Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » TIANG LISTRIK TUMBANG DI KRIAN ANGGOTA POLRESTA SIDOARJO EVAKUASI POHON AKIBAT PUTING BELIUNG

TIANG LISTRIK TUMBANG DI KRIAN ANGGOTA POLRESTA SIDOARJO EVAKUASI POHON AKIBAT PUTING BELIUNG

Written By BBG Publizer on Senin, 06 Januari 2020 | 20.48

Doc. Evakuasi tiang listrik yang roboh oleh petugas PLN , TNI dan Polri pasca Hujan deras disertai Angin kencang yang terjadi Minggu 05/01/2020
Sidoarjo - OposisiNews.co.id -Sejumlah pohon dan tiang listrik di beberapa wilayah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, tumbang karena diterjang angin kencang dan hujan deras pada Minggu 5/1/2020

Lokasi terdampak paling parah adalah di wilayah Barengkrajan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Data dari BPBD Kabupaten Sidoarjo, sebagaimana disampaikan Kepala BPBD Kabupaten Sidoarjo Dwidjo P, bahwa di Barengkrajan tersebut ada sejumlah tiang listrik roboh tertimpa pohon besar.

"Ada 61 buah tiang listrik roboh dan 11 buah tiang listrik miring di Barengkrajan, Krian," ujar Kepala BPBD Kabupaten Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho dan personelnya langsung turun kelapangan untuk membantu warga membersihkan runtuhan pohon tumbang akibat angin kencang, dan ada membantu petugas PLN mengamankan robohnya tiang listrik serta mengatur lalu lintas di sekitar lokasi karena lampu padam.

"Kami hadir di sini, untuk bersama-sama instansi terkait dan juga warga, guna mengamankan lokasi terdampak, serta memastikan dan meminimalisir terjadinya korban jiwa tersengat tegangan tinggi listrik akibat robohnya tiang-tiang listrik," jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho di lokasi.( bg ).

Reporter.Subagyo
Editor.Bambang PW
Home » » GPI Gelar Unjuk Rasa di Depan Kantor Pemda Kabupaten Blitar.

GPI Gelar Unjuk Rasa di Depan Kantor Pemda Kabupaten Blitar.

Doc. Demo LSM Gerakan Pembaharuan Indonesia ' GPI ' Blitar di Depan Kantor Bapeda Blitar , Senin ( 6/01/2020 )
Blitar.OposisiNews.co.id– Puluhan masa yang tergabung dalam LSM  Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Blitar, Jl. Wr. Supratman Bendogerit Kec. Sananwetan Kota Blitar, Senin (06/01/2020).

Kedatangan peserta aksi ke Kantor Bapenda Kabupaten Blitar dikawal ketat pihak kepolisian.

Dengan membawa poster para pengunjuk rasa menyampaikan empat agenda antara lain, pengelolaan dan pertanggungjawaban pendapatan parkir berlangganan, pajak Penerangan Jalan Umum (PJU), regulasi pemungutan PBB P2 dan pendapatan pajak dari sektor reklame.

“Kami masih komitmen mengangkat tentang pajak parkir berlangganan dan selama ini kami masih ragu terhadap kemauan pemerintah daerah untuk mencabut Perda No. 23 tentang retribusi jasa umum yang didalamnya memuat tentang pajak parkir berlangganan,” kata Ketua LSM GPI, Jaka Prasetya saat ditemui awak media disela-sela aksinya.

Lebih lanjut, Jaka juga mempertanyakan kepada pengelola anggaran, ketika dana bagi hasil yang diperoleh oleh pemerintah daerah, sebagian prosentasinya diberikan kepada instansi lain, lalu bagaimana nomenklaturnya.

Selain masalah pajak parkir berlangganan, Jaka juga mengungkapkan, ada beberapa keluhan dari kepala desa/kelurahan mengenai pemungutan PBB P2 yang dipanggil pihak Bapenda bersama Kejaksaan dan dilakukan validasi dan pemeriksaan terhadap pungutan PBB P2.

“Nah, disitu kerjasama dengan pihak Kejaksaan dengan alasan sesuai dengan surat edaran (SE) KPK Nomor B7502/KSP.00/01 Tahun 2019, apakah surat KPK itu dijadikan landasan kerjasama pihak pemerintah daerah dengan dengan pihak Kejaksaan dalam hal pemungutan PBB P2,” terangnya.

Jaka menilai surat edaran tersebut perihal mengenai pengamanan tentang aset dan optimalisasi pajak daerah yang mana disitu terdapat barang-barang milik daerah yang selama ini legalitasnya diragukan.

“Ada enam poin dalam surat edaran KPK itu, tapi sama sekali kami belum melihat yang menyinggung masalah tugas Kejaksaan dalam hal PBB P2 dengan landasan surat edaran tersebut,” tandas Jaka Prasetya.

Jaka juga mengatakan, terkait masalah PJU yang selama ini semua pelanggan listrik di Kabupaten Blitar dibebani oleh pajak PJU, namun realisasinya banyak sekali masyarakat Kabupaten Blitar yang salah satunya tidak ada tiang listrik sebagai penerangan jalan umum.

“Artinya, ketika masyarakat yang sudah memenuhi kewajibannya membayar beban dari pada PJU, tetapi kewajiban pemerintah daerah tidak ada. Padahal pendapatan dari pajak PJU tahun 2019 mencapai 26 milyar, itu kemana penggunaan anggarannya, apakah juga dilakukan nomenklatur seperti yang terjadi pada parkir berlangganan dan sebagainya,” kata Jaka.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Blitar, Ismuni mengatakan, terkait beberapa hal yang disampaikan oleh GPI memang ada yang belum terselesaikan yakni terkait parkir berlangganan.

Untuk PBB P2, tadi sudah kita sampaikan akan tetapi memang ada perbedaan penafsiran. Untuk pajak PPJ dasarnya dari wajib pajak yang melaporkan, dan para peserta aksi menghendaki database dari pendataan Bapenda.

“Itu usulan yang baik dan akan kita perhatikan dan kalau memungkinkan akan kami lakukan pendataan,” ujar Ismuni

Terkait dengan PBB P2, Lanjut Ismuni mengatakan, apa yang lakukan kita juga berkaca kepada kabupaten kota yang sudah melakukan kerjasama dengan kejaksaan, seperti Kota Malang dan Kabupaten Kediri.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, para perwakilan masa ditemui Kepala Bapenda Kabupaten Blitar beserta jajarannya yang dikemas dengan udiensi. Usai melakukan audiensi para peserta melanjutkan aksinya menuju Kantor PLN Cabang Blitar dan Kantor DPRD Kabupaten Blitar.  (BS)


Reporter : Basuki.
Editor .Bambang PW
Home » » Wartawan Korban Kriminalisasi dan Rekayasa Hukum 3 Tahun Menunggu Penyelesaian Kasusnya Belum Juga Tuntas

Wartawan Korban Kriminalisasi dan Rekayasa Hukum 3 Tahun Menunggu Penyelesaian Kasusnya Belum Juga Tuntas

Jakarta.OposisiNews.co.id - Meski sudah berlangsung 3 tahun lamanya, penyelesaian masalah hukum rekayasa kasus dan kriminalisasi terhadap Ir. Soegiharto Santoso alias Hoky belum juga tuntas. Hoky yang menjabat sebagai Ketum Apkomindo yang juga berprofesi sebagai wartawan dengan jabatan Wapemred Media Online www.infobreakingnews.com dan Pemimpin Umum Majalah BISKOM & Media Online BISKOM, hingga kini masih terus berharap persoalan hukum yang menimpanya segera dituntaskan.

Saat ini Hoky masih menantikan salinan putusan Perkara No: 144 K/PID.SUS/2018 dari Mahkamah Agung RI yang tak kunjung diterimanya meski sudah berkali-kali diminta ke pihak pengadilan.

Menurut keterangan Hoky melalui press release-nya,  hari ini (06/01-2020) dirinya akhirnya melayangkan surat kepada Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. H. Muhammad Hatta Ali, setelah sebelumnya telah mengirimkan sebanyak 8 (delapan) surat kepada Ketua Pengadilan Negeri Bantul (ada yang diantar langsung) agar bisa mendapatkan salinan putusan namun tidak pernah membuahkan hasil.

Hoky mengatakan; “Kemarin tanggal 5 Januari 2020 merupakan hari ulang tahun ke 3 saya bebas dari tahanan Rutan Bantul, sehingga saya melayangkan surat kepada Ketua MA, karena saya pribadi yakin lewat Ketua Mahkamah Agung saya akan segera memperoleh salinan putusannya karena amar putusannya sudah ada di website MA."
Menurut Hoky, Kasasi JPU telah ditolak sejak tanggal 18 Desember 2018 dimana Majelis Hakimnya adalah Dr. Desnayeti, M. SH., MH., Maruap Dohmatiga Pasaribu, SH., M.Hum dan Dr. H. Suhadi, SH., MH., serta Panitera Pengganti Maruli Tumpal Sirait, SH.MH.  Kalau dihitung, kata dia, maka sesungguhnya hingga saat ini telah mencapai 727 hari sejak berkas perkara diterima oleh MA yaitu tanggal 10 Januari 2018.

Hoky menambahkan, sesungguhnya hal tersebut telah jauh sekali melanggar Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI, yaitu PERMA Nomor  214/KMA/SK/XII/2014 tanggal 31 Desember 2014 yang mana disebutkan:“Penanganan perkara kasasi dan peninjauan kembali pada Mahkamah Agung harus diselesaikan dalam jangka waktu paling lama 250 (dua ratus lima puluh) hari, kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan, terhitung mulai penerimaan berkas hingga pengiriman kembali berkas ke pengadilan pengaju.”

Seharusnya, lanjutnya, sudah sewajarnya berkas perkara dapat segera diterimanya, terlebih Hoky mengaku sering meliput kegiatan-kegiatan di MA dan yakin Ketua MA selalu ingin perkara di MA dapat cepat selesai.

Sebagai info, bahwa Hoky dilaporkan ke Bareskrim Polri sejak tanggal 14 April 2016 dengan LP Nomor: LP/392/IV/2016/ Bareskrim Polri dan sempat ditahan selama 43 (empat puluh tiga) hari dari 24 November 2016  hingga  05 Januari 2017 di Rutan Bantul, dengan cara sewenang-wenang oleh para oknum penegak hukum yang memproses laporan rekayasa yang dilakukan oleh Agus Setiawan Lie atas kuasa Sonny Franslay dengan saksi-saksi pihak pelapor adalah, Ir. Hidayat Tjokrodjojo, Ir. Henkyanto Tjokroadhiguno, Ir. Irwan Japari, Ir. Hengky Gunawan, Ir. Iwan Idris, Entin Kartini, Ir Faaz, dan Rudy Dermawan Muliadi.

Namun demikian, meskipun telah ditahan selama 43 hari dan pihak lawan melibatkan begitu banyak saksi-saksi, faktanya Hoky divonis bebas oleh PN Bantul pada tanggal 25 September 2017 dan dinyatakan tidak bersalah, termasuk Kasasi JPU Ansyori, SH (Jaksa Utama Pratama) dari Kejagung RI dengan tuntutan 6 tahun penjara serta denda 4 Miliar subsider 6 bulan penjara telah ditolak oleh MA .

Tidak hanya merasa dikriminalisasi,  Hoky juga mengaku dihina dipersidangan PN Bantul oleh Ir. Faaz,  pada saat hadir menjadi saksi yang memberatkan Hoky. Selain itu Hoky juga mengalami kejadian dihina dan dicemarkan nama baiknya di akun Facebook Soegiharto Santoso serta di akun Facebook Apkomindo oleh Ir. Faaz dan rekan-rekannya.

Ironisnya dalam persidangan lalu terkait kriminalisasi, justeru terungkap ada yang menyiapkan dana agar Hoky dipenjara dan tercatat pada halaman 33 dalam salinan putusan Perkara No: 03/Pid.Sus/2017/PN.Btl: yaitu Saksi Henky Yanto TA: dibawah sumpah memberikan keterangan pada pokoknya sebagai berikut: “Bahwa saksi tahu siapa-siapa orang yang menyediakan dana supaya Terdakwa masuk Penjara, seingat saksi Suharto Yuwono dan satunya saksi tidak ingat.
"Hebat sekali-kan orang yang menyiapkan dana tapi tidak tersentuh hukum,” kata Hoky dalam press releasenya, Senin (06/01/2020) di Jakarta.

Lebih parahnya lagi, menurut Hoky, Ir. Faaz dan Suwandi Sutikno yang merupakan kolega dari Agus Setiawan Lie  dan Sonny Franslay, diduga melakukan rekayasa dan kriminalisasi jilid 2 (dua) yaitu laporan polisi LP/109/V/2017/SPKT, tertanggal  24 Mei 2017 di Polres Bantul, dan Hoky ditetapkan sebagai Tersangka Pasal 351 KUHP (penganiayaan) padahal Hoky tidak melakukan tindak pidana penganiayaan sama sekali, sehingga Hoky melakukan Praperadilan perkara No: 3/Pid.Pra/2018/PN.Btl terhadap Polres Bantul dan kemudian Pasal diganti menjadi 352 KUHP. Selanjutnya disidangkan di PN Bantul dengan Perkara No: 13/Pid.c/2019/PN.Btl, tertanggal 27 Maret 2019, bahwa walaupun pada saat persidangan tersebut diduga Ir. Faaz dan Suwandi Sutikno memberikan keterangan palsu, namun apa daya Hoky tetap dinyatakan bersalah.

Memang upaya-upaya rekayasa hukum dan mengkriminaliasi terhadap Hoky selaku Ketum Apkomindo terus menerus berkelanjutan sejak dia menjabat sebagai Ketum Apkomindo di awal tahun 2015 hingga saat ini. Faktanya telah ada 5 (lima) laporan polisi yaitu (1)  satu di Polres JakPus, (3) tiga di Bareskrim Polri dan (1) di Polres Bantul,  dimana seluruh laporan polisi tersebut diduga merupakan rekayasa hukum dan dibuat-buat, sehingga satu-persatu dapat diatasi dengan baik oleh Hoky, apalagi saat ini Hoky bersama dengan beberapa koleganya telah mendirikan kantor pengacara dengan nama Mustika Raja Law Office untuk membantu mengatasi permasalahan hukum dirinya, sekaligus untuk membantu orang-orant yang membutuhkan.

Sebab bukan hanya 5 (lima) laporan polisi saja yang harus dihadapi Hoky, terbukti sampai dengan saat ini telah ada total 16 (enam belas) Perkara Pengadilan berkaitan dengan Apkomindo, baik perkara Perdata maupun perkara Pidana termasuk perkara Tata Usaha Negara hingga perkara Praperadilan Polres Bantul, serta perkara Perdata dimulai sejak tahun 2013 dan perkara Pidana mulai tahun 2015. Artinya perkara hukum telah berlangsung lebih dari 6 (enam) Tahun.

1. Perkara No: 479/PDT.G/2013/PN.JKT.TIM
2. Perkara No: 195/G/2015/PTUN.JKT
3. Perkara No: 139/B/2016/PT.TUN.JKT
4. Perkara No: 483 K/TUN/2016 di MA
5. Perkara No: 288/Pid.Sus/2016/PN.Btl
6. Perkara No: 03/Pid.Sus/2017/PN.Btl
7. Perkara No: 53/Pdt.Sus-Hak. Cipta/2017/PN.Niaga.Jkt.Pst
8. Perkara No: 340/PDT/2017/PT.DKI
9. Perkara No: 919 K/Pdt.Sus-HKI/2018 di MA
10. Perkara No: 3/Pid.Pra/2018/PN.Btl
11. Perkara No: 13/Pid.c/2019/PN.Btl
12. Perkara No: 44/PID/2019/PT.YYK
13. Perkara No: 144 K/PID.SUS/2018 di MA
14. Perkara No: 633/Pdt.G/2018/PN JKT.SEL
15. Perkara No. 249/Pid.Sus/2019/PN Yyk
16. Proses Banding Perkara No: 633/Pdt.G/2018/PN JKT.SEL

5 Laporan Polisi pihak lawan yang telah selesai semuanya:
1. LP No: 503/K/IV/2015/RESTRO JAKPUS, 13 April 2015
2. LP No: LP/670/VI/2015/Bareskrim Polri, 02 Juni 2015
3. LP No: TBL/128/II/2016/Bareskrim Polri, 10 Feb 2016
4. LP No: LP/392/IV/2016/Bareskrim Polri, 14 April 2016
5. LP No: LP/109/V/2017/Polres Bantul, 24 Mei 2017

Hoky menambahkan;  “Saat ini saya sedang mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta atas gugatan baru dari Rudy Dermawan Muladi dan Ir. Faaz atas Perkara Apkomindo No: 633/Pdt.G/2018/PN JKT.SEL, dimana mereka menggunakan jasa pengacara sangat terkenal lagi yaitu Prof. Dr. Otto Hasibuan, SH., MM.,

"Sedangkan saya menghadapi sendiri, bahwa benar di tingkat pengadilan pertama ini mereka menang, meskipun diduga mereka menggunakan data atau dokumen palsu yang akan berdampak besar bagi si penggugatnya,” ungkapnya.


Senyatanya perkara APKOMINDO telah menjadi pembicaran banyak pihak, termasuk Hoky mendapat dukungan dari Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD.,S.H. saat beliau belum menjabat sebagai Menko Polhukam dan dari Kamilov Sagala SH., M.H., Anggota Komisi Kejaksaan RI Periode ke II.

Dikarenakan perkara APKOMINDO telah viral dan memperoleh banyak simpati, sehingga R Renaldi Herwendro SH Mahasiswa Magister Ilmu Hukum Universitas Janabadra Yogyakarta akan menjadikan perkara tersebut sebagai tesisnya. Bahkan Kol Chb Mardikan S. H. M. I. P. M. M akan menjadikan perkara APKOMINDO sebagai disertasi tentang HaKI.

Hoky yang sempat menjadi Ketua Panitia Kongres Pres Indonesia 2019 di Gedung Asrama Haji Pondok Gede Jakarta pada 6 Maret 2019 lalu, mengaku senang kasusnya dikawal dan dipantau serta ditayangkan terus oleh wartawan di seluruh Indonesia. Hoky juga menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan sejawatnya yang telah bersimpati dan terus mendukung upayanya menuntut keadilan.

Hoky juga membeberkan bahwa pada hari Selasa, 07 Januari 2020, Terdakwa Ir. Faaz akan divonis oleh PN Yogyakarta dalam Perkara penghinaan dan pencemaran nama baiknya. ,"Saya percaya tidak ada yang kebal hukum di NKRI, bahwa benar nanti yang memutuskan bersalah atau tidaknya itu Majelis Hakim," imbuhnya. Hoky juga mengaku telah berkali-kali menyampaikan ke pihak terdakwa Faaz bahwa pihaknya ingin bicara dengan keluarganya, bahwa pilihannya itu aneh karena bersedia mengorbankan dirinya dan keluarganya dibandingkan meninggalkan kelompoknya untuk berdamai dengannya.

"Saya menduga Pak Faaz masih yakin dengan kelompoknya bisa mengatur atau membeli hukum, padahal jaman telah berubah serta faktanya saya telah menang di MA hingga 3 perkara dari pihak mereka, akan tetapi Pak Faaz dan kelompoknya malah masih bermain-main dengan hukum terus, yakinlah tidak lama lagi kelompok mereka akan menuai apa yang telah mereka taburkan,” papar Hoky. **
Home » » KARANG TARUNA WIRATAMA DESA GONDEL DAN IARMI TANAM 1000 POHON, GIAT BLORA HIJAU

KARANG TARUNA WIRATAMA DESA GONDEL DAN IARMI TANAM 1000 POHON, GIAT BLORA HIJAU

Foto: Aksi tanam 1000 pohon di Desa Gondel Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora

Kedungtuban. OposisiNews.co.id -Karang Taruna Wiratama Desa Gondel Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora, bersama Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) DPK Blora dan Forkompincam Blora menggelar aksi tanam 1000 pohon di desa setempat, Sabtu (04/01).

Diharapkan, aksi tersebut dapat memotifasi pemuda dan mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian alam, serta menjaga ekosistem lingkungan tetap sejuk dan sehat. Sebanyak 1000 bibit pohon ditanam  berasal dari pembibitan KPH Cepu.

“Dengan kegiatan ini, kami berharap para pemuda lebih peduli dengan lingkungan,” harap Ketua IARMI yang juga Asisten 2 Bupati Blora, Suryanto.

Doc .Pembukaan kegiatan
Tanam 1000 bibit 
Dalam kesempatan yang sama, Suryanto juga menyinggung para pemuda untuk berkarya sesuai dengan keahliannya dan keinginannya . Bahkan, dirinya (Suryanto.red ) memberi masukan pada pemuda yang belum bekerja dan belum memiliki keahlian / skill untuk mengikuti program pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK).

“Di BLK, ada berbagai kursus yang dapat diikuti. Diantaranya, kursus bengkel sepeda motor, kursus las, sablon, menjahit, merias, dan memasak,” imbuhnya.

Sementara terkaid agenda Blora Hijau  Ketua Karang Taruna Desa Gondel, Bondan Taufik melalui ketua panitia kegiatan, Dwi Hartanto memaparkan, sebanyak 1000 bibit pohon tersebut terdiri atas berbagai jenis, dan ditanam di wilayah desa setempat.

“ Tanaman yang ditanam di wilayah desa kami jenis yang ditanam keras dan produktif menyesuaikan geografis desa  antara lain, bibit pohon Jati, Kesambi, Mahoni, Sengon, Kepoh, dan Jambu Mete,” paparnya. ( DW-SLD )

Reporter.Dwi P-Saldi
Editor.Bambang PW
Home » » Riyono.SH Maju Dalam Bursa Pemilihan Ketua Askab Banyuwangi

Riyono.SH Maju Dalam Bursa Pemilihan Ketua Askab Banyuwangi

Doc.Deklarasi Askab Banyuwangi
Banyuwangi -0posisiNews .co.id - Ratusan Kepala desa Se-Kab Banyuwangi agendakan temu kangen sekaligus mendeklarasikan Bakal Calon Ketua Asosiasi Kepala desa Banyuwangi , Riyono SH kepala desa Kandangan kecamatan Pesanggaran,M (05/01/2020,  acara digelar di hotel wilayah Jajag Kecamatan Gambiran.minggu 6/01/2020).

Seperti yang diungkapkan Waris (60th) kepala desa Karangmulyo, Riyono sangatlah layak untuk menjadi ketua askab,sebab saya sangat mengenal beliau bahwa Askab ditangannya pasti akan lebih baik kedepannya,maka dari itu saya pribadi akan mendukung beliau dalam pemilihan ketua askab ini.

“Apalagi saya dan Riyono sama-sama dari wilayah selatan pastinya harus saling mendukung demi kebaikan dan kemajuan  Banyuwangi kedepan.”Jlentrehnya

Menurut Riyono.SH kades Kandangan tersebut bahwa Dia mendeklarasikan dirinya sebagai balon ( bakal calon ) ketua askab adalah sebagai niatan untuk ikut  membangun Banyuwangi kedepan lebih baik dengan bersama kades-kades yang lain tanpa ada perbedaan di  desa masing-masing.

“Terget nya dengan askab ini dia bersama kades yang lain secara kompak akan membawa  banyuwangi kedepan lebih baik lagi." imbuhnya

Supriyadi kades Kesilir yang dalam acara ini sebagai tim kemenangan Riyono,SH mengatakan  bahwa selain manggalang dukungan juga menyampaikan dalam pencalonan Riyono sebagai Askab tidak ada yang membekingi atau mendanai baik dari perorangan atau perusahaan  seperti yang telah di isukan akhir-akhir ini, saya selaku tim  akan berjuang bersama kades yang lain untuk mengusung-nya menjadi ketua askab periode 2020- 2026." ujarnya  ( Her )

Reporter. Herman
Editor .Bambang Pw
Home » » Enam Pelaku Ilegal Loging Di Tangkap Polresta Banyuwangi

Enam Pelaku Ilegal Loging Di Tangkap Polresta Banyuwangi

Doc.Presrelis kasus ilegal loging di Mapolres Banyuwangi , Senin 6/1/2020
Banyuwangi –Oposisinews.co.id
Polresta Banyuwangi berhasil mengamankan 6 orang pelaku kasus illegal logging dengan barang bukti sebanyak 43 batang kayu jati gelondongan merupakan hasil curian dari kawasan hutan produksi milik Perum Perhutani. Selain itu Polisi menyita 2 unit truck, 1 unit truk rakitan, 1 unit sepeda motor, 1 unit gerobak, dua unit sepeda gayuh, 1 unit gergaji mesin, dan 1 unit kapak.

Dalam press releasenya di Mapolresta, Kapolresta Banyuwangi. Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan kasus penebangan liar itu berhasil di ungkap atas laporan masyarakat. "Awalnya kita mendapat laporan dari warga bahwa telah terjadi pencurian kayu dikawasan hutan milik pehutani petak 726 RPH Karetan SKPH Karetan, di petak 54 B RPH Senepo Utara BKPH Pesanggaran dan petak 16 B RPH Pecemengan BKPH Pedotan," Katanya.Senin (6/1/2020).

Kemudian, anggota Polresta Banyuwangi bersama Polisi Hutan Perhutani melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap 6 orang pelaku.

Doc. Pelaku ilegal loging
Mereka adalah DN (27), MI (50), BO (47), SA (27), IM (30), dan BF (24). sementara 9 pelaku lainnya sampai saat ini masih buron dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Arman menerangkan dalam melancarkan aksinya para pelaku itu menebang pohon pohon jati dengan menggunakan gergaji mesin dan kapak.

Doc.Barang bukti kayu glondong
Diangkut bak truk
“Kayu jati itu dipotong-potong, lalu diangkut menggunakan sepeda motor dan sepeda gayuh ke luar hutan. Kemudian, diangkut menggunakan truck dan gerandong (kendaraan roda empat,red).Dan rencananya mereka menjual hanya Rp. 400 ribu per batang,padahal harga standart Rp.2,4 juta perbatangnya,Total kerugian negara akibat illegal loging ini mencapai Rp. 88 juta." Jelasnya.

Karena perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 83 ayat 1 huruf b Jo pasal 12 huruf e Undang Undang Nomor 18 tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. (IGP)

REPORTER.INDRA GP
EDITOR.BAMBANG PW
Home » » 1.100 ANAK YATIM TERIMA SANTUNAN DARI WABUP SIDOARJO

1.100 ANAK YATIM TERIMA SANTUNAN DARI WABUP SIDOARJO

Doc.H. Nur Ahmad Wabup Sidoarjo bersama Direktur PT Karya Bintang Mandiri , Totok Supriyana berikan santunan pada 1100 duafa. Minggu 5/01/2020
Sidoarjo- OposisiNews.co.id -1.100 kaum dhuafa dan anak yatim piatu yang tersebar di Kabupaten Sidoarjo mendapatkan santunan PT. Karya Bintang Mandiri. Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH diundang perusahaan penyedia tenaga kerja itu untuk menyerahkan santunan tersebut, Minggu, 5/1/2020.

Wabup mengapresiasi kegiatan sosial seperti ini. Dikatakannya kegiatan sosial semacam ini patut menjadi contoh bagi perusahaan lainnya. Oleh karenanya hal-hal kebaikan seperti ini dapat terus disebar luaskan. Tujuannya tidak lain agar perusahaan lainnya tergerak hatinya untuk mengikutinya. Wabup juga berdoa agar apa yang dilakukan PT. KBM mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Selain itu dirinya juga berdoa kepada perusahaan yang lainnya agar senantiasa dapat berbagi kepada sesamanya.

“Kebaikan itu harus disebar luaskan agar supaya menjadi “virus” positif kepada masyarakat, kepada organisasi, kepada lembaga bisnis untuk mengambil langkah yang baik yakni berbagi dengan sesamanya,”ucapnya.

Direktur PT. Karya Bintang Mandiri H. Totok Supriyono mengatakan kegiatan tersebut merupakan program CSR perusahaannya. Pemberian santunan seperti ini setiap tahun diselenggarakan. Tahun ini ada sekitar 1.100 orang dhuafa maupun anak yatim piatu yang menerimanya. Dikatakannya perusahannya juga memiliki program sosial lainnya.

Seperti prigram Jumat barokah dengan memberikan makanan gratis sebanyak seribu bungkus nasi. Setiap bulan juga ada santunan kepada masyarakat sekitar yang berhak menerimanya. Pondok pesantren, masjid dan musolla juga menerima santunan tersebut. Dirinya menyebutkan masih banyak kegiatan social lainnya yang dilakukan perusahaannya. Seperti sedekah kepada 200 orang yang diberikan setiap 35 hari sekali dengan istilah sodakoh Senin Pahing.

“Satu tahun dua kali, yang pertama pada saat puasa menjelang hari raya idul fitri kita zakat. Dan yang kedua tutup tahun seperti ini,”ujarnya.

H. Totok mengatakan kegiatan semacam ini setiap tahunnya selalu meningkat kualitas dan kuantitasnya. Hal tersebut seiring meningkatnya perkembangan perusahaannya. Tahun ini prestasi yang bagus dapat diraih perusahaannya. Banyak klien yang bergabung bersama PT. KBM serta penambahan karyawan ditahun ini. Namun dirinya sadar ada beberapa kekurangan yang patut diperbaiki ditahun ini.

“Kita buka lembaran di tahun 2020 ini, mudah-mudahan kekurangan di tahun 2019 kita perbaiki, prestasi ditahun 2019 kita tingkatkan, mudah-mudahan dari teman-teman KBM (PT. Karya Bintang Mandiri) bisa meningkatkan,”harapnya. (Bg)
Home » » POTENSI HUJAN ANGIN MENINGKAT, WARGA NTT DIHIMBAU WASPADA

POTENSI HUJAN ANGIN MENINGKAT, WARGA NTT DIHIMBAU WASPADA

Ilustrasi
NTT- OposisiNews-co.id- Warga Nusa Tenggara Timur dihimbau agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem , melanda tingginya itensitas hujan disertai angin yang wilayah NTT yang berdampak bencana seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang, sambaran petir, jalan licin beberapa hari kedepan menurut BMKG

Kepala Stasiun Meteorologi Kupang,  Agung Sudiono Abadi, S.Si, dalam press releasenya yang diterima media ini pada Minggu malam, 5 Januari 2020 mengatakan, berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, telah teridentifikasi tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah barat daya Pulau Sumba, NTT, (1004 mb) dan diperkirakan akan semakin rendah, menyebabkan terjadi pertemuan angin (konvergensi) serta belokan angin di atas wilayah NTT. Anomali suhu muka laut di wilayah Samudera Hindia Selatan Nusa Tenggara berkisar ±1,5°C hingga ±4,0°C yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan angin kencang.

Kondisi ini, terang Sudiono, dapat berpotensi menyebabkan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga disertai petir dan angin kencang yang berpotensi mencapai ±30 Km/jam hampir di seluruh wilayah NTT dalam periode beberapa hari kedepan.

Lanjutnya, terhadap warga pesisir pantai dihimbau agar selalu berhati-hati terhadap meningkatnya arus dan gelombang laut. (AL-O1)

Reporter.Martin
Editor.Bambang PW
Home » , » Dua Ormas PP dan Brigade Rukun Dan Kompak Dalam Pengaman Ibadah di Gereja

Dua Ormas PP dan Brigade Rukun Dan Kompak Dalam Pengaman Ibadah di Gereja

Doc.foto bersama anggota PP , Brigade 5822 kab.Malang
Malang. Oposisinews.co.id - Kegiatan rutin ibadah setiap hari jum,at dan  minggu yang di lakukan oleh jamaah  Gereja YHS CHURCH, yang selalu di jaga oleh personil kepolisian Sektor Lawang dan anggota Pemuda Pancasila (PP) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lawang serta anggota Brigade 5822 Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Rayon Lawang, Kabupaten Malang. Minggu 05/01/2020.

Kerjasama yang kompak dan akur selalu ditunjukkan oleh dua ormas yakni PP dan Brigade 5822 AWPI Rayon Lawang dalam setiap kegiatan pengamanan di wilayah Lawang dan sekitarnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Chandra, salah satu Pastur saat usai melaksanakan ibadah keagamaan kepada oposisinews.co.id pada minggu 05/01/2020 di Gereja YHS CHURSH.

"Saya bangga dengan partisipasi kedua Ormas PP dan Brigade, mereka selalu aktif membantu pengamanan di Gereja selama ini, bahkan kedua ormas ini aktif pengamanan bukan hanya kegiatan rutin beribadah setiap minggu saja, kegiatan lain , seperti moment-moment besar Agama semisal ,Perayaan Natal atau yang lainnya," tutur Chandra.

Sementara di tempat yang sama, hal senada juga disampaikan oleh Immanuel Darmawan, salah satu jamaah Gereja YHS CHURCH yang juga menjabat sebagai wakil 1 AWPI Malang Raya.

"Memang selama ini teman-teman  PP dan Brigade 5822 selalu aktif turut serta menjaga setiap minggunya, terutama pada waktu kami sedang menjalankan ibadah,  khususnya pada hari minggu, baru-baru ini mereka juga kami turunkan untuk turut pengamanan Nataru," kata Immanuel.

"Puji Tuhan, pada waktu bertugas mereka bisa berbaur sama yang lain, akrab, rukun dan kompak, mudah-mudahan kedepannya kita bisa menambah angggota PP dan Brigade  5822, untuk turut peran aktif dalam pengamanan dan kegiatan kegiatan yang lain, untuk membantu mengisi kekosongan kegiatan kedua ormas ini," tutupnya

Ditempat terpisah, ketua PP PAC Lawang Sugang hermawan, saat di konfirmasi via seluler ia juga membenarkan,
"Memang selama ini PP PAC Lawang selain terjalin hubungan baik dengan  muspika Lawang, juga tak kalah baik juga dengan beberapa pengurus gereja, selama ini pada waktu Umat Nasrani melaksanakan perayaan Natal, PP selalu aktif dalam pengamanan, hampir di setiap gereja yang ada di wilayah Lawang semuanya di jaga, dan ini merupakan bentuk pembuktian toleransi PP kepada masyarakat," tegasnya.

"Khusus pengamanan di GEREJA YHS CHURCH, PP PAC Lawang selelu aktif dan bisa dipastikan selalu menjaga di setiap hari minggunya," pungkasnya.  ( Sol )
Home » » 'Berbagi Kebahagiaan ' Aniversary ke-2 Komunitas PGP

'Berbagi Kebahagiaan ' Aniversary ke-2 Komunitas PGP

Doc.HUT Komunitas PGP ke 2 di Wisata Kali Kajar , Porwosari . Minggu 05/01/2020
Pasuruan .Oposisinews .co.id- Hari minggu pertama bulan januari merupakan hari ter-istimewa komunitas PGP, karena HUT PGP genap berusia 2 tahun rencananya agenda aniversary dilaksanakan tanggal 12/01 diajukan tanggal 05/01 di Wisata Kali Kajar, Desa Jatisari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan , mendasar keputusan musyawarah bersama pengurus dan ketua PGP

Pada perayaan kali ini komunitas Purwodadi Guyub Pasuruan (PGP) melakukan seremoni ulang tahun (Ultah) ke 2 dengan potong tumpeng serta diikuti doa bersama yang dilanjutkan dengan forum untuk kemajuan bersama, ramah tamah serta hiburan musik ellectone.

Menurut Iwan Setiawan, perayaan ulang tahun kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, dalam aniversary kali ini dibuka agenda bakti sosial kepada anak yatim dan kaum dhuafa yang akan dilakukan usai syukuran dan doa bersama.

"Dalam acara kopi darat (Kopdar) ke 24 sekaligus peringatan HUT PGP yang ke-2 ini kami sengaja merayakan secara sederhana, potong tumpeng, syukuran, doa bersama. Konsep kami lebih perioritas ke sosialnya, karena marwah komunitas PGP adalah komunitas sosial," Ujar Iwan selaku ketua komunitas Purwodadi Guyub Pasuruan.

" Komunitas ini dibentuk tidak hanya sekedar ajang kumpul-kumpul ( Silaturohim ) tapi mengemban misi sosial dengan  moto ' berbagi kepada sesama dan  menjadi tradisi yang positif terpelihara di komunitas PGP," tambahnya.

Dalam sambutanya Isnaul Gufron, selaku Penasehat komunitas PGP juga menyampaikan akan perlunya untuk berpola pikir yang luas dan positif, dewasa dalam sikap, baik dalam sifat, menjaga kerukunan dan menjaga marwah komunitas.

"Kita ini terdiri dari bermacam karakter, tentunya kita harus dapat memahami perbedaan tersebut, selang pendapat itu biasa, terlebih bahasa lisan terkadang tak sejalan dengan bahasa tulisan, kita harus berhati-hati, bisa jadi yang menulis menganggap tulisan biasa, namun buat pembaca itu menyakitkan," demikian sambutan Isnaul, pria yang populer dengan sebutan Razta Gimball tersebut.

Sementara pada kesempatan yang sama. Niejunt D'kalowlho mewakili anggota komunitas sekaligus Panitia Pelaksana (Panpel) kepada Oposisinews.co.id memaparkan ,PGP merupakan organisasi yang bergerak di dunia sosial dan terbentuk pada tanggal 10/01/2018 dengan harapan seluruh jajaran pengurus maupun anggota tetap kompak, semakin solid sehingga  kegiatan soasial tersebut dapat menjadi budaya atau ciri khas PGP.

Doc. Baksos pada anak Yatim
Piatu , HUT PGP ke II
"Tema yang diambil kali ini ‘Berbagi Kebahagiaan’, di ultah PGP ke 2 dengan sasaran sosial  berbagi alat-alat sekolah dan sembako serta uang tunai kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Tujuan dari kegiatan ini sebagai peran positif bagi masyarakat," ujarnya.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Kades Jatisari yang sudah turut berpartisipasi, para donatur yang dermawan, kepada Panpel yang sudah membantu dalam mencarikan data untuk bakti sosial, juga Ketua RT01 RW02, Karang Taruna GARDA serta masyarakat setempat yang sudah membantu dalam acara hingga selesai," pungkasnya.

Acara yang juga di hadiri oleh anggota komunitas IKL Nusantara Pasuruan tersebut berjalan dengan aman, lancar dan penuh hidmad. (SO)

Reporter. Soleh
Editor.Bambang PW

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon