Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Program PTSL 2020, BPN Sidoarjo Targetkan 60 Ribu Bidang Tanah

Program PTSL 2020, BPN Sidoarjo Targetkan 60 Ribu Bidang Tanah

Written By BBG Publizer on Jumat, 10 Januari 2020 | 22.19

Doc. Sosialisasi PTSL 2020
Jum'at 10/01/2020 oleh
BPN Sidoarjo
Sidoarjo.OposisiNews.co.id -Badan Pertanahan Negara Kabupaten Sidoarjo menargetkan program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) tahun 2020 sebanyak 60 ribu bidang tanah. Jumlah tersebut tersebar di 13 kecamatan (Waru, Gedangan, Sedati, Taman, Tulangan, Tanggulangin, Candi, Wonoayu, Krian, Sidoarjo, Sukodono, Krembung dan Porong) dan 48 desa/kelurahan.

Kegiatan Sosialisasi PTSL tahun 2020 yang diselenggarakan di Hotel Sun City Sidoarjo tersebut menghadirkan 13 camat dan 48 kepala desa serta OPD terkait. jum'at.10/1/2020.

Kepala Kantor BPN Sidoarjo Khumaidi menyampaikan jika tahun 2019 BPN Sidoarjo telah menyelesaikan 50 ribu bidang tanah, maka tahun 2020 targetnya naik menjadi 60 ribu bidang tanah.

"Sebelumnya tahun 2019 BPN Sidoarjo sudah menyelesaikan sertifikat sebanyak 50 ribu bidang dan tahun 2020 ini target kita 60 ribu bidang tanah", ujarnya.

Khumaidi menjelaskan, di Sidoarjo ini total ada 800 ribuan bidang yang belum memiliki sertifikat, jika tiap tahun ada 60 ribu bidang yang digarap melalui program PTSL maka tahun 2024 akan selesai.

Untuk mencapai target tersebut upaya yang dilakukan BPN Sidoarjo bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo membentuk tim Ajudikasi Program PTLS Tahun 2020. Anggotanya terdiri dari 48 Kepala Desa/Kelurahan ditambah tim dari BPN Sidoarjo.

Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin mengapresiasi kerja keras BPN Sidoarjo, dimana tahun 2019 kemarin telah menyelesaikan 50 ribu bidang sesuai dengan target. Wabup Sidoarjo berharap agar seluruh Stakeholder dapat bersatu padu dalam mensukseskan program PTSL di tahun 2020, sehingga target 60 ribu bidang tanah dapat dicapai.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Nur Ahmad Syaifuddin juga mengingatkan kepada para kepala desa yang hadir agar selama menjalankan program PTSL sesuai dengan prosedur dan aturan yang ada.

"Saya ingatkan ya para kepala desa untuk lebih hati-hati dan taat aturan, jangan sampai ada pungutan diluar ketentuan, karena dalam mengurus PTSL ini biaya resminya 150 ribu tidak boleh lebih dari itu", ujarnya.

Pemkab akan mengupayakan adanya anggaran bantuan keuangan khusus (BKK) untuk diberikan kepada desa dalam menunjang operasional program PTSL. Meskin tahun 2020 belum teranggarkan, nantinya akan diupayakan melalui PAK 2020.

"Kita akan upayakan dana bantuan khusus untuk operasional desa dalam memperlancar program PTSL lewat PAK 2020, tolong nanti saat pengajuan PAK saling mengingatkan ya", ujar Nur Ahmad. (Bg).
Home » » Cangkrukan, Polresta Sidoarjo Jaga Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif Jelang Pilkades Di Wonoayu

Cangkrukan, Polresta Sidoarjo Jaga Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif Jelang Pilkades Di Wonoayu

Doc . Cangkrukan bareng
Bersama Kapolres ,Forkopimka
Dan warga Desa Wonoayu
SIDOARJO.OposisiNews.co.id - Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo agar tetap aman dan kondusif, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho rutin menggiatkan cangkrukan kamtibmas di beberapa wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Terlebih lagi dengan semakin mendekati agenda Pilkades serentak dan Pilkada Kabupaten Sidoarjo.
Dalam kesempatan ini ia mengajak pejabat utama Polresta Sidoarjo melakukan cangkrukan kamtibmas bersama Forkopimka dan warga Kecamatan Wonoayu.jum'at 10/1/2020.

Cangkrukan kamtibmas yang berlangsung di Kantor Kecamatan Wonoayu ini juga dihadiri perwakilan dari Pemkab Sidoarjo, serta para Kades dan Calon Kades di Kecamatan Wonoayu.

Camat Wonoayu Drs Abdul Kifli M.si menyampaikan bahwa di Kecamatan Wonoayu pada April 2020 nanti ada 14 desa yang akan melakukan pemilihan kepala desa.berharap proses demokrasi ini dapat disikapi warga Wonoayu serta para calon Kades secara dewasa dan demokratis.

Karenanya, untuk menjaga kondusifitas kamtibmas jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak dan Pilkada Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2020, berbagai himbauan kamtibmas disampaikan dihadapan undangan yang hadir termasuk para calon kepala desa.

Himbauan kamtibmas yang disampaikan Wakapolresta Sidoarjo antara lain, kesiapan Polres Sidoarjo dalam mengamankan agenda demokrasi tersebut, pembentukan satgas anti botoh, hingga ajakan kepada masyarakat agar bijak bermedia sosial termasuk tidak menyebar ujaran kebencian dan tidak mudah mempercayai berita hoax.

”Melalui kesempatan ini, dapat dijadikan silaturahmi Polresta Sidoarjo dengan Forkopimka Wonoayu, juga bersama masyarakat. Tujuannya supaya wilayah Kabupaten Sidoarjo tetap guyub, rukun dan aman,” ujarnya.(bg).
Home » » Desa Karangbendo Di Gegerkan Dengan Temuan tulang belulang Manusia Di Ladang Warga

Desa Karangbendo Di Gegerkan Dengan Temuan tulang belulang Manusia Di Ladang Warga

Doc.Lokasi Penemuan tulang manusia di perkebunan warga ds Karangbendo , Kec Rogojampi Kab Banyuwangi , Jum'at 10/01/2020
Banyuwangi.OposisiNews.co.id- Warga Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi digegerkan dengan penemuan mayat yang diduga seorang pria di tengah kebun. Mayat yang tinggal tulang belulang tersebut pertama kali ditemukan oleh Subandi (54th) dan temannya warga setempat yang hendak mencari kayu bakar , pukul 10.30 wib.

 “ Berawal dari Saksi yang mencurigai  bau meyengat tidak sedap ,Subandi dan kawannya coba mencari tahu sumber bau di semak-semak sekitar perkebunan yang disinyalir sumber bau ,ternyata  bau tersebut berasal dari sosok jasad manusia yang sudah dalam keadaan membusuk  tertutup pakaian ,” ujar Kanit Reskrim Iptu Abd. Rohman, pada Jum’at (10/1/2020).

Selanjutnya, saksi  melaporkan temuannya kepada perangkat Desa setempat, dan di ketahuai bahwa  mayat tersebut beridentitas H. Afadah (95 th) warga Dusun Karanganyar RT. 01, RW. 03 Desa Karangbendo kabupaten Banyuwangi.

“Korban diduga menderita pikun dan sudah  meninggalkan rumah sejak tanggal 25 Desember 2019. Menurut informasi warga, sebelumnya  korban sudah dicari kemana-mana selama 17 hari, namun tidak kunjung ketemu,” ungkap Iptu Rohman.

Saat ditemukan, korban terbaring dengan posisi terlentang, pakaian masih menempel, tubuh korban sudah membusuk, dan hanya  meyisahkan tulang belulang .

“Selain itu juga terdapat jam tangan, sabuk tua warna hijau khas milik korban, dan juga tas kain warna merah berisi beberapa potong pakaian,” imbuhnya

Polisi dibantu warga langsung mengevakuasi  jasad korban dan Keluarga korban menerima kejadian ini dengan ikhlas  dan meminta jenazah tidak di autopsi , selanjutnya korban di bawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan.  (HM )

Reporter . Herman
Editor.Bambang PW
Home » » Penggugat Pengisian Perangkat Desa Gedangan Disarankan Ke PTUN

Penggugat Pengisian Perangkat Desa Gedangan Disarankan Ke PTUN

Doc.Komisi A Dprd Tulungagung
Tulungagung.OposisiNews.co.id - Komisi A DPRD Tulungagung menyarankan pada beberapa pihak yang menggugat proses pengisian perangkat Desa Gedangan Kecamatan Campurdarat untuk melanjutkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Karena sudah dilantik (perangkat desanya) dan panitia (pengisian) merasa sudah sesuai aturan Perda dan Perbup, maka pihak-pihak yang menggugat dipersilakan untuk ke jenjang selanjutnya yakni PTUN,” ujar Ketua Komisi A DPRD Tulungagung, Gunawan, seusai hearing Komisi A DPRD Tulungagung dengan Forum Peduli Masyarakat Desa Gedangan di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung, Jumat (10/1/2020).

Hadir dalam hearing tersebut sejumlah anggota Komisi A DPRD Tulungagung, selain juga Kepala Desa Gedangan, Panitia Pengisian Perangkat Desa Gedangan dan OPD ( DPMD ) terkait dilingkup Pemkab Tulungagung.

Menurut Gunawan, soal adanya beda persepsi terkait kewenangan yang mengoreksi soal ujian pengisian perangkat desa akan dipelajari lebih lanjut oleh dewan.

“Nanti kita tegaskan. Masukan dari kecamatan terkait itu akan kita pelajari. Bisa jadi nanti merubah perda untuk menegaskannya,” paparnya.

Gunawan juga meminta para Camat dan Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten Tulungagung untuk lebih aktif jemput bola turun lapangan jika ada pemilihan pejabat di tingkat desa. Jangan menunggu diundang.

“Tidak usah menunggu. Beri saja penjelasan agar tidak terjadi banyak penafsiran terkait aturan perda atau perbup,” tandasnya.

Sebelumnya, dalam hearing beberapa anggota Forum Peduli Masyarakat Gedangan yang di antaranya juga peserta ujian perangkat Desa Gedangan menilai, pelaksanaan proses ujian tersebut tidak sesuai Perda dan Perbup. Seperti panitia yang mengoreksi soal ujian, serta persoalan surat keterangan kesehatan jasmani dan rohani peserta ujian yang tidak berasal dari RSUD dr Iskak Tulungagung.

Sementara itu, Kabag Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten Tulungagung, Sudarmaji, menyatakan, supervisi ke desa-desa di saat ada pemilihan pejabat desa sudah dilakukan bersama dengan kecamatan. Kendati personel Bagian Administrasi Pemerintahan terbatas mereka ikut turun membantu supervisi yang dilakukan kecamatan.

“Sedang terkait soal siapa yang mengoreksi soal ujian perangkat desa, secara eksplisit di Perda dan Perbup adalah panitia. Mereka (panitia) juga didampingi perguruan tinggi yang diajak MoU,” ucapnya. ( PR-HMS )


Reporter : Purnomo/ hms.
Editor. Bambang PW
Home » » Pelantikan Anggota BPDPeriode 2019- 2025 Desa Margomulyo

Pelantikan Anggota BPDPeriode 2019- 2025 Desa Margomulyo

Doc. Pembacaan surat keputusan Bupati terkaid pelantikan anggota BPD oleh Camat Glenmore Kab .Banyuwangi
Banyuwangi.OposisiNews.co.id- Badan permusyawaratan desa (BPD) sagatlah besar peranya  di tiap tiap desa / kelurahan

Dalam hal itu Desa Margomulyo Kecamatan Glenmore kabupaten Banyuwangi Berdasarkan Putusan Bupati Banyuwangi NOMER : 188 /625/KEP/429.011/2019 Tanggal 30 Desember 2019 kepada camat Glenmore  Didik  Suharsono SE M. S.I Untuk segera melantik anggota BPD terpilih di desa margomulyo .

Doc.Pelantikan 7 anggota
 BPD.Ds Margomulyo , Kec Glenmore
Periode 2020-2025
Acara pelantikan tersebut di hadiri oleh Forpimka , semua staf desa margomulyo RT/RW Serta tokoh masyarakat  pada hari jum,at ( 10/1/2020)

Dalam sambutanya camat Glenmore Didik Suharsono mengatakan BPD yang baru saja di lantik  agar lebih baik dalam segala hal yang bersangkutan dengan kepentingan desa ataupun warga ," ujar didik

" Selesaikan semua hal dengan cara yang bijak , duduk bersama itu lebih baik untuk selalu menjaga keharmonissan ," terang Camat.

Hal senada juga di sampaikan oleh kepala desa margomulyo Aji , Kepala Desa berharap kedepanya BPD akan bekerja dengan Pemerintah Desa  (pemdes) , setiap saran dan kritikan akan senantiasa diterima serta dikaji bersama untuk mendapatkan yang terbaik untuk masyarakat, harapnya


Diketahuai ada 7 anggota BPD yang terpilih di Desa Margomulyo yang pada siang hari ini  jum,at di lantik langsung oleh Camat Glenmore . ( Her )

Reporter. Herman
Editor.Bambang Pw
Home » » Apel Pasukan Penanggulangan Bencana Hydrometerologi

Apel Pasukan Penanggulangan Bencana Hydrometerologi

Doc.Wabup Sidoarjo cek kesiapan perlengkapan tanggap bencana kab.Sidoarjo
Sidoarjo - OposisiNews.co.id -Sebagai langkah awal persiapan dan kesiapan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana, Kodim 0816 Sidoarjo melaksanakan apel gelar pasukan kesiapsiagaan bencana Hydrometeorologi di Alun-alun Kabupaten Sidoarjo, Kamis (9/1) pagi.

Apel yang diikuti oleh ratusan peserta lintas intansi dan stakeholder terkait kebencanaan baik TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, Dishub, BPBD, , Tagana, Pramuka, Mahasiswa hingga organisasi masyarakat.

Bertindak selalu pimpinan apel adalah Wakil Bupati (Wabup) H. Nur Ahmad Syaifuddin SH dan dihadiri Danrem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Sudaryanto, S.E, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. Mohammad Iswan Nusi, SH., serta instansi terkait.

Dalam arahannya, Wabup menegaskan “Dengan adanya apel gelar pasukan ini, konsolidasi kita akan lebih siap apabila terjadi bencana, namun kita berharap  tidak terjadi bencana di Kabupaten Sidoarjo hanya upaya antisipasi tetap harus di laksanakan sedini mungkin,” terang wabup.

Karena itu, untuk mengantisipasi potensi bencana alam, potensi kekuatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo mulai dari TNI, Polri, BPBD, dinas sosial, relawan, hingga masyarakat harus disiapkan.

 “Agar semakin kuat dan menjadi tangguh jika harus terjun untuk menghadapi ancaman bencana khususnya ancaman hidrometeorologi,” tuturnya.

Senada, Danrem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Sudaryanto, S.E menuturkan, kesiapan prajurit TNI-AD, khususnya Kodim, dinilai penting untuk terus ditingkatkan.

Semua itu akan melibatkan seluruh pihak, terutama peran Pemda, Polri dan masyarakat. Selain kesigapan prajurit, dirinya pun juga mengimbau seluruh personelnya untuk aktif melakukan koordinasi dan komunikasi dengan instansi terkait jika terjadi perubahan cuaca yang exstrim secara tiba-tiba di setiap daerah di Sidoarjo,Ungkapnya

Setiap pos, harus memantau sekaligus melaporkan setiap perubahan kondisi maupun cuaca,”Tegas Danrem 084-Baskra Jaya.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan apel didampingi Danrem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Sudaryanto, S.E, dan Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. Mohammad Iswan Nusi, SH., melakukan pemeriksaan pasukan dilanjutkan dengan pengecekan sejumlah peralatan maupun kendaraan operasional yang disiapkan dalam rangka tanggap penanggulangan bencana alam yang umum terjadi saat musim hujan seperti, banjir dan puting beliung  di Kabupaten Sidoarjo seperti didaerah lain akir-akir ini  ,pungkasnya  ( bg )

Reporter.Subagyo
Editor.Bambang PW
Home » » PTBA Kembali Raih Proper Emas Dan Kategori Hijau Untuk Unit Pelabuhan Tarahan dari KLHK RI

PTBA Kembali Raih Proper Emas Dan Kategori Hijau Untuk Unit Pelabuhan Tarahan dari KLHK RI

Doc.PT Bukit Asam terima Proper Katagori emas dan  Hijau yang diserahkan Wapres RI KH.Ma'ruf Amien di Istana Wapres Rabu 08/01/2020
Muara Enim. OposisiNews.co.id  -  PT Bukit Asam Tbk kembali menyabet anugrah penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) kategori Emas untuk Unit Pertambangan Tanjung Enim (UPTE) dan kategori Hijau untuk Unit Pelabuhan Tarahan (Peltar) PTBA dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

Penghargaan Proper Emas ini diserahkan Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya kepada Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin, bertempat di Istana Wakil Presiden Jakarta, Rabu (08/01/20).

Dengan diraihnya Proper Emas kembali pada tahun ini, menjadikan Bukit Asam sebagai perusahaan tambang batu bara yang berhasil meraih Proper Emas tujuh kali berturut-turut sejak 2013.

Melalui penghargaan ini, Unit Pelabuhan Tarahan Bukit Asam juga berhasil meraih Proper Hijau kedua kalinya sejak 2018.

Direktur Utama PTBA Tbk Arviyan Arifin melalui Sekretaris Perusahaan Suherman mengatakan, sepanjang 2018 hingga 2019, Bukit Asam melakukan berbagai pemberdayaan masyarakat dan lingkungan disekitar wilayah operasional perusahaan. Berbagai pemberdayaan ini terus dilakukan secara berkelanjutan dan konsisten sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.

“Berbagai program pemberdayaan unggulan terus dilakukan secara konsisten oleh Bukit Asam di UPTE dan Peltar, diantaranya Eco-Edu Zoo Park dan Kampung Batik Kujur Ramah Lingkungan di UPTE dan Kapal Pendidikan Pulau Tegal di Peltar,” ucap Suherman.

Melalui Eco-Edu Zoo Park, lanjutnya, Bukit Asam menyulap lahan bekas tambang menjadi kebun binatang mini dan jogging track untuk masyarakat. Dalam pengelolaannya, Bukit Asam menggandeng pemuda yang berada disekitar perusahaan untuk mengedukasi mengenai satwa dan lingkungan kepada para pelajar dan masyarakat.

“Selain itu, melalui kebun binatang mini ini, Bukit Asam juga bermaksud untuk mengkonservasi flora dan fauna, serta mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keseimbangan ekosistem dengan menjaga lingkungan,” lanjut Suherman.

Program lain yang dilakukan Bukit Asam, paparnya, adalah Kampung Batik Kujur Ramah Lingkungan di Tanjungenim. Melalui Kampung Batik Kujur ini, Bukit Asam berupaya untuk melestarikan warisan budaya dan kearifan lokal melalui motif batik yang digunakan serta menciptakaan kesejahteraan bagi masyarakat dengan bergabung di Kampung Batik Kujur.

“Dengan menggunakan motif batik yang berasal dari kearifan lokal, motif-motif ini dibuat di atas kain dengan bahan alami. Pewarnaan untuk batik pun menggunakan warna alami dari tanaman seperti mengkudu, jengkol, dan secang,” tambahnya.

Kampung Batik Kujur, ungkap Suherman, saat ini telah mampu memproduksi 200 lembar kain batik per harinya serta meningkatkan perekonomian bagi warga yang bergabung dalam Kampung Batik Kujur ini.

Sementara itu di Peltar, katanya, pemberdayaan untuk masyarakat salah satunya dilakukan melalui program Kapal Pendidikan untuk Pulau Tegal. Dengan adanya kapal pendidikan ini, dapat memudahkan guru untuk berangkat dan pulang mengajar di Lembaga Pendidikan PKBM Pesona Pulau Tegal.

“Tak hanya itu, adanya Kapal Pendidikan ini juga sebagai wujud dukungan dan kepedulian Bukit Asam Tbk untuk pendidikan Nasional khusunya anak-anak yang ada dan tinggal di Pulau Tegal,” imbuhnya.

Dengan berbagai program yang dilakukan Bukit Asam untuk masyarakat dan lingkungan serta apresiasi dari Pemerintah Republik Indonesia kepada Bukit Asam melalui PROPER Emas dan Hijau, tentunya hal ini menunjukkan keseriusan serta terus memotivasi Bukit Asam untuk terus berbuat lebih baik untuk sekitar wilayah operasional.

“Hal ini sejalan dengan nilai-nilai yang diterapkan oleh Bukit Asam dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar perusahaan.

Diraihnya PROPER Emas untuk ketujuh kalinya ini, tentu akan mendorong Bukit Asam untuk terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat sekitar, membangun hubungan yang harmonis di tengah-tengah lingkungan . ( PR )

Reporter.Parlin
Editor.Bambang PW
Home » » Wakapolda Jatim Lakukan Penanaman Pohon di Mako Baru Polresta Sidoarjo

Wakapolda Jatim Lakukan Penanaman Pohon di Mako Baru Polresta Sidoarjo

Doc.Wakapolda Jawa Timur , tanam Tabebuya Putih di Mako Polresta Sidoarjo
Sidoarjo - OposisiNews.co.id -Sebagai wujud kepedulian Kepolisian Negara Republik Indonesia pada lingkungan, dilakukan penanaman pohon secara serentak di Polresta Sidoarjo dan jajaran.

Penanaman pohon di Mako Polresta Sidoarjo Jalan Cemengkalang, Sidoarjo, dilakukan Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol. Djamaludin, beserta beberapa Pejabat Utama Polda Jatim, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho, Wakapolresta Sidoarjo AKBP M. Anggi Naulifar Siregar, dan pejabat utama Polresta Sidoarjo serta pengurus Bhayangkari Jawa Timur dan Cabang Kota Sidoarjo.

Keterangan dari Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho Pohon yang ditanam di wilayah Polresta Sidoarjo sejumlah 2.500 pohon, terdiri dari pohon tabebuya, mangga, kelengkeng, sirsak, jambu dan sukun.

"Sedangkan di Mako Polresta Sidoarjo Jalan Cemengkalang ada sebanyak 250 pohon yang ditanam, yang dilakukan oleh Bapak Wakapolda Jatim pagi ini," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho, Jumat 10/1/2020.

Penanaman pohon dengan tema Polri Peduli Penghijauan, ini merupakan sebagai aksi penanaman pohon dalam gerakan satu juta pohon. Seperti dikatakan Wakapolda Jatim Brigjen Djamaludin usai menanam pohon tabebuya putih di halaman Mako Polresta Sidoarjo.

Bahwa Polda Jatim mendukung program gerakan satu juta pohon yang dilakukan serentak hari ini. Di Polda Jatim dilakukan oleh Kapolda Jatim, dan diikuti di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

"Semoga dengan ditanamnya pohon-pohon ini, dapat mencegah terjadi bencana. Seperti banjir , memberikan kesejukan dari dampak polusi udara , keindahan kota serta sebagai wujud kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan kita," jelas Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Djamaludin.

Melalui kesempatan ini pula Wakapolda Jatim mengajak semua personel di jajaran Polda Jatim, dan juga masyarakat untuk ikut serta menjaga pohon yang sudah ditanam, yakni dengan terus menjaga kelestarian lingkungan serta menambah penghijauan di wilayahnya.imbuhnya , (bg)

Reporter.Subagyo
Editor.Bambang PW
Home » » POLRES BOJONEGORO SIAPKAN PENGAMANAN PILKADES SERENTAK GELOMBANG III TAHUN 2020

POLRES BOJONEGORO SIAPKAN PENGAMANAN PILKADES SERENTAK GELOMBANG III TAHUN 2020

Doc.OposisiNews.Persiapan Pilkades serentak Se-Bojonegoro
Bojonegoro.OposisiNews.co.id- Dalam memanilisir gejolak ketertiban dan keamanan menjelang pelaksanaan Pemilihan kepala desa serentak yang akan digelar Sabtu 22/2/2020, Kepolisian resort Bojonegoro pada Selasa pagi (7/1/2020)  bertempat di gedung Aula Polres Bojonegoro melaksanakan Gelar Operasional Anev Kamtibmas dan Kesiapan Pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)  Serentak Gelombang III Tahun 2020

Pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Bojonegoro dilaksanakan secara serentak tersebut rawan Kamtibmas karena  akan diikuti sebanyak 233 desa dari 28 Kecamatan se kabupaten Bojonegoro yang digelar pada Sabtu (22/2/2020) mendatang.

Gelar Operasional Antisipasi Evaluasi (Anev) Kamtibmas dan Kesiapan Pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)  Serentak Gelombang III Tahun 2020, dipimpin oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan , SIK, MH dan diikuti para pejabat utama (PJU) Polres Bojonegoro, para Kapolsek Jajaran dan para kanit.

Dalam arahannya Kapolres Bojonegoro mengharapkan dengan adanya Anev kamtibmas dimaksudkan bahwa gelar operasional dilaksanakan untuk mengetahui peta kerawanan jelang  Pilkades Serentak nanti di 233 Desa dari 28 Kecamatan yang melaksanakan Pilkades Serentak gelombang III Tahun 2020.

“Mulai sekarang semua Kapolsek dan Bhabinkamtibmas sudah mulai sambang ke desa desa dan mendata Cakades dari latar belakang, jumlah massa sehingga mengetahui peta kerawanan desa dan segera di mapping”Ucap Kapolres Bojonegoro.

Gelar Operasional ini juga untuk mengetahui kesiapan , kekuatan dan kebutuhan personil dalam pengamanan Pilkades Serentak, sehingga untuk memaksimalkan personil pengamanan Pilkades dan terciptanya Pilkades aman, lancar dan kondusif.

“Dengan gelar opsnal ini untuk mengetahui sejauh mana peta kerawanan desa yang melaksanakan Pilkades nanti, makanya kita hadirkan para Kapolsek jajaran untuk menyampaikan situasi desa dan latar belakang Cakades.

Nanti akan kami mapping, sehingga nanti pola pengamanan khusus untuk 233 Desa yang melaksanakan Pilkades ini akan sedikit berbeda,” Lanjut Kapolres Bojonegoro.

Sementara itu menurut, Kapolres Bojonegoro, dalam pilkades serentak gelombang III, Polres Bojonegoro untuk sementara ini sudah memiliki data awal mapping kerawanan menjelang Pilkades. Mapping kerawanan ada 5 kategori yakni kurang rawan, rawan ringan, rawan sedang, rawan berat dan sangat rawan.

Kapolres dan jajaran segera berkoordinasi dengan panitia Pilkades dalam hal kebutuhan personil pengamanan dan kerawanan. Terkait kerawanan-kerawanan yang ada, sehingga nanti pada saat disusun pola pengamanan tidak salah dan bisa tepat sasaran, efisien dan efektif.“Tegas Kapolres.

Pada kesempatan tersebut Kapolres menghimbau kepada para Kapolsek supaya menyampaikan kepada setiap anggotanya, agar setiap ada informasi apapun yang sekiranya dapat mengganggu Kamtibmas menjelang Pilkades untuk melaporkan kepada satuan di atasnya. (Dw)

Reporter.Dwi P
Editor.Bambang Pw

Home » » DINKES BLORA WASPADAI PENYAKIT KENCING TIKUS

DINKES BLORA WASPADAI PENYAKIT KENCING TIKUS

Doc.Plt Kadin Kesehatan Blora. Lilik Hernanto
Blora.OposisiNews.co.id -  Dalam mengatasi kerawanan penyakit menular yang di bawa hewan tikus , Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora Lilik Hernanto mengimbau warga masyarakat waspada penularan leptospirosis atau kencing (urine) tikus yang terkontaminasi pada air di musim penghujan .

 "Leptospirosis atau kencing tikus termasuk penyakit menular yang rentan menjangkit khususnya korban banjir. Penyakit ini disebut kencing tikus karena ditularkan melalui hewan, yang paling umum tikus," jelas Lilik Hernanto, di Blora, Rabu (8/1/2020).

Hewan pengerat terdeteksi membawa bakteri penyebab penyakit kencing tikus melalui kotoran dan air kencingnya. Penyakit kencing tikus ini dapat menular dari hewan ke manusia ketika seseorang memiliki luka pada kulit lalu bersentuhan dengan air atau tanah yang terkontaminasi kencing tikus.

 “Saran kami, pakailah alas kaki dan pelindung lainnya. Apalagi di Blora ini hewan tikus populasinya tergolong besar/merajalela. Biasanya tikus-tikus itu tiap buang kotoran atau kencing memanfaatkan kumbangan air yang akhirnya terbawa arus banjir ,” ujarnya.

Menurutnya kasus leptospirosis di Blora pernah ada sekitar dua hingga tiga tahun lalu.“Kasus leptospirosis di Blora pernah ada sekitar dua hingga tiga tahun lalu tapi tidak banyak. Kalau di wilayah lain terutama yang rawan banjir kasus laptospirosis sudah banyak terjadi,” tandasnya.

Beberapa bakteri yang menyebabkan leptospirosis ini dapat berkembang menjadi penyakit weil atau meningitis yang berakibat fatal. Kondisi ini biasanya tidak menular dari satu orang ke orang lainnya.

Menurut Lilik Hernanto, pada umumnya orang akan mulai mengalami gejalanya setelah dua hingga empat minggu terkena paparan. Penyakit ini biasa terjadi tiba-tiba dengan demam dan gejala lainnya.

Adapun dua fase terjadinya leptospirosis atau kencing tikus, yaitu setelah fase pertama (dengan demam, kedinginan, sakit kepala, nyeri otot, muntah, atau diare) pasien dapat pulih untuk sementara waktu tetapi akan sakit kembali.

Jika fase kedua terjadi, itu lebih parah. Orang tersebut mungkin mengalami gagal ginjal atau hati atau meningitis.Umumnya, penyakit kencing tikus ini berlangsung beberapa hari hingga tiga minggu atau lebih. Tanpa pengobatan, pemulihan orang dengan penyakit kencing tikus mungkin menghabiskan waktu berbulan-bulan.Selain leptospirosis, lanjut Lilik, warga masyarakat juga diminta waspada terhadap penyakit seperti Inveksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), diare dan demam berdarah.

 “Segera minta pertolongan ke petugas medis terdekat jika mengalami Gastroenteritis atau penyakit yang disebabkan karena infeksi virus dan bakteri,” kata dia.

 Khusus untuk antisipasi demam berdarah, kata Lilik, warga masyarakat diminta untuk meningkatkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara kontinyu dan rajin menjaga kebersihan.

Melalui Gerakan 3M yakni menguras, menutup dan mengubur perlu lebih ditingkatkan.Seperti menguras bak mandi, vas dan tempat penampungan air minimal satu minggu sekali. Menabur bubuk abete atau altosid pada tempat-tempat penampungan air yang sulit dikuras.Kemudian menutup rapat-rapat tempat penampungan air. Atau, memelihara ikan di tempat-tempat penampungan air. Berikutnya, mengubur barang-barang bekas yang dapat menampung air.

 “Perilaku hidup bersih bisa dilakukan baik untuk diri sendiri, rumah maupun lingkungan,” jelasnya.

Mengonsumsi makanan bergizi untuk kesehatan prima, lanjutnya, adalah kunci untuk memperkuat pertahanan tubuh agar lebih kuat terhadap infeksi virus atau kuman penyebab penyakit.

“Untuk fogging tetap kita lakukan di daerah endemis,” katanya.Sedangkan pelayanan kesehatan, kata Lilik Hernanto, Puskesmas siaga 24 jam, termasuk di kawasan daerah aliran sungai yang rawan banjir.

“Semua Puskesmas siaga 24 jam. Termasuk di kawasan daerah aliran sungai yang rawan banjir. Obat-obatan tersedia cukup,” pungkasnya. (DW).

Reporter.Dwi P
Editor.Bambang PE

Home » » NESTAPA SDN HEPANG DENGAN FASILITAS SEKOLAH YANG MINIM HINGGA RUMAH GURU TAK LAYAK HUNI

NESTAPA SDN HEPANG DENGAN FASILITAS SEKOLAH YANG MINIM HINGGA RUMAH GURU TAK LAYAK HUNI

Doc.Kondisi Rumah Dinas Guru di SDN Hepang Kec.Doreng. Kab Sikka - NTT
Sikka- Oposisi.News ci.id -  Pertama kali kaki menginjak halaman SDN Hepang, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, Propinsi NTT yang kita rasakan hanya ' sedih dan air mata melihat kesenjangan pemerataan pendidikan yang terlalu mencolok  apa yang dialami siswa siswi kader bangsa dan fasilitas jauh dari layak rumah dinas para gurunya.

Sejumlah keluhan terhadap kondisi SDN Hepang yang serba minim, mulai dari fasilitas sekolah, rumah layak huni untuk para insan pendidik hingga kini belum digubris oleh Dindik Sikka dan Pemerintah Propensi NTT padahal sekolah tersebut telah berstatus sekolah negeri.

Namun patut dibanggakan, meskipun keseharian mereka dihadapkan dengan hambatan yang cukup besar, siswa-siswi SDN Hepang memiliki semangat yang tinggi untuk bersekolah serta didukung integritas  dan dedikasi para pengabdian 'Umar Bakri ' menjadi modal berharga dari arwah pendidikan SDN Hepang tetap berjalan hingga kini tidak seperti nasib pendidikan dasar di pulau Jawa yang harus diregrub dengan sekolah lain karena banyak faktor x.

Pemerintah dengan alokasi pendidikan yang cukup tinggi , khususnya Dindik Sikka  seharusnya tidak menutup mata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di NTT dan Indonesia umumnya, dalam hal ketersediaan fasilitas sekolah, hingga rumah dinas layak huni untuk para guru yang sudah sekian lama berada dalam  kondisi serba kekurangan.

Pantauan Oposisi.News, Kamis 9/1/2020, banyak sarana dan prasarana pendukung belajar yang belum lengkap seperti, ruang guru, perpustakaan, alat peraga, kursi dan meja belajar. Selain itu ada rumah dinas guru yang sudah tidak layak huni kondisinya tidak jauh dari rumah pengendali hama di sawah dan ladang ' Gubuk '.

Tampak kayu kayu penyangga rumdin guru SDN Hepang  telah keropos dimakan rayap, ditambah dengan atap rumah yang terbongkar diterjang angin kencang kemarin.

Informasi yang dihimpun dari warga setempat, rumah tersebut bukan dibangun oleh pemerintah tetapi dibangun atas inisiatif serta rasa peduli terhadap pendidikan warga setempat.

" Lalu Bagaimana kehadiran pemerintah selama ini ? , Dikemanakan anggaran APBN untuk pendidikan yang cukup besar di gelontorkan ? "

Dari pengakuan , Kasimilus Medo Lewar, salah seorang guru yang menempati rumah tersebut, ketika dikonfirmasi Oposisi News, mengaku telah 6 tahun menempati rumah yang tak layak huni tersebut bersama istrinya yang juga guru di sekolah tersebut berserta anak-anak.

"Saya dan keluarga saya menempati rumah ini mulai dari tahun 2014 sampai sekarang kondisinya masih seperti ini",katanya. Terkadang, tambah dia, kalau hujan dan angin kencang biasa mengungsi ke rumah kerabat di sekitar sekolah.

Sementara secara terpisah, Kepala Sekolah SDN Hepang, Paulus Arabaha, A.Ma, saat dikonfirmasi Media ini, mengakui sarana dan prasarana pada sekolah yang dipimpinnya itu sangat minim, ditambah lagi dengan rumah tak  layak huni tersebut yang hingga kini belum tersentuh sama sekali, namun lanjutnya,  dengan semangat dedikasi yang kuat, para guru tetap menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

"Memang benar kami serba kekurangan, mulai dari fasilitas sekolah hingga rumah guru. Rumah itu sudah sangat parah dan tidak bisa dihuni lagi. Saat ini mereka tinggal di ruang kelas untuk sementara waktu. Kami sudah berupaya melakukan pengajuan kepada instansi terkait untuk dilakukan rehabilitasi dan penambahan fasilitas sekolah namun belum ditanggapi", ungkap Paulus.

Terhadap kondisi ini, pihaknya berharap Pemerintah dapat memperhatikan nasib sekolahnya dengan melengkapi fasilitas sekolah serta merehabilitasi rumah dinas yang  sudah tidak layak dihuni , sebab menurutnya ketersediaan fasilitas sekolah yang cukup akan berdampak pada skill kompetensi , prestasi dan mutu siswa ,lembaga pendidikan yang baik .

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak terkait ' Kadin Pendidikan Sikka belum dapat dikonfirmasi Oposisi.News. ( MR )

Reporter : Marten
Editor.Bambang Pw

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon