Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Tiga Pilar Provinsi Jawa Timur Apresiasi Kampung Tangguh Di Desa Bolorejo

Tiga Pilar Provinsi Jawa Timur Apresiasi Kampung Tangguh Di Desa Bolorejo

Written By BBG Publizer on Selasa, 09 Juni 2020 | 20.26

Add. Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa Bersama Kapolda Dan Pangdam V Brawijaja, Saat Di Kampung Tangguh Desa Bolorejo
Tulungagung.OposisiNews.co.id- Terbentuknya Kampung Tangguh di desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawansa, beserta Kapolda Jawa Timur, dan juga Pangdam V Brawijaya.

"Dengan terbentuknya Kampung Tangguh di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, telah terbukti mampu memutus penyebaran covid-19," ungkap Kapolres Tulungagung, AKBP. Eva Guna Pandia, dalam paparannya di hadapan Tiga Pilar Provinsi Jawa Timur saat berkunjung di Kampung Tangguh Desa Bolorejo. Minggu, (07/06/2020).

Dalam paparannya, Kapolres mengungkapkan bahwa, saat itu di Desa Bolorejo ada 2 pasien terkonfirmasi positip covid-19, dan 2 Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Dengan di bentuknya Kampung Tangguh, serta di dukung tingkat kesadaran yang tinggi dari masyarakat akan protokol kesehatan serta melaksanakan himbauan pemerintah terkait dengan pencegahan dan pemutusan penyebaran covid-19, pasein tersebut sudah dinyatakan sembuh.

"Ini adalah hal yang luar biasa," ujarnya.

 Kapolda Jawa Timur,
 Irjen Pol. DR. M.Fadil Imran, M.Si,
 tandatangani Peasasti
 Pos Digital Astuti
 Kampung Tangguh
 Desa Bolorejo
Selanjutnya usai menandatangani prasasti Pos Digital Astuti, di Kampung Tangguh Desa Bolorejo, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol.DR.M. Fadil Imran, M.Si, mengatakan bahwa, yang membedakan Kampung Tangguh yang ada di Desa Bolirejo dengan Kampung Tangguh yang lain adalah banyaknya inovasi yang di miliki oleh Kampung Tangguh Desa Bolorejo, mulai dapur umum, ruang isolasi, ruang pemeriksaan kesehatan,kelengkapan tanggap bencana,lumbung pangan, hingga bank sampah. Serta yang paling menarik adalah Pos Digital Astuti yang di lengkapi dengan aplikasi pendukungnya.

"Inovasi seperti ini bisa di jadikan pilot project untuk di implementasikan pada Kampung Tangguh yang lain," terangnya.

Prasasti Pos Digital Astuti
 Dan Prasasti Aplikasi
 Jogo Tulungagung Astuti

 
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. M.Fadil Imran mengakui bahwa, Keberadaan Pos Digital Astuti beserta aplikasinya sangat luar biasa, sebab dapat mempermudah komunikasi antara masyarakat dengan pihak kepolisian.

"Sehingga polisi bisa cepat merespon jika ada kejadian di lapangan. Selain itu, Pos Digital Astuti tersebut juga bisa terhubung ke TNI, Dinkes, dan RSUD dr. Iskak," lanjutnya.

Sementara Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawansa berharap, dengan Kampung tangguh yang sudah terbentuk tidak hanya berfungsi untuk memutus penyebaran covid-19, namun di harapkan bisa mencakup hal yang lebih luas untuk peesiapan menuju New Normal.

"Jadikan Kampung Tangguh ini menjadi Kampung yang mampu menjaga ketangguhan di berbagai lini," harapnya.

Gubernur Kofifah juga sangat mengapresiasi keberadaan bank sampah di Desa Bolorejo yang memanfaatkan barang-barang yang tidak terpakai untuk di olah menjadi barang kerajinan yang unik.

"Ini role model yang bagus. Keberadaan bank sampah mampu memberikan kontribusi kepada warga masyarakat yang menyerahkan sampah-sampah atau barang bekas lainnya. Jadikan Kampung tangguh yang benar-benar tangguh dari segi sosial, keselamatan,keamanan,ekonomi, hingga budaya," pungkasnya. ( AG.P )

Pewarta : A. Purnomo.

Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon