat dilakukan Kapolresta Sidoarjo, pejabat utama, kapolsek jajaran serta pengurus Bhayangkari melalui kegiatan sepeda sehat dan olahraga bersama. Dengan titik start dari Mapolresta Sidoarjo sampai dengan finish di Mapolsek Wonoayu.

“Selain kami sampaikan kepada masyarakat agar tidak panik terhadap penyebaran virus corona, kami juga mengajak masyarakat untuk hidup bersih dan hidup sehat. Misalnya melalui olahraga, cuci tangan, bersih-bersih lingkungan sekitar, dan lainnya,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.

Kombes Pol. Sumardji juga mengatakan jika langkah pencegahan penyebaran virus corona dan sosialisasi hidup bersih juga dilakukan di berbagai sarana publik lainnya.

Kampanye hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona, juga dilakukan Polsek jajaran Polresta Sidoarjo bersama instansi terkait.

Di Kecamatan Krembung misalnya. Kapolsek Krembung, Kepala Puskesmas Krembung dan pelajar, kompak melakukan pengukuran suhu tubuh dan mengkampanyekan hidup bersih dan sehat kepada masyarakat atau pengunjung puskesmas Krembung.

Kapolsek Krembung AKP Purwanto mengatakan, gerakan ini harus dilakukan bersama-sama sebagai upaya keseriusan kita semua terhadap pencegahan virus corona. Di lokasi tampak, Kapolsek dan Kepala Puskesmas Krembung dan anggota mempraktekan gerakan cuci tangan dihadapan pengunjung puskesmas.

Pernyataan serupa juga seperti diutarakan Kepala Puskesmas Krembung Dr. Diana, bahwa selain harus terus digelorakan gerakan sosialisasi seperti ini. Masyarakat juga dihimbau menjaga kekebalan tubuhnya dan membiasakan pola hidup sehat. Seperti mengkonsumsi vitamin, buah-buahan dan sayuran. Serta masih banyak upaya lainnya.(bg).
Home » » Antisipasi Corona, Mako Polresta Sidoarjo Dilengkapi Hand Sanitizer dan Pengukur Suhu Tubuh

Antisipasi Corona, Mako Polresta Sidoarjo Dilengkapi Hand Sanitizer dan Pengukur Suhu Tubuh

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Sebagai langkah antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19), kini berbagai kantor instansi didapati tempat botol hand sanitizer di tiap pintu masuk. Bahkan masyarakat yang datang pun harus diukur suhu tubuhnya dengan thermal gun.

Seperti yang saat ini kita temui di Mako Polresta Sidoarjo. Masyarakat yang datang terlebih dahulu diperiksa kondisi tubuhnya dan dapat cuci tangan di gerbang pintu masuk.

Selain itu, di berbagai pintu ruang pelayanan publik yang ada di Mapolresta Sidoarjo juga telah dilengkapi hand sanitizer, dan ada petugas yang siaga melakukan pengukuran suhu tubuh.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, bahwa pihaknya gencar melakukan sosialisasi hidup bersih dan sehat kepada masyarakat luas dan anggota, tidak hanya di dalam mako Polresta Sidoarjo dan Polsek jajaran saja, melainkan juga melalui sarana-sarana publik. Seperti di stasiun, terminal, alun-alun Sidoarjo, dan sentra pelayanan masyarakat.

"Saya menghimbau kepada masyarakat, agar tetap tenang dan jangan panik namun tetap waspada.  Penyebaran virus corona dapat kita tangkal dengan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan diri maupun lingkungan kita," ujarnya.(bg).
Home » » Penghinaan Wartawan Mulai Diadili Di PN Yogyakarta

Penghinaan Wartawan Mulai Diadili Di PN Yogyakarta

Yogyakarta,OposisiNews.co.id- Setelah satu pelaku kasus “kutu kupret” Ir Faaz Ismail divonis 3 bulan penjara dan putusan tersebut dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Yogyakarta,  kini giliran terdakwa Ir. Michael Santosa Sungiardi mulai diadili di Pengadilan Negeri Yogyakarta atas perbuatannya menghina korban Ir Soegiharto Santoso alias Hoky, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia atau APKOMINDO.

Hoky yang juga wartawan senior sekaligus Wakil Pemimpin Redaksi Info Breaking News sebelumnya menyeret tiga orang pelaku ke Kepolisian Daerah DI Yogyakarta atas tuduhan pelanggaran Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronika.

Ketiga pelaku masing-masing Ir Faaz Ismail, Ir Michael Santosa Sungiardi, dan Rudy Dermawan Muliadi dipolisikan karena membuat komentar di halaman facebook Grup APKOMINDO dengan menyebutkan kata-kata “kutu kupret” yang ditujukan terhadap pribadi korban Soegiharto Santoso.

Setelah Faaz divonis bersalah, kini giliran Michael diseret ke meja hijau, dimana perkara yang displit ini adalah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kasus yang menyeret Faaz sebelumnya. Dalam sidang di PN Yogyakarta dengan nomor perkara : 49/Pid.Sus/2020/PN Yyk, terdakwa Michael, melalui pengacaranya, menyampaikan nota eksepsi dan menyebutkan bahwa PN Yogyakarta tidak berwenang mengadili perkara pidana tersebut. Pembelaan ini hampir sama dengan yang dilakukan oleh terdakwa sebelumnya yaitu Ir Faaz, namun majelis hakim menolak pendapat btersebut dan sidang tetap berlajut, bahkan terdakwa Faaz telah dinyatakan terbukti bersalah sehingga divonis 3 bulan penjara.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Lilik Suryani ini memberi kesempatan selama satu minggu kepada Jaksa Penuntut Umum Noenoehitoe untuk menanggapi eksepsi dari terdakwa.   

Terdakwa Ir. Michael S. Sunggiardi sendiri dikenal publik sebagai pelaku bisnis di bidang komputer, dan juga sebagai dosen di sejumlah perguruan tinggi swasta di Jakarta yang sering diundang sebagai pembicara di berbagai seminar di bidang IT.

Sementara untuk tersangka Rudy Dermawan Muliadi berkasnya sedang dalam proses penyelesaian P21 untuk dikirim ke pengadilan. Red**

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon