Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA DAN MANDIRI,DESA RINGINREJO

MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA DAN MANDIRI,DESA RINGINREJO

Written By BBG Publizer on Selasa, 07 Januari 2020 | 19.52



Doc.Kades Ringinrejo
Bintoro
Blitar. OposisiNews.co.id - Dengan banyaknya program Infrastruktur dan Non-Infrastruktur yang di kucurkan oleh pemerintah pusat  ke pemerintah  daerah seperti program  Dana Desa ( DD ) dan Alokasi Dana Desa ( ADD ) bersumber  dari Anggaran  Pendapatan  dan  Belanja  Negara  ( APBN)  peran dan tanggung jawab  pemerintah  desa selaku penerima dan penguna anggaran sangatlah penting karena sering kali disalah gunakan berakibat hukum.

Pemerintah Desa harus  bisa  melaksanakan  program  mendasar RPJM Desa dengan sebaik mungkin  sesuai dengan  juklak  dan Juknis juga peraturan yang  memayunginya.

Seorang Pemimpin  Pemerintahan  ditingkat  desa ( Kades ) harus mampu  melaksanakan  tugasnya  dengan baik dan  harus bisa  menjadi  figure di Internal dan Exsternal desa sebagai sosok panutan , Ngayomi , Amanah khususnya pengunaan/penanggung jawab anggaran desa.

Wujud komitmen dan amanah pada warganya , Pemdes Ringinrejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar dalam  meningkatkan  dan mengembangkan  potensi  desa sebagai  pusat perekonomian  pemerintah  desa terus berupaya secara  bertahap  membangun infrastruktur  didesa secara  menyeluruh  dan merata disetiap  dusun.

Bintoro Kades Ringinrejo mengatakan,"  Pemerintah desa  berkomitmen  untuk  membangun  bersama  warga  yang di landasi  skala prioritas desa, atas  dasar  musyawarah dusun dan musyawarah desa yang melibatkan  perangkat  desa , LPMD, BPD,  tokoh masyarakat dan perwakilan perempuan".

"  Semua proses dilaksanakan untuk merumuskan aspirasi warga dalam  memprioritaskan kepentingan  masyarakat  supaya  lebih  nyaman, aman , transparasi pengunaan dan pemanfaatan dana desa ", imbuhnya.

Masih menurut Kepala Desa , Desa Ringinrejo kedepannya akan terus berupaya meningkatkan  pembangunan  infrastruktur dan Non Ifrastruktur  desa secara berkesinambungan , melalui Program Desa yang terprogres dalam Anggapan  Pendapatan  dan Belanja  desa ( apbdes) tahun anggaran 2019 dan pemdes Ringinrejo akan lebih profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat  .

"  Salah satu prioritas desa untuk Non-infrastruktur yaitu mengoptimalkan  kerja perangkat desa dan sumberdaya  manusia  ( SDM) melalui Bintek , seminar dan study banding agar dapat melayani  masyarakat desa lebih  maksimal  lagi. " jelas Bintoro.

" Untuk pembangunan Infrastruktur  tahun 2019 dari sumber anggaran Dana Desa  di alokasikan  rabat beton ringin anom rt 02/01.  rabat beton ringin anom rt 02/02.  Aspal ringinrejo rt 04/ 01. aspal ringin anyar tr 03/01. rabat beton ringin sari rt 01/03 yang di kerjakan masyarakat melalui skema PKT serta dalam pengawasan dan dukungan  dari seluruh elemen  masyarakat secara aktif," Pungkas Kades Bintoro.( BS )


Reporter : Basuki
Editor.Bambang PW
Home » » POLRESTA SIDOARJO BERSAMA BPBD DAN INSTANSI TERKAIT SIAPKAN PERALATAN TANGGAP BENCANA

POLRESTA SIDOARJO BERSAMA BPBD DAN INSTANSI TERKAIT SIAPKAN PERALATAN TANGGAP BENCANA

Doc.Sidoarjo tanggap bencana . Kroscek kesiapan armada ,perahu karet dan lokasi penampunga oleh Bupati , TNI-Polri ,Dinkes . Dan BPBD Sidoarjo,Senin 06/01/2020
SIDOARJO - OposisiNews.co.id -Sebagai langkah kesiapan dan tanggap bencana, khususnya di wilayah Kabupaten Sidoarjo. telah di launching lokasi penampungan dalam rangka tanggap bencana di Desa Candipari, Porong, Sidoarjo.Senen, 6/1/2020.

Di lokasi ini, terdapat tempat penampungan warga bila terjadi bencana, dapur umum, posko kesehatan dari Polresta Sidoarjo dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, posko trauma healing, kendaraan SAR beserta perlengkapannya, ambulance, personel tim SAR dari Basarnas, Polresta Sidoarjo, personel TNI, BPBD, Satpol PP, PLN, PMK, Linmas, dan juga para relawan.

Keberadaan lokasi penampungan tanggap bencana di Desa Candipari, Porong, Sidoarjo ini, dikarenakan sebagai diwilayah tersebut merupakan daerah rawan terdampak bencana. Selain Candipari, juga ada Desa Pesawahan dan Desa Wunut di sekitar lokasi yang rawan banjir maupun terkena dampak angin kencang.

Persiapan gabungan beserta lokasi tanggap bencana mulai dipersiapkan menghadapi musim hujan. "Kami bersama instansi terkait, baik dari TNI, BPBD, Basarnas, Satpol PP, Dinas Kesehatan, PMK, Linmas, dan para relawan mempersiapkan lebih awal. Melalui sinergitas ini sebagai wujud kesiapsiagaan dan kebersamaan dalam tanggap bencana bila sewaktu-waktu terjadi di wilayah kita," jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho di lokasi.

Apresiasi terhadap kesiapsiagaan personel gabungan tanggap bencana di wilayah Kabupaten Sidoarjo, sebagaimana disampaikan Bupati Sidoarjo Saiful Illah. Sinergitas antar instansi, TNI-Polri, hingga tingkat Forkopimka di Kabupaten Sidoarjo kompak. Termasuk dengan pendirian lokasi penampungan tanggap bencana di Desa Candipari, Porong, Sidoarjo ini.

"Bencana alam dapat terjadi kapan pun. Karenanya kami bersama-sama melakukan berbagai persiapan penanganan bencana, dan hari ini kami cek kesiapannya dari lokasi penampungan, dapur umum, peralatan penanganan bencana, hingga posko kesehatannya," khatanya Bupati Sidoarjo.(bg)

Reporter.Subagyo
Editor.Bambang PW
Home » » Panglima TNI Resmikan Pusat Informasi Maritim

Panglima TNI Resmikan Pusat Informasi Maritim

Doc. Penandatanganan pusat
Informasi Maritim oleh
Panglima TNI Marsekal TNI
Jakarta .OposisiNews.co.id- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memimpin upacara peresmian Pusat Informasi Maritim (Pusinformar) TNI di Markas Besar (Mabes) TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (06/01/2020). Acara peresmian dimulai dengan upacara pukul 08.30 WIB di lapangan Gatot Subroto, Mabes TNI.

Dalam kegiatan ini Panglima TNI selaku inspektur upacara juga menandatangani tanda diresmikannya pembentukan Pusinformar. Peresmian ini sekaligus pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Pusinforma yakni Kolonel Laut (P) Andi Abdul Aziz.

Panglima TNI menyampaikan bahwa Indonesia memiliki tantangan sangat besar dalam bidang maritim. Terlebih laut Indonesia menjadi lalu lintas perekonomian dunia dengan nilai ekonomi besar setiap tahunnya.

"Indonesia memerlukan upaya pengelolaan wilayah laut secara terintegrasi yang menggabungkan seluruh potensi sumer daya yang menjadi stakeholder kemaritiman," Tegas Panglima TNI. Menurutnya salah satu bentuk sederhana dari sinergi tersebut adalah integrasi informasi dan upaya meningkatkan kesadaran bidang maritim.

"Maka itu dirasa perlu dibentuknya Pusinformar dalam mendukung tugas TNI di perairan nusantara dengan bekerja sama dengan seluruh stakeholder," Terang Panglima TNI.

Upacara ini juga dihadiri oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Aji, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, Wakil Kepala Staf TNI Angakatan Darat Letjen TNI Tatang Sulaiman, Kepala Basarnas Marsdya Bagus Puruhito, perwakilan dari BMKG, serta perwakilan dari beberapa Atase Pertahanan.

Pusinformar merupakan Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) Mabes TNI yang berkedudukan langsung di bawah Panglima TNI dan bertanggung jawab kepada panglima TNI. Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, Pusinformar dikoordinasikan oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI dan dibina oleh Kepala Staf Angkatan Laut.

Pusinformar bertugas memelihara dan meningkatkan keamanan maritim melalui komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi bersama di bidang pengumpulan, penyediaan, dan pertukaran informasi. Kolaborasi ini dilakukan antar pusat informasi maritin nasional dan internasional dalam rangka mendukung tugas pokok TNI. ( Red**)
Home » » LA NKRI Buka Dapur Umum bagi Korban Banjir di Rawa Buaya

LA NKRI Buka Dapur Umum bagi Korban Banjir di Rawa Buaya

Doc . LA-NKRI beri bantuan
Korban Banjir Rawa Buaya
Jakarta .OposisiNews.co.id- Loyalitas Anak Negara Kesatuan Republik Indonesia (LA NKRI) bekerjasama dengan Suara Negara Kesatuan Republik Indonesia (Suara NKRI) dan Gerakan Pemimpin Bersih (GAPSI) mengadakan bakti sosial dengan membuka dapur umum bagi korban bencana banjir di RT 12/11 Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Tujuan dibukanya dapur umum ini agar warga di Kelurahan Rt 12/11 dapat terbantu dengan disalurkannya makanan, minuman dan keperluan yang lainnya. Dapur umum ini telah dibuka dari kemarin, Sabtu, 5 Januari 2020 dan akan terus dibuka sampai situasi normal kembali.

Banjir yang terjadi pada hari pertama di bulan Januari 2020 ini adalah banjir yang sangat dahsyat sekali yang dirasakan oleh warga Rawa Buaya dan belum pernah terjadi di masa kepemimpinan Gubernur yang sebelumnya.

Banjir yang terjadi kali ini sampai setinggi dada orang dewasa, karena memang di wilayah ini dilewati kali Mookervart dan sungai Cengkareng.

Salah satu warga RT 12/11, Suyanto, yang berhasil ditemui oleh awak media ini mengatakan bahwa pada waktu Gubernur Ahok air tidak sampai masuk ke pemukiman warga. "Jaman Gubernur Ahok, air tidak sampai masuk pemukiman ini," ungkap Suyanto.

Pada kesempatan yang sama Ketua Umum LA NKRI Wikan Selur mengatakan bahwa banjir yang sekarang ini adalah yang terburuk.

“Banjir di Jakarta memang sudah menjadi ‘agenda tahunan’, tetapi ketika era Ahok-Jarot banjir yang ada surut dalam hitungan jam. Tetapi banjir yang sekarang ini adalah yang terburuk dari yang sebelumnya. Gubernur Anies tidak usah malu untuk mencontoh program penanggulangan banjir Ahok. Rakyat Jakarta sudah lelah dan bosan dengan retorika Gubernur Anies Baswedan,” kata Wikan Selur dengan semangat.

Senada dengan itu, Ketua Umum Dewan Pembina Gerakan Pemimpin Bersih (GAPSI) yaitu Andreas Rehiary mengatakan bahwa program naturalisasi yang menjadi program andalannya Gubernur Anies telah gagal.

“Gubernur Anies Baswedan telah gagal merealisasikan program naturalisasi yang menjadi program andalannya dalam mengatasi banjir Jakarta, Oleh karena itu Gubernur Anies Baswedan seharusnya punya rasa malu dan mengundurkan diri sebagai Gubernur Jakarta. Sehingga memberikan kesempatan bagi orang-orang yang berkompeten untuk memimpin Jakarta dan menyelesaikan persoalan banjir yang makin parah dan merugikan warga Jakarta,” jelas Andreas.

Andreas pun sependapat dengan Suyanto bahwa sewaktu Gubernur Ahok dalam waktu satu jam air sudah kering dan titik banjir berkurang. “Namun pada kepemimpinan Gubernur Anies berhari-hari banjir dan genangan air tidak berkurang juga dan titik banjir semakin banyak,” tuturnya dengan berapi-api.(JNY/Red)
Home » » DESA TUMPAK KEPUH KECAMATAN BAKUNG KABUPATEN BLITAR SUKSES LAKSANAKAN DD/ ADD TAHUN 2019

DESA TUMPAK KEPUH KECAMATAN BAKUNG KABUPATEN BLITAR SUKSES LAKSANAKAN DD/ ADD TAHUN 2019

Doc.Fisik pemanfaatan Dana Desa Tumpak Kepuh , Kecamatan Bakung , Kabupaten Blitar 
Blitar.OposisiNews.co.id  Berdasarkan Undang  - undang No : 6 tahun 2012  Pemdes N0 : 5 tahun 2015 tentang penetapan prioritas pembangunan Dana Desa ( DD ) tahun 2015 peraruran Menteri Keuangan No : 147/PMK.07/2015 tentang tatacara pengalokasian, penyuluhan, penggunaan, pemantauan, dan evaulasi dana desa di dukung pula dengan surat keputusan bersama ( SKB ) 3 Menteri dalam negeri. Ke Uangan dan Menteri Desa.

Dengan adanya per Undang - undangan tersebut , Didik Haryanto Sekdes Desa Tumpak Kepuh, Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar menyampaikan bahwa dalam penyerapan anggaran dana desa (DD-ADD) juga mendasar undang - undang dana desa Tahun 2019 untuk pembangunan  prioritas infrastruktur desa  Kepuh diantaranya jalan rabat beton dusun kepuh rt 01/rw 04 ,paving halaman TK Dharmawanita Desa Tumpak Kepuh TPT dan Paving Dusun krajan rt 04/ 02 . 

Dalam menjalankan roda ,pemerintahan desa diperlukan kerja sama yang harmonis antar masyarakat ,LPMD ,BPD dan Pemerintah Desa. Untuk mencapai hal tersebut Suyoto selaku  Kepala Desa tetap mengedepankan pembangunan dengan di awali sosialisasi dan kerja sama melalui Musdus dan Musdes dengan melibatkan elemen masyarakat secara aktif.

Yang dilakukan desa Tumpak Kepuh Dana Desa  di sepakati untuk memgerjakan tiga titik lokasi bangunan meliputi bidang pemerintahan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat, yang paling utama pembangunan infrastruktur desa mengedepankan asas pemerataan  di dan prioritas pembangunan dimasing-masing dusun, rt dan rw.

Dana DD/ ADD digunakan untuk berbagai hal mulai pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat , dan pemerintah desa.

Harapan Suyoto Kades , warga ikut berpartisipasi  , secara aktif pembangunan melalui skema Padat Karya Tunai ( PKT ), bertujuan penguatan ekonomi Warga Desa penyerapan tenaga kerja dimasing-masing wilayah selain visi utama prioritas pembangunan desa untuk meningkatkan sarana prasarana penunjang  yang  berimbas pada  komoditas peningkatan produk  komoditas unggulan warga dan memberi nilai tambah, memperluas jaringan pemasaran kedepannya ," imbuhnya. ( BS )

Reporter : Basuki
Editor.Bambang PW

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon