Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Di Duga Milyaran Rupiah Buat Bancakan Proyek Jembatan Di PTPN XII Kebun Kalirejo-Glenmore

Di Duga Milyaran Rupiah Buat Bancakan Proyek Jembatan Di PTPN XII Kebun Kalirejo-Glenmore

Written By BBG Publizer on Sabtu, 04 Januari 2020 | 20.21

Doc. Aktifitas kegiatan pembangunan jembatan AFDELING Sukorejo-Kantor Induk PTPN XII
Banyuwangi.OposisiNews.co.id -Pembangunan proyek jembatan penghubung antara Afdeling Sukorejo dengan kantor induk PTPN XII Kebun Kalirejo di Kecamatan Glenmore yang sempat mangkrak,meskipun kini sudah mulai di lanjutkan oleh pemenang lelang baru, namun masih menggulirkan berbagai persoalan sosial dimata kaum intelektual independen kab Banyuwangi.

Harapan masyarakat guna mendapatkan manfaat dan kemudahan infsrastruktur jembatan sempat sirna, setelah melihat proyeksi jembatan yang rencananya membentang di atas sungai besar yang berada di tengah hamparan areal kebun setempat tersebut gagal di selesaikan oleh pihak rekanan PT.

Doc , besi tulang badan
 jembatan yg terlihat berkarat
Sisa pekerjaan th 2019
Sehingga ' Bola Panas ' berbagai spekulasi negatif dari kalangan masyarakat dan kaum intelektual ( media,  LSM ) secara sporadis berasumsi yang rata-rata tidak menerimakan anggaran puluhan milyar untuk pembiayaan  pekerjaan terkesan di buat mainan dan syarat KKN.

Sehingga beberapa waktu lalu, anggota FKP2 ( Forum Komunikasi Pendamping Perkebunan ) Glenmore yang merasa sebagai putra perkebunan kemudian mengadukan hal itu ke Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara),Erick Thohir.
Dengan melayangkan surat tertulis ke Menteri tertanggal 16 Desember 2019 sebagai wujud kekecewaan dan protes proyek jembatan yang dirasa telah gagal. Dalam surat kritikan ke Menteri tersebut,FKP2 berharap adanya tindakan untuk menyelesaikan dan melanjutan proyek.

Noto Suwarno,Sekretaris FKP2 mengatakan kalau saat ini dirinya beberapa hari ini masih berada di Jakarta,sekaligus mengagendakan pertemuanya dengan Menteri BUMN.

Sekertaris FKP2 mengatakan ,"Terkait terjadinya one prestasi oleh PT Rekayasa Semut sebagai pelaksana project yang tidak menyelesikan pekerjaan sesuai kontrak kerja/lelang , mesti sekarang PTPN XII melakukan pelelangan lanjutan
dan mendapatkan kontraktor yang baru, persoalan tidak bisa dikatakan selesai , harus ada proses hukum karena menyangkut uang rakyat ".

Namun mestinya,pihak PTPN lebih teliti dalam melakukan kajian ulang,dan selektif di dalam memferivikasi vendor - vendor yang telah memenuhi kualivikasi. "Lebih lebih di dalam proses lelang,ada klausul pasal yang menyatakan bahwa penawar tidak menjamin sebagai pemenang tender, jadi perlu proses klarifikasi, verifikasi dan negoisasi harga." Kata Noto. Sabtu,(04/01/2020).

Kendati prosesnya di saksikan oleh pihak yudikatif dalam hal ini aparat kejaksaan,akan tetapi karena sumber dana dari PMN (penyertaan modal negara) itu demi hajat hidup masyarakat,hal itu harus betul di pikirkan dampak positif dan negatifnya."Ini mencakup hidup PTPN yang membawahi banyak orang mencari nafkah disitu,proyek yang gagal jangan sampai terulang ,"Ujarnya.

Yang lebih mencengangkan lagi, Noto mengaku geram setelah mendengar kabar bahwa jembatan telah di lanjutkan kembali dengan nilai anggaran kurang lebih separoh menyusut drastis dari pagu anggaran awal.

"Saya sangat mengapresiasi tatkala sudah ada progest lanjutan jembatan, semoga bisa selesaikan dengan nilai anggaran yang sekarang,tetapi pertanyaanya apakah Rp.10 milyar sebelumnya hanya mendapat beton beton dan besi yang berkarat itu." Ujarnya lagi.

Sementara dari pantauan wartawan oposisinews.co.id meski belum terlihat droping bahan material dan alat berat,
hanya saja tampak beberapa pekerja sedang sibuk mengerjakan pembangunan gudang material dan kantor direksi keet.

Dari pantauan OposisiNews, pemenang lelang lanjutan proyek jembatan , PT. Anugerah Lahan Baru beralamat di Samarinda telah mengantongi SPMK (surat perintah mulai kerja ) pertengahan Nopember 2019 dengan Nomor 33/021/046/SPMK/2019 ,waktu pelaksanaan 270 hari. Dengan nilai kontrak RP.12.370.732.000.

 "Namun kita optimis meski sekarang curah hujan tinggi,semoga dapat menyelesaikan pekerjaan dengan waktu yang telah di tentukan," Ujar Michael Meinartono sebagai penanggung jawab proyek. ( IGP )

Reporter.Indra.GP
Editor.Bambang PW
Home » » GELAR CANGKRUKAN KAMTIBMAS , POLRESTA SIDOARJO AJAK FORKOPIMKA DAN WARGA SUKODONO

GELAR CANGKRUKAN KAMTIBMAS , POLRESTA SIDOARJO AJAK FORKOPIMKA DAN WARGA SUKODONO

Doc .cakrukan Kamtibmas , Bupati , Kapolres dan Forkopimka Sidoarjo .Jumat 03/01/2020
Sidoarjo - OposisiNews.co.id -Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo agar tetap aman dan kondusif, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho rutin menggiatkan cangkrukan kamtibmas di beberapa wilayah Kabupaten Sidoarjo. Terlebih lagi dengan semakin mendekati agenda Pilkades serentak dan Pilkada Kabupaten Sidoarjo.

Seperti berlangsung  diwakili Wakapolresta Sidoarjo AKBP M. Anggi Naulifar Siregar. Dalam kesempatan ini ia mengajak pejabat utama Polresta Sidoarjo melakukan cangkrukan kamtibmas bersama Forkopimka dan warga Kecamatan Sukodono. Cangkrukan kamtibmas yang berlangsung di Kantor Kecamatan Sukodono ini juga dihadiri perwakilan dari Pemkab Sidoarjo, serta para Kades dan Calon Kades di Kecamatan Sukodono.JUMAT , 3/1/2020.

Camat Sukodono Ainun Aulia menyampaikan bahwa di Kecamatan Sukodono pada April 2020 nanti ada 14 desa yang akan melakukan pemilihan kepala desa. Dan satu desa diantaranya dilakukan Pilkades secara e-voting. Ia berharap proses demokrasi ini dapat disikapi warga Sukodono serta para calon Kades secara dewasa dan demokratis.

Karenanya, untuk menjaga kondusifitas kamtibmas jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak dan Pilkada Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2020, berbagai himbauan kamtibmas disampaikan Wakapolresta Sidoarjo AKBP M. Anggi Naulifar Siregar dihadapan undangan yang hadir termasuk para calon kepala desa.

Himbauan kamtibmas yang disampaikan Wakapolresta Sidoarjo AKBP M. Anggi Naulifar Siregar antara lain, kesiapan Polres Sidoarjo dalam mengamankan agenda demokrasi tersebut, pembentukan satgas anti botoh, hingga ajakan kepada masyarakat agar bijak bermedia sosial termasuk tidak menyebar ujaran kebencian dan tidak mudah mempercayai berita hoax.

”Melalui kesempatan ini, dapat dijadikan silaturahmi Polresta Sidoarjo dengan Forkopimka Sukodono, juga bersama masyarakat. Tujuannya supaya wilayah Kabupaten Sidoarjo tetap guyub, rukun dan aman,” ujarnya.(bg).
Home » » Pasanggan Suami Istri Selamat Saat Mobilnya Terbakar Di SPBU

Pasanggan Suami Istri Selamat Saat Mobilnya Terbakar Di SPBU

Doc.Kedua Korban terbakar ( Suami -istri ) di rawat di MMC Muncar
Banyuwangi  - OposisiNews.co.id -Sebuah mobil jenis Minibus terbakar di salah satu SPBU  diwilayah Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar Kabupaten  Banyuwangi, Jawa Timur, pada  hari Jum’at (3/1/2020).

Doc.Bangkai Mobil Daihatsu
Zebra DK 1458 BW
Saat di Daihatsu Zebrakonfirmasi melalui  via whatsapp Kapolsek Muncar AKP Zaenuri membenarkan, mobil Daihatsu  zebra bernopol DK 1458 BW  warna hijau yang di kendarai oleh Hariyono Dan Dawiyah terbakar pada saat  akan keluar SPBU selepas mengisi BBM sekira  pukul 09:45 Wib.

“Mobil itu sedang mengisi BBM jenis premium. Namun, pada saat akan keluar  terjadilah percikan api yang tidak tahu berasal dari mana , sehingga mobil tersebut langsung terbakar hingga seluruh bagian dalam mobil ludes ” kata Kapolsek Muncar, pada Jum’at (3/1/2020).

Mengetahui insiden itu, pihak petugas SPBU langsung berjibaku dan berusaha memadamkan dengan cara menyemprotkan tabung pemadam untuk memadamkan api supaya tidak menyambar kendaraan lain dan SPBU.

Menurut Kapolsek, ada dua korban luka bakar  atas kejadian ini, diantaranya Hariyono (50th) dan Dawiyah (50th). Keduanya merupakan pasangan suami istri asal Dusun palurejo Rt02 Rw08 Desa Tembokrejo kecamatan Muncar, Banyuwangi.

Hingga berita ini  di tayangkan kedua korban masih dirawat intensif di Rumah Sakit MMC Muncar  karna menggalami luka bakar di kaki dan tangan ,  dalam insiden ini ,"jelas kapolsek

“Sementara, untuk kerugian  materiil yang di alami oleh pihak hariyono sendiri diperkirakan Rp 10 juta,” pungkasnya ( her )

Reporter.Herman
Editor.Bambang PW
Home » , » IBU KANDUNG DI DUGA SEKAP KE-4 ANAK PEREMPUANNYA SELAMA 20 TH

IBU KANDUNG DI DUGA SEKAP KE-4 ANAK PEREMPUANNYA SELAMA 20 TH

Doc.Proses evakuasi juru masak berinisial ART ( 64th ) bersama ke 4 anak perempuannya ke RSJ Lawang Malang, Jumat 03/01/2019
Malang .OposisiNews .co.id- Seorang ibu kandung berprofesi juru masak dievakuasi ke RSJ guna penanganan medis karena diduga telah tega melakukan penyekapan terhadap keempat anak perempuannya didalam rumahnya sendiri selama kurang lebih 20 tahun, di Desa Banjarrejo, RT/RW 04/02, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Pada Jum’at 03/01/2020.

Doc. Lokasi rumah penyekapan
Ds.Banjarrejo RT 04 RW 02
Kec.Pakis Kab.Malang
Berdasarkan pengaduan warga bahwa, telah terjadi dugaan penyekapan yang dilakukan oleh ART (Inisial) perempuan (64) yang bekerja sebagai juru masak terhadap keempat anak perempuannya dirumahnya selama kurang lebih 20 tahun..

Doc.Petugas medis ,muspika
,Perangkat desa didampingi
Polsek dan Koramil lakukan
croscek di lokasi
Atas pengaduan warga tersebut pada hari Jum'at 03/01/2020 sekitar pukul 09.00 wib, Muspika Kecamatan Pakis bersama perangkat Desa setempat dan Dokter Puskesmas telah melakukan pengecekan kerumah terduga pelaku dan mengevakuasi pelaku ART beserta keempat anak perempuannya untuk dilakukan penanganan medis ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Radjiman Lawang.

"Muspika Kecamatan Pakis bersama Aparat Desa dan Dokter Puskesmas telah melakukan Pengecekan terhadap rumah Ibu ART yang diduga melakukan Penyekapan kepada ke-4 anak perempuannya di dalam rumahnya sendiri," kata Kadubag Humas Polres Malang AKP Ainun Jariyah.

"Pelaku ART ini seorang ibu rumah tangga dan bekerja sebagai juru masak, ia tinggal dirumahnya di Dusun Purworejo, Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Dia adalah Ibu kandung dari ke empat terduga korban penyekapan," tambahnya.

Doc.kondisi dalam
Rumah pelaku dan
Korban penyekapan
"Sudah dilaikukan tindakan dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) , melakukan koordinasi dengan perangkat desa dan Instansi terkait, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang dan juga menghubungi Puskesmas Pakis kemudian dilakukan Evakuasi yaitu membawa ART dan Korban penyekapan ke RSJ Lawang guna ditangani oleh pihak medis," tandasnya.

Adapun masing-masing terduga korban penyekapan yakni,
ASW , Perempuan (45th) Korban anak ke-1 (Satu).TY Perempuan (41th) korban anak ke-2 (Dua),VWT Perempuan (40th) korban anak ke-3 (Tiga) dan AMD (Inisial) Perempuan (36 th) korban anak ke-4 (Empat).Keempat terduga korban tersebut adalah anak kandung dari ART, terduga pelaku.

Disampaikan bahwa, tindakan evakuasi ke RSJ Lawang tersebut berdasarkan surat pengaduan dari warga bahwa ada warga yang disekap sekitar 20 tahun. (Sol)

Reporter.Soleh
Editor.Bambang PW

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon