Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Kepala Desa Jatirejo Lantik Sekdes Baru

Kepala Desa Jatirejo Lantik Sekdes Baru

Written By BBG Publizer on Kamis, 13 Februari 2020 | 23.08

Foto bersama , pelantikan Sekdes Jatirejo .Alvia Kusumawati di Balai Desa Jatirejo , Selasa 11/02/2020
Madiun.OposisiNews.co.id-Bertempat digedung balai desa jatirejo , Kepala desa jatirejo Kec.wonoasri kab.madiun berdasar surat keputusan no .14/8/402.415.04/2020, secara resmi melantik Dan mengambil sumpah jabatan sekdes terpilih Alvia kusumawati,Spd. Selasa 11/02/2020.

Prosesi pelantikan Sekdes
 Jatirejo,Kec.Wonoasri
Kab.Madiun
Prosesi pengambilan sumpah janji pelantikan dan pengangkatan dalam jabatan  dihadiri oleh seluruh jajaran muspika Kec.wonoasri ,Kepala desa dan tokoh masyarakat desa jatirejo.

Dalam sambutanya kades jatirejo ,Khozin Zaenuri menyampaikan " bahwasanya dalam pengangkatan sekdes baru ini dalam rangka pemenuhan dan perbaikan pelayanan publik dan adminitrasi kepada seluruh masyrakat jatirejo , karena jabatan sekdes desa jatirejo mulai 2011-2019 sudah Purna tugas .

"Dengan beban pekerjaan yang lebih berat berbasis online dan E-Plening diharapkan sekdes yang baru bisa secepatnya menyesuaikan dengan tugasnya secara baik khususnya dalam pelayanan adminitrasi warga  ,"pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama camat Wonoasri , Heri Kurniawan menyampaikan selamat dan sukses atas dilantiknya sekdes  baru desa jatirejo,dan berharap sekdes Baru terampil dan memahami manejerial kantor dan administrasi terkait peraturan dan ite , tuturnya . (ags)
Home » » CAMAT WONOAYU RESMI MELANTIK 2 PJ KEPALA DESA

CAMAT WONOAYU RESMI MELANTIK 2 PJ KEPALA DESA

Doc.Pelantikan 2 PJ Kepala Desa oleh Camat Wonoayu Kabupaten Sidoarjo , Kamis 13/02/2020
Sidoarjo,OposisiNews.co.id - 2 Pegawai Negeri Sipil resmi dilantik menjadi Penjabat Kepala Desa di 2 Desa di wilayah Kecamatan Wonoayu Pelantikan tersebut dilakukan Camat Wonoayu abdul Kifli di Pendopo  Desa Jimbaran Kulon Dan Desa Semberejo Wonoayu Kamis , 13/2/2020

Prosesi pelantikan Penjabat Kepala Desa di 2 Desa Kecamatan wonoayu yaitu ,
Desa Jimbaran Kulon, Desa Sumberejo , yang di hadiri Forkopimka Kec Wonoayu turut hadir Kapolsek Wonoayu , Ndan Ramil , Dan Tokoh  Masyarakat , Beserta  KUA Wonoayu Kab Sidoarjo.

Pelantikan Penjabat Kepala Desa ini merupakan momen penting sebagai puncak dari rangkaian proses pergantian kepemimpinan di desa, buntut kebijakan penundaan pelaksanaan pemilihan kepala desa yang baru habis masa jabatannya.

Kades yang telah habis masa jabatannya tetap diberhentikan dan selanjutnya Bupati/Walikota mengangkat Penjabat Kepala Desa dari Pegawai Negeri Sipil dari Pemerintah Kabupaten.

Camat Wonoayu dalam sambutannya mengingatkan PJ Kades yang dilantik siap dengan tantangan permasalahan penyelenggaraan pemerintahan yang tidaklah semakin mudah, secara eksternal akan dihadapkan pada kondisi sosial masyarakat yang semakin kritis dan secara global berhadapan dengan tuntutan-tuntutan nilai yang semakin menguat mulai dari profesionalisme transparansi demokratisasi

Seperti diketahui pada tahun 2020 yang akan datang akan diselenggarakan pemilihan Kepala Desa secara serentak di sebanyak 173 Desa yang rencana akan dilaksanakan 9 April 2020.

"Saya berharap kepada para Penjabat Kepala Desa yang baru dilantik harus mampu dan bisa mensukseskan agenda kegiatan Pemerintahan Daerah tersebut". Tambahnya mengakiri sambutan.Masing-masing masa jabatan 1 tahun atau setelah dilantik kepala desa terpilih.katanya . (bag)
Home » » Dugaan Kospirasi Korupsi DD Magetan Memasuki Babak Baru

Dugaan Kospirasi Korupsi DD Magetan Memasuki Babak Baru

Agus Zaeni  SH, Kasi Pidsus Kejaksaan Negri Magetan
Magetan,OposisiNews.co.id-  Kasus dugaan Koropsi desa Baleasri , Kecamatan Ngaribo,Kabupaten Magetan memasuki babak pemeriksaan tiga pejabat pemerintah daerah. Camat Ngariboyo, kepala dinas Pemperdayaan masyarakat dan desa(DPMD)  dan Kepala Inspektorat  oleh Kejaksaan Negri Magetan.

Kasus dugaan adanya Konspirasi Korupsi Dana Desa (DD) pada tahun 2017-2018 kejaksaan negeri Magetan sudah meminta keterangan pada 11 orang. Mulai pemilik toko material,perangkat desa dan kini tahapan pejabat daerah.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Magetan ,Agus Zaini menegaskan pihaknya akan menjerat ketiga pejabat bersankutan bila mana ada ikut campur atau ada yang mendapat uang untuk pelolosan SPJ.

"Bila mana ada keterlibatan ke tiga pejabat daerah magetan dengan sengaja untuk pelolosan dalam pembuatan SPJ dan ada yang mendapatkan uang, saya pastikan bakal terjerat" papar Kasi Pidsus Kejari Negeri Magetan(13/02)

Kasus Dana Desa (DD) Baleasri,kecamatan Ngariboyo ,pihak kejaksaan negeri magetan mendapatkan penemuan adanya proyek piktif.(ada anggaran.SPJ. tetapi tidak ada bukti fisiknya) pada tahun 2017-2018.dari hasil penemuan Dugaan kasus Koropsi Dana Desa ini Kejari Magetan mengembangkan kasus tersebut.( US )

Reporter.Umar.S
Editor.Bambang PW
Home » » Kejaksaan Negeri Sidoarjo Canangkan WBK WBBM

Kejaksaan Negeri Sidoarjo Canangkan WBK WBBM

Doc.Pecanangan zona integritas WBK dan WBBM Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo,OposisiNews.co.id-Seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Sidoarjo berkomitmen mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Komitmen tersebut dituangkan melalui penandatanganan bersama seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Sidoarjo usai pelaksanaan apel pagi, Kamis, 13/2/2020..

Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo, jaksa dan semua jajaran staf Kejaksaan, bergantian membubuhkan tanda tangan diatas banner berpigora yang bertuliskan komitmen bersama mewujudkan WBK dan WBBM.

Komitmen tersebut dikuatkan melalui  penandatanganan piagam pencanangan pembangunan zona integritas Kejaksaan Negeri Sidoarjo menuju WBK dan WBBM oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo Setiawan Budi Cahyono SH,M.Hum yang diiikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidoarjo sebagai saksi.

Sebagai saksi pertama Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH yang dilanjutkan Kapolresta Sidoarjo yang diwakili Wakapolresta Sidoarjo, Dandim 0816 Sidoarjo, ketua Pengadilan Negeri Sidoarjo serta kepala LP Sidoarjo dan kepala BPS Sidoarjo.

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin mengapresiasi apa yang dilakukan Kejaksaan Negeri Sidoarjo. Dirinya ucapkan selamat atas pencanangan pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM tersebut.

Wabup berharap kesungguhan mewujudkan WBK dan WBBM Kejaksaan Negeri Sidoarjo akan membuahkan hasil bagi kemajuan pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian menurutnya masyarakat akan semakin terlayani dengan baik.

"Saya ucapkan selamat, bukan hanya Wilayah Bebas Korupsi namun juga  Wilayah Birokrasi Bersih Melayani juga akan berhasil diraih,"ucapnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo Setiawan Budi Cahyono mengatakan untuk menuju WBK dan WBBM diperlukan berbagai fasilitas pendukungnya. Seperti diterapkannya sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Selain itu melalui pengawasan di internal jajarannya juga dilakukannya.

Hal tersebut bertujuan agar jajaran Kejaksaan Negeri Sidoarjo terhindar dari praktek KKN. upaya tersebut sudah dilakukan kejaksaan dengan dibentuknya tim pengawasan. Selain itu juga didirikannya pos pelayanan pengaduan. Selain di kantornya, pos pengaduan juga bisa dilayangkan melalui Media Sosial/Medsos Kejaksaan Negeri Sidoarjo.

Kedepan dirinya juga akan menggandeng Pemkab Sidoarjo terkait pelayanan tilang. Nantinya pelayanan tilang juga akan diarahkan ke Mall Pelayanan Publik/MPP Jalan Lingkar Timur Sidoarjo. Harapannya kedepan nantinya tidak ada penumpukan antrian masyarakat yang mendapatkan layanan tilang. (bg)
Home » » Jalan Raya Kembiritan Kembali Memakan Korban Lalin , 1 MD di Lokasi Kejadian

Jalan Raya Kembiritan Kembali Memakan Korban Lalin , 1 MD di Lokasi Kejadian

Lokasi kejadian Laka Lantas
Banyuwangi,OposisNews.co .id - Populasi kendaraan yang semakin memenuhi ruas jalan raya mengharuskan pengendara lebih meningkatkan kewaspadaan ,Kedewasaan berkendaraa , taat rambu / perboden dan kelengkapan berkendara.

Korban Laka Lantas ( MD )
Nasib Naas  di alami oleh  Djahri hartojo warga Dusun Sokorejo Rt02 Rw03 Desa lemahbang Kulon kecamatan Singojuru ,MD dilokasi kejadian akibat  Honda Beat Nopol P 2732 UJ yang dikendarainya menggalami kecelakaan dengan kendaraan lain  yang hingga kini belum di ketahui identitasnya. Kejadian terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di Jalan Raya Kembiritan ,Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi .Kamis 13/02/2020.

Kanit Lantas Polsek Genteng IPDA Munir.SH Saat di konfirmasi membenarkan kejadian itu bahwa telah terjadi laka lantas dan satu orang  korban meninggal dunia dan saat ini sedang berada Di Rumah sakit Umum ( RSUD) Genteng ," kata IPDA Munir

Menurut  keterangan saksi Madyanto (31th) warga Dusun Krajan Rt01/Rw05 Desa Kembiritan yang mengetahui kejadian memaparkan ,Berawal dari Kendaraan  Sepeda motor honda Bead P-2732-UJ yang dikendarai oleh abdul Djahri terlihat beriringan dari arah timur kebarat (T-B) .

Pada saat bersamaan  didepan motor  terlihat pengendara sepeda motor  yang sedang  membawa suket (pakan ternak) senggolan antara ke dua kendaraan tidak bisa dihindari diduga tidak mampu menguasai kendaraan , pengendara Honda Beat terjatuh dan terjadilah kecelakaan yang mengakibatkan pengendara Honda Beat MD dilokasi kejadian ," papar Kanit lantas

Satu Unit sepedah motor berikut STNK ,SIM ,serta KTP milik korban MD kini di amankan sebagai Barang Bukti satlantas  polsek Genteng ,
Selanjutnya untuk korban  Sendiri dibawa ke RSUD Genteng untuk mendapatkan perawatan medis serta menunggu pihak keluarga korban ." pungkasnya ( her )
Home » » Kunjungi TK Paud Teka Iku, Bupati Sikka dan Bunda PAUD Serahkan APE

Kunjungi TK Paud Teka Iku, Bupati Sikka dan Bunda PAUD Serahkan APE

Bupati Sikka berikan bantuan APE berupa ayunan anak PAUD Teka Iku , Selasa 11/02/2020
Sikka,OposisiNews.co.id- Bupati Kabupaten Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sikka, Maria Cahyani Idong melaksanakan kunjungan kerja sekaligus menyerahkan bantuan berupa Alat Permainan Edukatif kepada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Teka Iku II di Dusun Wolomude, Desa Teka Iku, Kecamatan Kangae, belum lama ini, Selasa 11/2/2020.

Pada kesempatan itu, Bupati  Robi mengatakan, pendidikan merupakan pondasi dalam membentuk karakter, mental, emosi sosial, daya pikir serta perilaku anak usia dini menuju generasi masa depan. Untuk itu perlu mendapatkan perhatian serius dari seluruh stakeholder baik pemerintah, swasta dan masyarakat.

Bunda PAUD berjabat
tangan dengan anak-
Anak PAUD Teka Iku
Selain itu, dirinya mengatakan pemerintah kini tengah berupaya mewujudkan pemenuhan hak dasar masyarakat sebagai salah satu langkah untuk percepatan pembangunan berbasis masyarakat.

Untuk itu, para Kepala Desa diharapkan mampu mengidentifikasi hak-hak dasar yang belum terpenuhi seperti pendidikan dan kesehatan. Terkait dengan hak atas kesehatan, pemerintah wajib memberikan jaminan kesehatan guna mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak kepada masyarakat.

"Pembangunan kita ini berbasis Keluarga, jadi setiap keluarga harus pastikan semua kebutuhan dasar, akses terhadap kebutuhan itu harus berjalan dengan baik. Tidak ada satupun keluarga di Desa Teka Iku  yang anak-anaknya tidak diikutsertakan dalam kegiatan pendidikan usia dini. Jadi para tutor dan Kepala Desa harus mendatanya secara lengkap. Jangan sampai ada yang tinggal di kebun atau pedalaman. Itu tidak boleh, kita cari dan bawa mereka ke sini" tegas Bupati Robi.

Ia juga meminta kepada semua pihak bersinergi dalam mendampingi proses pertumbuhan dan perkembangan dengan menanamkan moral dan etika yang baik, serta mencintai lingkungan dengan pola hidup sehat.

Senada yang sama disampaikan Maria Cahyani Idong yang juga sebagai Bunda PAUD, bahwa peran semua stakeholder menjadi penting dalam mewujudkan anak cerdas dan kreatif.

Terkait bantuan bantuan APE, Cahyani Idong berpesan, harus ada pendampingan dari para tutor. "Semoga alat-alat ini dirawat dan digunakan dengan baik, jangan sampai permainan ini mencelakakan anak-anak", pesan Bunda PAUD.

Pengelola PAUD Teka Iku II, Yosefina Anastasia Fabiana pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terimakasih dan mengapresiasi kepada Bupati dan Bunda PAUD yang telah membantu baik moril maupun materil kepada PAUD Teka Iku II.

"Saya sebagai Pengelola PAUD mengucapkan terimakasih kepada bapak Bupati dan Bunda PAUD yang telah membantu kami APE secara pribadi, semoga kemampuan fisik motorik anak-anak dapat berkembang dengan baik", pungkasnya.

Selain menyerahkan bantuan APE, Kunjungan tersebut dimanfaatkan Bupati Robi untuk menyerap berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Teka Iku.( EN )

Reporter : Ernensia
Home » » Pertapan Yang Tersembunyi Di Wilayah Selatan Tulungagung

Pertapan Yang Tersembunyi Di Wilayah Selatan Tulungagung

Lokasi wisata Pertapan Kedung Biru
Tulungagung.OposisiNews.co.id- Tulungagung merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Timur yang memiliki sejuta pesona dan panaroma alam yang menakjubkan, namun demikian masih banyak lagi tempat wisata yang masih tersembunyi dan belum banyak di ketahui publik, sehingga masih banyak orang yang belum mengetahui akan keindahan dan pesona wisata alam  yang ada di Kabupaten Tulungagung.

Pengembangan di lokasi
 Pertapan Kedung Biru
Salah satu tempat wisata yang saat ini dalam tahap pembangunan dan pengembangan yakni PERTAPAN KEDUNG BIRU yang terletak di Desa Sedayu Gunung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung.

Gerbang masuk
 Pertapan Kedung Biru
Pertapan KEDUNG BIRU merupakan tempat yang di percaya warga sekitar sebagai tempat bertapanya para ksatria untuk memperdalam ilmu spiritual pada jaman kerajaan  dahulu. Bahkan di tempat tersebut sempat di jadikan sebagai tempat singgah sekaligus tempat berlindungnya Pasukan Diponegoro dalam perang gerilya menghadapi penjajah belanda yang di pimpin oleh "Jomenggolo" yang merupakan Lurah Prajurit (Komandan Pasukan) pada masa itu.

Kepala Desa Sedayu Gunung,
 Zaenal Arifin
Kepala Desa Sedayu Gunung, Zaenal Arifin, mengatakan, tempat wisata Pertapan Kedung Biru saat ini masih dalam pengembangan dan pembangunan, utamanya pada sarana dan prasarana masih dalam pembenahan.

"Pembangunan tersebut telah diawali oleh pemerintah desa menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Desa (DD) yang di alokasikan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa). Karena usaha pariwisata Pertapan Kedung Biru merupakan salah satu unit usaha dari BUMDes itu sendiri, jadi untuk pengembangan pembangunan lokasi wisata tersebut di kelola sepenuhnya oleh BUMDes," tuturnya pada OposisiNews. Senin.(10/02/2020)

Ia juga menyampaikan bahwa, oleh karena lokasi wisata Pertapan Kedung Biru tersebut masih merupakan wilayah perhutani, maka pihak pemerintah desa (pemdes) juga melakukan PKS (Perjanjian Kerja Sama) dengan pihak-pihak terkait yang dalam hal ini pihak perhutani dan juga pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung

Lebih lanjut Zaenal Arifin memaparkan, pada pelaksanaan pengembangan pembangunan sarana dan prasarana di lokasi wisata tersebut, di kerjakan secara swadaya oleh warga, hal tersebut sebagai bentuk kepedulian warga masyarakat Desa Sedayu Gunung  untuk ikut serta mendukung program pemdes dalam mengembangkan desa wisata.

"Dalam hal pengembangan pembangunan lokasi wisata Pertapan Kedung Biru, semua di kerjakan oleh warga masyarakat. Warga sadar dengan di kembangkannya tempat wisata tersebut, kelak akan berdapak positif dalam hal ekonomi dengan begitu PAD (Pendapatan Asli Daerah) juga akan meningkat," jelasnya.

Namun demikian masih banyak kendala yang harus di hadapi Pemerintah Desa (Pemdes) Sedayu Gunung terkait dengan pengembangan pembangunan tempat wisata tersebut, diantaranya dalam hal pendanaan. Walaupun setiap tahunnya di anggarkan di APBDes, namun oleh  karena dananya juga terbatas sehingga tidak leluasa dalam menggunakannya.

Kades Sedayu Gunung menambahkan, selain dalam hal pendanaan yang selama ini menjadi kendala serius adalah akses jalan menuju lokasi wisata Pertapan Kedung Biru. Jalur utama menuju lokasi wisata yang merupakan jalan kabupaten, kondisinya sudah banyak yang rusak dan sangat perlu di perbaiki. Karena salah satu hal yang menguatkan di bukanya tempat wisata tidak lepas dari sarana dan prasarana, infrastruktur, dan juga akses yang memadai dan layak untuk di suguhkan ke pengunjung.

Jalur menuju lokasi wisata
 Pertapan Kedung Biru
"Akses jalan dari ibu kota kecamatan Besuki  menuju lokasi wisata Pertapan Kedung Biru sekitar 6 Km. Seandainya jalur tersebut merupakan jalan desa, pemerintah desa pasti sudah melakukan perbaikan dari tahun-tahun lalu. Oleh karena jalan tersebut merupakan jalan kabupaten, kami tidak berani melewati kewenangan pemerintah daerah," ungkapnya.

Kepala Desa Sedayu Gunung, Zaenal Arifin berharap, Pemerintah Kabupaten Tulungagung mempunyai perhatian besar di wilayah selatan, utamanya pada Desa Sedayu Gunung, Kecamatan Besuki, baik itu masalah jalan ataupun kebutuhan lain.

"Oleh karena Bapak Bupati kita saat ini juga dari Kecamatan Besuki, Mudah-mudahan beliau punya perhatian lebih di wilayah selatan khususnya pada Desa Sedayu Gunung yang bisa di bilang agak terpencil dari pusat keramaian kota," pungkasnya.(AP)

Reporter : A.purnomo.

Home » » Hadapi Sidang Praperadilan Ke Tiga Ketua LSM JIHAT Hadirkan Satu Ahli Hukum

Hadapi Sidang Praperadilan Ke Tiga Ketua LSM JIHAT Hadirkan Satu Ahli Hukum

Acara sidang Pra-Peradilan ke 3 Ketua LSM JIHAT
Blitar,OposisiNews.Co id- Sidang ke tiga Pemohon Ketua LSM JIHAT menghadirkan ahli hukum dalam sidang lanjutan praperadilan di Pengadilan Kota Blitar, Rabo ( 13/2/20 ) ahli hukum itu yakni Dosen Fakultas Ilmu Hukum.

Mulyono .SH
Salah satu Tim Kuasa Hukum Ketua LSM JIHAT Mulyono SH menyampaikan kepada awak media Alhli Hukum sudah menjelaskannya di persidangan Pra Peradilan hari ke tiga ini.

Ilmu Hukum Pemohon Ketua LSM JIHAT menjelaskan sebenarnya sederhana saja ketika di awal sudah membicarakan ,ini akan menjadi hal yang buruk ketika vonis bebas di terjemahkan bebas ya bebas artinya ada asumsi dari pada saat itu dari pelakunya kalau ini di kabulkan nanti akan menjadi hal yang buruk di masyarakat menjadi tahu dan akan menjadi ketakutan ketika ada warga negara melapurkan adanya peristiwa pidana akan takut akan dilaporkan balik, jelasnya ilmu hukum.

"Kita tidak usah takut sepanjang  laporan itu disertai alat bukti yang cukup, tadi yang sudah dikatakan dua alat bukti, kalau ini nanti termohon di kabulkan itu akan menjadi kemenangan tanda petik bagi mereka yang punya kekuasaan yang punya intervensi atau aturan terhadap hukum," imbuhnya.

Untuk selanjutnya Sidang Pra peradilan di lanjutkan besuk hari kamis dari pihak Termohon mendatangkan Ahli Hukum. BS

Reporter: Basuki

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon