Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Kapolresta Berkunjung Ke Balai Wartawan Sidoarjo

Kapolresta Berkunjung Ke Balai Wartawan Sidoarjo

Written By BBG Publizer on Selasa, 18 Februari 2020 | 19.49

Doc .Kapolres Sidoarjo berkunjung di balai wartawan Sidoarjo 
Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional serta guna menjalin sinergitas yang baik, Polri dengan insan pers. Kapolresta Sidoarjo berkunjung ke Balai Wartawan Sidoarjo di Jalan Ahmad Yani, Selasa 18/2/2020.

Kehadiran Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, didampingi Wakapolresta Sidoarjo AKBP M. Anggi Naulifar Siregar beserta Pejabat Utama Polresta Sidoarjo disambut 100 wartawan dari berbagai organisasi pers. Antara lain PWI, Forwas, KWRI dan AJS.

Pertemuan dilaniutkan dengan sambutan dari Ketua PWI Sidoarjo Abdul Rouf. Ia mewakili awak media di Sidoarjo, mengucapkan selamat datang kepada Kombes Pol. Sumardji yang kini bertugas sebagai Kapolresta Sidoarjo.

“Kami berterima kasih atas diadakannya cangkrukan bersama wartawan siang ini, sebagai wujud solidnya sinergitas Polri bersama awak media,” ujar Ketua PWI Sidoarjo Abdul Rouf.

Melalui kesempatan ini pula, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji mengajak awak media Sidoarjo untuk bersinergi khususnya dalam menangkal berita Hoax. Melalui penyebaran informasi yang tepat sesuai fakta, maka berita hoax dapat kita perangi.

“Saya sudah lama banyak kenal rekan wartawan, karenanya jalinan baik ini harus terwujud. Agar terjalin chemistry Polresta Sidoarjo dengan para wartawan di sini,” ungkap Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji dihadapan awak media Sidoarjo.

Dengan terbangunnya chemistry ini, diharapkan sinergitas yang baik Polres Sidoarjo dengan media dapat menangkal informasi hoax, sehingga situasi kamtibmas khususnya di wilayah Kabupaten Sidoarjo tetap kondusif.(bg)
Home » » JALAN BOLONG DI TAMAN DITUTUP TONG ,PEGIAT SOSIAL CEPU GERAM

JALAN BOLONG DI TAMAN DITUTUP TONG ,PEGIAT SOSIAL CEPU GERAM

Drum penanda jalan rusak dan berlubang di Simpang 7 kecamatan Cepu
Cepu,OposisiNews.co.id -  Jalan raya di Taman Seribu Lampu kecamatan Cepu Kabupaten Blora tepatnya di depan Sekolah Dasar Santo louise sebelah utara Patung Arjuna Wiwaha , Sebelah Timur  kondisinya membahayakan bagi Pengguna jalan , lubang jalan yang menganga cukup dalam, hingga saat ini hanya  ditaruh drum/Tong sebagai penanda bagi penguna jalan oleh warga.

Disinyalir di dinas Pekerjaan Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Blora yang membidangi Jalan dan Jembatan kurang respon dan tutup mata dengan kondisi lubang jalan yang sudah lama berlubang dan rusak berat tersebut  ,membuat sebagian warga dan Pengiat sosial Cepu jengkel dan geram dengan  menaruh drum/Tong ditengah jalan diatas jalan yang berlubang menganga tersebut.

Mendasar aturan dan Undang-Undang telah dijelaskan Sanksi Hukum Bagi Pemerintah Bila Membiarkan Jalan Rusak Undang-undang tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menyatakan penyelenggara wajib segera dan patut untuk memperbaiki jalan rusak yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

Bagi pemerintah baik pusat maupun daerah perlu ‘alarm’ peringatan bahwa ada sanksi apabila membiarkan jalan rusak."Aparat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) atau Dinas Bina Marga/Dinas PU di daerah sesuai kewenangan jalan nasional, provinsi, kota/kabupaten, masih banyak yang tidak memahami akan jeratan hukum akan mengenai mereka, jika membiarkan jalan rusak tanpa dilakukan perbaikan segera," Ucap salah satu Penggiat Sosial Cepu.

" Di saat musim hujan seperti sekarang sudah bisa dipastikan angka lalin di wilayah hukum Blora akan meningkat disebabkan banyak pengendara terperosok lubang jalan yang dalam dan tidak terlihat karena digenai air hujan",imbuhnya .

Sesuai Pasal 24 ayat (1) UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Menyatakan penyelenggara wajib segera dan patut untuk memperbaiki jalan yang rusak yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

Pasal 24 ayat (2) dinyatakan bahwa dalam hal belum dilakukan perbaikan jalan yang rusak, penyelenggara jalan wajib memberi tanda atau rambu pada jalan yang rusak untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan ,Ada ketentuan pidana bagi penyelenggara jalan yang abai terhadap kerusakan jalan sesuai wewenangnya.

Dalam Undang Undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan jalan Pasal 273 menyebutkan setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, sehingga menimbulkan korban luka ringan dan/atau kerusakan kendaraan dipidana kurungan paling lama 6 bulan atau denda maksimal Rp12 juta.Kemudian kalau sampai mengakibatkan luka berat, pelaku dipidana kurungan maksimal 1 tahun atau denda paling banyak Rp24 juta. Jika korban meninggal dunia, dapat dipidana penjara hingga 5 tahun atau denda paling banyak Rp120 juta.

Sementara, jika penyelenggaran jalan tidak memberi tanda atau rambu pada jalan rusak dan belum diperbaiki dapat dipidana kurungan penjara hingga 6 bulan atau denda bayar maksimal Rp1,5 juta. “Sudah banyak korban kecelakaan akibat jalan rusak. Jika korban atau keluarga korban sadar hukum, pasti penyelenggara jakan yang abai bisa terkena sanksi hukum,” demikian kata Penggiat Sosial Cepu (Dwi/Ipung)


Home » » Wakil bupati madiun Potong tumpeng dalam peringatan HPN ke 74 th 2020

Wakil bupati madiun Potong tumpeng dalam peringatan HPN ke 74 th 2020

Pemotongan tumpeng HPN ke 74 oleh Wabup Madiun , Selasa 18/02/20
Madiun,OposisiNews.co.id-Pemerintah Kabupaten Madiun bersama insan Pres madiun rayakan Hari Pres Nasional (HPN) ke 74 di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Selasa 18 Februari 2020.

Hadir dalam acara HPN, Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto , Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Awak Media yang tergabung dalam mitra kerja Dinas Kominfo Kabupaten Madiun.

Acara dibuka dengan pemotongan tumpeng oleh Wabup . Dalam sambutannya Wabup mengatakan,  "Hari Pres Nasioanal (HPN) yang jatuh pada tanggal 9 Februari yang di pusatkan di Kota Banjarmasin ,meski terlamabat dirayakan di Madiun ,mudah-mudahan tidak mengurangi makna penting dari peringatan HPN hari ini. Yang terpenting bentuk kerjasama yang baik dan menjadi miktra strategis Pemerintah dalam membangun Kabupaten Madiun" .

Wakil Bupati Madiun mengucapkan terima kasih kepada insan pres, yang telah memberikan informasi yang sehat kepada masyarakat dan sekaligus menjadi kontrol kinerja pemerintah.

"Hubungan baik antara pemerintah dan awak media harus ditingkatkan. Agar informasi apapun baik pembangunan, perkembangan dan Program kerja Pemkab bisa sampai ke masyarakat lewat pemberitaaan yang balance , aktual dan terpercaya ",imbuh Wabup.

Wakil Bupati juga berharap kepada insan pres khusunya Madiun agar bisa menangkal brita HOAX ( berita bohong ) yang menyesatkan masyarakat, sebab pres merupakan ujung tombak penangkal Hoax," katanya.

Bersama insan pres kita wujudkan misi visi Kabupaten Madiun, dan menjaga suasana yang kundusif bisa terjaga dengan baik dan menjadi lebih baik lagi. Karena sinegitas antara awak media dan pemkab sudah terjalin baik.

Pada kesempatan HPN ke 74 Pemkab Madiun Berharap peran aktif Pers untuk bisa memberikan masukan , ide dan gagasan dalam rangka terwujudnya Visi Misi Kabupaten Madiun .

Di akhir sambutannya , Wabup mewakili Pemkab Madiun tanpa mengurangi rasa hormat dan intervensi ,  berpesan pada semua awak media di Madiun " Untuk informasi pemberitaan yang bersifat positif dan Negatif  ,hendaknya diklarifikasi dan dikonfermasi terlebih dahulu sebelum di tayangkan. Supaya tidak terjadi kontradiktif ditengah masyarakat," pungkas  Hari Wuryanto (AGS)

Reporter.Agus
Editor.Bambang PW
Home » » Gagal Mengisap Madu , BP Bakal Huni Hotel Prodeo

Gagal Mengisap Madu , BP Bakal Huni Hotel Prodeo

Magetan,OposisiNews.co.id -  BP ( 55th )  warga desa Mangunrejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur dicokok polisi karena dilaporkan  mencabuli seorang gadis keterbelakangan mental, tetangganya.Senin,(17/02/2020).

Dalam pengakuannya Pelaku pada kepolisian Tindakan bejatnya BP (55th) dilakukan pada Sabtu,(28/12/2019) ,Saat pelaku  hendak pergi ke sawah yang melewati rumah korban. Kemudian tersangka mampir ke rumah dengan alasan ingin mencari gagang cangkul. Sebab ayah korban jualan gagang cangkul, "katanya

Setelah melihat Gagang Cangkul dagangan orang tua Bunga ( nama samaran ) melihat kondisi rumah Bunga sepi , pelaku menjalankan aksinya untuk memperdaya Bunga . Pelaku mencoba merayu. tersangka menyuruh Bunga ( 25th),  korban  untuk membuka celana.

 ”Coba lihat, itu di tarik sendiri, itu  dibuka sendiri ,"Rayuan pelaku pada korban.

Namun aksinya BP keburu ketahuan adik kandung korban pelaku langsung meninggalkan rumah bunga ,kata Kapolres

Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana menjelaskan bahwa korban mengalami Keterbelakangan mental .”Korban memang sudah berumur 25 tahun dan cara berfikirnya  masih seperti anak-anak, penangkapan tersangka karena ada laporan dari adik korban, bahwa kakaknya yang mempunyai keterbelanganmental telah dicabuli oleh tersangka.”jelas Festo.

Pasal 290 ayat 1e KUHP, dan pasal 281 ayat 2e KUHP bakal menjerat Pelaku "Barang siapa melakukan perbuatan cabul dengan seseorang sedang diketahuinya bahwa orang itu pingsan atau tidak berdaya dihukum penjara selama-lamanya 7 tahun.  Serta pasal 281 ayat 2e KUHP barang siapa yang merusak kesopanan dimuka orang lain yang hadir tidak dengan kemaunya sendiri dihukum penjara selama-lamanya 2 tahun penjara." ( US )

Reporter .Umar.S
Editor.Bambang PW
Home » » Police Goes To School Sat Lantas Polres Tulungagung

Police Goes To School Sat Lantas Polres Tulungagung

Kasat Lantas Polres Tulungagung,
 AKP. Aristianto Budi S.,S.H.,S.I.K.,M.H.,
Bersama Kepala SMKN 1 Rejotangan di dampingi Kapolsek Rejotangan, AKP. Tohir B.N.,S.E.
Tulungagung.OposisiNews.co.id-Dalam melaksanakan program POLRI untuk memberikan edukasi seputar lalulintas kepada generasi milenia, Sat Lantas Polres Tulungagung laksanakan kegiatan rutin Police Goes To School yang bertempat di Lapangan Upacara SMKN1 Rejotangan  Tulungagung. Senin, (17/02/2020), pagi.

Dalam acara tersebut di hadiri langsung Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP. Aristianto Budi S.,S.H.,S.I.K.,M.H. yang bertindak sebagai Inspektur upacara, di ikuti Kapolsek Rejotangan, AKP. Tohir B.N.,S.E., Kanit Regident, Iptu. M. Saifudin,S.H., Anggota Unit Dikyasa Satlantas Polres Tulungagung, Kepala SMKN 1 Rejotangan, Para Guru beserta karyawan SMKN Rejotangan, serta Siswa - Siswi SMKN1 Rejotangan mulai Kelas X sampai dengan kelas XII.

Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP. Aristianto Budi S.,S.H.,S.I.K.,M.H.,yang bertindak sebagai Inspektur upacara dalam amanatnya menyampaikan, agar para siswa bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak terbawa dan terjerumus pada berita-berita hoax.

Kasat Lantas Polres Tulungagung,
 AKP. Aristianto Budi S.,S.H.,S.I.K.,M.H.,
Memberi  HELM sebagai Edukasi Berkendara
 dan taat peraturan berlalu lintas pada siswa
Ia juga menghimbau kepada warga masyarakat Tulungagung, khususnya para siswa untuk tertib berlalu lintas, tidak menggunakan kendaraan bermotor sebelum memiliki SIM guna meminimalisir tingkat kecelakaan.

"Kegiatan ini memiliki segudang manfaat bagi generasi muda termasuk masyarakat luas. Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar pelanggaran lalu lintas yang terjadi berasal dari kalangan remaja dan anak-anak muda. Dengan kegiatan ini kita mengajak kaum muda khususnya adik-adik kita sebagai pelajar untuk bisa menjadi Pelopor keselamatan berlalu lintas," paparnya.

Lebih lanjut, Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP. Aristianto Budi S.,S.H.,S.I.K.,M.H.,juga memberikan sosialisasi SIM ASTUTI

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Tulungagung. IPTU. Nenny Sasongko, S.H. Berikan Sosialisasi SIM ASTUTI Pada Pelajar SMK Saat Police Goes To School
"Aplikasi berbasis Android ini untuk mempermudah bagi para peserta ujian teori SIM," jelasnya.
Di lokasi terpisah, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Tulungagung. IPTU. Nenny Sasongko, S.H.,yang juga bertindak sebagai Inspektur Upacara di Lapangan Upacara SMKN2 Tulungagung menambahkan bahwa kegiatan semacam ini akan terus dilakukan di beberapa sekolah lainnya.

"Kita harapkan, kegiatan Police Goes To School dapat memberikan edukasi dan sosialisasi akan pentingnya pemahaman lalu lintas. Karena ini menyangkut keselamatan diri sendiri maupun orang lain," tandasnya. ( AP)

Reporter : A.purnomo

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon