Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Tiga Elemen Masyarakat Kediri Buka Kran Komunikasi Dengan Dinsos

Tiga Elemen Masyarakat Kediri Buka Kran Komunikasi Dengan Dinsos

Written By BBG Publizer on Selasa, 24 November 2020 | 16.37

 


Kediri,OposisiNews.Ci.Id-TRCPPA Kabupaten Kediri, Komunitas Kurawa ( Kurir Amal Wates ) bersinergi dengan Lembaga Swadaya Masyarakat Gerak Indonesia (LSM-GI Gerak ) adakan silaturahmi di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kediri

Kegiatan Silaturohim oleh tiga elemen masyarakat  tersebut dalam rangka menjalin kemitraan dan komunikasi lebih baik antar lembaga di tinggkat bawah terkaid dengan leding sektor sosial dan adminitrasi  dibawah naungan Dinsos.

Kegiatan bertempat di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Kediri, selasa (24/8/2020) Suharsono kepala Dinsos Kabupaten Kediri merespon inisiasi yang diprakarsai tiga elemen masyarakat Kediri.

M Rifai ketua TRCPPA Kab. Kediri menyampaikan masukan kepada Dinsos Kediri untuk memprioritaskan bantuan ke anak-anak yang terkendala administrasi, serta penanganan terhadap anak-anak yang terlantar dan putus sekolah.

Sementara , Munir Snw Kordinator Komunitas KURAWA (Kurir Amal wates) berharap agar pihak Dinsos lebih perhatian untuk kemasyarakat yang kurang mampu yang belum mendapat bantuan karena terkendala data indentitas.

Menanggapi hal itu, Suharsono Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Kediri mengatakan terima kasihan atas kehadiran dan masukan dari TRCPPA kabupaten, LSM -GI dan komunitas Kurawa yang memberi masukan positif kedinas sosial dan Dinsos akan memprioritaskan masukannya dan menjadi agenda di rapat dinas untuk menentukan langkah dan evaluasi . ( WN )

Home » » Relawan gotong royong(RGR) bakti sosial untuk ekonomi produktif pelatihan disabilitas membuat sabun cuci piring

Relawan gotong royong(RGR) bakti sosial untuk ekonomi produktif pelatihan disabilitas membuat sabun cuci piring


Kediri,OposisiNews.Co.Id-
Relawan Gotong Royong Minggu pagi , 09.00wib melakukan Pelatihan Disabilitas untuk saudara kita yang menyandang  disabilitas membuat sabun cuci piring, bertempat di Pendopo exs kawedanan ngadiluwih,22/11/2020

Penyandang disabilitas fisik maupun mental,tidak bisa dipungkiri mereka  merasakan efek yang berbeda dari orang kebanyakan dalam melaksanakan rutinitas kegiatan.

Dalam kesempatan itu  Relawan Gotong Royong  ( RGR ) yang bermarkas di Kota Kediri kembali menggerakkan berbagai elemen, yaitu dinas sosial dalam rangka untuk menggalang kepeduliannya dalam berbagai bentuk , salah satunya dengan turun kelapangan / Bakti sosial untuk mengadakan pelatihan pembuatan sabun cuci piring pada penyadang disabilitas.

Bhakti sosial bertajuk RGR share to skill atau bakti sosial untuk ekonomi produktif pelatihan disabilitas membuat sabun cuci piring di ngadiluwih kabupaten kediri diharapkan mampu memberi nilai lebih pada penyandang disabilitas Kediri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut , perwakilan dari dinas sosial, Diah Saktiana Kabid rehabilitasi sosial,  dan Umi Salamah ketua disabilitas kabupaten kediri.

Umi Salamah Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas berharap, ada program bantuan pemerintah yang lebih relevan yang berkesinambungan untuk pegangan hidup difabel disituasi sulit seperti ini,saudara saudara kita penyandang disabilitas sangatlah membutuhkan bantuan kita,  mereka membutuhkan pembekalan dan pelatihan karena saat ini komunitas disabilitas tidak memiliki penghasilan yang bisa diandalkan.

Diharapkan dengan pelatihan yang diprakarsai Relawan Gotong Royong Kediri , kaum disabilitas kediri bisa mendapatkan keahlian / skill dan dapat memberikan edocasi pada sesama kaum disabilitas.

"Kami sangat berterima kasih kepada bunda Irma Yulianti dan kawan kawan atas bantuannya, karena kami juga ingin bisa berperan seperti masyarakat lain ( Sehat ) , tidak dipandang sebelah mata serta mampu bertahan dimasa sulit seperti ini ", ungkap salah satu peserta pelatihan

Sementara itu Irma Yulianti. Koordinator RGR mengatakan," Kegiatan Pelatihan seperti ini sudah menjadi rutinitas dilakukan RGR dan kami akan terus  membantu masyarakat yang perlu di bantu termasuk saudara kita penyandang disabilitas.  Bersama teman -teman RGR kami terus bergerak untuk membantu masyarakat ," ucapnya.(WN,IS)

Home » » Pelaku Pembunuhan Ibu Rumah Tangga Di Tulungagung Di Ancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Pelaku Pembunuhan Ibu Rumah Tangga Di Tulungagung Di Ancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Kapolres Tulungagung, Saat Gelar Konferensi Pers Di Halaman Mapolres Tulungagung 

TULUNGAGUNG.OposisiNews.co.id-
Kasus pembunuhan tragis terhadap ibu rumah tangga yang terjadi di dusun Tanggung, RT 03, RW 02, Desa Suruhan lor, kecamatan Bandung, kabupaten Tulungagung berhasil diungkap.

Pelaku.Saat Diamankan Petugas 

Hal tersebut seperti yang di sampaikan Kapolres Tulungagung, AKBP. Handono Subiakto, S.H.,S.I.K., M.H., saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres Tulungagung. Senin (23/11/2020). 

Kapolres Tulungagung, AKBP. Handono Subiakto, S.H.,S.I.K., M.H., mengatakan bahwa tersangka BS (28th), yang merupakan tetangga korban tega menghabisi nyawa Ni'maturrohmah (45th), lantaran sakit hati dan dendam, karena sering ditegur dan dituduh maling oleh suami korban, karena sering mengambil air di masjid 

"Tersangka merasa sakit hati dan dendam karena perlakuan suami korban. Lalu tersangka dalam beberapa hari mengamati kebiasaan suami korban dan korban. Selanjutnya tersangka mencari waktu yang tepat untuk melakukan pembunuhan," kata Kapolres di hadapan awak media.  

Kapolres menyampaikan, saat melakukan aksinya, tersangka masuk melalui pintu depan rumah korban yang tidak terkunci, lalu bersembunyi dibawah/kolong tempat tidur yang ada kelambunya di ruangan tengah.

"Di saat rumah korban dalam keadaan kosong, ditinggal Nuril Huda (suami korban) dan Ni'maturrohmah (korban) melaksanakan sholat isya' berjamaah di masjid, tersangka masuk ke rumah korban yang tidak terkunci lalu bersembunyi di kolong tempat tidur di ruang tengah rumah korban," terangnya.

Lanjut Kapolres, Setelah selesai melaksanakan sholat isya', suami korban dan korban pulang kerumah, dan sesampainya di rumah, suami korban berpamitan untuk melaksanakan yasinan rutin tiap malam Jumat di rumah Samsudin alm. 

Kapolres mengungkapkan, pada saat dirumah sendirian, korban duduk-duduk diatas tempat tidur diruang tengah sambil melihat acara tv, kemudian tersangka BS lantas keluar dari tempat persembunyiannya dari arah belakang.

 Tersangka kemudian menghampiri korban dan membekap mulut korban dengan tangan kanan sedangkan tangan kiri tersangka memegangi kepala korban.

"Karena korban berontak, akhirnya kepala korban oleh tersangka dibenturkan ke lantai sebanyak enam 6 kali. korban berteriak, selanjutnya tersangka memukulkan dingklik (kursi kecil) ke kepala korban dua (2) kali dan memukulkan alat bor listrik yang mengenai kepala belakang korban bagian bawah satu (1) kali dan memukulkan sebuah tang ke arah leher korban sebelah kiri sebanyak dua (2) kali hingga korban meninggal dunia," ungkapnya.

Barang Bukti Yang Diamankan Petugas 

Petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa satu (1) buah kaos warna hitam dan satu (1) buah sarung warna merah milik tersangka. Sedangkan barang bukti milik korban berupa satu (1) buah dingklik ( kursi kecil), satu (1) buah bor listrik, satu (1) buah tang yang digunakan tersangka untuk membunuh korbannya. 

Selain itu polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa satu (1) buah baju pendek warna merah, satu (1) buah rok warna merah yang dipakai korban saat kejadian perkara dan tiga (3) buah gigi korban yang tanggal jatuh dilantai.

Kapolres menandaskan, atas perbuatan tersebut, pelaku dikenakan pasal 340 subsider 338 KUHP subsider Pasal 338. 

"Tersangka diancam hukuman 20 tahun penjara," pungkasnya.( AG )


Pewarta : A.purnomo


Home » » Peringati Hari Jadi Kabupaten Tulungagung Ke-815, Rampak Sarinah Sosialisasi Budaya Berkebaya

Peringati Hari Jadi Kabupaten Tulungagung Ke-815, Rampak Sarinah Sosialisasi Budaya Berkebaya

Written By BBG Publizer on Minggu, 22 November 2020 | 20.55

HUT Tulungagung ke 815.doc

TULUNGAGUNG.OposisiNews.co.id-
Kebaya adalah warisan budaya Indonesia yang dipercaya sudah ada sejak masa para leluhur. Tumbuhnya kesadaran mengenai kekayaan budaya Indonesia membuat kebaya kembali menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah.

Dengan semangat ingin melestarikan kebaya sebagai budaya asli Indonesia, Rampak Sarinah Tulungagung mengadakan Sosialisasi Budaya Berkebaya dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Tulungagung yang ke-815 di pendopo Kongas arum Kusumaning Bangsa. Minggu, (22/11/2020).

Bupati Tulungagung
Acara yang dibuka oleh Bupati Tulungagung juga dihadiri oleh Sekda Tulungagung, OPD terkait, dan peserta sosialisasi yang berjumlah kurang lebih 150 orang.

Dalam laporannya ketua panitia Rampak Sarinah, Rindu Rikat mengatakan maksud dan tujuannya untuk melestarikan kebaya sebagai  busana kabupaten. Rampak Sarinah Tulungagung bersama pelaku dan, pecinta budaya Tulungagung mengharapkan kedepan Kabupaten Tulungagung dapat menggunakan kebaya atau baju adat daerah sebagai seragam dalam bekerja maupun bersekolah yang digunakan pada hari tertentu dalam setiap minggunya.

Rindu Rikat.Ketua Panitia
Rampak Sarinah
"Dengan maksud melestarikan budaya berkebaya sebagai busana nasional dan mewujudkan program nasional yaitu pemajuan kebudayaan," ucapnya.

Dalam sambutannya, Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M., mengatakan bahwa, sebagai Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengapresiasi dengan adanya kegiatan ini, nantinya akan mengkaji untuk menerbitkan aturan bagi ASN, pelajar, pegawai swasta maupun pejabat politik untuk bisa mengenakan kebaya atau baju adat daerah sebagai seragam dihari tertentu dalam setiap minggu.

 "Maka nantinya kita terbitkan aturan itu di Kabupaten Tulungagung akan memiliki budaya berbusana adat daerah dan dapat menjadi Lifestyle bagi generasi-generasi penerus bangsa serta dapat menjadikan ikon Tulungagung yang memiliki Kabupaten beragam budaya dan dapat mendorong bagi pengusaha maupun industri fashion di Kabupaten Tulungagung." ujar bupati.

Selain itu menurut Maryoto, budaya berkebaya tersebut merupakan budaya jawa yang harus di lestarikan bersama. 

"Dan jangan sampai generasi penerus kita nantinya tidak mengenal atau mengetahui tentang kebaya yang merupakan busana khas jawa yang biasa kita kenakan dalam acara – acara tertentu," pungkasnya.( AG )

Pewarta : A.purnomo.

Home » » KORDA TRCPPA(tim reaksi cepat perlindungan perempuan dan anak) kab,kediri audiensi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten

KORDA TRCPPA(tim reaksi cepat perlindungan perempuan dan anak) kab,kediri audiensi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten

Written By BBG Publizer on Jumat, 20 November 2020 | 10.51


Kediri.OposisiNews.Co.Id-
Kegiatan Audensi KORDA TRCPPA kabupaten Kediri dalam agenda Pembahasan Sistem Kesehatan Daerah khususnya di kabupaten Kediri tentang Pelayanan Kesehatan di Puskesmas, Mekanisme Ambulance, yang harapannya membuahkan hasil positif."19/11/20

dr.Bambang Triono Putro Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, menyampaikan, dalam audiensi yang dilakukan KORDA TRC PPA , memberikan beberapa hal yang sifatnya masukan dan koreksi terkait pelayanan di Puskemas Dan, ini sangat bermanfaat.

Pertama, meningkatkan kualitas pelayanan di Puskesmas Kedua, adanya pandangan dimasyarakat dalam melayani pasien yang mengunakan BPJS dengan mandiri, 

Ketiga pelayanan ambulan Puskesmas, dan keempat adanya miss komunikasi, seperti,apa yang harus dilengkapi dalam Jamkesda dan sebagainya,"ucapnya.

dr Bambang Triono Putro Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, menambahkan, untuk itu pihaknya akan mengevaluasi jajaran di Puskesmas agar menerapkan 5 S. Lebih sabar dalam pelayanan kepada masyarakat. pungkasnya

Ditempat terpisah M rifai Ketua KORDA TRCPPA kabupaten Kediri mengatakan, kegiatan audensi hari ini dilakukan bertujuan untuk membahas pelayanan kepada masyarakat yg lebih baik dan pro rakyat, khususnya di Puskesmas, agar mengalami kemajuan atau perbaikan, baik layanan di dalam perawatan, pengobatan, sampai pengunaan Ambulance, agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat yg sangat membutuhkan.

Sesuai Tupoksi dari Puskesmas, Pusat Kesehatan Masyarakat. Tadi, dr Bambang Triono Putro Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri,  menyambut baik masukan kami. Tentang pelayanan masyarakat sehingga terwujudnya pelayanan untuk masyarakat,ucapnya ( WN-IS )

Reporter.Wondo,Iskak

Home » » Akibat Ledakan Kompor Gas Satu Rumah Warga Ludes

Akibat Ledakan Kompor Gas Satu Rumah Warga Ludes


Blora. OposisiNews.Co.Id -
Jum'at (20.11.2020)Satu rumah warga ludes di lalap si jago merah, sumber api di duga api dari ledakan kompor gas elpiji yang berada di dalam rumah Budiarto Wibowo yang berada di Lingkungan Turibang  Rt.01 Rw 08 yang berada di Jalan Gajah Mada Cepu

Dari liputan awak berita OposisiNews di lokasi kejadian ' TKP ' , api dengan cepat menghanguskan isi dalam rumah , terlihat petugas damkar dengan melibatkan warga sekitar dan dibantu Mobil Damkar milik EP Pertamina dan Migas Cepu selama kurang lebih 1 jam berusaha menjinakkan amukan si Jago Merah untuk mengatisipasi meluasnya api di lingkungan yang padat penduduk. 

Menurut saksi mata , Anjar  (45 th) selaku RT setempat mengatakan  kebakaran  terjadi diduga  karena ledakan  kompor gas  di dalam rumah Budiarto , hingga berita ini diterbitkan kerugian meterial dan Non material masih terpantau oleh awak berita . ( WY )

Home » » Kota Kediri Terima Piagam Penghargaan Jatim Bejo, Walikota Kediri Harapkan UMKM Kota Kediri Makin Banyak yang Go Digital

Kota Kediri Terima Piagam Penghargaan Jatim Bejo, Walikota Kediri Harapkan UMKM Kota Kediri Makin Banyak yang Go Digital


Kediri.OposisiNews.Co.Id -
Kota Kediri terpilih menjadi salah satu dari 4 kabupaten/kota di Jawa Timur yang menerima piagam penghargaan atas komitmen untuk perubahan budaya kerja menuju modernisasi pengadaan barang/jasa dan meningkatkan peran serta pelaku UMKM Jawa Timur. Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar hadir dan menerima piagam penghargaan tersebut yang diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. 

Penghargaan ini diserahkan dalam acara _Launching_ Pemanfaatan _e-marketplace_ pengadaan barang/jasa melalui toko daring Jawa Timur Belanja Online (Jatim Bejo), Si Master dan Si Layar, yang  bertempat di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (19/11). 

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur mengatakan berbagai inovasi harus diinisiasi, berbagai kreativitas yang bisa melahirkan efektivitas dan efisiensi serta transparansi harus dilakukan. Salah satunya adalah transformasi digital. Proses transformasi digital harus dilakukan karena masing-masing OPD sudah memiliki aplikasi masing-masing. Hal yang dibutuhkan adalah sinergitas, konektivitas dan _big data_. Sehingga dari satu sumber bisa mengakses banyak informasi. 

Selain transformasi digital, Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim menambahkan sumber daya manusia yang profesional juga dibutuhkan dan harus disiapkan. Jatim Bejo inilah merupakan bagian dari transformasi digital.

Saat ditemui, Wali Kota Kediri mengatakan dalam hal modernisasi pengadaan barang dan jasa sebenarnya Kota Kediri sudah sejak lama membuat terobosan-terobosan. Namun memang pandemi ini diperbolehkannya UMKM-UMKM Kota Kediri untuk masuk ke _marketplace_ yang sudah bekerjasama dengan Jatim Bejo ini membuat senang. Hal ini berarti, Pemkot Kediri sudah bisa belanja di _marketplace_ tersebut dan dapat memperkuat UMKM-UMKM yang ada di Kota Kediri. 

Lebih lanjut, Wali Kota Kediri Abdullah Abu bakar berharap dengan semakin banyak UMKM yang _go digital_ dan tergabung dalam Jatim Bejo ini bisa memenuhi kebutuhan Pemerintah Kota Kediri. “Jadi kita _nggak_ usah jauh-jauh ambilnya dari situ saja. Ini harapan saya seperti itu. Tetapi memang ada caranya yaitu tergabung dalam MBiz. Tentu itu meningkatkan akuntabilitasnya juga. Seperti harapannya Pak Presiden,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kota Kediri Muklis Isnaini mengatakan bahwa Kota Kediri sudah menggunakan Jatim Bejo ini mulai tahun ini 2020. Namun penggunaan Jatim Bejo untuk pengadaan barang jasa masih terbatas hanya pada bagian-bagian di Sekretariat Daerah Kota Kediri dan juga Dinas Koperasi dan UMTK saja. Di tahun depan rencananya akan diterapkan di seluruh organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kota Kediri. 

“Kota Kediri terpilih menjadi salah satu penerima penghargaan karena sudah bergabung dan melakukan transaksi pada Jatim Bejo. Hal itu yang dilihat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur bahwa ada komitmen yang tinggi untuk memajukan dan meningkatkan peran UMKM. Ada sekitar 40 UMKM yang sudah bergabung dalam Jatim Bejo ini. Jadi intinya bagaimana Pemerintah Kota Kediri mendorong peran UMKM untuk memenuhi kebutuhan barang jasa di Kota Kediri dan Pemerintah Kota Kediri komitmen di dalam anggarannya untuk belanja kepada UMKM melalui Jatim Bejo,” tambahnya.

Selain Kota Kediri, daerah lain yang menerima penghargaan yaitu Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lumajang. 

Hadir pula dalam kegiatan ini Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Nurul Ghufron, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jawa Timur Jumadi, jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kepala Daerah se-Jawa Timur.( WN )

Home » » HANGUS!!Toko Bibit Minyak Wangi Dan Kimia ‘ SARI WANGI ‘ Dilahap Si Jago Merah

HANGUS!!Toko Bibit Minyak Wangi Dan Kimia ‘ SARI WANGI ‘ Dilahap Si Jago Merah


Kediri,OposisiNews.Co.Id –
Toko Bibit Minyak Wangi dan Kimia ‘ SARI WANGI’ di Jalan HOS Cokro Aminoto no. 1 Kota Kediri Jawa Timur, ludes dilahap si Jago Merah, pada Kamis ( 19/11/2020) malam.

Informasi jurnalis oposisinews yang diterima, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Salah satu Warga Kota Kediri menyebut kebakaran tersebut pertama kalinya dari lantai 3.

Toko Bibit Minyak Wangi dan Kimia ‘ SARI WANGI’ itu memiliki 3 lantai. Lantai 3 yang terbakar tersebut adalah gudang, lantai 2 adalah ruang administrasi dan lantai 1 adalah Toko untuk jualan minyak wangi,terang warga sekitar/saksi mata dalam keterangannya, kamis (19/11).

Kemudian, warga tersebut menginformasikan kejadian tersebut kepada pihak Satpol PP Kota Kediri dan dilanjutkan Damkar ( Pemadam Kebakaran) Kota Kediri.

Sesampainya Damkar tiba di lokasi lalu melakukan pemadaman kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,kerugian di tafsir ratusan juta katanya.

Menurut keterangan saksi pada saat terjadi kebakaran terdengar suara letupan yang diduga dari metanol yang tersimpan dalam wadah tertutup.(Suwondo, Iskak)

Home » » Sidoarjo Menetapkan Pilkades Dilaksanakan 20 Desember 2020

Sidoarjo Menetapkan Pilkades Dilaksanakan 20 Desember 2020


SIDOARJO - OposisiNews.co.id -
Tahapan baru Pilkades tahun 2020, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, melaksanakan  rapat persiapan Pilkades seretak gelombang ketiga Kabupaten Sidoarjo Tahun 2020.kamis ,19/11/2020.

Rapat ini dilaksanakan bersama Komisi A DPRD Sidoarjo, Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra, Kodim 0816, Polresta Sidoarjo, Dinas Kesehatan, dan camat se Kabupaten Sidoarjo, di  ruang Rapat Delta Wicaksana Gd. Setda Kabupaten Sidoarjo.

Tahapan Pilkades sempat dihentikan mulai tanggal 30 Maret – 26 Oktober 2020 karena pandemi covid 19. 

“Tahapan pilkades, saat ini telah dibentuk 174 dari 175 panitia desa peserta Pilkades serentak gelombang ketiga, satu Desa tidak dapat menetapkan calon Kadesnya,  dengan jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) 646.265 pemilih,” jelas Suprayitno, S.STP., M.HP., Kabid Pemerintah Desa.

Dari 174 desa yang telah melakukan penetapan bakal calon kepala desa menjadi  calon kepala desa, ada 2 desa yang me ndapat gugatan dari bakal calon yang mendaftar, yakni Desa Prasung – Buduran dan Desa Sebani Tarik.

Masih menurut  Suprayitno, pelaksanaan Pilkades ini tetap mengacu pada protokol kesehatan. Dimana dukungan dari Pemkab Sidoarjo, rapid test panitia pilkades beserta aparat TNI/ Polri, Linmas, Satpol PP serta petugas tambahan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo. Untuk APBDes mengalokasikan anggaran recofusing covid 19 untuk TPS pada saat pelaksanaan.

“Harapan kami, Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo, bahwa Pilkades ini tetap dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2020, protokol kesehatan harus dilakukan sebaik – baiknya, sehingga tidak ada dampak negatif,” jelas Pujiono, Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo.

Kalau ini ditunda, mungkin tidak dilaksanakan di tahun 2020, dampaknya sangat besar , kasihan calon kades yang terbebani  dampak ekonomi dan dampak sosial sangat besar.

Sementara menurut Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra, Ainur Rahman, menuturkan kebijakan pilkades ini ada 2 opsi yang dipilih oleh kabupaten/ kota peserta pilkades serentak, ada yang memilih dilaksanakan di tahun 2020 ada yang ditahun 2021. 

“Kabupaten Sidoarjo telah menetapkan pilkades akan kita laksanakan tanggal 20 Desember 2020 dengan Keputusan Bupati,” jelasnya. 

“Khusus Sidoarjo, pada bulan Desember juga melaksanakan Pilkada itu juga yang menyita ntenaga dan perhatian kita, sehingga harus  berbagi dalam pesta demokrasi untuk menetapkan pimpinan kita,” lanjutnya.

Diakhir kegiatan rapat Sekretaris Dinas PMD, Probo Agus Sunarno, S.Sos., MM, sharing para camat terkait persiapan teknis dan non teknis pelaksanaan pilkades di masing – masing desa. 

Selain mencegah timbulnya cluster baru covid 19, juga waspada terhadap la nina. Karena wilayah sidoarjo berpotensi badaI la nina.

Pada intinya semua desa  yang melaksanakan pilkades telah mempersiapkan dengan matang mulai dari protokol kesehatan hingga antisipasi jika turun hujan dan banjir.( Bag )

Home » » Bersih Nagari Peringatan Hari Jadi Ke-815 Kabupaten Tulungagung

Bersih Nagari Peringatan Hari Jadi Ke-815 Kabupaten Tulungagung

Written By BBG Publizer on Kamis, 19 November 2020 | 06.36

Ketua DPRD Tulungagung Menyerahkan Pataka (panji) Lambang Kabupaten Tulungagung Kepada Bupati Maryoto Birowo  

Tulungagung .OposisiNews.co.id-
Pemerintah Kabupaten Tulungagung gelar acara Bersih Nagari dalam rangka peringatan Hari Jadi Ke-815 Kabupaten Tulungagung tahun 2020.

Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M., bersama Forkompimda dengan penuh kidmat menyambut kedatangan arak–arakan peserta kirab Pataka atau Panji lambang daerah Kabupaten Tulungagung yang diiringi dengan dua buah tumpeng raksasa (Tumpeng lanang dan Tumpeng wadon) di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa. Rabu,(18/11/2020).

Dalam masa Pandemi covid 19, arak-arakan dan prosesi Bersih Nagari tahun ini berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Peserta dibatasi sesuai protokol kesehatan.

Arak–arakan di mulai dari halaman luar Pendopo. Rombongan pertama dari group drum band tradisional, diikuti raja dan ratu berserta prajurit dan penari serta pembawa panji (Pataka) Tulungagung dan 2 buah tumpeng raksasa berupa Tumpeng Lanang dan Tumpeng Wadon dan diikuti beberapa tokoh adat yang mengenakan pakaian tradisional Jawa.

Dalam prosesi peringatan Hari Jadi Ke-815 ditandai dengan Penyerahan Pataka lambang kabupaten Tulungagung dari ketua DPRD kepada Bupati Tulungagung dan di lanjutkan pemotongan tumpeng oleh Bupati Tulungagung.

Bupati Maryoto Birowo Saat Di Wawancara Sejumlah Awak Media 

Saat di wawancara usai acara Bersih Nagari, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan bahwa, penyelenggaraan puncak acara Hari Jadi Ke-815 Kabupaten Tulungagung berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena penerapan prokes.

 “Kalau dulu terbuka dengan tamu undangan yang banyak, sekarang undangannya terbatas. Hal ini untuk penerapan protokol kesehatan, physical distancing,” ucapnya.

Bupati menyebut, acara bersih nagari saat ini sifatnya tidak mengundang massa. Seluruh undangan diharuskan melakukan penerapan prokes dengan ketat, termasuk mengenakan masker. “Yang nomor satu tetap penerapan protokol kesehatan. Mata rantai penularan Covid-19 harus diputus,” jelasnya.

Bahkan gunungan sesaji tumpeng yang bernama Buceng Lanang dan Buceng Wadon yang biasanya dibawa ke luar pagar Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso untuk diperebutkan masyarakat saat ini juga tidak dilakukan.

Rebut Gununhan oleh undangan di Halaman Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso 

Kedua gunungan diperebutkan oleh undangan yang terbatas di dalam Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. "Dengan peringatan ini diharapkan mampu memacu semangat warga masyarakat Kabupaten Tulungagung dalam meningkatkan perekonomian warga Tulungagung guna memajukan pembangunan Kabupaten Tulungagung kedepan yang menuju Ayem Tentrem Mulyo lan Tinoto," harap Bupati.

Setelah dilakukan do’a bersama, tumpeng buceng lanang dan wadon dibawa keluar untuk diperebutkan para warga. Seperti yang di ketahui, peringatan Hari Jadi Tulungagung selalu digelar pada tanggal 18 November.

Penentuan hari ulang tahun tersebut mengacu pada Prasasti Lawadan yang terdapat di Desa Wates Kecamatan Campurdarat. Dalam prasasti itu tertulis Sukra Suklapaksa Mangga Siramasa, yang artinya Jumat Pahing 18 November 1205. ( AG )

Pewarta : A.purnomo.
Home » » AKBP. Handono Subiakto Resmi Jabat Kapolres Tulungagung

AKBP. Handono Subiakto Resmi Jabat Kapolres Tulungagung

Written By BBG Publizer on Selasa, 17 November 2020 | 18.30

Pengambilan sumpah jabatan di Mapolda Jatim

TULUNGAGUNG.OposisiNews.co.id-.Pucuk Pimpinan Polres Tulungagung, yang sebelumnya dipimpin oleh AKBP. Eva Guna Pandia, S.I.K., M.M., M.H., saat ini telah resmi berganti. Selasa, (17/11/2020).

Suasana Sertijab Di Mapolda Jatim

Serah terima jabatan (Sertijab) Kapolres Tulungagung digelar di Mapolda Jawa Timur  dipimpin  Kapolda Jatim, Irjen. Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si.

AKBP. Eva Guna Pandia, (kiri) Saat Foto Bersama Kapolres Tulungagung Yang Baru, AKBP. Handono Subiakto, S.H., S.I.K., M.H. Usa Sertijab Di Mapolda Jatim 

AKBP. Handono Subiakto, S.H., S.I.K., M.H., menempati jabatan baru sebagai Kapolres Tulungagung  menggantikan AKBP. Eva Guna Pandia, S.I.K., M.M., M.H.

Dalam agenda sertijab tersebut, ditandai dengan penyematan tanda jabatan kepada masing masing pejabat utama yang melaksanakan sertijab, dimana sebagai tanda telah menerima dan mengemban jabatan yang baru.

Paur Subbag Humas Polres Tulungagung, IPTU.Nenny Sasongko, S.H., membenarkan mengenai adanya agenda sertijab Kapolres Tulungagung yang saat ini digelar di Polda Jatim.

"Benar, agenda sertijab di laksanakan di Mapolda Jatim," tutur IPTU. Nenny.

Sementara itu, dalam agenda sertijab di Polda Jatim  sesuai dengan Surat Telegram (ST) Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor : ST/2935/X/KEP/2020, tanggal 13 Oktober 2020. Diantaranya :

AKBP. Muchamad Budi Hendrawan, sebelumnya menjabat Kapolres Bojonegoro diangkat sebagai Kabag Faskon Rolog Polda Jatim, Kapolres Bojonegoro dijabat oleh AKBP. Eva Guna Pandia, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Tulung Agung.

Sementara itu, Kapolres Tulung Agung dijabat AKBP. Handono Subiakto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Nganjuk. Sedangkan Kapolres Nganjuk dijabat AKBP. Harviadhi Agung Prathama , yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Batu.

Kemudian Kapolres Batu dijabat Catur Cahyono Wibowo yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit v Ditreskrimsus Polda Jatim.

Dalam sertijab tersebut, masih dalam situasi dan kondisi pandemi Covid 19 maka dilakukan pembatasan peserta / undangan hanya disaksikan oleh perwakilan pejabat utama Polda Jatim dengan menerapkan Protokol Kesehatan. ( Ag )


Pewarta : Agus Gempoer/ (NN95)

Editor.Bambang PW

Home » » Polresta Sidoarjo Siap Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Polresta Sidoarjo Siap Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi


SIDOARJO,OposisiNews.co.id -
Sebagai upaya kesiapsiagaan dan mengantisipasi terjadinya bencana alam sewaktu-waktu, Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana melakukan pengecekan kesiapan personel dan perlengkapan siaga bencana yang dimiliki Polresta Sidoarjo dan Polsek jajaran, di Mapolresta Sidoarjo, Senin 16/11/2020.

“Pengecekan ini sebagai langkah kesiapsiagaan Polresta Sidoarjo dan Polsek jajaran menghadapi musim hujan, serta guna mengantisipasi apabila terjadi bencana alam di wilayah kita,” ujar AKBP Deny Agung Andriana.

Terjadinya Bencana alam memang tidak dapat kita cegah, namun dapat diminimalisirkan (mitigasi bencana) dampaknya, serta semua harus siap apabila sewaktu-waktu ada musibah bencana alam. Termasuk personel dan perlengkapan penanganannya.

“Periksa kesiapan seluruh personel, peralatan dan dukungan logistik untuk mengantisipasi secara dini apabila terjadi bencana,” imbuhnya.

Ia juga berpesan agar jangan lupa untuk terus berkomunikasi dan melibatkan instansi terkait, BPBD dan TNI apabila terjadi musibah bencana alam mendadak, atau tanda-tanda akan terjadinya bencana, misalkan hujan lebat, juga lainnya.( Bag )

Home » » Cak Hud Tegur Pengelola dan Pedagang Pasar Larangan Karena Kurang Menjaga Kebersihan

Cak Hud Tegur Pengelola dan Pedagang Pasar Larangan Karena Kurang Menjaga Kebersihan

Written By BBG Publizer on Sabtu, 14 November 2020 | 11.31


SIDOARJO,OposisiNews.co.id -
Pengelola dan Pedagang di pasar larangan mendapat teguran PJ Bupati Hudiyono karena kondisi pasar yang kumuh dan kotor. Cak Hud sapaan akrab Hudiyono memberi waktu dalam lima kali kunjungan kondisi pasar harus sudah terlihat bersih. Jika dalam lima kali kunjungan tidak ada perubahan maka seluruh petugas pasar Larangan akan diganti orang baru. Jum'at, 13/11/2020.

Usai memberi teguran, Cak Hud lantas mendatangi para pedagang. Satu persatu diberitahu Cak Hud, sambil membagikan masker Cak Hud minta ke para pedagang untuk sama-sama menjaga kebersihan.

Cak Hud juga mengingatkan bila pedagang masih tidak mengindahkan maka akan diberi sanksi. Selain bersih-bersih taman, program Jogo Taman Delta juga menyasar tempat atau fasilitas publik seperti pasar.

"Pasar ini kan fasilitas publik jadi harus dijaga kebersihannya. Jika tidak mau menjaga kebersihan di area lapaknya maka akan mendapatkan sanksi, yaitu tidak boleh jualan lagi di pasar Larangan", kata Cak Hud.

Pengelola pasar mengaku kwalahan mengatur para pedagang. Selain itu, pengelola juga mengeluhkan kurangnya armada mobil pengangkut sampah.

"Pengawas pasar harus tegas, pedagang harus diingatkan untuk sama-sama menjaga kebersihan. Jangan dibiarkan saja", tegas Cak Hud.

Dalam waktu dekat, Cak Hud akan menambah satu lagi armada mobil pengangkut sampah. Saat ini pasar Larangan hanya memiliki satu mobil sampah. Untuk mengangkut sampah setiap hari, jumlah satu armada masih kurang. Akibatnya banyak sampah yang terlambat diangkut ke TPA Jabon.

"Jika memang yang dikeluhkan karena kurang armada mobil sampah, kita akan tambah mobil sampah satu lagi supaya petugasnya bisa kerja maksimal ", ujar Cak Hud.

Usai mengontrol kebersihan, pengelola pasar diminta untuk mengecek instalasi listrik. Menyusul terjadinya kebakaran empat ruko yang diakibatkan konsleting listrik. (Bag)

Home » » Home Care PEDULI Sabet Top 30 Kovablik se-Jawa Timur, Wali Kota Kediri Terima Penghargaan

Home Care PEDULI Sabet Top 30 Kovablik se-Jawa Timur, Wali Kota Kediri Terima Penghargaan


Kediri,OposisiNews.Co.Id -
Layanan Home Care PEDULI (Profesional, Empatik, Dedikatif, Utuh, Langsung dan Integratif) menyabet penghargaan Top 30 di ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) se-Jawa Timur 2020.


Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPANRB Diah Natalisa kepada Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Jumat (13/11).

Penyerahan penghargaan dilakukan dalam acara Penyerahan dan Penganugerahan Hasil Evaluasi SAKIP, Penghargaan Kovablik dan Kompetisi Kelompok Budaya Kerja bertempat di The Singhasari Resort Batu.

Dalam sambutannya Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPANRB Diah Natalisa mengharapkan Kovablik dapat menjadi program yang dapat terus berjalan berkelanjutan. Kovablik dapat menjadi Kawah Candradimuka bagi setiap inovasi pelayanan publik di Jawa Timur untuk disiapkan sebelum berkompetisi pada level nasional maupun nantinya di level internasional.

 "Selain itu satu poin yang juga perlu kita perhatikan setiap inovasi yang sudah berjalan adalah kewajiban kita semua untuk memastikan keberlanjutan dan kebermanfaatannya ke depan. Dan sekali lagi atas nama keluarga besar Kementerian PANRB kami mengucapkan selamat kepada pemerintah Provinsi Jawa Timur atas suksesnya penyelenggaraan Kovablik tahun 2020 dan juga selamat kepada instansi inovator yang telah meraih prestasi dan juga meraih penghargaan," ujarnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengucapkan terima kasih kepada kepala daerah yang terus menggerakkan inovasi. "Kreativitas dan inovasi menjadi sangat penting. Kita berlari orang lain melompat. Kita melompat orang lain _artificial intelligence_ . Maka dari itu inovasi harus menjadi bagian dari perencanaan kita, pelaksanaan dan evaluasi kita. Sinergitas dan kolaborasi saya rasa juga menjadi _keyword_ yang harus kita lakukan bersama," ujarnya.

Usai menerima penghargaan Wali Kota Kediri mengungkapkan inovasi-inovasi yang banyak diraih oleh Pemerintah Kota Kediri tidak bersifat seperti karbitan. "Memang butuh proses dan pemikiran yang mendalam, sistematis, dan terstruktur sehingga kita saat ini bisa merasakan dampaknya dan khususnya dampak yang ada di masyarakat. Nah ini harapan saya untuk OPD-OPD yang lainnya. Mari kita berfikir untuk inovasi-inovasi supaya ada dampak yang positif kepada masyarakat. Itu nanti pasti akan ada yang menilai, seperti saat ini banyak penilaian- penilaian yang tidak diprediksi seperti penilaian dari kementerian dan lainnya tahu-tahu kita dapat ini," ujarnya.

Walikota Mas Abu ini berharap seluruh OPD di Kota Kediri khususnya OPD pelayanan itu terus menciptakan inovasi-inovasi yang dapat mempermudah masyarakat. "Kutipan yang bisa saya sampaikan dari Bu Gubernur kalaupun saat ini kita berjalan orang lain akan berlari. Kalau saat ini kita berlari maka orang lain akan menggunakan _artificial intelligence_ untuk mempercepat pelayanan-pelayanan dan inovasi-inovasi. Saat ini memang _disruption_, memang carut marut ya tentu kita harus berfikir bagaimana kita bisa memberikan pelayanan yang cepat, pelayanan yang prima kepada masyarakat. Kalau pelayanan untuk masyarakatnya bagus maka saya yakin sekali pasti kita akan dapat penghargaan-penghargaan lagi tapi penghargaan itu adalah bonus. Intinya adalah bekerja, bekerja dan bekerja," harapnya.

Ditambahkan Plt. Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri, inovasi Home Care PEDULI yang berorientasi pada pasien bukan hanya pada penyakit. Banyak _home care_ atau layanan kesehatan yang hanya berorientasi pada penyakit artinya ketika sakit diobati selesai. Semua _stakeholder_ terlibat dalam Home Care PEDULI. "Jadi kalau Home Care PEDULI ini bukan hanya penyakitnya yang diobati tapi orientasinya pada permasalahan pasien. Salah satu contohnya yaitu pasien ini rumahnya tidak layak huni. Nah home care PEDULI membantu dengan memfasilitasi bedah rumah," ujarnya.

Fauzan Adima menjelaskan Home Care sudah ada sejak tahun 2012. Namun untuk Home Care PEDULI sejak tahun 2016. Sampai saat ini kurang lebih ada 200 orang yang sudah tertangani. Ke depan inovasi yang akan dikembangkan dari home care PEDULI ini dari sistem pelaporan. "Karena selama ini sistem pelaporan masih manual dengan telepon. Mungkin nanti sistem yang akan kita buat sudah terintegrasi dan terkoneksi 24 jam ke sistem IT yang ada di RSUD Gambiran,"pungkasnya.

Hadir pula dalam kegiatan ini Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Sekretaris Daerah Jawa Timur Heru Tjahjono, jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kepala Daerah se-Jawa Timur.( WN )

Reporter.Wondo

Home » » Tingkatkan Omzet UMKM, Pemkot Kediri Imbau Staf BUMN dan Swasta Mengenakan Tenun Ikat Kediri Tiap Kamis

Tingkatkan Omzet UMKM, Pemkot Kediri Imbau Staf BUMN dan Swasta Mengenakan Tenun Ikat Kediri Tiap Kamis

Written By BBG Publizer on Jumat, 13 November 2020 | 15.27


Kediri.OposisiNews.Co.Id -
Setiap Hari Kamis, staf ASN di Pemkot Kediri diwajibkan mengenakan tenun ikat kediri. Hal ini ditetapkan dalam Instruksi Wali Kota Kediri No. 4 Tahun 2010 tentang penggunaan pakaian tenun ikat Bandar khas kota Kediri. Aturan itu hingga kini terus dilakukan. 

Pada masa Covid-19, Pemkot Kediri memperluas imbauan bukan hanya kepada ASN namun juga staf BUMN dan Swasta yang ada di Kota Kediri untuk mengenakan tenun ikat kediri setiap Hari Kamis.

Hal ini mulai dilakukan oleh staf BUMN dan perusahaan swasta di Kota Kediri. Bagi yang belum punya, mereka mulai membeli tenun ikan dan menjahitkannya.

Pramita Wdyasindy, Penyelia Pemasaran Dana Bank Jatim mengatakan bahwa ia harus punya stok lebih dari satu baju karena ada aturan yang baru-baru ini dilakukan di perusahaannya. Demikian juga dengan Okky Yudistari, staf Pemasaran Dana di Bank Jatim.

“Kalau punya baju tenun sudah lama punya. Tapi karena sekarang harus pakai, ya beli lagi,” kata Okky, 12/11/2020.

Hal ini berdampak bagus bagi penjualan tenun ikat kediri. Sejak pandemi Covid-19 mulai April hingga saat ini, pertumbuhan ekonomi melambat di berbagai wilayah Indonesia, tidak terkecuali di Kota Kediri. Pembelanjaan masyarakat fokus kepada kebutuhan yang tidak bisa ditunda utamanya sembako sehingga sektor lain menurun omzetnya.

“Kami mengaktifkan kegiatan ekonomi di segala bidang, khususnya untuk UMKM. Caranya dengan mendorong pembelanjaan,” kata Zachrie Ahmad, Kepala Bidang Perekonomian Kota Kediri. Pembelanjaaan ini dilakukan baik oleh pemerintah maupun sektor swasta.

“Akhir-akhir ini kami juga mendapatkan pesanan dari beberapa orang untuk baju kantor,” kata Sundari (60 tahun), pengrajin tenun ikat merek Tenun Woro. Setelah beberapa bulan sepi, ia mulai menerima pesanan kain sekaligus jahitan untuk baju tenun.

Hal itu juga dirasakan oleh Ayumila (29 tahun), pemilik usaha tenun ikat merek Sinar Barokah. Setelah pesanan masker tenun ikat, kali ini mulai ada yang membeli kain untuk dibikin baju kantor.( WN )

Home » » Wali Kota Kediri Berikan Arahan Peningkatan SDM dan Kinerja di PDAM Tirta Dhaha Kota Kediri

Wali Kota Kediri Berikan Arahan Peningkatan SDM dan Kinerja di PDAM Tirta Dhaha Kota Kediri


Kediri.OposisiNews.Co.Id - 
WaliKota Kediri Abdullah Abu Bakar memberikan pengarahan di dalam acara pembinaan motivasi kerja dalam rangka peningkatan sumber daya manusia dan kinerja pada 98 karyawan Perumda Air Minum Tirta Dhaha Kota Kediri yang bertempat di gedung serbaguna Perumda Air Minum Tirta Dhaha, Kamis (12/11).

Dalam arahannya, Wali Kota Kediri mengatakan selama ini memperhatikan kinerja PDAM Tirta Dhaha dan menurutnya kinerja PDAM Tirta Dhaha Kota Kediri juga sudah berjalan dengan bagus. Namun ada beberapa hal yang tetap harus ditingkatkan.

 “Alhamdulillah teman-teman di sini membuktikan kinerjanya juga berjalan dengan baik. Air di Kota Kediri ini mudah didapatkan dan airnya relatif jernih, bersih. Tugas teman-teman yaitu potensi di Perumda Air Minum Tirta Dhaha harus dimanfaatkan dengan baik. Saya ke depan titip pesan bahwa PDAM Tirta Dhaha itu harus dikembangkan terus,” tuturnya.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar juga memberikan semangat serta motivasi dan mengajak kepada seluruh karyawan PDAM Tirta Dhaha agar dapat bekerja secara teamwork .

 “Tidak ada pekerjaan yang tidak sulit, semua pekerjaan itu sulit. Tidak ada pekerjaan yang tidak ada tantangan, semua ada tantangan. Jadi mari kita kerja baik-baik. Sawahnya panjenengan ini harus diperbaiki. Ini saya ibaratkan sawah. Sawah itu kalau diambil hasil panennya terus-terusan, tidak dikasih apa-apa tanahnya itu juga tanah tersebut unsur haranya kurang. Apa yang didapat harus dikembalikan disitu. Namanya itu investasi. Itu namanya _sustainability_ atau berkelanjutan. Apalagi di masa pandemi corona ini. Makanya ayo kita sama-sama kerja yang giat. Kalau ada temannya yang _nggak_ asik di dalam kerjaan diingatkan. Kita disini semuanya _teamwork_ kerja tim semua. Di Pemda kerja tim, di PDAM juga kerja tim,” ajaknya.

Lebih Lanjut, Wali Kota Kediri mengatakan, PDAM Tirta Dhaha harus berinovasi dengan membuat air minum kemasan ber-PH tinggi. “Kemarin saya mengingatkan kepada PDAM kita mesti buat air di dalam kemasan yang ber-PH tinggi. Kita pasti bisa. Dikemas yang baik, cari merk apa yang kira-kira diucapkan enak. Nanti coba bikin dulu sedikit di lab kan dan didiskusikan. Asalkan harganya bersaing, manajemennya dijaga betul, kebersihannya dijaga betul. Itu nanti pasti akan ada nilai lebih dan bisa membesarkan PDAM dan berdampak pada karyawan juga. Saya juga paham betul teman-teman di PDAM tidak mengenal siang, malam perbaikan. Kalau saya lewat jalan itu ada yang memperbaiki ada yang bocor diperbaiki itu sudah sangat luar biasa. Yang sudah ada dijaga baik-baik, kualitas, kuantitas serta kontinitasnya harus bagus,” pungkasnya.

Sementara itu Pjs Direktur PDAM Tirta Dhaha Kota Kediri Anif Amri mengungkapkan, untuk memenuhi tuntutan pelayanan air bersih kepada masyarakat dibutuhkan peningkatan kualitas, kuantitas dan kontinuitas pelayanan terhadap pelanggannya. Untuk mencapai tujuan dan sasaran maka disusun rencana kerja dan anggaran dan telah menyelesaikan penyusunan rencana bisnis tahun 2020-2024.  “Jumlah pelanggan Kota Kediri sampai bulan Oktober 2020 berjumlah 14.719  sambungan rumah. Untuk pertambahan pelanggan sampai bulan Oktober 2020 sebanyak 157 sambungan rumah. Jumlah sumur produksi PDAM Tirta Dhaha sebanyak 16 unit rumah produksi. Pada bulan Oktober 2019 mendapat bantuan 1 unit sumur produksi yang bertempat di Kelurahan Balowerti yang akan dioperasikan pertengahan bulan November 2020. Untuk cakupan pelayanan PDAM Tirta Dhaha di Kota Kediri, penduduk yang terlayani di wilayah Kota Kediri sebanyak 80.316 jiwa atau sesuai jumlah pelanggan domestik rumah tangga,” ujarnya.

Anif melanjutkan, langkah-langkah yang sudah dilakukan akan terus dikembangkan dalam perbaikan PDAM ke depan. Penggunaan teknologi informasi di bidang keuangan yaitu melalui _e-payment_ yang menggunakan fasilitas internet saat ini sudah dilakukan dan sudah bekerjasama dengan berbagai bank dan aplikasi jual beli _online_. Selain itu penggunaan teknologi juga sudah diterapkan dalam program pembacaan meter pelanggan yang sudah memakai ponselcdengan sistem android.

 "Adapun di bidang perencanaan yang sudah dilakukan dan masih terus perlu pengembangan yaitu penggunaan informasi GIS _(geographic information system)_ dalam menentukan peta jaringan pipa serta untuk mengelola data yang memiliki informasi spasial. Selain itu, dengan telah terpasangnya aliran listrik PLN di rumah pompa Balowerti permasalahan tekanan air kecil di dalam kota sudah dapat teratasi. PDAM Tirta Dhaha juga akan melakukan investasi penanaman pipa jaringan distribusi di wilayah perumahan Rejomulyo dan perumahan Ngronggo. Selanjutnya juga sudah dilakukan pencoblosan pipa di beberapa tempat dan penggantian _Get Valve_ yang sudah tidak berfungsi sehingga tekanan air yang kecil sudah lancar kembali. PDAM Tirta Dhaha juga meningkatkan dan menjaga kualitas air minum dengan melakukan pengawasan dan melaksanakan uji klinis sesuai dengan Permenkes tentang tata laksana pengawasan kualitas air minum. PDAM juga akan melakukan penggatian pipa yang sudah usang atau tua karena sangat berpengaruh terhadap suplai air ke pelanggan dan perbaikan kebocoran,” urainya.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Eny Endarjati, dewan pengawas dan dewan pembina Perumda Air Minum Tirta Dhaha Kota Kediri.( WN )

Home » » Anggota PKK Sidoarjo Dilatih Budidaya Ikan Dalam Ember Serta Menanam Sayur Hidroponik

Anggota PKK Sidoarjo Dilatih Budidaya Ikan Dalam Ember Serta Menanam Sayur Hidroponik


SIDOARJO,OposisiNews.co.id -
Anggota PKK di 8 desa di Kecamatan Candi dilatih budidaya ikan dalam ember serta menanam sayur hidroponik, Pelatihan diberikan oleh TP-PKK Provinsi Jawa Timur di Kantor Kecamatan Candi. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Ny.Muzayyinningsih Hudiyono, Camat Candi Iwan Djauhari serta ketua Pokja III TP-PKK Provinsi Jatim.kamis, 12/11/2020.

Ketua TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Ny.Muzayyinningsih Hudiyono mengatakan semangat untuk terus berinovasi dimasa pandemi Covid-19 ditunjukkan anggota TP-PKK yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Seperti yang akan dilakukan anggotanya dengan berlatih budidaya ikan dalam ember serta menanam sayur hidroponik. 

Dikatakannya tidak ada yang tahu kapan pandemi Covid-19 akan berakhir. Untuk itu semangat untuk tetap bangkit dan berinovasi harus dilakukan. Dan semangat itu menurut istri dari Pj. Bupati Sidoarjo Dr. Hudiyono M.Si tersebut terlihat dari anggotanya. Semangat mengikuti pelatihan budidaya ikan dalam ember serta menanam sayur hidroponik ditunjukkan anggotanya di 8 desa yang ada di Kecamatan Candi.

Ny.Muzayyinningsih Hudiyono mengatakan pelatihan semacam ini akan dikembangkannya lagi di desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Pasalnya dirinya melihat masyarakat Sidoarjo sudah lekat dengan olahan jenis makanan berbahan ikan. 

Ny.Muzayyinningsih Hudiyono berharap anggotanya nanti dapat mengembangkan hasil pelatihan budidaya ikan dalam ember serta menanam sayur hidroponik dari kerjasama dengan TP-PKK Provinsi Jatim kali ini. Sehingga nantinya hasil yang akan diperoleh akan maksimal. (Bag)

Home » » Kapolresta Sidoarjo: Kampung Tangguh Semeru Ciptakan Wilayah Aman dan Sehat

Kapolresta Sidoarjo: Kampung Tangguh Semeru Ciptakan Wilayah Aman dan Sehat


SIDOARJO ,OposisiNews.co.id
-Sisi Efektifitas peran Kampung Tangguh Semeru dalam menanggulangi penyebaran Covid-19, diharapkan dapat terus berjalan di seluruh wilayah desa. Seperti halnya di berbagai wilayah Kabupaten Sidoarjo. 

Karena keberadaan Kampung Tangguh Semeru tidak hanya berperan dalam penanggulangan Covid-19, namun juga mampu mewujudkan ketangguhan berbagai sektor.

Hal tersebut sebagaimana ditekankan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji pada acara Cangkrukan Kamtibmas di Kantor Kecamatan Tulangan, malam. Dihadiri Forkopimka Tulangan, tokoh masyarakat, tokoh agama, komunitas, para kepala desa, dan warga pertemuan berlangsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.Rabu , 11/11/2020.

“Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo dapat kita atasi salah satunya melalui peran maksimal Kampung Tangguh Semeru. Di dalamnya terdapat masing-masing peran yang dilakukan masyarakat sendiri, guna menciptakan ketangguhan wilayahnya,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.

Dalam Kampung Tangguh Semeru, meliputi berbagai aspek. Ada tangguh menghadapi Covid-19, tangguh pangan, tangguh kamtibmas, tangguh perekonomian, tangguh sosial budaya dan sebagainya. Sebab itu, diharapkan perannya dapat terus dijalankan di seluruh desa. Termasuk di wilayah Kecamatan Tulangan. 

Sehingga optimis Kapolresta Sidoarjo, berbagai problem yang saat ini kita hadapi dengan mudah teratasi melalui keberadaan Kampung Tangguh Semeru tersebut.

Himbauan kamtibmas jelang pelaksanaan Pilkada Kabupaten Sidoarjo, juga disampaikan Kombes Pol. Sumardji. Agar masyarakat dapat ikut serta menjaga kerukunan dan kedamaian, sehingga Pilkada dapat berjalan aman dan kondusif.

“Semakin dekatnya agenda Pilkada Sidoarjo. Mari jaga situasi kamtibmas kita yang aman dan kondusif, dengan tidak saling menyebar Hoax, tidak saling menghujat, mari kuatkan kerukunan dan ingat senantiasa mematuhi protokol kesehatan agar wabah Covid-19 segera usai. Jalankan terus peran Kampung Tangguh Semeru agar wilayah kita aman dan sehat,” pesan Kombes Pol. Sumardji.( Bag )

Home » » Universitas Athariyah Launching Beasiswa Covid-19

Universitas Athariyah Launching Beasiswa Covid-19

Written By BBG Publizer on Rabu, 11 November 2020 | 07.51


Jakarta,OposisiNews.Co.Id- 
Universitas Attahariyah atau Unait meluncurkan Program Sarjana Bagi 1.000 Anak Bangsa

Demikian disampaikan Rektor Unait DR.Suherman Saiji,  MPd kepada jumpa  pers dengan wartawan IPJI,  PWOIN dan MOI. 

Universitas Islam Attahiriyah meluncurkan program ini dalam rangka Hari Pahlawan 10 November 2020  dimana Yayasan Addiniyah Attahiriyah, Universitas Islam Attahiriyah dan  DPRD DKI menandatangani Nota kesepakatan Kerjasama dalam kerangka Tridarma Perguruan Tinggi, dan program merdeka belajar. 

Kerjasama tersebut menurut DR Suherman meliputi peningkatkan sarana dan prasana pembelajaran dan pelaksanaan kurikulum merdeka belajar yang dicanangkan pemerintah.

Selain itu dalam rangka pengabdian masyarakat, UNIAT juga meluncurkan (soft Launching) program beasiswa yang diberi nama “program Paksa Sarjana”. 

"Program ini disediakan untuk 1000 calon mahasiswa DKI yang berasal dari keluarga yang terdampak pandemic covid-19," ujar Rektor Suherman. 

Ditempat yang sama Ketua Umum Yayasan Addiniyah Attahiriyah H.M. Nabil SA, SH menyatakan, Yayasan Addiniyah Attahiriyah dan Universitas Islam Attahiriyah memiliki program Paksa Sarjana.

"Ini sesuai dengan amanah para pendiri UNIAT, yakni pendidikan, sosial dan dakwah. Program ini akan direalisasikan secara detail oleh Rektor Universitas Islam Attahiriyah, " timpal Nabil. 

Oleh sebab itu kata Ketum Nabil, program ini ditujukan kepada seluruh mahasiswa yang secara finansial kurang beruntung, terlebih di masa Covid-19.

Rektor UNIAT,  Dr. H. Suherman Saji, S.Pd, M.Pd kembali menyatakan “Program Beasiswa Covid-19 ini diberikan kepada 1.000 mahasiswa anak bangsa khusunya Jakarta.

"Dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Islam Attahiriyah," tegas Sekjen ipjibini. 

Sesuai dengan Amanah Para Pendiri Universitas Islam Attahiriyah bahwa Yayasan Addiniyah Attahiriyah berorientasi pada 3 hal yakni : Pendidikan, Sosial dan Dakwah. Terutama dalam meningkatkan SDM Indonesia di masa Revolusi Industri 4.0

Sementara itu M Taufik selaku Wakil Ketua DPRD DKI yang hadir dalam acara ini menegaskan akan mendukung dan meyambut baik Kerjasama antara DPRD dan UNIAT.

Sebagaimana duketahui,  Universitas Islam Attahiriyah ini adalah salah satu asset warga Betawi. Ini adalah universitas Islam tertua di DKI yang didirikan oleh dua oang tokoh Betawi yang sangat terkenal, yaitu ibu Alm Suryani Thaher dan KH Satiry Akhmad”, katanya.

Mengenai program beasiswa ini  Taufik mengatakan sangat mendukung program ini. " Sebagai wakil rakyat DKI saya sangat merasakan bahwa pandemic ini telah menyebabkan banyak masyarakat yang tidak bisa membiaya Pendidikan anaknya melanjutkan Pendidikan ke perguruan tinggi," katanya. (Tim.Red**) 

Home » » Atasi Banjir Tanggulangin, Sungai Segera Dinormalisasi, Pj Bupati Sidoarjo Rencanakan Bangun Waduk

Atasi Banjir Tanggulangin, Sungai Segera Dinormalisasi, Pj Bupati Sidoarjo Rencanakan Bangun Waduk

Written By BBG Publizer on Senin, 09 November 2020 | 07.00


Sidoarjo ,OposisiNews.co.id -
Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono berencana membangun waduk sebagai langkah antisipasi penanganan banjir jangka panjang. Hal itu ia ungkapkan saat meninjau lokasi terdampak banjir di tiga desa di Kecamatan Tanggulangin yakni di Desa Kedungbanteng, Desa Banjarsari dan Desa Banjarpanji. 

"Solusi jangka panjangnya kita harus membuat waduk tampungan resapan air. Karena begitu air di hulu itu sudah penuh, kita urai ke beberapa waduk," ungkap Hudiyono saat di Desa Kedungbanteng kepada wartawan, Minggu 8/11/2020.

"Waduk itu nanti bisa berfungsi untuk penyimpanan air sementara, dan kita buang ke laut selain sebagai tempat wisata baru kabupaten Sidoarjo jangka panjang. Dan kita butuh komunikasi yang efektif antara Forkopimda, eksekutif, legislatif," tambah pria yang akrab disapa Cak Hud itu.

Adapun untuk pembangunan waduk, lanjut Cak Hud, pihaknya akan melibatkan tenaga ahli dalam pembangunannya nanti. Ia sendiri menargetkan rencana pembangunan sudah bisa direalisasikan dalam waktu 2 tahun ini. 

"Ini kan (waduk) jangka panjang. Nah ini nanti kita ada rapat persiapan. Dan kita akan melibatkan tim ahli ini. Karena tim ahli ini secara teknis dan perencanaan yang mendesak bisa kita realisasikan," ujarnya.

"Kalau target jangka panjang kita bisa 2 tahun. Artinya kita butuh komunikasi dahulu," imbuh Cak Hud.

Sedangkan untuk jangka pendek penanganan banjir di Sidoarjo, Cak mengungkapkan akan melakukan normalisasi sungai. Sebab, dari hasil sidak ke lokasi banjir diketahui bahwa aliran air di sungai memang tidak normal karena banyaknya bangunan di bantaran sungai dan sampah yang menumpuk.

"Dalam waktu dekat adalah normalisasi sungai. Itu kita minta peran semuanya. Karena ini tidak bisa peran dari pemerintah saja. Tapi ada peran masyarakat, kita edukasi jangan membuang sampah sembarangan. Jangan membangun bangunan di bibir sungai itu. Dan itu sudah setuju masyarakat," jelas Cak Hud.

Cak Hud melanjutkan, dalam jangka pendek juga pihak Pemkab Sidoarjo akan memaksimalkan fungsi pompa air yang telah ada. Bahkan, ia mengaku akan mengajukan bantuan ke Pemprov Jatim untuk meminta tambahan pompa air yang lebih besar agar bisa maksimal dalam normalisasi.

"Kami cek pompa-pompa memang kecil dan kami akan minta bantuan ke provinsi untuk meminta bantuan pompa yang lebih besar. Agar ada tekanan yang luar biasa dari normalisasi dari hilir sampai utara," tutur Cak Hud. (Bag)

Home » » Polresta Sidoarjo Ajak Toga dan Tomas Wonoayu Jaga Kondusifitas Jelang Pilkada

Polresta Sidoarjo Ajak Toga dan Tomas Wonoayu Jaga Kondusifitas Jelang Pilkada

Written By BBG Publizer on Sabtu, 07 November 2020 | 18.10


Sidoarjo.OposisiNews.co.id -
Tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) menjadi bagian penting dalam mewujudkan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Begitu pula di tengah situasi pandemi sekarang, dan persiapan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sidoarjo.

Sebagai upaya menjalin komunikasi dengan para toga dan tomas, salah satunya yang dilakukan Polresta Sidoarjo adalah melakukan pertemuan di Kantor Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Jumat 6/11/2020. malam.

Dalam kesempatan ini juga dibahas Efektifitas peran Kampung Tangguh Semeru dalam menanggulangi penyebaran Covid-19, diharapkan dapat terus berjalan di seluruh wilayah desa. Karena keberadaannya tidak hanya berperan dalam penanggulangan Covid-19, namun juga mampu mewujudkan ketangguhan berbagai sektor.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Kasat Binmas Polresta Sidoarjo Kompol Dodot Dwianto kepada Forkopimka Sedati, tokoh agama, tokoh masyarakat, komunitas, dan warga Wonoayu.

“Bahwa penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo dapat kita atasi salah satunya melalui peran maksimal Kampung Tangguh Semeru. Di dalamnya terdapat masing-masing peran yang dilakukan masyarakat sendiri, guna menciptakan ketangguhan wilayahnya,” ujar Kompol Dodot.

Dalam Kampung Tangguh Semeru, meliputi berbagai aspek. Ada tangguh menghadapi Covid-19, tangguh pangan, tangguh kamtibmas, tangguh perekonomian, tangguh sosial budaya dan sebagainya. Sebab itu, diharapkan perannya dapat terus dijalankan di seluruh desa.

Sehingga optimisnya, berbagai problem yang saat ini kita hadapi dengan mudah teratasi melalui keberadaan Kampung Tangguh Semeru tersebut.

Himbauan kamtibmas jelang pelaksanaan Pilkada Kabupaten Sidoarjo, juga disampaikan Kasat Binmas Polresta Sidoarjo Kompol Dodot. Agar masyarakat dapat ikut serta menjaga kerukunan dan kedamaian, sehingga Pilkada nanti dapat berjalan aman dan kondusif.

Ia juga mengajak masyarakat mewujudkan Pilkada yang sehat dan damai. Misalnya ikut serta memerangi hoax, jangan mudah percaya provokasi serta politik uang, serta menguatkan kerukunan di tengah perbedaan pilihan.( Bag )

Home » » Pj Bupati Hudiyono dampingi Menaker Ida Fauziah Kunjungan ke BLK Sidoarjo

Pj Bupati Hudiyono dampingi Menaker Ida Fauziah Kunjungan ke BLK Sidoarjo

Written By BBG Publizer on Jumat, 06 November 2020 | 20.53


Sidoarjo.OposisiNews.co.id -
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah Jumat mengunjungi Balai Latihan Kerja (BLK) di Tulangan, Sidoarjo. Kunjungan dilanjutkan ke rumah dua warga penerima program Bantuan Subsidi Upah (BSU) di Desa Grinting Kecamatan Tulangan Jumat 6/11/2020.

Dalam kunjungannya di BLK, Ida Fauziah dan PJ Bupati Hudiyono melihat langsung peserta pelatihan pra kerja. Mulai dari latihan menjahit, teknologi informatika, teknik permesinan hingga tenaga administrasi akuntansi keuangan.

Meningkatkan SDM melalui program pelatihan yang didampingi tenaga ahli. Menekan angka pengangguran dan mengentaskan kemiskinan melalui direktorat jenderal bina penta Kemenaker. Selain mendapat ilmu, peserta pelatihan juga mendapatkan modal usaha.

"Mayoritas peserta pelatihan kerja yang terdaftar di BLK Tulangan adalah warga Sidoarjo, Mojokerto dan Gresik dan sebagian dari daerah lain", kata Iman Agung Kepala BLK Sidoarjo.

Menteri Ida Fauziah menyampaikan data pengangguran 9,7 juta orang, jumlah ini lebih banyak disebabkan karena pandemi covid-19. Sebelumnya, bulan februari angka pengangguran masih di angka 6,9 juta.

"Keberadaan BLK ini sangat membantu sekali mengurangi angka pengangguran, apalagi di tengah pandemi covid-19 banyak terjadi PHK. Di sini peserta dilatih ketrampilan sehingga setelah lepas dari BLK mereka sudah punya keahlian. Pemkab Sidoarjo sudah kerjasama dengan BLK Tulangan untuk mengirim peserta dengan menggunakan biaya APBD Sidoarjo", ujar Pj Bupati Hudiyono. (Bag)

Home » » Cak Hud Bersihkan Ikon Kota Sidoarjo, Monumen Jayandaru Alun-Alun

Cak Hud Bersihkan Ikon Kota Sidoarjo, Monumen Jayandaru Alun-Alun


Sidoarjo, OposisiNews.co.id - 
Monumen Jayandaru yang berada di Alun-Alun menjadi ikon kota Sidoarjo. Monumen Jayandaru yang dibangun tahun 2017 itu sempat viral karena adanya beberapa patung petani dan nelayan. Selain itu, Jayandaru menjadi ikonik kota delta karena di puncak monumen ada patung lambang Sidoarjo, Udang dan Bandeng.

Sejak awal dibangun, Jayandaru belum pernah dibersihkan dengan disemprot sampai atas. Banyak debu yang menempel bahkan cukup tebal. Pembersihannya pun akhirnya tidak bisa langsung, perlu beberapa kali di semprot air dengan tekanan tinggi.

Termasuk area halaman Jayandaru yang nampak terlihat lama sekali belum pernah dibersihkan. Debu cukup tebal menempel ditembok dan lantai.

Pj Bupati Hudiyono yang biasa dipanggil Cak Hud bersama DLHK dibantu oleh masyarakat menyemprot menggunakan mobil tangki air dan menggosok tembok sekeliling monumen hingga bersih. Termasuk tanaman yang tumbuh di pucuk monumen ikut dibersihkan.

" Ini perubahan luar biasa ya, ini kami bertiga ada kepala DLHK dan Kabidnya, ikut turun dan ternyata kalau kita hadir langsung cepat bersih. Dan masyarakat disini ikut membantu kerja bhkati. Tadi endapan kotoran cukup tebal, dan sekarang sudah kelihatan bersih", kata Cak Hud. Di Alun-alun Sidoarjo.jum'at, 6/11/2020.

Cak Hud menilai kinerja bagian kebersihan dilapangan kurang optimal. Kotoran debu hampir setengah senti menter.

"Ini artinya ada kinerja teman-teman kebersihan dilapangan kurang optimal, maka tadi sudah saya sentuh hatinya, saya ajak kerja ikhlas dan kerja bersama-sama. Kita ajak masyarakat bersama-sama peduli menjaga kebersihan ikon kota Sidoarjo", ujar Cak Hud.

Dengan merawat dan menjaga Alun-alun serta  kebersihan monumen Jayandaru, Cak Hud yakin banyak masyarakat yang ikut senang dan pengunjung alun-alun merasa nyaman.

Kegiatan bersih-bersih lewat program Jogo Taman Delta dilakukan rutin oleh Cak Hud tiap hari Jum'at. Cak Hud juga berharap kebiasaan ini diikuti sampai tingkat kecamatan dan desa/keluaran dengan melibatkan masyarkat.

"Ini menjadi role model ya, apakah ada pengaruhnya ketiga pimpinan turun. Sepeti ini tadi kita turun langsung jadi langsung bersih. Nanti di setiap kecamatan sampai kepala desa kita harapkan seperti itu. Se intensif mungkin se sering mungkin bahwa ini merupakan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat, memang ada masyarakat yang kurang peduli, nah ini tugas kita, kita tidak akan diam, terus  memberikan pengertian dan pemahaman, bahwa ini kemanfaatannya untuk kita bersama", pungkas Cak Hud. (Bag)

Home » » Pelanggar Prokes di Sidoarjo Menurun, Sidoarjo Menuju Zona Kuning

Pelanggar Prokes di Sidoarjo Menurun, Sidoarjo Menuju Zona Kuning


Sidoarjo.OposisiNews.co.id - 
Sebanyak 1.056 warga Sidoarjo menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di tennis indoor kompleks GOR Sidoarjo, Mereka terjaring razia yustisi prokes yang digelar tim gabungan di seluruh kecamatan di Sidoarjo.kamis, 5/11/2020.

Kasatpol PP Sidoarjo Widyantoro Basuki mengatakan, jumlah 1.056 pelanggar tersebut merupakan hasil razia selama dua minggu karena pada jadwal sidang pada Hari Kamis lalu ditiadakan karena libur bersama.

“Kalau dirata-rata jumlahnya menurun. Sebelumnya dalam seminggu ada 800 orang pelanggar. Kali ini hanya 500 an pelanggar. Namun meskipun demikian, kami tidak mengendorkan  razia yustisi prokes. Tujuan razia bukan hanya jumlahnya, namun meningkatkan kesadaran warga untuk mematuhi prokes untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19,” terang Wiwid, sapaan Widyantoro basuki.

Wiwid menambahkan, kali ini denda yag harus dibayar pelanggar Rp 100 ribu. “Besaran denda merupakan wewenang mutlak hakim. Dana yang terkumpul kemudian dimasukkan ke kas daerah Sidoarjo,” imbuh Wiwid.

Sementara itu, PJ Bupati Sidoarjo  Hudiyono menerangkan, bukan hanya warga yang tidak memakai masker yang ditindak,namun ada juga pemilik usaha makanan yang tidak menyediakan tempat untuk mencuci tangan. 

“Saat ini, Sidoarjo menuju Zona kuning. Kurang sedikit lagi. Kurang 0,1. Beberapa daerah seperti Waru yang pernah menjadi kluster penyebaran, saat ini sudah berhasil menjadi zona hijau. Kami berharap disiplin masyarakat terus meningkat agar Sidoarjo bisa meraih zona hijau,” tutur Hudiyono. 

Cak Hud, sapaan akrab Hudiyono menambahkan, di era kehidupan baru seperti saat ini, disiplin mematuhi prokes  merupakan hal mutlak. “Sebelum ditemukan vaksin covid-19, vaksin terhebat saat  ini ya mematuhi prokes seperti rajin memakai masker, jaga jarak dan menghindari kerumunan,” terang Cak Hud.

Cah Hud berharap, kegiatan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat bisa segera bangkit, namun harus taat prokes.(Bag)

Home » » Potensi Zakat di Kabupaten Sidoarjo Sangat Besar

Potensi Zakat di Kabupaten Sidoarjo Sangat Besar

Written By BBG Publizer on Kamis, 05 November 2020 | 07.22


Sidoarjo,OposisiNews.co.id -
Potensi perolehan zakat yang dihimpun Baznas Kabupaten Sidoarjo cukup besar apabila digarap dengan bagus. Jumlah pegawai ASN yang mencapai 10 ribu orang menjadi peluang untuk mencapainya. Hal tersebut disampaikan Pj. Bupati Sidoarjo Dr. Hudiyono M.Si pada Rakor Baznas Sidoarjo yang diselenggarakan Arayanna Hotel n Resort Trawas Mojokerto, Rabu, 4/11/2020.

Pj. Bupati Sidoarjo Hudiyono menghitung akan ada perolehan zakat sebesar Rp. 75 milyar apabila seluruh ASN di Kabupaten Sidoarjo menyalurkan zakatnya ke Baznas Sidoarjo. Menurutnya peluang perolehan zakat dari para ASN seperti ini sangat tinggi. Untuk itu dirinya meminta Baznas sebagai lembaga zakat infak dan sedekah dapat terus mengoptimalkan perannya. 

Selain itu ucap Pj. Bupati Sidoarjo Hudiyono, sasaran pemanfaatan zakat juga harus lebih dioptimalkan. Seperti halnya digunakan untuk pendidikan bagi anak yatim. Untuk itu dirinya meminta Baznas Sidoarjo selalu berkoordinasi dengan program-program yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Dengan begitu kualitas zakat nantinya akan terus meningkat.

Sementara itu Wakil Ketua III Baznas Sidoarjo H. Ilhamuddin mengatakan optimalisasi pengumpulan zakat menjadi salah satu bahasan dalam Rakor kali ini. Selain itu dalam Rakor kali ini juga akan dibahas mekanisme pengelolaa zakat infaq dan sedekah yang efektif dan efisien. Dikatakanya sebanyak 72 orang dari pengurus unit pelaksana zakat di tiap OPD maupun kecamatan serta dari Satker Kemenag Sidoarjo.

H. Ilhamuddin juga menyampaikan Baznas Sidoarjo memiliki prestasi yang membanggakan dalam administrasi pengelolaan zakatnya. Penyajian laporan keuangan, kinerja keuangan maupun arus kasda tahun 2019 Baznas Sidoarjo menyandang WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari auditor independent kantor akuntan publik Habib Basuni dan Heriadi. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan MoU antara Baznas Sidoarjo dengan Kantor Kemenag Sidoarjo dalam hal pengumpulan dan pendistribusian zakat.(Bag)

Home » » Pencairan BLT DD Bulan Ke-5 Desa Sambong Berjalan Lancar

Pencairan BLT DD Bulan Ke-5 Desa Sambong Berjalan Lancar

Written By BBG Publizer on Rabu, 04 November 2020 | 11.27


Blora.OposisiNews.Co.Id -
Pencaiiran BLT DD di desa Sambong Kecamatan Sambong Kabupaten Blora pada Bulan Ke 5  dilaksanakan pada Selasa 2/11/2020.


167  Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tampak antri dengan tertip untuk menerima BLT DD Sebesar 300 ribu/orang ,Perpanjangan Pencairan BLT DD  Berdasarkan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Permendes-PDTT) No. 7/2020 sebagai perubahan kedua atas Permendes-PDTT No. 11/2019 tentang prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2020.

Dengan adanya Perpanjangan BLT DD yang rencananya diberikan sampai dengan bulan Desember 2020 menimbulkan Pro dan Kontra disejumlah desa di Kabupaten Blora , salah satu Kepala desa XX  yang sempat mengeluhkan dengan Perpanjangan BLT DD dikarenakan ada Proyek yang  harus dibatalkan/ditunda karena dana yang mestinya digunakan untuk proyek desa terpaksa harus di refocusing untuk BLT DD.

 Bahkan keluhan adanya perpanjangan pengalokasian DD untuk BLT-DD sejumlah warga  desa cabak ,Kecamatan Jiken Kabupaten Blora juga mengeluhkan karena proyek Paving jalan desa Cabak harus tertunda  .

”Saya harap paving untuk jalan desa jangan sampai ditunda karena kondisi jalannya rusak parah apalagi saat musim penghujan seperti sekarang ini jalan menjadi becek dan lubang jalan  mengakibatkan genangan air”Keluh Salah satu warga di desa cabak. 

Bahkan tidak sedikit akibat adanya perpanjangan BLT-DD menjadi polemik adminitrasi ditingkat pemerintah desa  ‘Kami Bingung  melakukan pencairan BLT DD di bulan desember  nanti karena  Dana desa yang tersisa tidak akan mencukupi ‘Ujar salah satu kades pada Awak OposisiNews.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar sempat mencium polemik ditingkat desa khususnya adminitrasi , ia mengatakan, " Kemungkinan akan ada kekurangan anggaran dari dana desa yang digunakan untuk bantuan langsung tunai-dana desa (BLT - DD) hingga Desember 2020 nanti. Menurut perhitungan dari Kemendes PD TT  terdapat desa berpotensi kekurangan dana desa untuk BLT-DD sebanyak 1.119 desa. Dilihat dari total desa tersebut, ada potensi 192.691 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tak bisa mendapatkan BLT-DD hingga Desember mendatang ".

Ada 1.119 desa atau 192.691 KPM yang nanti dikaver oleh bansos tunai Kemensos karena dana desanya sudah habis," tutur Abdul Halim saat konferensi pers virtual pada Senin 21/10/2020.

Abdul Halim menerangkan, desa yang berpotensi kehabisan anggaran dana desa untuk BLT-DD, lantaran desa-desa tersebut sudah melakukan pencairan dana desanya bahkan sebelum pandemi terjadi. "Itu habis karena dana desanya sudah cair lebih awal sebelum ada Covid-19, makanya habis duluan. Nah, ketika ada BLT-DD enggak bisa capai sampai Desember. Ada yang cuma sampai November, ada yang sampai Oktober saja," jelas Menteri Kemendes PD TT.

Kemendes PD TT  menyebut, kekurangan dana desa untuk BLT-DD mencapai Rp 146,1 miliar. Dari total desa yang berpotensi tidak mencukupi dana desanya untuk BLT-DD hingga Desember akan dikaver bansos tunai dari Kementerian Sosial. (DWI/IPUNG)

Home » » Cangkrukan Kamtibmas di Sedati, Polresta Sidoarjo Motivasi Peran Kampung Tangguh Semeru

Cangkrukan Kamtibmas di Sedati, Polresta Sidoarjo Motivasi Peran Kampung Tangguh Semeru

 


Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Efektifitas peran Kampung Tangguh Semeru dalam menanggulangi penyebaran Covid-19, diharapkan dapat terus berjalan di seluruh wilayah desa. Karena keberadaannya tidak hanya berperan dalam penanggulangan Covid-19, namun juga mampu mewujudkan ketangguhan berbagai sektor.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana Pada acara Cangkrukan Kamtibmas di Kantor Kecamatan Sedati, Dihadiri Forkopimka Sedati, tokoh masyarakat, komunitas, dan warga pertemuan berlangsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Yakni tetap memakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan.selasa, 3/11/2020.

“Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo dapat kita atasi salah satunya melalui peran maksimal Kampung Tangguh Semeru. Di dalamnya terdapat masing-masing peran yang dilakukan masyarakat sendiri, guna menciptakan ketangguhan wilayahnya,” ujar Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana.

Dalam Kampung Tangguh Semeru, meliputi berbagai aspek. Ada tangguh menghadapi Covid-19, tangguh pangan, tangguh kamtibmas, tangguh perekonomian, tangguh sosial budaya dan sebagainya. Sebab itu, diharapkan perannya dapat terus dijalankan di seluruh desa.

Sehingga optimisnya, berbagai problem yang saat ini kita hadapi dengan mudah teratasi melalui keberadaan Kampung Tangguh Semeru tersebut.

Himbauan kamtibmas jelang pelaksanaan Pilkada Kabupaten Sidoarjo, juga disampaikan Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana. Agar masyarakat dapat ikut serta menjaga kerukunan dan kedamaian, sehingga Pilkada nanti dapat berjalan aman dan kondusif.( Bag )

Home » » KASN; Pengelolaan Manajemen ASN Sidoarjo Sudah Baik

KASN; Pengelolaan Manajemen ASN Sidoarjo Sudah Baik

Written By BBG Publizer on Selasa, 03 November 2020 | 22.09


Sidoarjo,OposisiNews.co.id - 
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo meraih predikat baik dalam penilaian penerapan sistem merit yang dilakukan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Prestasi tersebut disampaikan Ketua KASN, Prof. Dr. Agus Pramusinto kepada Pj. Bupati Sidoarjo Dr. Hudiyono,M.Si  dalam acara Penyerahan penghargaan Hasil Penilaian Penerapan Sistem Merit, di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Selasa 3/11/2020.

Dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014, sistem merit didefinisikan sebagai kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, yang diberlakukan secara adil dan wajar dengan tanpa diskriminasi.

Pemkab Sidoarjo meraih penghargaan sebagai instansi yang telah menerapkan sistem merit kategori baik dari KASN dengan nilai 297 ,yakni peringkat kedua ,setelah kota Bandung dari  Kabupaten/Kota se-Indonesia. Hal ini, kata Hudiyono, menjadi motivasi untuk memberikan upaya maksimal dalam penilaian Sistem Merit kali ini.

Alhamdulillah hari ini Kabupaten Sidoarjo menerima penghargaan dari KASN sebagai peringkat kedua Kabupaten/Kota terbaik di Indonesia yang meraih prestasi dalam penerapan sistem merit. Terima kasih kami untuk para ASN yang sudah terlibat dalam proses ini di Kabupaten Sidoarjo sehingga masuk dalam peringkat kedua terbaik di Indonesia," ungkap Hudiyono. 

Sistem merit adalah kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja secara adil dan wajar tanpa membedakan faktor politik, ras, agama, asal-usul, jenis kelamin, dan kondisi kecacatan.

Ketua KASN, Agus Pramusinto menjelaskan, Sistem Merit ini penting dalam manajemen ASN karena pemerintah membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, dilihat dari sisi kualifikasi, kompetensi, dan pengalamannya.

"Sehingga Sistem Merit memberikan peluang bagi pemerintah daerah untuk mendapatkan sumber daya aparatur yang diharapkan," ucapnya. 

Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono berharap bisa memberikan hasil terbaik dari penilaian kali ini, karena mempertahankan apa yang sudah didapat itu lebih sulit. Bahkan kalau bisa nanti mencapai hasil Sangat Baik,".pungkasnya.(Bag)

Home » » DWP Kabupaten Sidoarjo Gelar Muskab IV Secara Virtual

DWP Kabupaten Sidoarjo Gelar Muskab IV Secara Virtual


Sidoarjo,OposisiNews.co.id -
 Dampak pandemi Covid-19, DWP (Dharma Wanita Persatuan) Kabupaten Sidoarjo menggelar Muskab (Musyawarah Kabupaten) yang IV secara virtual.

Acara 5 tahunan , Muskab IV DWP Kabupaten Sidoarjo dilakukan melalui Daring/Dalam Jaringan melalui aplikasi zoom meeting dilaksanakan sejak pagi di pendopo Delta Wibawa menempati ruang COC ( Command Center ) DisKominfo Selasa, 3/11/2020.

Muskab yang dipimpin oleh Ketua DWP Kabupaten Sidoarjo . Endang Achmad Zaini dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Tampak semua yang hadir mengenakan masker, mencuci tangan saat memasuki ruangan Muskab dengan memanfaatkan hand sanitizer yang tersedia dipintu masuk serta menjaga jarak .

Dalam sambutannya. Endang Achmad Zaini merasa bersyukur DWP Kabupaten Sidoarjo telah dapat melaksanakan Muskab ditengah pandemi Covid-19. Meski melalui zoom meeting tidak menghalangi dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban maupun program kerja DWP Kabupaten Sidoarjo kedepan.

Dikatakannya pelaksanaan Muskab IV DWP Kabupaten Sidoarjo sendiri merupakan tindak lanjut Musprov IV DWP Jawa Timur bulan Februari lalu untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban/LPJ ketua DWP Kabupaten Sidoarjo. Selain itu Muskab kali ini juga digunakan untuk menyampaikan hasil Munas ke IV DWP pusat tahun 2019. 

Istri dari Sekda Kabupaten Sidoarjo Drs. Achmad Zaini MM tersebut mengatakan diusianya yang ke 20 tahun ini, DWP patut bersyukur dan berbangga telah menjadi organisasi perempuan yang besar. Sebagai organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina istri ASN, DWP telah diberi petunjuk dan kemudahan dalam menjalankan program kerja organisasi secara terstruktur. Perkembangan organisasi DWP menuju organisasi yang profesional sebagai mitra stategis pemerintah. 

“Dharma Wanita Persatuan sudah selayaknya memiliki standing position dengan mengambil peran strategis dalam pembangunan nasional,”ucapnya.

Masih dikatakannya. Endang Achmad Zaini bahwa DWP terus bertekad meningkatkan kualitas sumber daya anggota dan keluarganya untuk membangun keluarga bahagia dan sejahtera. Anggota DWP dapat menjadi subyek pendidik yang pertama dan utama dikeluarganya melalui program pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya.

Sekretaris DWP Kabupaten Sidoarjo . Vony Ari Suryono pada kesempatan itu juga menyampaikan berbagai program kerja diberbagai bidang yang akan dilakukan DWP Kabupaten Sidoarjo.

Diantaranya program kerja dibidang usaha seperti pengelolaan toko atau penyelenggaraan  bazar. Pada program kerja dibidang ekonomi produktif, DWP akan melaksanakan program menjadi seorang pengusaha maupun pelatihan batik.

Sedangkan dibidang pendidikan akan dilaksanakan program kerja monitoring pelaksanaan wajib belajar, sosialisasi program gizi anak maupun santunan pendidikan. Terdapat juga program kerja sosial budaya. Seperti ceramah agama, seminar kesehatan, maupun seminar tentang pengaruh penggunaan gadget dan seminar P4GN. (Bag)

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon