Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Police Goes To School SMAN1 Ngunut Tulungagung

Police Goes To School SMAN1 Ngunut Tulungagung

Written By BBG Publizer on Senin, 24 Februari 2020 | 23.01

Kanit Dikyasa, Satlantas Polres Tulungagung, IPTU.Nenny Sasongko,  S.H., bersama keluarga besar SMAN1 Ngunut Tulungagung
Tulungagung,OposisiNews.co.id-Kegiatan Dikmas Satlantas Polres Tulungagung yang merupakan salah satu program POLRI untuk memberikan sosialisasi dan juga edukasi seputar lalulintas kepada generasi milenia, dalam "Police Goes To School" di laksanakan di Lapangan Upacara SMAN1 Ngunut, Tulungagung. Senin, (24/02/2020), pagi.

 Kanit Dikyasa,
 Satlantas Polres Tulungagung,
 IPTU.Nenny Sasongko,  S.H,
di SMAN1 Ngunut Tulungagung
  
Hadir pada acara tersebut, Kepala Sekolah, Bagian Kesiswaan, guru dan pegawai, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Tulungagung, IPTU.Nenny Sasongko,  S.H., beserta anggota, Bhabinkamtibmas Polsek Ngunut, Kanit Reskrim Polsek Ngunut, dan juga Siswa/Siswi SMAN1 Ngunut Tulungagung.

Kanit Dikyasa, Satlantas Polres Tulungagung, IPTU.Nenny Sasongko,  S.H., dalam amanatnya menghimbau, kepada warga masyarakat Tulungagung, khususnya para siswa untuk tertib berlalu lintas, tidak menggunakan kendaraan bermotor sebelum memiliki SIM guna meminimalisir tingkat kecelakaan.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi generasi muda termasuk masyarakat luas. Sebagian besar pelanggaran lalu lintas yang terjadi berasal dari kalangan remaja dan anak-anak sekolah. Dengan kegiatan ini kami mengajak pelajar di sini untuk bisa menjadi pelopor keselamata berlalu intas," paparnya.

Ia juga menyampaikan, agar para siswa bijak dalam menggunakan media sosial supaya tidak terbawa dan terjerumus pada berita-berita hoax.

"Agar selalu waspada terkait issu penculikan anak yang akhir-akhir ini marak diberitakan di media sosial maupun group WA," tandasnya..

Kanit Dikyasa, Satlantas Polres Tulungagung, IPTU.Nenny Sasongko,  S.H., mengajak para siswa untuk mendownload aplikasi SIM ASTUTI dan melaksanakan Simulasi Ujian Teori SIM, sehingga para siswa memahami bagaimana cara mengerjakan soal ujian teori SIM.

"Aplikasi berbasis Android ini untuk mempermudah bagi para peserta ujian teori SIM.Dengan demikian akan mempermudah pelaksanaan ujian teori SIM pada saat pemohon SIM melakukan praktek di Kantor Satpas Setempat ," tuturnya.

Para siswa yang berhasil dan mampu mengerjakan soal-soal simulasi ujian SIM pada aplikasi "SIM ASTUTI" diberikan Sarana kontak berupa TAS SEKOLAH.( Ag)

Reporter : A.purnomo.

Home » » Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Nelayan di Tambak Oso Waru

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Nelayan di Tambak Oso Waru

Nito ( 49 th ) pelaku pembunuhan S'dullah di TPI Tambak Oso tertangkap
Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Pelaku pembunuhan sadis terhadap Sa’dullah, nelayan yang kemarin 23/2/2020 ditemukan tewas bersimbah darah di TPI Tambak Oso, Waru, Sidoarjo. Tidak sampai 24 jam berhasil ditangkap tim buser Polsek Waru dan unit resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Polisi berhasil mengungkap identitas pelaku, dan tak butuh waktu lama untuk meringkus pelaku bernama Nito,( 49 th), dicokok dipersembunyiannya kawasan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, saat hendak melarikan diri ke Sumberbaru, Jember.

Wakapolresta Sidoarjo, AKBP M Anggi Naulifar Siregar pada wartawan mengatakan, antara tersangka dan korban sebenarnya tidak mengenal. Korban bekerja sebagai nelayan sedangkan tersangka bekerja sebagai buruh tebang tebu.

Katanya, Nito marah kepada korban karena diejek. Korban mengatakan bahwa Nito berpotongan seperti pencuri. “sempat terjadi cekcok, Nito yang tak terima dengan perkataan korban, pulang dan mengambil celurit,” ujar Wakapolresta Sidoarjo AKBP M. Anggi Naulifar Siregar.

Setelah kembali ke TPI, celurit itu diayunkannya sebanyak tiga kali ke tubuh korban hingga tewas.

Peristiwa pembunuhan terhadap Sa’dullah, warga Lekok, Pasuruan ditemukan tewas dengan sejumlah luka bacok di tubuhnya, itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapolsek Waru Polres Sidoarjo Kompol Saibani mengatakan, korban dan seorang nelayan cekcok mulut. Dari cekcok itu, pria yang diduga pelaku tersebut terlihat marah. Selang kemudian, ia meninggalkan korban dan kembali dengan membawa celurit.minggu , 23/2/2020.

Dengan celurit yang dibawa, pelaku membacok beberapa bagian tubuh korban. Ada luka di leher bagian kiri, punggung, dan pantat korban. “Korban ditemukan warga sudah dalam keadaaan meninggal dunia di lokasi kejadian,” terangnya.

Setelah melihat korbannya terkapar penuh darah, pelaku langsung kabur dari lokasi kejadian. Warga yang melihat kejadian itu langsung melaporkan ke Polsek Waru.(bg).
Home » » Belum Sempat Gasak Mobil Avansa Keburu Tertangkep Polantas

Belum Sempat Gasak Mobil Avansa Keburu Tertangkep Polantas

Doc.
Magetan,OposisiNews.co.id -
Percobaan Pencurian mobil rental oleh penumpang dapat di gagalkan 3 anggota polantas pos Maospati ,Magetan (24/02)

Dari keterangan saksi-saksi yang di himpun wartawan peristiwa terjadi saat sopir mobil avanza bernopol B 2336 BKL berwarna putih,mau bayar bensin di pom sebelah Utara terminal Maospati,Sopir rental yang membawa 5 penumpang dari perjalanan dari arah Surabaya menuju Magetan, berhenti untuk mengisi bensi, namun salah satu penumpang langsung ambil alih sopir dan membawa kabur mobil  tersebut.

Mengetahui mobilnya di bawa kabur , sontak sopir rental berteriak sambil lari minta tolong ke arah pos polisi yang jaraknya kurang lebih 100 meter dan terjadilah aksi kejar mengejar seperti dalam film yang berakir pelaku kejahatan dibuat bertekuk lutut dan mengantarkan ke 5 pelaku kejeruji besi untuk mempertanggung jawabkan aksinya.

Dalam aksi pelariaan mobil rental , gerombolan penjarah yang berjumlah 5 orang tidak segan menancapkan gas dan membahayakan penguna jalan lainnya , setelah mengetahui salah satu petugas ( Polisi ) yang mengarahkan moncong senapan apinya ( pistol ) membuat salah satu gerombolan ( pengemudi ) ciut nyali dan menghentikan laju kendaraan . Dengan kondisi gemetar ke 5 pelaku diturunkan dan digelandang dipos polisi digiring oleh ke tiga petugas dengan senapan ( pistol ) yang tergenggam yang setiap saat siap menyalak , ucap saksi kejadian pada OposisiNews.

Kepolisian Polsek Maospati, membenarkan peristiwa tersebut. Tiga anggota polantas berhasil mengagagalkan percobaan pencurian mobil, Tersangka dan barang bukti berupa mobil avanza warna putih B 2336 BKL saat ini berada di Mapolsek Maospati, tetapi pihak Polsek Maospati Belem bisa dimintai keterangan lebih lanjut karena dalam penyidikan terkaid motif kejahatan dan identitas pelaku dan korban. ( US )
Home » » Peradilan Di Ngawi Dimainkan Ala DACON

Peradilan Di Ngawi Dimainkan Ala DACON

Perwakilan aksi orasi diterima oleh Kepala PN Ngawi
Ngawi,OposisiNews.co.id - Berderet kasus demi kasus yang melibatkan ASN dan Pejabat Birokrasi di Kabupaten Ngawi dimainkan ala DACON diperadilan Ngawi , bahkan dalam buku catatan jurnalis Ngawi terangkum dalam agenda hitam proses hukum di Ngawi.

Mulai dari Kasus bantuan Puso ( gagal panen) yang menyeret dua oknum dinas Pertanian , rekrutmen PNS yang menyeret oknum dinas Perkim dan sekarang dugaan pungli pengadaan tanah SMPN 1 Mantingan yang menyeret oknum dinas Pendidikan , seperti kasus-kasus sebelumnya Pemkab Ngawi selalu tampil sebagai pahlawan bertopeng ( Zorro ) dengan dugaan menghentikan sementara proses hukum dan melakukan proses Purna tugas ( pensiun dini ) pada para pesakitan.

Bahkan tidak jarang pelaku lepas dari jerat hukuman karena kegigihan dan kepiawaian lowyer yang mendampingi pelaku/tersangka ,tentunya mengeruk anggaran yang cukup dalam pelaku bahkan semua tidak lepas dari adilnya pemkab Ngawi dalam menjaga marwah ASN lepas dari jerat hukum seperti kasus asusila .

Dilembaran penegakan hukum di Ngawi tahun 2020 para awak media Ngawi berharap Media , LSM ,Polri dan Kejaksaan semakin bersinergi dalam pemberantasan korupsi , seperti halnya kasus yang sekarang ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat dan lembaga independen Ngawi , kasus dugaan pungli pengadaan tanah SMPN 1 Mantingan Kab.Ngawi tahun 2017 yang terpantau pemerintah dirugikan 1.154 milyar hasil audit BPKP Jatim.

" Mudah-mudahan Akir dari penyikapan hukum dugaan pungli tanah SMPN 1 Mantingan tidak berakhir dengan Heppy Ending , karena dalam kasus ini tersangka sudah menang secara hukum dengan status ASN ( Purna Tugas ) ", tutur Nanang salah satu peserta aksi orasi di depan PN Ngawi.

Dari hasi yang terangkum OposisiNews . Perwakilan aksi orasi diterima oleh Ketua PN Ngawi, Ricky Ferdinand yang mengatakan, sidang pra peradilan hanya menguji tentang penetapan tersangka dan bukan materi penyidikan.

Dan menjadi angin segar untuk masyarakat dan lembaga independen Ngawi khususnya media untuk bebas meliput jalannya pra-peradilan .

“Kami jamin sidangnya terbuka untuk umum dan harus diingat bahwa independensi hakim harus dihormati,” ujarnya ketua PN Ngawi yang ditirukan Aris perwakilan aksi.

Dari aksi damai yang diorasikan oleh segelintir wartawan Ngawi , Kepala PN Ngawi mengapresiasi dan mendukung lima tuntutan peserta aksi antara lain :

1.Tegakkan Hukum di Kabupaten Ngawi.
2.Usut tuntas mafia pengadaan tanah penganti SMPN 1 Mantingan.
3.Tangkap tersangka dan bongkar jaringan mafia pengadaan tanah SMPN 1 Mantingan.
4.Cegah upaya intrik hukum dan segala siasat inskonsitusi dari tersangka untuk bebas.
5. Mendukung aparat penegak hukum dalam penuntasan tindak pidana korupsi . Red**

Home » » Tangkal Pesimis Penegakan Hukum di Ngawi Wartawan Gelar Orasi Di Depan PN Ngawi

Tangkal Pesimis Penegakan Hukum di Ngawi Wartawan Gelar Orasi Di Depan PN Ngawi

Jalannya orasi wartawan Ngawi di depan PN Ngawi , Senin 24/02/2020
Pagar betis dari aparatur
Penegak hukum , Polres
Ngawi di depan PN Ngawi
Ngawi , OposisiNews .co.id - ' Demokrasi dan Penegakan Hukum di Kabupaten Ngawi Tidak Boleh Mati ' yang melatar belakangi wartawan Ngawi yang diperkirakan tidak lebih 20 orang memberanikan diri untuk mengorasikan didepan Pengadilan Negeri Ngawi dibawah penjagaan ketat aparatur dari Polres Ngawi.senin 24/02/2020

Dari pantauan OposisiNews di lokasi orasi gerakan aksi wartawan dipicu adanya upaya hukum Pra-Peradilan oleh HS ( Purna Sekdin Dindik Ngawi ) yang terjebak kasus Pungli pengadaan tanah SMPN 1 Mantingan mengakibatkan pemerintah dirugikan kurang lebih 1,4 milyar pada tahun 2017.

Bahkan dalam Pra-Peradilan yang telah digelar di PN Ngawi ( HS ) bernyanyi sebagai korban atasan , Kandidik Ngawi AB yang sudah Purna Tugas. Dugaan nyayian HS pihak PN Ngawi melakukan selektif pada awak media yang rencana meliput jalannya sidang tidak seperti tahun-tahun sebelumnya . Ada apa ? Apakah memang sudah masuk SOP Peradilan Sekarang ?

" Benar , memang saat saya mau meliput jalannya sidang ke dua HS hari Jumat 22/02/2020 oleh petugas resepsionis PN Ngawi ditanyakan dari Media mana dan disuruh menunggu diijinkan atau tidak dari ketua PN yang waktu itu masih membuka acara di internal PN ", terang Bambang

Nyanyian HS dengan mencatut banyak petinggi di Kabupaten Ngawi dikwatirkan proses hukum dugaan pungli pengadaan tanah SMPN 1 Mantingan diam ditempat / dipeti es-kan dan tidak jarang terhembus Aparatur penegak Hukum ( Polri dan Jaksa )diduga kerap menjadi obyek presur oleh oknum untuk melanggengkan budaya korupsi di Ngawi yang terorginir.

" Saya harap PN menolak Pra Peradilan HS , biarkan dia bernyanyi karena dengan bukti yang sudah dikantongi oleh penyidik polri sudah cukup menyeret HS Cs mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dan Polri jangan gentar dengan tekanan apapun, kami dari rekan-rekan media yang peduli Ngawi akan tetap setia mengawal dan menjaga marwah Polri dalam menegakkan aturan , khususnya korupsi di Kabupaten Ngawi ", ucap Budi orator orasi.

" Bahkan kami sudah lama menunggu kasus ini disidangkan , sudah 3 tahun kami menunggu proses hukum pada HS.cs yang ngedon dimeja hukum , jangan karena Pra-peradilan HS.cs bebas dari jeratan hukum bahkan pelaku HS masih santai menikmati hasil jarahan ya ...tangkap dan adili ", imbuhnya. Red**

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon