Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Sekitar Enam Jam Kantor DPRD Tulungagung Di Geledah KPK

Sekitar Enam Jam Kantor DPRD Tulungagung Di Geledah KPK

Written By BBG Publizer on Senin, 17 Februari 2020 | 23.18

Budi Fatahillah, sekretaris DPRD kabupaten Tulungagung saat di wawancara awak media
Tulungagung.OposisiNews.co.id- Setelah sekitar enam jam,Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan di kantor DPRD Tulungagung, akhirnya sekitar pukul 17.50 WIB, tim Anti Rasuah tersebut meninggalkan gedung dewan.Senin, (17/2/2020).

Dengan membawa sekurangnya tiga kardus berisi dokumen dari kantor DPRD Kabupaten Tulungagung. Tim bergerak cepat masuk ke mobil masing-masing bersama polisi yang melakukan pengawalan ketat.

Sekretaris DPRD Kabupaten Tulungagung, Budi Fatahilah, saat di konfirmasi awak media menolak memberikan komentar.

"Saya tidak berhak memberikan komentar. Semua urusannya penyidik," ucapnya.

Di duga Penggeledahan kantor DPRD Tulungagung tersebut terkait kasus korupsi yang menjerat mantan Ketua DPRD Tulungagung, periode 2014-2019. ( AP )

Reporter : A.purnomo

Home » » Kapolresta Sidoarjo Cek Lokasi Banjir Di Tanggulangin

Kapolresta Sidoarjo Cek Lokasi Banjir Di Tanggulangin

Kapolres bersama jajaran croscek banjir Wil.Tanggul Angin , Senin 17/02/2020
Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Sudah satu bulan lebih Desa Kedungbanteng dan Banjarasri, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo dikepung banjir.

Di jalan perbatasan dua desa tersebut, ketinggian genangan hampir menyentuh lutut orang dewasa. “Di jalan RT 4 RW I Banjarasri kemarin masih bisa dilalui sepeda motor. Namun sekarang sudah tidak bisa lagi karena air yang semakin tinggi,” ujar Saiful warga desa setempat.

Di jalan desa tersebut, genangan air masih terlihat, hingga Senin .Bisa dibilang banjir terparah di musim penghujan selama ini. Bahkan banjir ini mengakibatkan beberapa sekolah ikut terkena dampaknya.

SMPN 2 Tanggulangin yang ada di Desa Kedungbanteng misalnya, air banjir masuk ke dalam 10 ruang kelas. Kondisi ini membuat proses belajar mengajar sedikit terhambat.

Kepala SMPN 2 Tanggulangin Al Hadi mengatakan bahwa banjir sudah satu bulanan, masuk ke dalam sekolahnya. Namun, pihak sekolah tidak meliburkan proses belajar mengajar. Siswa-siswi dan guru tetap beraktifitas seperti biasa.

“Hanya saja kami merasa kurang nyaman dengan kondisi ini. Kami berharap agar pemerintah dengan cepat mengatasi permasalahan ini,” harapnya.

Untuk mengetahui kondisi banjir di Desa Kedungbanteng, Tanggulangin, Senin 17/2/2020.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol. Sumardji bergerak cepat mendatangi lokasi. Menyusuri desa dengan berjalan kaki melewati genangan air banjir. Guna memastikan situasi di wilayah yang terkena dampak banjir tetap aman.

“Pada kesempatan ini, saya mengajak Forkopimda dan instansi terkait agar sama-sama mencari solusi terkait banjir yang melanda di Desa Kedungbanteng dan Desa Banjarasri. Semoga semua segera teratasi kondisi ini,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombespol. Sumardji saat mengecek banjir di SMPN 2 Tanggulangin.

Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat setempat, Kapolresta Sidoarjo Kombespol. Sumardji, menurunkan personelnya untuk siaga. Mulai dari membantu warga, memberikan rasa aman, hingga melakukan kerja bakti kebersihan lingkungan terdampak banjir.(bg).
Home » » KPK Periksa Kantor DPRD Tulungagung

KPK Periksa Kantor DPRD Tulungagung

Tim penyidik KPK lakukan pemeriksaan di sejumlah ruangan kantor DPRD Kabupaten Tulungagung
Tulungagung.OposisiNews.co.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) datangi Kantor DPRD Tulungagung. Senin ( 17/02/2020 ).

Tim Penyidik KPK yang berjumlah 6 orang tersebut, tiba di kantor DPRD Kabupaten Tulungagung sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung melakukan pemeriksaan di  sejumlah ruangan, mulai ruang Ketua dewan, ruang sekretaris dan ruang aspirasi

Dari pantauan OposisiNews, pemeriksaan yang di lakukan KPK di kantor DPRD Kabupaten Tulungagung diduga terkait kasus korupsi mantan Ketua DPRD Tulungagung periode 2014-2019.

Sejumlah awak media
 menunggu Tim penyidik KPK
 lakukan pemeriksaan
 di sejumlah ruangan DPRD
 Kabupaten Tulungagung
Hingga berita ini terbit, para awak media masih menunggu Tim Penyidik KPK melakukan penggeledahan dan pemeriksaan dengan di backup Personil Kepolisian Polres Tulungagung dan belum ada keterangan resmi dari KPK maupun dari DPRD Kabupaten Tulungagung.( AP )

Reporter : A.purnomo
Editor.Bambang PW
Home » » Kapal Pesiar Singgahi Maumere, Pemkab Sikka Siaga Corona

Kapal Pesiar Singgahi Maumere, Pemkab Sikka Siaga Corona

Kapal Pesiar ' Corak Adventure ' 
SIKKA, OposisiNews.co.id - Kapal pesiar Coral Adventure  yang membawa wisatawan asal Australia dijadwalkan akan singgah di pelabuhan laut Loren Say, Maumere, NTT, Senin, 17/2/2020.

Informasi yang diterima dari pengurus Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Sikka, Dominggus Koro, Kapal tersebut tiba di Pelabuhan Loren Say pada pukul 07.00 WITA, membawa 55 orang wisatawan dengan scheddule time mengunjungi Sanggar Bliran Sina Watublapi di Kecamatan Hewokloang, selanjutnya ke Pasar Alok Maumere dan kembali ke kapal untuk melanjutkan tour ke destinasi selanjutnya.

Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Sikka saat ini sedang melakukan antisipasi terhadap kemungkinan penyebaran virus Corona melalui jalur wisata. Pasalnya salah satu penyebarannya adalah melalui kegiatan traveling antar negara.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Helermus, dikonfirmasi OposisiNews.co.id, (16/2/2020), mengatakan, sehubungan dengan itu, pihak Dinas Kesehatan Sikka, RSUD TC.Hillers dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Maumere telah menyelenggarakan rapat koordinasi kesiapsiagaan mengantisipasi kemungkinan masuknya virus corona melalui para wisatawan tersebut.

Terpisah Direktris RSUD dr. TC.Hillers Maumere, dr.Clara Franscis, MPH, guna mengantisipasi penyebaran virus corona, pihaknya akan melakukan deteksi dini dengan cara melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para wisatawan.

"Pemeriksaan akan dilakukan di atas kapal. Kalau ada turis yang mengalami suspect virus corona, maka langsung dilakukan penanganan oleh tim medis yang sudah disiapkan", katanya.

Tidak hanya itu, pihaknya pun sudah menyiapkan fasilitas pendukung yaitu masker, sepatu booth, sarung tangan, pakaian astronot untuk petugas medis serta ruangan perawatan.( EN )

Reporter : Ernensia
Editor.Bambang PW
Home » » Asnitha Dianiaya Akibat Pemberitaan Proyek

Asnitha Dianiaya Akibat Pemberitaan Proyek

Samosir,OposisiNews.co.id- Tindak kekerasan terhadap awak media saat menjalankan tugasnya kembali terulang . Kejadian naas ini dialami oleh Asnitha Hunterhard Sinaga (32th), penduduk Desa Sialanguan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara yang saat kejadian penganiayaan , ia berstatus sebagai wartawati media online Sudutberita.com.
Asnitha, wartawati korban
Kekerasaan
Asnitha mendapat perlakuan tindak kekerasan berupa pemukulan yang dilakukan oleh PN alias Pangki, warga Desa Parsaoran 1, Kecamatan Pangururan di halaman Cafe Permata, Selasa (11/02/2020), sekira pukul 23.37 Wib, di Desa Lumban Pinggol, Pangururan.

Berdasarkan penelusuran Team PPWI, didapatkan informasi bahwa pemukulan terhadap wartawan wanita itu ditengarai terkait pemberitaan proyek yang sedang dikerjakan oleh Pangki.

Menurut Asnitha, kejadian bermula saat dirinya bersama awak media lainnya melakukan liputan pekerjaan pengaspalan di Ronggurni Huta yang dikerjakan pada TA. 2019 lalu. Pemberitaan proyek pengaspalan jalan di media online Sudutberita.com tersebut diduga mengusik Pangki sebagai pemilik proyek. Ia kemudian mencari wartawan yang menulis berita tersebut.

Saat bertemu Asnitha di halaman Cafe Permata di Desa Lumban Pinggol itulah Pangki menampar wajah Asnitha. "Setelah Pangki menanyakan nama saya (hodo boru sinaga namambaritahon karejokki?), setelah saya jawab ya, dengan cepat dia menampar wajah saya," beber Asnitha.

Belum puas atas tamparannya, sambung korban, Pangki kembali melayangkan pukulan ke arah dada Asnitha. “Kemudian Pangki memukul dada (payudara) sebelah kanan saya hingga bengkak," sambung Asnitha.

Penganiayaan yang dialami Asnitha tidak cukup sampai di situ, Pangki kembali menendang kaki Asnitha hingga memar. "Dia tendang kaki saya hingga memar dan sakit kurasa," lanjut Asnitha.

Selain melakukan tindak kekerasan fisik, korban juga mendapat ancaman verbal yang dilontarkan Pangki. “Dia mengancam, siapapun media/wartawan yang berani memberitakan proyeknya akan dihabisi," ungkap Asnitha yang juga sebagai Kepala Biro Sudutberita.com Kabupaten Samosir ini.

Atas tindak penganiayaan yang dialaminya, Asnitha telah melaporkan kasus ini ke Polres Samosir. Laporan korban dengan dengan nomor LP/B-19/II/2020/SMSR/SPKT diterima oleh Briptu May F. Siagian.

Untuk memastikan proses hukum berjalan dengan baik dan benar, Pimpinan Sudutberita.com, Edik Satria mengatakan akan mengawal dan memberikan dukungan kepada Asnitha.

 "Kami dari manajemen Sudutberita.com akan mengawal proses hukumnya. Kami juga sedang mempersiapkan pendampingan untuk wartawan kami, Asnitha," ungkap Edik Satria.

Profesi wartawan, kata Edik, adalah mulia sebagai sosial control. Oleh karena itu, wartawan dilindungi oleh undang-undang dalam menjalankan tugasnya. "Kami sangat prihatin atas kejadian yang menimpa anggota kami. Ini pertanda masih ada pengusaha arogan dan main kekerasan," lanjut Edik.

Untuk itu, Edik berharap Polres Samosir menyelesaikan kasus ini dengan adil sesuai hukum yang berlaku. (Red)

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon