Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Aktivitas Sedot pasir Ilegal tetap beroperasi pihak terkait terkesan tutup mata

Aktivitas Sedot pasir Ilegal tetap beroperasi pihak terkait terkesan tutup mata

Written By BBG Publizer on Minggu, 12 Januari 2020 | 19.17

Aktifitas sedot pasir di wilayah Bojonegoro
Bojonegoro. OposisiNews co.id-
Kegiatan penambangan pasir yang diduga tanpa mengantongi izin 'Ilegal' terletak di dusun Palangan desa Besah kecamatan Kasiman kab Bojonegoro sudah berlangsung cukup lama tanpa terendus aparat penegak perda . ADA APA ?

Dari pantauan OposisiNews aktifitas penambangan sampai saat ini masih aktif dan terlihat tetap dalam kondisi aman serta terkesan tidak bakal tersentuh hukum.

Kegiatan penambangan tersebut sebenarnya sudah dilakukan sejak lama dan dinilai banyak menimbulkan dampak negatif untuk keberlangsungan ekosistem sepanjang sungai dan lingkungan sekitar yang terdampak di duga oknum Kecamatan yang berada di balik langgengnya aktifitas sedot pasir. Ucap salah satu warga sekitar penambangan yang namanya enggan dikorankan.

Masyarakat disekitar dusun Palangan sudah lama resah adanya 10 mesin sedot pasir di aliran sungai Bengawan solo yang terletak diwilayahnya yang beraktivitas setiap hari dengan jadwal waktu yang tidak pasti Siang - malam ,agar tidak diketahui masyarakat setempat yang terletak di dusun Palangan desa Besah kec Kasiman kab Bojonegoro.

Menurut warga sekitar lokasi sedot pasir ber-absumsi instansi terkait yang mempunyai wilayah ( Desa,Kecamatan ) dan aparatur penegak perda Bojonegoro terkesan tutup mata. Walaupun telah warga beritahu.

Kondisi tanah
Warga , longsor
Pada OposisiNews sebagai warga pinggiran sungai Bengawan solo wilayah terdampak sedot pasir mengatakan,takut akan tanah nya ( tanah pajak ) terkikis terus menerus bahkan sampai disamping rumah.

Bahkan warga terdampak yang ternyata melek hukum , pada awak media sedikit menjelaskan  ' bahwa perusaan lingkungan hidup adalah kejahatan yang diatur dan ditetapkan dengan UU No 32 tahun 2009.

" Tolong nama saya dirahasiakan karena semua yang mempunyai kepentingan dengan kegiatan sedot pasir ini mengenal saya , saya cuma kasihan pada masyarakat yang mau mengadu tapi tidak tahu harus mengadu ke mana " , pesan narasumber berita.

" Saya mewakili warga terdampak sangat berharap kepada pemerintah daerah agar supaya memandang kebawah dan kehadiran pemerintah dalam hal ini seperti tidak ada tidak seperti di era Bupati yang kemarin yang selalu respon dan mengedepankan suara rakyatnya" , ucapnya.

"Hingga saat ini ada 10 buah mesin sedot pasir yang setiap hari tetap beroperasi dan perhari bisa mendapatkan 30-40 dumtruck dengan harga berkisaran 700 ribu per dumtruck", imbuhnya.

Dari audensi yang di kumpulkan dari  responden warga , material ( pasir ) tersebut diangkut oleh truk lalu dibawa keluar melalui jalan desa dengan tonase tidak terukur ke provinsi Jawa timur , akibatnya jalan lingkungan / desa kondisinya rusak berat apalagi dimusim sekarang ini banyak kumbangan air di hampir sepanjang jalan desa.

Pada awalnya penambangan di dusun Palagan ,warga belum merasakan dampak dari penambangan pasir diwilayahnya karena dampak yang ditimbulkan belum terasa dengan berjalannya waktu yang cukup lama dan aktifitas penambangan yang dilakukan terus menerus , lalu lalang kendaraan bertonase berat ( Truk Dam ) yang cukup tinggi karena di dukung oleh mesin sedot pasir moderen .

Dampak yang dirasakan dan dapat dipantau dari kegiatan pasir ini antara lain air sungai yang semakin dalam ,jalan desa / lingkungan rusak berat ( becek dan bergelombang ) , erosi daerah sekitar sungai yang biasanya dimanfaatkan warga untuk bercocok tanam sayur mayur dan debu Berpotensi anak-anak terjangkit ISPA ( WHY )

Editor ilustrasi. Bambang PW
Home » » Pabrik Biofar Shrimp Skincare Karya Anak Bangsa di Asahan Diresmikan

Pabrik Biofar Shrimp Skincare Karya Anak Bangsa di Asahan Diresmikan

Doc. Muhammad Ja'far
Asahan.OposisiNews.co.id - Ilmuwan muda Indonesia, Muhammad Ja'far Hasibuan mewujudkan impiannya dengan melaunching sekaligus grand opening pabrik obat kulit di Dusun 9, Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Sabtu 11/01/2020.

Sejumlah undangan yang hadir
Sejumlah pejabat daerah dan pusat, TNI dan Polri hadir dalam acara ini. Terlihat antara lain, Brigjen TNI H. Albiner Sitompul, S.Sos, MAP, yang saat ini menjabat sebagai salah satu Taprof di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia.

Penguntingan pita oleh Menristek
Acara pengguntingan pita dan penanda-tanganan prasasti sebagai simbol dibukanya pabrik obat milik generasi milenial M. Ja'far itu dilakukan oleh Menteri Ristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro, yang diwakili oleh Kepala Sub Bidang Pengembangan Teknologi Industri Bidang Material Maju dan Bahan Baku, Dr. Juhartono.

Meski terkesan sederhana, namun acara berlangsung dengan hikmat, lancar dan cukup semarak. Terlebih, saat Brigjen TNI H. Albiner Sitompul yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP JBMI (Dewan Pengurus Pusat Jam’iyah Batak Muslim Indonesia) memberikan sambutan atas peresmian pabrik yang dioperasikan oleh CV. Biofar Shrimp Skincare tersebut.

"Saya hadir di sini karena didorong rasa kebersamaan dari Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke yang datang kepada saya menyampaikan bahwa ada orang Batak menang di Shanghai, China tentang riset obat kulit luar dan dalam bagi manusia dan hewan. Ternyata di Asahan ada ilmuwan muda berbakat dan telah diakui dunia internasinal. Karenanya, perlu kita dukung, agar saudara Muhammad Ja'far Hasibuan, bisa berkarya nyata dan membawa manfaat bagi sesama," ungkap Albiner yang mantan Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Istana Negara itu.

Dalam sambutannya, anggota militer yang pernah menjadi ajudan Presiden Ke-3 RI BJ Habibie ini, menyatakan sangat mengapresiasi langkah dan upaya Muhammad Ja'far Hasibuan mendirikan pabrik CV. Biofar Shrimp Skincare. "Saya berharap agar kelak pabrik ini bisa berkontribusi nyata dalam pembangunan, utamanya bisa membuka lapangan pekerjaan bagi insan muda, baik di Sumatera Utara, maupun di daerah lainnya," imbuh Albiner.

Tampak hadir dalam acara ini, Fajar Sidik, APt, mewalili Kepala BPOM Medan, Salman Abdullah Tanjung dan Mahmuddin Lubis mewakili MUI Kabupaten Asahan. Juga terlihat Siti Armaini mewakili UPT Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Sumatera Utara, dan Harmein Harahap Kepala Seksi Pelayanan mewakili Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan.

Selain itu, hadir Samsul Qodri Marpaung, Anggota DPRD Sumatera Utara, K.H. Risdianto Ketua DPW Santripreneur Indonesia Sumatera Utara, dan HW Siahan, SH, Kapolsek Kecamatan Air Joman mewakili Kapolres Asahan dan Kapolda Sumut. Pejabat daerah lainnya, terlihat sejumlah pemangku jabatan Forkopincam Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara.

Sebagaimana telah banyak diberitakan, baik di media lokal maupun nasional, tokoh muda dan ilmuwan dunia, Muhammad Ja'far Hasibuan telah mengharumkan Indonesia di dunia internasional berkat penemuan Obat Kulit Luar dan Dalam untuk manusia dan hewan. Ja'afar berhasil menyabet Juara Pertama (Gold Medal) dari 194 negara peserta pada event China Shanghai International Exhibition of Inventions (CSITF) di Shanghai, China yang digelar pada 19-21 April 2019. Dia juga dianugerahi World Invention Intellectual Property Associations (WIIPA) Special Award. Prestasi luar biasa Ja'far ini juga telah diulas di acara Hitam Putih Trans-7 beberapa waktu lalu.

Kemudian, pasca dinobatkan sebagai juara dunia di Shanghai, Ja'far terus mendalami dan melakukan riset internal, terutama terkait penyembuhan penyakit kanker. Akhirnya, lahirlah ide untuk mendirikan pabrik Biofar Shrimp Skincare, dan membuat perusahaan (CV) dengan nama yang sama, CV. Biofar Shrimp Skincare.

"Jadi keinginan untuk mendirikan pabrik CV. Biofar Shrimp Skincare ini memang sudah cukup lama, namun baru bisa saya wujudkan hari ini. Alhamdulillah, acara launching sekaligus grand opening berjalan lancar, atas dukungan sahabat dan rekan-rekan semua dan dibantu tim EO dari Kota Medan," kata Ja'far pada bagian sambutannya.

Ja'far yang merupakan anak yatim ini berharap pabrik Biofar Shrimp Skincare bisa eksis dan berkontribusi bagi pengembangan keilmuan, utamanya dibidang obat herbal tradisional, yang rencananya akan dibuka di seluruh wilayah Indonesia. "Tak hanya itu, saya juga memikirkan agar dapat menciptakan peluang lapangan pekerjaan. Tentunya untuk ini semua harus ada dukungan dari pemerintah di tiap-tiap kabupaten, sesuai program yang telah saya susun dalam lima tahun ke depan," ujar Ja'far bersemangat.

Dalam kesempatan memberikan sambuatnya ini, Jafar menyampaikan terima kasih atas kehadiran para pejabat dari BPOM dan Kemenristek. Ucapan terima kasih Ja'far juga disampaikan ke Kabaharkam Mabes Polri, Komjen Pol. Drs. H. Agus Andrianto, SH, MH yang sudah berkenan membantu hingga acara launching berjalan lancar. (MJH/Red)
Home » » Pantai Gemah Semakin Bergeliat Mejadi Tujuan Favorit Wisatawan Di Tulungagung

Pantai Gemah Semakin Bergeliat Mejadi Tujuan Favorit Wisatawan Di Tulungagung

Wisata pantai Gemah di Akir pekan.
Tulungagung.OposisiNews.co.id-Pantai Gemah yang menjadi salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Tulungagung tidak pernah sepi dari pengunjung, mulai dari pelajar, mahasiswa, baik wisatawan lokal maupun wisatawan dari luar daerah, bahkan ada beberapa wisatawan asing dari negara tetangga yang juga berkunjung untuk mengisi liburannya.

Kawasan yang terletak 30 KM dari pusat kota Tulungagung, tepatnya masuk wilayah Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, dulunya tidak lebih dari sebuah daerah yang terisolasi di tengah hutan belantara di pesisir selatan bagian barat Kabupaten Tulungagung. Namun seiring dengan adanya pembangunan beberapa ruas akses JLS (Jalur Lingkar Selatan) di daerah tersebut, kini Pantai Gemah semakin bergeliat ramai dikunjungi untuk tujuan wisata.

Divisi Humas Pokdarwis
Pantai Gemah .Purnomo
Divisi Humas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Gemah, Purnomo pada OposisiNews menyampaikan bahwa, dulunya Desa Keboireng mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani hutan ( pesanggem ) untuk warga yang menemoati kawasan Pantai Gemah hanya bermatapencaharian petani/mengelola garam .

Namun seiring dibukanya akses Jalur Lintas Selatan ( JLS) yang melintasi kawasan tersebut, Pantai Gemah kini menjelma menjadi ikon baru bagi pariwisata  Tulungagung. Namanta kian tidak asing di kalangan pecinta wisata alam dan pantai , bahkan bisa dikata mendominasi wisata Pantai yang lebih dulu dikenal.

Pengunjung akan disuguhkan panorama alam yang indah,asri , natural dan dimanjakan oleh prasarana bermain seperti  ATV, perahu air dan aneka permainan out bond. Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati aneka kuliner khas pesisir maupun masakan khas Tulungagung di warung-warung yang berjajar rapi di kawasan wisata tersebut.

“Pantai Gemah benar-benar mengubah Desa Keboireng dengan sangat cepat, dan mengangkat ekonomi desa, utamanya pada warga desa, yang semula hanya bertani dan mengelola garam kini bisa menambah pendapatan keluarga melalui sektor perdagangan ( warung makan & minum , aksesoris dan menjual hasil perkebunan warga ) pada pengunjung wisata pantai Gemah ," ujarnya.

Lebih lanjut di sampaikan oleh Purnomo bahwa, sulit dibayangkan terobosan yang bisa mengangkat ekonomi desa waktu itu. Pantai Gemah dianggap sebagai tempat yang terisolir, yang hanya di gunakan warga untuk mengelola garam dan bertani.

Hingga akhirnya proyek Jalur Lintas Selatan (JLS) melewati wilayah Desa Keboireng, tepatnya dari jalan Kecamatan di Desa Besuki hingga Pantai Klathak yang berjarak sekitar 150 meter dari Pantai Gemah yang masih terisolasi.

"Semua berawal Sekitar tahun 2016 proses pembangunan jalan sudah sampai setengah dari bentang jalan.Saat itu banyak wisatawan yang datang ke ujung aspal JLS ini hanya untuk menikmati pemandangan dari puncak yang bisa melihat ke arah pantai, " tuturnya.

Dengan kondisi tersebut warga Desa Keboireng bertekad merubah pola kehidupan warga dengan membaca peluang dan mulai mengadakan musyawarah untuk bisa mengelola Pantai Gemah. Warga optimis pantai ini akan ramai dikunjungi wisatawan jika Jalur Lintas Selatan (JLS) terhubung ke kawasan Pantai Gemah.

"Warga mulai gotong royong membersihan kawasan Pantai Gemah serta mempersiapkan fasilitas wisata ala kadarnya, seperti, warung makan & minum, kamar kecil ( MCK ) dan tempat pakir. Kebetulan di tahun 2013 Dinas Kelautan dan Perikanan sudah merintis menanam cemara sehingga kami tinggal meneruskan ”, ungkapnya.

Purnomo juga menjelaskan, Pada pertengahan tahun 2016, pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) telah tembus hingga Pantai Klathak, sekaligus terbuka isolasi Pantai Gemah yang dilalui pembangunan tersebut.

"Warga akhirnya berkonsultasi untuk membentuk Pokdarwis ( Kelompok Sadar Wisata) yang dikuatkan dengan Peraturan desa (Perdes)", jelasnya.

Dengan keberhasilan Pokdarwis mengelola wisata Pantai Gemah, pada 1 Januari 2017 Pokdarwis melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemdes Keboireng ,Perhutani,LMDH dan Pemkab Tulungagung hanya bersifat sementara , berlaku selama 6 bulan dan tahun ini kembali mengadakan Perjanjian Kerja Sama lanjutan.

“Kami tidak menyangka bisa secepat ini. Istilahnya fasilitas yang kami sediakan masih terbatas, tapi wisatawan sudah antusias berkunjung ke pantai Gemah untuk menghabiskan waktu diakir pekan ,” tandasnya.

Purnomo juga mengakui, perkembangan wisata Pantai Gemah tidak lepas dari peran media,baik media cetak, media online,media elektronik,maupun media sosial, selain itu mereka juga sangat terbantu oleh wisatawan yang telah menginjakan kakinya di pantai Gemah ikut aktif berbagi keindahan Gemah melalui media sosial.

"Melalui media-media tersebut Pantai Gemah semakin dikenal menjadi tujuan wisata favorit di Tulungagung" pungkasnya.( PR )

Reporter : Purnomo
Editor.Bambang PW
Home » » BAYAR PAJAK KINI MUDAH, CEPAT DAN TRANSPARAN

BAYAR PAJAK KINI MUDAH, CEPAT DAN TRANSPARAN

Doc.Santosa.walikota Blitar Loucing Aplikasi pajak sistem elektronik , Sabtu 04/01/2020
KotaBlitar.OposisiNews co.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar terus  menggelontorkan inovasi. Salah satunya dengan melaucing aplikasi ' Pada Move-On ' program layanan pajak  sistem dan transaksi elektronik . Sabtu, (04/10/2020).

Hadir dalam launching tersebut, para pengurus Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), perwakilan wajib pajak hotel, restoran dan hiburan di Kota Blitar serta  pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Blitar. 

Plt. Wali Kota Blitar, Santoso,  dalam pemaparannya mengatakan, bahwasanya Pemkot Blitar terus berusaha memberikan pelayanan yang baik dan transparan kepada masyarakat, khususnya wajib pajak. Inovasi yang dilaunching merupakan perwujudan  Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016. Yakni tentang pencegahan dan pemberantasan korupsi. Sekaligus dalam rangka transparansi.

"Maka dari itu, pemkot berkewajiban untuk menjalankan pengelolaan dan transaksi layanan keuangan secara non tunai melalui sistem elektronik, dalam hal layanan pajak,  Pemkot terapkan aplikasi sistem elektronik untuk bisa diakses oleh wajib pajak ", kata Santosa.

Dengan begitu, pelayanan lebih cepat dan tidak ada celah pungli antara wajib pajak dengan petugas pajak dan wajib pajak bisa mengetahui jenis pajak yang harus dibayar ," ungkapnya.

" Diantaranya pajak bumi bangunan, BPHTB, pajak hotel, restoran, parkir, air tanah, reklame, ada pula pajak penerangan jalan dan pajak hiburan ,"imbuhnya

Lebih lanjut di sampaikan Santoso bahwa, Aplikasi  Pada Move On sangat memudahkan masyarakat dalam hal  membayar pajak. Aplikasi tersebut merupakan sistem yang dapat diakses oleh wajib pajak di manapun berada.
"Membayar pajak tepat waktu wujud peran aktif dalam membangun daerah," tambahnya. 

Seperti menerbitkan kode billing pembayaran atau penyetoran penerimaan daerah secara elektronik tanpa perlu membuat SPTD, SSPD maupun surat tanda setoran atau STS.

"PDengan kode billing transaksi bayar bisa di channel Bank Jatim, BRI, BNI dan kantor pos.  Aplikasi Pada Move On cocok untuk wajib pajak yang tidak punya waktu untuk ke kantor BPKAD. Artinya tak perlu antre dan ribet," jelas santoso.

Walikota Blitar menambahkan, saat ini  diera elektronik masyarakat  menghendaki yang serba cepat , simpel dan mudah. Seperti Aplikasi Pada Move On yang sudah  dilengkapi dengan alat perekam secara online dan diawasi serta dipantau oleh KPK. Semua transaksi terekam melalui alat sehingga pengawasan lebih jelas.

"Dengan begitu, upaya menciptakan iklim usaha dan kondusif dan sinergi pelaku usaha hotel dan restoran dan hiburan bisa diwujudkan," pungkasnya. ( BS )


Reporter : Basuki
Editor.Bambang PW
Home » » RSUD Srengat Blitar Ditargetkan Beroperasi Pertengahan 2020

RSUD Srengat Blitar Ditargetkan Beroperasi Pertengahan 2020

Doc.Penandatanganan perda oleh Bupati Blitar dan Pimpinan DPRD Blitar . Selasa 07/01/2020
Blitar.OposisiNews.co.id- Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pendirian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Srengat akhirnya disetujui dan ditetapkan menjadi Perda. Penetapan Perda ditandai dengan penandatanganan bersama antara Bupati Blitar dengan pimpinan Dewan dalam rapat paripurna. Selasa, (07/01/2020).


Doc.Bupati Blitar
Drs.H.Rijanto M.M
Ditemui usai rapat paripurna, Bupati Blitar Drs.H.Rijanto, M.M.,mengatakan, pembangunan fisik RSUD Srengat telah selesai pada akhir tahun 2019, akan tetapi belum bisa operasional disebabkan belum siapnya regulasi, SDM dan alat kesehatan.

“Alhamdulillah, untuk regulasi Perdanya sudah disetujui oleh DPRD, sehingga secepatnya Dinas Kesehatan dengan tim menyusun regulasi berikutnya termasuk penataan SDM dan alkes-alkes, sehingga pada pertengahan 2020 ditargetkan sudah opersional,” ungkapnya.

Bupati Blitar juga mengatakan bahwa, untuk SDM nanti kita tata, dengan harapan setelah ini mereka bisa bekerja di rumah sakit yang baru, akan tetapi untuk persiapan-persiapan berikutnya.

“Ditargetkan pertengahan tahun ini sudah bisa diresmikan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelas Bupati.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar tersebut memaparkan bahwa, selama evaluasi, progres pembangunan fisik rumah sakit srengat betul-betul baik dan sangat memuaskan. Pemerintah Kabupaten Blitar telah melalui prosedur prosedur tetap mulai dari proses awal perencanaan hingga proses tender.

"Sehingga menghasilkan pelaksanaan yang kita lihat kualitasnya memadai, ini lah yang kita harapkan," paparnya.

RSUD Srengat yang berlokasi di Jalan Raya Dandong kecamatan Srengat, menempati lahan seluas 2,4 Hektar,  RSUD Srengat dibangun dengan standar RSUD kelas C dengan pelayanan empat spesialis dasar, yaitu spesialis anak, obstetri dan ginekologi, spesialis penyakit dalam, dan spesialis bedah.

RSUD Srengat memiliki 4 lantai yang dilengkapi dengan ruang rawat jalan, rawat inap, ruang operasi, ICU, laboratorium dan ruang penunjang lainnya. Sedangkan gedung penunjang terdiri dari Masjid, parkir, asrama dan rumah dinas.( BS)


Reporter : Basuki
Editor.Bambang PW
Home » » AKSI NYATA UPT KPH SIKKA, FASILITASI PENGHIJAUAN DIHUTAN LINDUNG EGON ILINMEDO

AKSI NYATA UPT KPH SIKKA, FASILITASI PENGHIJAUAN DIHUTAN LINDUNG EGON ILINMEDO

Doc.Aktivis pecinta alam Maumere yang terlibat aktif dalam aksi penghijauan, Jumat 10/01/2020. 
Maumere, oposisinews.co.id - Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelola Hutan (UPT KPH) Sikka, melakukan kegiatan penghijauan di kawasan hutan lindung Egon Ilinmedo, pada hari Rabu 08 Januari 2020 dan Jumad 10 Januari 2020.

Aksi menanam ini di hutan lindung Egon Ilinmedo , hamparan hutan Blindit-Waigete dengan memanfaatkan bibit tanaman produksi gratis  jenis Mangga, Jambu Kristal, Lengkeng, Jambu Air dan Sirsak yang diberikan oleh Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) NTT. Rabu 08/01/2020 pukul 09.00 Wita

Doc.Aksi penghijauan di area hutan Blindit , 
kawasan hutan lindung Egon Ilinmeso
Kegiatan penghijauan di awal tahun 2020 ini  melibatkan seluruh staf UPT KPH Sikka dipimpin langsung oleh Kepala UPT KPH Kabupaten Sikka, Herry Siswadi  S.Hut dan mendapat  respon positip dari berbagai kalangan aktifis dan akademis pecinta lingkungan di Kabupaten Sikka.

Karena sempat terhalang oleh hujan dan kabut tebal yang menutupi area penghijauan. Aksi tanam dari UPT KPH Sikka tersebut kemudian berlanjut pada Jumat 10 Januari 2020 dan melibatkan belasan aktivis pencinta alam Maumere. Lebih dari 500 bibit berhasil ditanam, dari target sejumlah 1500 yang akan ditanam di area tersebut.

Doc.Heri Siswadi ,KUPT
KPH Sikka ikut aksi
Tanam hutan
Heri Siswadi, Kepala UPT KPH Sikka, ketika dikonfirmasi Oposisi News mengatakan kegiatan penghijauan tersebut akan terus berlanjut. " Kegiatan penghijauan ini juga tidak hanya berkonsentrasi dikawasan hutan Blidit saja.

Setelah target tanam dikawasan hutan Blidit ini selesai, akan ada penghijauan lanjutan ke kawasan lain. Dan sudah diagendakan selanjutnya adalah penghijauan dikawasan hutan Wairterang, Doreng, Kloangpopot, dan beberapa kawasan hutan lainnya.

"Kita libatkan juga kelompok sadar wisata (pokdarwis) yang berada di area hutan lindung untuk turut serta aktif dalam menanam dan memelihara bibit tanaman produktif tersebut. " Terang KUPT KPH Sikka
                       
Menurut salah satu staf UPT KPH, target jangka panjang dari kegiatan penghijauan tersebut adalah mencegah bencana banjir, sedangkan tujuan jangka pendek adalah merehabilitasi kawasan akibat kebakaran serta membuka potensi baru untuk wisata alam berbasis jasa lingkungan dalam hamparan hutan Blidit tersebut.

Untuk diketahui penanaman bibit tanaman dikawasan hutan lindung Egon Ilinmedo yang memiliki luas lebih dari 19 ribu hektar ini sudah mencapai lebih dari 22 ribu anakan pohon berbagai jenis. Meski sempat mengalami musibah kebakaran ditahun sebelumnya, sudah ada tindakan penyulaman tanaman untuk mengganti anakan pohon yang terpapar api.

Sebagian dari aktivis komunitas pecinta alam Sikka merespon positif dengan melibatkan semua anggotanya untuk berperan aktif ambil bagian mensukseskan penghijauan di hutan lindung Egon Ilinmedo. ( SB )

Reporter.Santos Buchan
Editor.Bambang PW

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon