Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Dana Penguatan BUMDes Mulya Langgeng Waruk Tengah , Mangkir 1 Tahun

Dana Penguatan BUMDes Mulya Langgeng Waruk Tengah , Mangkir 1 Tahun

Written By BBG Publizer on Kamis, 16 Juli 2020 | 16.05

BUMDes ' Mulya Langgeng ' Desa Waruk Tengah Kecamatan Pangkur , Kabupaten Ngawi
Ngawi,OposisiNews.Co.Id - Dampak pengagaran alokasi dana desa untuk penanganan pendemik Covid 19 dan sistem pengelolaan pendapatan asli desa menjadi Pos Mayor ( dana tidak terduga ) tidak profesional timbulkan banyak masalah di desa. berimbas , rencana kerja khususnya permodalan usaha BUMDes disebagian desa di Kabupaten Ngawi porak poranda.

Seperti kejadian di Pemdes Waruk Tengah Kec.Pangkur Kabupaten Ngawi yang terpantau berita OposisiNews. Di duga akibat penganggaran Covid 19 Pemdes Waruk Tengah memending penganggaran penguatan BUMDes yang semestinya telah cair dan teralokasikan pada tahun anggaran 2019.

Akibat kejadian itu Ketua BUMDes Mulya Langgeng Desa Waruk Tengah , Syamsul berseteru ( Miss Comunication ) dengan Pemdes Waruk Tengah . Yang dipimpin Mulyana ( Kepala Desa ).

" Pada awalnya tahun 2019 BUMDes mengajukan penguatan modal sebesar Rp 50 juta , oleh pihak desa ( kades ) penguatan modal disetujui Rp 25 juta dan Saya ( ketua Bumdes ) diperintahkan membuat dan menandatangani SPJ diatas meterai 6000 tahun itu ( 2019 ) , namun sampai TA 2020 dana Penguatan itu belum juga diterima Bumdes " , ujar Syamsul .Ketua BUMDes.

Menanggapi kejadian tersebut Mulyana .Kepala Desa Waruk Tengah melalui WhatsApp-nya pada berita OposisiNews menjelaskan ,   Bumdes itu anggaran 2019 pencairan anggaran desember akir sehubungan dengan maret 2020 kita belum punya talangan untuk covid maka kami pinjam. Kalo ini dari bendahara sudah penarikan di kembalikan mas browww

Menjawab alasan pemendingan pengutan modal BUMDes , Sularsa dengan senyum kecutnya mengatakan , Jika memang kejadianny seperti itu seharusnya pihak desa memberitahu BUMDes sehingga saya ( ketua Bumdes ) tidak membuat peryataan belum menerima dana penguatan Bumdes saat monitoring Kecamatan . Sampai sekarang belum direalisasikan/diterimakan pada BUMDes.

Terkaid kebenaran surat peryataan Ketua BUMDes Waruk Tengah , salah satu tim Monitoring membenarkan kejadian itu dan enggan memberikan komentar karena sudah bukan kewenangannya .

Bidang Usaha BUMDes
Tampak kosong dari bahan
Usaha , minim anggaran
Saat dikonfirmasi , Jaka Hastama . Camat Pangkur tidak membatah terjadinya kejadian itu , camat mengatakan ' Terkaid itu sudah ditangani Kepala Desa dan Dana sudah disiapkan . Sebenarnya kades ragu dengan penguatan modal Bumdes pasalnya usaha Bumdes Mulya Langgeng bergerak di bidang tanaman ( bunga ) , kepala desa kwatir dana itu tidak berkembang malah habis .

Soal disinggung , jika tidak percaya kenapa Kades menyuruh membuat SPJ Bumdes ? Ada etikat apa ? , Camat hanya diam ( BB )
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon