Ngawi,OposisiNews.Co.Id - Giat pembangunan infrastruktur desa Karangsono , Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi terus berjalan mesti ditengah Pandemik Covid 19 .
Terjadinya pergeseran anggaran berdampak pada perubahan volume rencana kegiatan desa yang terpublikasi melalui Info Grafis APBDes Karangsono 2020 secara umum.
Akibat pergeseran anggaran 1 kegiatan fisik desa dari 4 kegiatan yang direncanakan mengalami pengurangan volume pekerjaan , yaitu Pavingisasi jalan dusun Balunggobang dari awal perencanaan volume kegiatan 685 x 3,2 m anggaran Rp 500 juta bergeser menjadi 585 x 3,2m anggaran 368.593.000 sumber anggaran dana desa ( DD ) dengan TPK Suparlan ( Kasun Turi ).
4 kegiatan fisik / infrastruktur yang direncanakan pemdes Karangsono pada tahun anggaran 2020 dari sumber anggaran Dana Desa ( DD ) meliputi : Pavingisasi dusun Balunggobang , Pavingisasi dusun Tarum , Pavingisasi Dusun Ganting dan Pavingisasi jalan menuju TK PAUD desa Karangsono.
" Pengurangan volume kegiatan sendiri merupakan perintah Permendes disusul Perbup Ngawi terkaid pemberian Bantuan Lansung Tunai dari anggaran Dana Desa ( BLT-DD ) pada warga terdampak yang tidak terkafer dana sosial lainnya dan penanganan / pencegahan Covid 19 seperti pemberian masker gratis pada warga , penyediaan tempat cuci tangan , sabun , desainitezer dan penyemprotan disinfektan dilingkungan tiap dusun " , ujar Titik W TPKD Covid 19 Karangsono.
" Untuk Bantuan Langsung Tunai yang diambilkan dari anggaran Dana Desa , Pemdes memproyeksikan pada 48 KK mendasar surve yang dilakukan internal desa dan kesepakatan Musdesus ( Musyawarah Desa Khusu ) @ Rp 600 ribu tiap bulan / KK selama 3 bulan berturut- turut ", imbuhnya.
Sementara untuk 4 kegiatan fisik dibawah TPKD Kegiatan fisik , Dwi Utami .Kasi Pembangunan desa Karangsono berjalan seperti rencana awal dan mendasar Musdesus.
" Kegiatan fisik berjalan seperti yang diharapkan hanya terkendala material yang pengirimannya lamban dan pengurangan jumlah pekerja sesuai protokoler kesehatan , dampaknya pekerjaan sedikit lambat ", ungkap TPKD , Dwi W.
" Terkaid pekerja , pemdes Karangsono komitmen mengunakan tenaga lokal terkecuali Tim ahli , sementara untuk PKT sebesar Rp 22.960.000 rencana akan dimanfaatkan untuk normalisasi ( pengerukan ) drainase dusun Genting sebagai dusun Zona banjir ", imbuhnya.
( Arif.Red )
0 comments:
Posting Komentar